cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 306 Documents
RESPONS PETERNAK TERHADAP SISTEM KEMITRAAN PADA USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Muhamad Yasin
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i1.3087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons peternak, dan untuk menganalisis korelasi antara karakteristik terpilih peternak dengan respons peternak terhadap sistem kemitraan pada usaha peternakan ayam broiler di Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2020 dengan menggunakan metode deskriptif-korelasional. Dalam penelitian ini, 30 orang peternak plasma dipilih sebagai sampel responden secara proporsional random sampling. Pengukuran variabel, baik variabel bebas maupun variabel terikat dilakukan dengan skala ordinal dan sistem skor. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji statistik korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan, bahwa respons peternak terhadap sistem kemitraan pada usaha peternakan ayam broiler secara umum termasuk kriteria baik atau positif, serta korelasi antara beberapa karakteristik terpilih dan respons peternak bervariasi dari lemah sampai kuat. Dua variabel karakteristikyang berkorelasi kuat dengan respons peternak terhadap sistem kemitraan pada usaha peternakan ayam broiler adalah tingkat pendidikan (P<0,01) dan motivasi kemitraan (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah peternak memiliki respons yang positif terhadap kemitraan ayam broiler serta tingkat pendidikan dan motivasi dari kemitraan merupakan faktor yang mempengaruhi repsons peternak tersebut.
STRATEGI PENGEMBANGAN TERNAK KERBAU BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Muhammad Hakim; Ardi Novra
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v4i2.1845

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan ternak kerbau berbasis kearifan lokal di Kabupaten Musi Rawas Utara. Pada penelitian ini menggunakan metode survey. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. analisis SWOT untuk menentukan pilihan strategi dan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi kearifan lokal yang potensial untuk diintroduksi dalam strategi pengembangan ternak kerbau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model aksi kolektif yang secara tradisional sudah berkembang dalam pemeliharaan ternak kerbau seperti piket bergilir dan pemeliharaan pada suatu kandang kelompok dapat dijadikan landasan dalam mendorong perbaikan sistem dan pengendalian perkawinan ternak kerbau, serta dalam menjamin keamanan ternak kerbau dari pencurian dan konflik sosial akibat terganggunya komoditas pertanian lainnya terutama pangan (sawah). Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan ternak kerbau berbasis  kearifan lokal dapat dilakukan dengan pendekatan aksi kolektif secara tradisional seperti kandang berkelompok dan sistem piket bergilir merupakan kearifan lokal yang dapat mendukung pelaksanaan strategi pengembangan ternak kerbau.
PERAN TEKNOLOGI PAKAN DALAM PEMBANGUNAN PETERNAKAN RUMINANSIA DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Boby Arya Putra
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i1.3092

Abstract

Peranan pakan dalam bidang peternakan sangat penting karena merupakan bagianyang tidak terpisahkan serta merupakan kunci keberhasilan produksi ternak. Teknologi berperan penting dalam meningkatkan produktivitas. Teknologi pakan  dalam penggunaan pakan  bidang peternakan perlu dikembangkan sesuai dengan kemampuan modal dan keterampilan peternak. Penggunaan teknologi pakan sangat mempengaruhi keputusan rumah tanggamelakukan aktivitas produksi, alokasi tenagakerja dankonsumsi.Kabupaten Lampung Utara memiliki luas 272.563 Ha yang memiliki luas lahan sawah sebanyak 19.286 Ha, perkebunan seluas 18.276 Ha dan Holtikultura 199 Ha, yang merupakan indikator penting penyediaan lahan dan bahan pakan bagi ruminansia. Kabupaten Lampung Utara memiliki sebagian mata pencaharian masyarakat adalah petani dan peternak sebanyak 156.402 jiwa (Lampung Utara Dalam Angka 2019). Kajian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yakni data Kabupaten Lampung Utara dalam Angka 2019 dan data Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara 2020. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan digambarkan dalam bentuk tabel. Berdasarkan potensi luas lahan Tanaman Pangan dan Holtikultura yang ada di Kabupaten Lampung Utara, menggambarkan bahwa potensi sumberdaya penerapan teknologi pakan di daerah ini sangat terbuka lebar guna menunjang penerapan teknologi pakan di subsektor peternakan. Oleh karena itu, sebaiknya juga di dukung oleh berbagai stakeholder, baik pemangku kepentingan, para akademisi, maupun masyarakat guna memaksimalkan potensi sumberdaya lahan yang ada.
EVALUASI KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN PADA SAPI POTONG DI KECAMATAN PAMMANA KABUPATEN WAJO Andi Mutmainna
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v4i2.3012

