cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
VARIASI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA MERAH (LACTUCA SATIVA VAR. CRISPA) DENGAN SISTEM HIDROPONIK Milatur Royyana; Sutini Sutini; Nora Agustien
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6904

Abstract

Selada merah (Lactuca sativa Var. Crispa) merupakan salah satu sayuran yang memiliki nilai ekonomis yang cukup  tinggi baik di dalam maupun luar negri, serta mengandung nilai gizi yang tinggi setiap 100 gramnya. Produksi selada secara konvensional kurang dapat memenuhi kebutuhan selada nasional maka menggunakan hidroponik sebagai salah satu alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil  selada merah (Lactuca sativa L. Var crispa) serta untuk mengetahui media tanam terbaik yang dapat diaplikasikan pada budidaya selada merah secara hidroponik, Metode analisis yang digunakan adalah petak terbagi (split plot) dengan satu faktor yaitu media tanam yang dibagi menjadi 3 jenis media berbeda yaitu media cocopeat (M1), peat moss (M2) dan rockwool (M3). Data parameter dianalisis menggunakan sidik ragam BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan media tanam peat moss (M2) memberikan hasil terbaik di pada seluruh parameter pengamatan dibandingkan dengan media tanam cocopeat (M1). Hal ini dapat dilihat pada hasil akhir saat panen pada parameter laju pertumbuhan sebesar 2,75; parameter jumlah daun sebesar 17,88; dan parameter berat basah tanaman sebesar 72,53.
APLIKASI KONSORSIUM Bacillus spp DAN SOLID DECANTER UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PRE NURSERY PADA TANAH BEKAS TAMBANG BIJI BESI Rusmanida Rusmanida; Warnita Warnita; Irfan Suliansyah; Yulmira Yanti
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6405

Abstract

Kelapa sawit.merupakan komoditas unggulan bagi Indonesia dalam perdagangan internasional. Berbagai.upaya.dilakukan.oleh.pemerintah maupun perusahaan besar.untuk meningkatkan hasil produksi tanaman kelapa sawit,.terutama.pada.lahan-lahan yang bermasalah seperti.lahan.bekas.tambang yang mempunyai unsur hara yang rendah dan Fe yang tinggi serta keadaan tanah yang masam yang menyebakan tanah tambang ini tidak dapat digunakan oleh petani. Solid decanter merupakan,limbah,padat,dari proses .pengolahan pabrik.kelapa,sawit yang digunakan sebagai.pupuk.organik, sedangkan konsorsium Bacillus spp. adalah bakteri yang bermanfaat untuk,meningkatkan,pertumbuhan,tanaman. Penelitian,ini,bertujuan,untuk,memperoleh dosis solid decanter dan jenis konsorsium Bacillus spp. yang terbaik untuk diaplikasikan pada tanah tambang biji besi. Penelitian telah dilaksanakan pada Juli-November 2021 di. Nagari.Talao.Sungai.Kunyit,.Kecamatan.Sangir.Balai.Janggo,.Kabupaten.Solok Selatan dengan menggunakan Percobaan faktorial 2 faktor dengan 5 kalli ulangan dalam .Rancangan.Acak.Lengkap Faktorial.(RAL). Faktor.pertama.yaitu solid decanter yang,terdiri dari 4 taraf.yaitu : 0g/polybag,400 g/polybag,800g/polybag dan 1200g/polybag, faktor ke 2 yaitu konsorsium Bacillus spp. yang terdiri dari :tanpa konsorsium, konsorsium Bacillusthuringiensis+Bacillustoyonensis,konsorsium Bacillus toyonensis+Bacillus cereus,  dan konsorsium Bacillus thuringiensis+Bacillus cereus. Hasil penelitian menunjuukkan bahwa pemberian solid decanter 800 g/polybag dan konsorsium Bacillus thuringiensis+Bacillus cereus memberikan memberikan pengaruh nyata terhadap klorofil daun, P pada daun, diameter bonggol, dan stomata tanaman sawit di pembibitan pre nursery.
INDUKSI PARTENOKARPI PADA MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS) DENGAN APLIKASI GIBERELIN ALAMI EKSTRAK AKAR ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) Della Dinarkandi; Budi Adi Kristanto; Karno Karno
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi ekstrak akar eceng gondok dan perbedaan waktu aplikasi ekstrak akar eceng gondok terhadap pembentukan buah partenokarpi pada mentimun (Cucumis sativus). Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi ekstrak akar eceng gondok (A0 = 0 g/L, A1 = 100 g/L, A2 = 200 g/L, A3 = 300 g/L dan A4 = GA3 300 ppm). Faktor kedua yaitu waktu aplikasi ekstrak akar dan GA3 (B1= bunga kuncup dan B2 = bunga mekar). Variabel yang diamati meliputi jumlah biji, berat biji, persentase keberhasilan partenokarpi, panjang buah, berat buah, diameter buah, dan tebal buah. Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak bergandpada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ekstrak akar eceng gondok dan GA3 300 ppm efektif menurunkan jumlah dan berat biji. Ekstrak akar eceng gondok 300 g/L dan GA3 300 ppm meningkatkan ukuran diameter dan tebal buah secara signifikan. Aplikasi ekstrak dan GA3 pada fase bunga kuncup menghasilkan perentase keberhasilan partenokarpi paling tinggi.
VIABILITAS TRICHODERMA SP. PADA ENKAPSULASI BENIH SELADA DALAM BEBERAPA MASA PENYIMPANAN Sarah Hikmah Marieska; Sri Wiyatiningsih; Herry Nirwanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7012

