cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,805 Documents
Diskriminasi Terhadap Penyandang Disabilitas Pengguna Jasa Angkutan Udara. (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 439 PK/Pdt/2017) Yesi Yuliana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.159 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.536-547

Abstract

The purpose of this paper is to find out how the fulfillment of accessibility provided by the Government to persons with disabilities, given the acts of discrimination that occurred in Ridwan Sumantri as decided in the Supreme Court ruling Number 439 PK / Pdt / 2017, this case is an example that the government is still unable provide justice to persons with disabilities in using air transport, while injustice in this case can be seen from special facilities not provided by air transport operators as determined by applicable laws and regulations, the type of research used in this study is the type of legal research normative, which is a process to find a rule of law, legal principles, and legal doctrines to address the legal issues being faced. The conclusion of this research is that in writing all persons with disabilities have been determined that each organizer of air transport is obliged to provide all facilities and special personnel to assist persons with disabilities and is given protection to guarantee equal rights, but in practice all of these rules are not yet fully provided by the organizer public transportation.
Eksistensi Ahmadiyah di Kota Padang Pasca Peraturan Gubernur Tahun 2011 Resti Febi Ramadani; Herwandi Herwandi; Lindayanti Lindayanti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.201 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.445-456

Abstract

This study seeks to find out how the existence of an organization, that is prohibited by the Indonesian government itself. This research uses historical research methods, including, heurustics, this activity collects the source of the object concerned such as books, archives, and megazine. Then source criticism, wich is sorting out the sources that have been collected, then interpretations, and historiography. Drawing conclusions using a descriptive-analytical approach. This study found that Ahmadiyya in West Sumatera, which in 2005 and 2011 the government had banned this organization, through governors regulations and as well as getting resistance from the community, howefer it seems that the Ahmadiyya still exists until now, even having a good relationship with the non-Ahmadiyya community.Keywords: Existence, Ahmadiyya, Padang
Penerapan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Upaya Peningkatan Kinerja Guru dalam Melaksanakan Evaluasi Hasil Belajar di SD Negeri 200217 Padangsidimpuan Syamsul Syamsul
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.04 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.513-522

Abstract

Melalui kegiatan supervisi kepala sekolah ini dapat memberikan bimbingan, motivasi dan bantuan teknis kepada guru yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan supervisi yang meliputi program, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru SD Negeri 200212 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan sekolah, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, subjek penelitian 11 orang guru dari semua  mata pelajaran  dan kelas yang diampunya. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kemampuan guru SD Negeri 200217 Padangsidimpuan yang Indikator keberhasilan penerapan tindakan yang ditetapkan oleh penulis sebesar 74,1 (Baik) di mana 4 guru masih mendapat nilai cukup dan  7 orang guru mendapat nilai baik sehingga belum ada yang mendapat nilai sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus  pertama secara keseluruhan belum tuntas, karena guru masih ada yang mendapatkan nilai cukup. Hal ini disebabkan karena guru masih merasa baru dan belum mengerti apa yang dimaksudkan dan digunakan guru dengan menerapkan pembinaan melalui supervisi akademik. Pelaksanaan kegiatan pembinaan pada siklus I ini masih terdapat kekurangan, sehingga dari hasil refleksi pada siklus pertama, peneliti merencanakan untuk melakukan  langkah penyempurnaan pada siklus II.  Dari hasil rekapitulasi perolehan data bahwa dengan pelaksanaan pendampingan pada siklus II terdapat peningkatan yang signifikan yakni dengan nilai 86 (amat baik) dan peningkatan kinerja guru atau dari 7 orang guru baru 6 orang yang sudah mendapat nilai amat baik dan 5 orang mendapat nilai baik, sehingga tidak ada lagi yang mendapat nilai cukup. Dengan kata lain supervisor kepala sekolah  berhasil dengan baik. Dari data diatas dapat di simpulkan  bahwa terdapat hasil yang sangat maksimal yakni peningkatan kinerja guru melalui supervisi akademik kepala sekolah sudah mencapai nilai 86 dari 7 guru sudah dapat mencapai tingkat pemahaman.  Dari hasil observasi pada siklus pertama dan siklus kedua dapat dilihat ada peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran yang baik yaitu dari nilai 74,1 (baik) ke 86 (amat baik). Setelah dilakukan tindakan pada siklus II terdapat kondisi yang berubah secara signifikan dari siklus I dimana bahwa tingkat kinerja guru untuk melaksanakan pembelajaran meningkat secara signifikan.  Peranan Kepala sekolah dapat meningkatkan pengetahuan serta kinerja guru di SD Negeri 200217 pada semester ganjil T.P 2019/2020. Kata Kunci : Supervisi akademik kepala sekolah, Peningkatan kinerja guru
Koperasi Solok Radjo: Perubahan Kehidupan Petani dan Perdagangan Kopi Arabika di Kabupaten Solok Mela Prima Irna; Lindayanti Lindayanti; Nopriyasman Nopriyasman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.456 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.457-472