Abstract

Artificial insemination (AI) has served as appropriate technology for ameliorating quality and population of cattle using superior male. Our present work aimed to evaluate AI service in District of Pammana, located in Regency of Wajo. Field survey and interview with inseminators were carried out to collect primary data, while secondary data was obtained from local government authority, i.e. department of food security and animal husbandry. The research investigated 320 acceptors during January – December 2020. Collected data was then descriptively analysed, while other parameters, i.e. service per conception (S/C) and conception rate (CR), were also assessed to evaluate AI efficiency. As the results, AI service in Pammana has been properly performed, as indicated by number of acceptors within 12 months. The inseminated acceptors in Pammana reached S/C score of 1.78 and CR of 60.37%, in which both indicators are rated as good. Male calf being born following AI was was more dominant (321) in comparison with female calf (283), with total calves born reaching 604.
ANALISIS PENDAPATAN PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG DAUN INDIGOFERA SP TERHADAP AYAM BROILER Bopalyon Pedi Utama
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i1.3088

Abstract

Penelitian ini untuk mengetauhui analisis pendapatan penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung daun Indigofera Sp terhadap ayam broiler. Penelitian ini menggunakan metode survey dan wawancara untuk menentukan harga yang digunakan pada parameter dalam penelitian. Penelitian dilaksanakan di Desa Suka Maju Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo. Penelitian dilakukan pada tanggal 10Januari 2020 Sampai dengan tanggal13Februari 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, setiap unit terdiri dari  5 ekor Day Old Chick (DOC). Parameter yang diamati yaitu total biaya produksi, total hasil produksi, analisis laba/rugi, R/C ratio dan IOFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi sebesar Rp 935.050,-. Total hasil produksi sebesar Rp 973.24,-. Hasil laba/rugi sebesar Rp 38.190,-. Hasil R/C sebesar 1,05 dan hasil IOFC sebesar Rp 532.190,-.  Nilai R/C > 1 maka dikategorikan usaha tersebut efisien dan layak untuk dilanjutkan sebagai usaha. 
EFFECT OF USING THE TITHONIA DIVERSIFOLIA LEAF MEAL IN THE DIET FORMULATION ON PERFORMANCE OF BROILER CHICKENS Apri Dandi; Jiyanto Jiyanto; Pajri Anwar
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v4i2.1846

Abstract

This study aims to determine the effect of Titonia Leaf Meal (Tithonia Diversifolia) on body weight gain, feed consumption and feed conversion of ratio of broiler. The research were carried out for 35 days from July to August 2019. This research is located in farm have Mr Sudirman in Sungai Jering Village, Central Kuantan District Kuantan Singingi Regency. The observed parameter was body weight gain, feed consumption and feed conversion of ratio. This study used a completely randomized design (CRD) method, with 5 treatments and 4 replications. The treatment given were: R0 = diet containing 0% TLM; R1 = diet containing 4% TLM; R2 = diet containing 6% TLM; R3 = diet containing 8% TLM; R4 = diet containing 10% TLM. The results showed the addition of TLM significantly affected diet consumption and not significantly affect body weight gain and feed conversion of ratio. Titonia Leaf Meal can be use 6% in the diet of broiler.
SUBSTITUSI KONSENTRAT DENGAN Indigofera zollingeriana PADA RANSUM BASAL JERAMI PADI AMONIASI TERHADAP KECERNAAN FRAKSI SERAT, POPULASI PROTOZOA, SINTESIS PROTEIN MIKROBA DAN GAS METHAN SECARA IN-VITRO Msy Nurhalimah; Mardiati Zain; Elihasridas Elihasridas
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i1.1952

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Indigofera zollingeriana dalam ransum basal jerami padi amoniasi terhadap kecernaan fraksi serat, populasi protozoa, sintesis protein mikroba, dan produksi gas metan secara In-vitro. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut antara lain: Perlakuan A adalah jerami padi amoniasi sebanyak 40% dan konsentrat sebanyak 60%; Perlakuan B adalah jerami padi amoniasi sebanyak 40%, konsentrat 50% dan  I.zollingeriana 10%; Perlakuan C adalah jerami padi amoniasi sebanyak 40%, konsentrat 40% dan  I.zollingeriana sebanyak 20%; Perlakuan D adalah jerami padi amoniasi sebanyak 40%, konsentrat 30% dan  I.zollingeriana  30%. Parameter yang diukur adalah kecernaan fraksi serat, populasi protozoa, sintesis protein mikroba, dan produksi gas metan. Hasil penelitian dianalisa dengan metode analisis sidik ragam dan perbedaan pada masing-masing rataan diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa penggunaan I.zollingeriana dalam ransum basal jerami padi amoniasi berpengaruh sangat  nyata (P<0,01) terhadap kecernaan fraksi serat, populasi protozoa, sintesis protein mikroba, dan produksi gas metan. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan terbaik didapat pada  perlakuan D dengan level penggunaan I.zollingeriana sebanyak 30% mampu meningkatkan kecernaan fraksi serat dan sintesis protein mikroba, serta mampu menurunkan populasi protozoa dan gas metan.
KOMPOSISI BOTANIS HIJAUAN PAKAN DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI RIAU Infitria Infitria; Pajri Anwar; Jiyanto Jiyanto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i1.3082