Abstract

Trichoderma sp. diketahui memiliki spektrum pengendalian yang luas, serta memiliki sifat antagonistik yang kuat dalam menghambat pertumbuhan jamur patogen. Enkapsulasi benih merupakan teknik pelapisan benih yang dapat diterapkan untuk spora jamur dan sel bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahan pembawa yang paling baik dalam meningkatkan kemampuan antagonis jamur Trichoderma sp. melalui beberapa masa penyimpanan. Hasil pengujian in vitro berdasarkan pengukuran diameter koloni menunjukkan bahwa Trichoderma sp. pada semua perlakuan enkapsulasi yang diujikan rata-rata memiliki viabilitas yang tinggi. Berdasarkan pengamatan jumlah spora, terdapat pengaruh yang berbeda nyata pada tiap perlakuan. Kerapatan spora tertinggi terdapat pada perlakuan bahan pembawa biochar dengan penyimpanan 4 minggu dan 8 minggu. Sementara kerapatan spora terkecil terdapat pada perlakuan bahan pembawa kaolin dengan lama penyimpanan 12 dan bahan pembawa talc dengan lama penyimpana 0 minggu. Dengan demikian, penggunaan bahan pembawa biochar mampu menambah viabilitas Trichoderma sp. hingga waktu penyimpanan 8 minggu.
DAYA TERIMA TABLET EFFERVESCENT DAUN KACANG TUJUH JURAI (Phaseolus lunatus, L.) Dini Novita Sari; Siti Khairani
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah penggunaan daun kacang tujuh jurai dalam bentuk produk lain. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai masing-masing 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% dan 3 kali ulangan. Pengujian dilakukan oleh 25 orang panelis semiterlatih terhadap sifat organoleptik yang meliputi uji hedonik terhadap penampakan umum, warna, rasa dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan untuk penampakan umum perlakuan yang paling disukai panelis yaitu B (Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai 15%), untuk warna perlakuan C (Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai 20%), untuk rasa perlakuan perlakuan C (Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai 20%), dan untuk aroma perlakuan C (Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai 20%). Jadi untuk penilaian rata rata kesukaan panelis untuk produk terbaik pada perlakuan C (Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai 20%) dengan tingkat kesukaan terhadap penampakan umum (4), warna (4), rasa (3,3), dan aroma (4).
PENGARUH MACAM DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN MAYA (Cucumis sativus L.) Whida Arum Larasati; Agus Sulistyono; Guniarti Guniarti
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7172

