cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 343 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN DAUN UBI JALAR (Ipomoea Batatas L) TERFERMENTASI DALAM RANSUM KOMERSIAL TERHADAP PERSENTASE POTONGAN KOMERSIAL KARKAS AYAM BURAS Untung Pardosi; Juli Mutiara Sihombing; Oktavianus Revanus Buulolo
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 2 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i2.25466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun ubi jalar (Ipomoea batatas L) terfermentasi dalam ransum komersial terhadap persentase potongan komersial karkas ayam buras. Metode penelitian yang di gunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (t) yang terdiri dari P0 = 100% ransum komersial + 0% tepung daun ubi jalar terfermentasi, P1 = 96% ransum komersial + 4% tepung daun ubi jalar terfermentasi, P2 = 92% ransum komersial + 8% tepung daun ubi jalar terfermentasi, P3 = 88% ransum komersial + 12% tepung daun ubi jalar, masing-masing memiliki 5 ulangan (r). Parameter yang diukur yaitu persentase bobot dada, persentase bobot paha, persentase bobot sayap, persentase bobot punggung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan daun ubi jalar (Ipomoea batatas L) terfermentasi dalam pakan komersial pada ayam buras umur 70 hari berpengaruh sangat nyata (P0,05). Penambahan daun ubi jalar fermentasi terbaik yang dapat di tolerir oleh tubuh ayam dalam proses pertumbuhan adalah level 4%.
ANALISIS USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR HADI FARM DI DESA PUDUN JAE KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN Putri Sari Deva; Doharni Pane; Ulfa Nikmatia
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 2 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i2.23499

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha dan kelayakan usaha ternak ayam ras petelur selama satu tahun pada tahun 2024 di Peternakan Hadi Farm milik Bapak Samsul Hadi di Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2025. Jenis data penelitian yang digunakan yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara langsung kepada peternak dengan menggunakan kuisioner dan data tersebut dicatat kemudian diolah menggunakan excel. Metode analisis data penenlitian yang digunakan adalah mengggunakan analisis statistik deskriptif yaitu metode penelitian dengan cara menghitung pendapatan, biaya produksi, penerimaan, dan menghitung analisis kelayakan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya biaya tetap yang dikeluarkan sebesar Rp. 28.698.200, dan biaya variabel sebesar Rp.404.264.500 Biaya produksi sebesar Rp. 432.962.700, total penerimaan sebesar Rp.567.701.000, dan total pendapatan atau keuntungan peternak sebesar Rp.134.738.300/tahun atau setara dengan Rp 11.288.183/bulan. Berdasarkan hasil analisis dapat dikatakan layak untuk menjadi usaha yang harus dipertimbangkan dengan nilai Revenue Cost  (R/C Ratio) sebesar 1,31, Benefit Cost Ratio (B/C) sebesar 0,31,   dan Break Event Point (BEP) sebesar 98.959.310,-, artinya batas minimum yang diperoleh Hadi Farm pertahun dan nilai ROI sebesar 31,12% artinya memperoleh keuntungan sebesar 31% selama satu tahun.
PERAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana) SEBAGAI PAKAN ADITIF ALAMI UNTUK TERNAK RUMINANSIA : A REVIEW Raden Febrianto Christi; Itang Purnama; Ajat Sudrajat; Eka Rizky Vury Rahayu
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 2 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i2.24477

Abstract

Pakan aditif khususnya ternak ruminansia dapat dibuat dari berbahan dasar kimia dan alami. Penggunaan aditif berbahan dasar kimiawi lebih banyak digunakan karena efektivitas lebih cepat terlihat dan mendapatkan dosis yang tepat. Namun, penggunaan tersebut menimbulkan residu terhadap produk hasil dari ternak. Aditif alami sebagai pakan ternak terutama ruminansia semakin diperhatikan sebagai pendekatan yang berkelanjutan dalam meningkatkan performa, kualitas produk sampai dengan kesehatanya. Aditif alami bersumber dari berbagai tanaman yang memiliki senyawa bioaktif diantaranya flavonoid, fenolik, dan glikosida. Daun stevia (Stevia rebaudiana) adalah tanaman yang sudah banyak dikembangkan dalam industri pangan sebagai pemanis alami namun belum banyak digunakan dalam bidang peternakan. Potensi senyawa yang dimiliki tanaman tersebut berpotensi dapat bermanfaat untuk pakan ternak. Artikel review bertujuan untuk mengevaluasi peran daun Stevia rebaudiana sebagai pakan aditif alami pada ternak ruminansia yang berpengaruh terhadap konsumsi pakan, fermentasi rumen, kecernaan nutrien, dan performa produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun stevia dalam ransum dapat meningkatkan palatabilitas sehingga mendorong konsumsi pakan. Di sisi lain, kandungan bioaktif yang dimiliki bersifat antimikroba dan antioksidan yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikroba rumen serta mengurangi stres oksidatif sehingga meningkatkan efisiensi fermentasi, termasuk produksi asam lemak volatil dan pemanfaatan nutrien. Penelitian lain menunjukkan adanya peningkatan produksi dan kualitas susu, meskipun hasilnya masih terbatas dan belum konsisten. Namun, pemanfaatan daun stevia sebagai pakan aditif masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan level penggunaan optimal, variasi kandungan bahan aktif, serta aspek ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut pada daun Stevia rebaudiana yang memiliki potensi sebagai aditif pakan alami untuk mendukung sistem produksi ternak ruminansia yang berkelanjutan.