Abstract

Kabupaten Kuantan Singingi memiliki cukup banyak hijauan. Dipinggir jalan maupun di pinggir sungai kuantan terdapat banyak hijauan dan ternak sapi digembalakan. Hijauan merupakan kebutuhan utama dalam peningkatan produksi ternak ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis hijauan yang tumbuh di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian diawali dengan survey (observasi lapang dan penentuan lokasi) kemudian pengambilan sampel hijauan pada 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Gunung Toar dan Kuantan Mudik. Masing-masing Kecamatan diambil 5 lokasi, setiap lokasi diambil 4 titik. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi jenis hijauan. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel hijauan terdiri dari kuadran 0,5 x 0,5 m2, gunting rumput, sabit, kantong plastik ukuran 10 dan ukuran 2 kg, karung, tali plastik, dan alat tulis. Perhitungan hijauan dengan persentase hijauan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 16 jenis hijauan, yang terdiri atas rumput, legum dan gulma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hijauan yang paling dominan tumbuh di Kabupaten Kuantan Singingi adalah dari jenis rumput/gramineae 72,54 % yaitu, Rumput Pahit (Axonopus compresuss) 19,54%dan leguminosae 13,58%.
STRATEGI DAN PROSPEK PENGEMBANGAN AGRIBISNIS AYAM LOKAL INDONESIA Dian Lestari; Nyang Vania Ayuningtyas Harini; Jonathan Anugrah Lase
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v5i1.3089

Abstract

Subsektor perunggasan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan komuditi sebagai sumber protein hewani. Sebagian besar produksi daging dan telur unggas berasal dari peternakan ayam ras. Salah satu kendala rendahnya usaha peternakan ayam lokal yakni aspek pemberdayaan peternak dan kurang tersedianya lembaga penjamin program pengembangan agribisnis peternakan ayam lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengembangan agribisnis ayam lokal sehingga dapat meningkatkan pasokan daging dan telur dalam negeri. Metode penelitian yang dilakukan yakni mengevaluasi data sekunder produksi telur dan daging ayam lokal pada tahun 2015-2018. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi telur dan daging ayam lokal pada tahun 2015-2018 sebesar 226.900 ton dan 313.800 ton. Strategi peningkatan agribisnis ayam lokal dapat dilakukan dengan memperbaiki manajemen pemeliharaan, mutu genetik, manajemen pakan dan pengendalian penyakit. Peningkatan agribisnis ayam lokal  dapat meningkatkan kesejahteraan peternak, ketahanan pangan serta kemandirian produksi pangan. Beberapa tahun terakhir kegiatan yang berfokus pada pengembangan perbibitan sudah mulai dilakukan oleh pihak swasta, pemerintah maupun kelompok peternak. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yakni ayam lokal dapat menjadi aset nasional untuk memenuhi kebutuhan pangan, gizi dan pelestarian sumber daya genetik. Pada aspek ekonomi, manajemen pemeliharaan secara intensif dapat memaksimalkan produktivitas ternak (daging dan telur) sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi pelaku usaha (peternak dan tataniaga).
GIVEN OF ORGANIC MATTER TO THE POPULATION OF PHOSPHATE SOLUBILIZING MICROORGANISM IN ULTISOL SOIL Nyang Vania Ayuningtyas Harini
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v4i2.1847

Abstract

One of the obstacles that causes the low agricultural production in Lampung is the type of Ultisol soil. Ultisol soil which is dominated by sand fraction that has experienced weathering. In general this soil has the potential to poison Al, Fe, and poor organic matter content. Adequate organic matter content and nutrient biology cycle are one of the keys to succescful soil managemen in the tropic soil. The use of ground cover plants, the addition of mulch compost or manure can improve soil productivity, supply nutrients to plants, support the rapid nutrient cycle through microbial biomass, and retain fertilizer applied. Organic matter is a decomposition of plant residues or soil microorganism that play an important role in soil fertility and is an important source of nutrient for plants. Organic matter can improve the physical, chemical, and biological properties of the soil. One of the biological properties of the soil is the presence of phosphate solubilizing microorganism. phosphate solubilizing microorganism is a microorganisms that plays an important role in dissolving P which are insoluble in soil. The ability of phosphate solubilizing microorganism varies greatly depending on the type of microbes, adaptability, to the ability to produce organic acids and enzymes. In the presence of organic matter, the activity and population of phosphate solubilizing microorganism will increase. phosphate solubilizing microorganism will use organic matter as an energy source to support increased activity and population in the soil.

Page 6 of 31 | Total Record : 306