Abstract

Mentimun merupakan tanaman sayuran komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi yang tinggi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil produktivitas mentimun dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kombinasi antara macam dengan dosis POC mana yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil mentimun, (2) mendapatkan macam pupuk organik cair mana yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil mentimun, (3) mendapatkan dosis terbaik bagi pertumbuhan dan hasil mentimun. Penelitian dilaksanakan di lahan Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri pada tanggal 20 Desember 2021 sampai 26 Februari 2022. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok  Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu macam POC terdiri dari P0 : NPK (kontrol tidak ikut hitungan), P1 : Batang Pisang, P2 : Kulit Pisang, P3 : NASA, dan faktor kedua yaitu dosis POC terdiri dari D1 : 200 ml/tanaman, D2 : 250 ml/tanaman, D3 : 300 ml/tanaman, D4 : 350 ml/tanaman.  Hasil penelitian menunjukkan kombinasi POC kulit pisang dengan dosis 350 ml/tanaman memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah buah per tanaman minggu ke-4, sedangkan pengaruh sangat nyata pada parameter bobot buah per tanaman minggu ke-4.
POTENSI Trichoderma spp. SEBAGAI ANTAGONIS PENYAKIT LAYU BAKTERI (Ralstonia solanacearum) SECARA IN VITRO Alfia Rofika Sari; Endang Triwahyu Prasetyawati; Sri Wiyatiningsih
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6986

Abstract

Penyakit layu bakteri disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Memiliki jangkauan tanaman inang yang luas termasuk famili Solanaceae. Kerugian yang ditimbulkan sangat besar hingga mencapai 100% pada tanaman budidaya. Pengendalian alternatif ramah lingkungan yaitu dengan menggunakan agensia hayati Trichoderma sp. Beberapa jenis Trichoderma sp. yang diketahui mampu mengendalikan R. solanacearum antara lain Trichoderma harzianum, Trichoderma asperellum, dan  Trichoderma koningii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Trichoderma spp dalam mengendalian R. solanacearum diluar tanaman inang dengan lingkungan yang terkontrol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu jamur antagonis. Percobaan yang dilakukan yaitu tanpa jamur antagonis sebagai kontrol, T. harzianum, T. asperellum, dan T. koningii dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga jenis Trichoderma spp yang mampu menghambat paling besar yaitu pada perlakuan T. asperellum dengan rerata daya hambat mencapai 9,6 mm pada umur 24 jam dan 6,8 mm pada umur 48 jam.
RESPON TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) TERHADAP KONSENTRASI EM4 PADA FERMENTASI PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN SISTEM BUDIDAYA HIDROPONIK RAKIT APUNG Yovan Pratama; Endang Dwi Purbajant; Susilo Budiyanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan dan hasil tanaman selada terhadap interaksi berbagai konsentrasi EM4 dan berbagai jenis pupuk organik dalam sistem hidroponik rakit apung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2021 di Greenhouse Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Analisis parameter pengamatan dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 3 x 2 dengan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Faktor pertama adalah konsentrasi EM4 yaitu : 6 ml/liter (K1), 12 ml/liter (K2), dan 18 ml/liter (K3). Faktor kedua adalah pupuk organik yaitu : pupuk ampas tahu (P1) dan pupuk kotoran ayam (P2). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa interaksi antara pemberian pupuk organik cair kotoran ayam dengan konsentrasi EM4 12 ml/liter memberikan hasil terbaik pada jumlah daun, tinggi tanaman, berat segar tajuk, berat kering pucuk, segar akar. bobot tanaman, dan bobot tanaman total tanaman selada. Pupuk organik cair kotoran ayam terbukti mampu memberikan hasil pertumbuhan yang baik dibandingkan dengan pupuk organik cair limbah tahu.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PERKEBUNAN DI KECAMATAN CANDIROTO, KABUPATEN TEMANGGUNG, JAWA TENGAH Anggreini Putri Rachmawati; Susilo Budiyanto; Karno Karno
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7099

