Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Articles
973 Documents
KOMUNIKASI BISNIS UNTUK SEKRETARIS PERUSAHAAN
Bassar, Emillia
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v4i3.364
KOMUNIKASI BISNIS UNTUK SEKRETARIS PERUSAHAAN
PERAN STRATEGIS DAN KOMPETENSI PUBLIC RELATIONS RUMAH SAKIT INDONESIA DI ERA DISRUPTIF
Mahdalena Lubis
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 19, No. 2 December 2020
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/.v19i2.1084
Currently the hospital is being faced by the National Health Insurance disruptor which demands all hospitals to be aware of the emergence of competition and digitalization innovation in providing services and gaining public interest. Hospitals are required to adapt quickly to changes that occur in real time, but some of the roles and competencies of hospital public relations are not yet capable in carrying out their duties. This study aims to describe the role and competence of hospital public relations participants who took the competency test as many as 87 people during 2017-2019 from various regions in Indonesia. This qualitative case study descriptive study uses a mix of methods, surveys collect hospital's public relations personal data and in-depth interviews with representative subjects to get a complete picture. Data were analyzed using interactive techniques and triangulation techniques to validate data so that the data obtained would be more accurate. Strategic role refers to positions in structural and competence refers to the results of competency tests. The results of this study stated that most hospital public relations have a weak role and competence in dealing with the disruptive era. Education, experience and continuous training have a close relationship to become competent public relations. Efforts and solutions made in overcoming the existing reality are outlined in conclusions and suggestions.
POLA KOMUNIKASI KEKERABATAN SUKU BATAK DALAM PENGGUNAAN MARGA UNTUK MENJALIN KEAKRABAN
Lamria Raya Fitriyani;
Lestari Nurhajati
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 17, No. 2 December 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v17i2.620
Suku bangsa yang ada di Indonesia secara keseluruhan dapat dikelompokkan menjadi 31 kelompok. Salah satunya adalah suku Batak. Suku Batak memiliki 6 pengelompokkan sub suku, yang masing-masing memiliki marga yang berbeda. Pengelompokkan sub suku dan marga tersebut di pahami hampir semua masyarakat Batak. Selain suku Batak, ada beberapa suku di Indonesia yang memiliki marga, tetapi dalam suku Batak penggunaan marga jadi sangat erat digunakan dalam berbagai kesempatan kegiatan adat maupun pertemuan lainnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi kekerabatan suku batak dalam penggunaan marga untuk menjalin keakraban. Penelitian ini menggunakan teori intra budaya, dengan metodologi kualitatif dan paradigma konstruktivisme, sementara data didapat melalui wawancara mendalam kepada beberapa informan. Hasil awal penelitian ini menunjukkan bahwa keakraban kekerabatan masyarakat Batak melalui penggunaan marga dalam setiap pertemuan, perkenalan, dan dalam berbagai kesempatan pertemuan adat.
PENCITRAAN KEISLAMAN DALAM FILM AYAT-AYATCINTA
Hermawan, Herry
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 9, No 4 (2010)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v9i4.331
This research is concerned with the social construction of islamic simbolization reality on films and with the fac tors that constitute this reality. Through the qualitative research method, the analysis techniques in use were genre and narrative analysis, and hermeneutics analysis.Based on research, social construction of islamic simbolization reality on film is a reflection of society attitudeswhich create the polarization have a cultural context. In this sense, film, in the context of social construction of reality, is an arena of ideas and beliefs people have are systematically related to actual, spiritual and material conditions of existence.The result of this research showed that islamic simbolization reality whether it is constructed by society or by film derive from the paramount realities of interaction between religion and culture.
TANTANGAN ASPEK-ASPEK TERTENTU FILASAT BARAT MUTAHIR BAGI GENERASI PENERUS INDONESIA
Kertopati, Ton
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7, No 24 (2008)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v7i24.356
What is involved when we say what people are doing and why they are doing it?. The background of the act, the situation which it occurred, a short statement about motives wiII offer same kind of answers to these. We want to inquire into the purely internal relationships, which the modem and new Western philosophies utilized by some Indonesian aspecially the young generations. Considering their possibilities of transformation for the ultimate ground or scheme of human actions.
TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA COURTESSY OF YOUTUBE
Andriani, Fizzy
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 4 (2011)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v10i4.439
TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA COURTESSY OF YOUTUBE
The Global Aging America The Relationship of Active Aging, Citizenship, and Intercultural Communication Competence
Wijaya Mukti, Desideria Cempaka
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 12, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v12i3.126
Riset ini menginvestigasi pengaruh dan partisipasi dari para lansia aktif di Amerika dalam isu-isu global. Tujuanutama dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi partisipasi, motivasi, dan kontribusi dari warga lansia/seniordalam isu global. Artikel ini dapat memberikan pengertian mengenai latar belakang individu yang membentukkonteks budaya untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan isu global. Penelitian dilakukandengan in depth interview, kepada para lansia yang aktif di organisasi Osher Lifelong Program dan League ofWomen Voters, Fort Collins, Colorado, Amerika Serikat. Hasilnya, riset ini menemukan bahwa pengalaman yangdiperoleh selama mereka masih di usia produktif menjadi motivasi bagi mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatanmengenai isu global. Motivasi ini juga dipengaruhi oleh keuntungan dalam kegiatan mengenai isu globalyakni keuntungan individual seperti kebutuhan sosial dan pembelajaran. Peserta riset juga mengemukakan keuntunganbagi komunitas, seperti kepuasan berbagi dan mempengaruhi perspektif komunitas untuk mendiskusikanwacana global dan kontribusinya pada pilihan politik.
RAPAT YANG BAIK BERARTI KEUNTUNGAN LEBIH BESAR
Ardhoyo, TE
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v12i1.91
Eksekutif puncak menghabiskan sekitar 38 persen dari jam kerja dalam seminggu untuk rapat. Mereka menghabiskanbanyak waktu untuk rapat, yang kerapkali tidak efisien dan sering ditambah dengan meningkatnyafrustasi. Percaya atau tidak, beberapa perusahaan mengeluarkan uang lebih banyak untuk rapat dibandingkanuntuk bahan baku produksi mereka. Kebanyakan dari pengeluaran tunai ini langsung habis. Hitung saja elemenbiayanya biaya transportasi, tagihan hotel, gaji dan pengeluaran lainnya, sewa ruang konperensi dan penginapan,pembuatan laporan dan dokumen dan banyak lagi pengeluaran untuk hal lainnya. Setiap organisasi yangbesar mengeluarkan jutaan rupiah setiap tahunnya agar orang dapat berdiskusi, memutuskan, dan diharapkandapat menimbulkan beberapa tindakan yang menguntungkan Rapat yang baik berarti keuntungan lebih besar.
PERSPEKTIF KOMUNIKASI KREATIF DI ERA DIGITAL OLEH STAKEHOLDER ILMU KOMUNIKASI UDINUS
Candra Yudha Satriya
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 18, No. 2 December 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i2.919
Dominasi Teknologi Informasi dan Komunikasi, telah membuka lembaran baru dimana masyarakat bisa memperoleh informasi secara mandiri. Sekat-sekat informasi dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat individu yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi sekitarnya. Era yang penuh akan muatan nilai-nilai ide, konsep, kreativitas, dan inovasi ini membutuhkan kompetensi unik, spesifik, dan menarik yang harus dimiliki sarjana ilmu komunikasi dalam berkompetisi. Keberadaan media sosial semakin memperkuat peran kreatifitas bagi perusahaan untuk bisa menjangkau khalayak milenial secara terintegrasi dan interaktif melalui strategi komunikasi pemasaran.Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi lebih jauh implementasi yang efektif dari pengembangan berkelanjutan komunikasi kreatif. Menggunakan wawancara semi-terstruktur dan diskusi kelompok terarah (FGD), mengidentifikasi persepsi stakeholder dalam memastikan pengembangan berkelanjutan komunikasi kreatif di era digital pada program studi ilmu komunikasi UDINUS. Secara khusus penelitian ini telah menyelesaikan permasalahan penelitian yaitu Bagaimana stakeholder industri komunikasi mempersepsikan, mengalami dan mempraktikkan Komunikasi kreatif di era digital.
TEORI FUNGSIONAL STRUKTURAL DALAM KOMUNIKASI MASSA
Sofyan, Sofyan
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7, No 25 (2008)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v7i25.319
Pohon komunikasi menunjukkan bahwa akar dari ilmu Komunikasi meliputi Sosiologi, Psikologi, Psikologi Sosial dan Antropologi (Nina Winangsih Syam, 2002:18). Oleh Karena itu kedekatan antara Sosiologi dengan Ilmu Komunikasi sangat Nampak ketika teori-teori Komunikasi mengadopsi teori-teori Sosiologi termasuk Teori Fungsional Struktural atau Teori Sistem dalam Sosiologi menjadi Pendekatan Fungsional Struktural dalam komunikasi Massa.Bertolak dari pemikiran di atas, maka penulis menguraikan kaitan antara teori Fungsional Struktural dan Teori Sistem dalam Sosiologi dengan Teori Fungsional Struktural dalam Komunikasi Massa.