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menetapkan karakteristik lahan dan mengevaluasi lahan bagi tanaman perkebunan yang akan digunakan serta mengetahui upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas lahan tersebut. Penelitian dilakukan di Kecamatan Candiroto dan Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah pada bulan April – Oktober 2021. Penelitian  menggunakan metode survei lapangan, pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, observasi langsung di lapangan, dan analisis laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan dengan pengeboran pada titik sampel di setiap unit lahan yang telah ditentukan Pengolahan data dilakukan dengan matching menggunakan software Sistem Penilaian Kesesuaian Lahan (SPKL) dan untuk menampilkan peta lahan hasil penelitian digunakan software ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan aktual untuk komoditas tanaman kopi arabika diperoleh hasil S3 dengan faktor pembatas kelembaban, bahaya erosi, drainase, dan N dengan faktor pembatas tekstur dan bahaya erosi. Kesusaian lahan tanaman kopi robusta diperoleh hasil S3 dengan faktor pembatas kelembaban, c-organik, ph, bahaya erosi, drainase dan N dengan faktor pembatas tekstur dan bahaya erosi. Kesesuaian lahan tanaman kakao diperoleh hasil S3 dengan faktor pembatas kelembaban, pH, c-organik, dan bahaya erosi dan N dengan faktor pembatas tekstur dan bahaya erosi. Kesesuaian lahan tanaman tembakau diperoleh hasil S3 dengan faktor pembatas curah hujan, pH, c-organik, bahaya erosi, dan N dengan faktor pembatas bahaya erosi. Kesesuaian lahan aktual S3 dan N dengan faktor pembatas pH, c-organik, bahaya erosi, dan drainase dapat ditingkatkan menjadi kesesuaian lahan potensial S2 dan S3 dengan dilakukan perbaikan lahan, faktor pembatas kelembaban dan tekstur tidak dapat dilakukan perbaikan. 
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA MERAH (Lactuca sativa var. Lollorosa) PADA SISTEM HIDROPONIK RAKIT APUNG AKIBAT PERLAKUAN KONSENTRASI AB MIX DAN PUPUK DAUN ORGANIK Lutfa Awlady; Eny Fuskhah; Endang Dwi Purbayanti
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6919

Abstract

Tanaman selada merah merupakan salah satu tanaman sayuran yang bernilai ekonomis dan mengandung gizi yang tinggi. Kebutuhan selada merah sebagai bahan pangan mengalami peningkatan. Peningkatan angka konsumsi tersebut belum diimbangi dengan luas lahan. Hidroponik merupakan alternatif budidaya tanaman selain konvensional dengan menggunakan air sebagai media tanamnya. Nutrisi hidroponik yang sering digunakan adalah AB mix. Harga AB mix yang relatif mahal dapat meningkatkan biaya produksi. Penambahan nutrisi dari ekstrak daun kelor yang diaplikasikan melalui daun dapat meningkatkan efisiensi penggunaan AB Mix. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi AB Mix dan pupuk daun organik yang efektif guna memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada merah Lollo Rossa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4×4 dengan 3 kali ulangan yaitu perlakuan konsentrasi AB Mix (A1 : 2 ml stok A dan 2 ml stok B dalam 1 liter air, A2 : 3,5 ml stok A dan 3,5 ml stok B dalam 1 liter air, A3 : 5 ml stok A dan 5 ml stok B dalam 1 liter air, A4 : 6,5 ml stok A dan 6,5 ml stok B dalam 1 liter air) dan perlakuan konsentrasi pupuk daun organik (B1 : 0 ml/l, B2 : 50 ml/l, B3 : 100 ml/l, B4 : 150 ml/l). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji ANOVA, apabila menunjukan hasil berpengaruh nyata, kemudian dianlisis menggunakan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan nutrisi AB Mix dengan konsentrasi 2 ml/l dapat memberikan hasil yang terbaik dan efisien pada jumlah daun, panjang akar, dan berat akar.