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan tentang kesulitan yang dihadapi petani kopi dikarenakan harga kopi yang rendah disebabkan karena panjangnya rantai perdagangan kopi sehingga melatarbelakangi terbentuknya sebuah koperasi dengan nama Koperasi Solok Radjo. Kemudian digambarkan peran koperasi dalam mengubah kehidupan petani kopi arabika dan perdagangan kopi arabika di Kabupaten Solok. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif dengan menggunakan metode sejarah yang dibagi dalam empat tahap yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan penulisan sehingga berbentuk tulisan sejarah yang bersifat ilmiah deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Solok Radjo mampu memutus mata rantai yang panjang dari jaringan perdagangan konvensional dan menciptakan perdagangan satu pintu sehingga petani dapat diuntungkan dari segi harga. Selain menciptakan harga yang menguntungkan bagi petani, koperasi juga mengedukasi petani tentang budidaya kopi yang baik sehingga kualitas kopi yang dihasilkan juga baik dan kuantitas biji kopi yang dipanen juga meningkat. Selain itu, antusiasme petani untuk berkebun kopi juga meningkat. Kata kunci: Koperasi, Petani, Perdagangan dan Perubahan
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Bimbingan Berkelanjutan Di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan Juhari Juhari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.04 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.504-512

Abstract

Tujuan penelitian   ini adalah untuk mengetahui sejauh manakah terdapat peningkatkan  pengetahuan serta pemahaman guru mata pelajaran dalam merancang dan membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui bimbingan berkelanjutan di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan Semester ganjil T.P 2017/2018.  Subjek penelitian ini ditujukan kepada semua guru mata pelajaran supaya memiliki perangkat pembelajaran atau Rencana Kegiatan Pembelajaran (RPP) yang baik untuk pembelajaran sesuai dengan mata pelajarannya. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan berjumlah 64 orang guru dari semua  mata pelajaran yang dan kelas yang diampunya. Sebelum dilakukan tindakan, Indikator keberhasilan penerapan tindakan ini penulis tetapkan sebesar 75%, artinya tindakan ini dinyatakan berhasil bila 75% guru sudah dapat menyusun  RPP mata pelajarannya dengan baik sesuai dengan sintak yang sudah ditentukan.   Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kemampuan guru SMP Negeri 2 Padangsidimpuan  dalam menguasai indicator pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran masih relative rendah yakni nilai rata-rata 50%. Pada siklus II terdapat peningkatan yang signifikan penguasaan guru terhadap indicator permbuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  yakni 80 %  guru sudah dapat menentukan alat penialaian sesuai dengan tujuan pembelajaran dengan kata lain bimbingan berkelanjutan berhasil dengan baik. Kata kunci: Kemampuan Guru, Menyusun RPP, Bimbingan Berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU (LAMR) SEBAGAI UPAYA BELA NEGARA DALAM MITIGASI ANCAMAN PEPERANGAN ASIMETRIS Abdul Rahman; Saleha Mufida; Admiral Musa Julius; Surryanto Djoko Waluyo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.396 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.229-237

Abstract

Provinsi Riau memiliki Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) guna mempertahankan dan melestarikan adat Melayu Riau dan menjadi bagian dari lembaga yang mendukung dan membantu mewujudkan cita-cita Provinsi Riau. Penulis akan membahas optimalisasi pemberdayaan LAMR sebagai upaya bela negara dalam mitigasi ancaman peperangan asimetris menggunakan teori pemberdayaan, teori peperangan asimetris, konsep pertahanan non militer dan konsep bela negara. Pada sistem pertahanan negara, LAMR berposisi sebagai komponen cadangan dalam mencegah potensi peperangan asimetris.
PEMBINAAN KEMANDIRIAN TERHADAP NARAPIDANA LANJUT USIA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I MEDAN Brema Jaya Putranta Barus; Vivi sylvia Biafri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.632 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.135-148

Abstract

Tujuan dari pembinaan terhadap Narapidana yakni mengembalikan kesatuan hubungan yang telah hilang dan masyarakat dapat menerima seorang narapidana setelah menjalani pembinaan yang dilaksanakan oleh pemasyakatan. Narapidana Lanjut Usia (lansia) adalah bagian yang sangat rentan untuk menjalani hidupnya serta tidak dapat disamakan dengan narapidana dengan usia produktif lainnya. Dalam hal ini tugas Lapas dalam melakukan pembinaan terhadap narapidana lansia harus memperhatikan Undang-undang No. 13 Tahun 1998 tentang kesejateraan. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 31 menjelaskan bahwa narapidana wajib mendapatkan pembinaan, salah satunya yakni pembinaan kemandirian. Tujuan penulisan menjelaskan bahwa Narapidana lansia wajib mendapatkan pembinaan termasuk kedalam pembinaan kemandirian serta akan disesuaikan program kemandirian yang tepat untuk Narapidana lansia. Tujuan penulisan ini untuk membentuk regulasi standar perlakuan terhadap narapidana atau tahanan lanjut usia melalui jakarta statement (Jakarta Rules) akan merubah pembinaan lansia kearah yang lebih baik. Penulisan jurnal ini akan dikaji dengan metode kualitatif yang sifat penulisannya dengan deskriptif serta pendekatan terhadap perundang-undangan yang akan menggambarkan secara langsung situasi lapangan yang ada.  Hasil penelitian yang ditemukan dilapangan saat ini banyak narapidana lanjut usia yang dalam pembinaannya di samakan dengan narapidana pada umumnya, pelayanan yang belum terlihat untuk lansia seperti pelayanan rohani dan pelayanan fisiknya (kesehatan) dan membutuhkan pembinaan kemandirian yang khusus kerena dapat kita lihat dari kondisi fisik yang sudah tidak sebaik narapidana pada umumnya sehingga narapidana lansia harus mendapat pembinaan yang  sesuai Undang-undangnya.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DI KELAS XI IPS 5 SEMESTER I SMA NEGERI 5 KOTA JAMBI Dra Sutrisna, M.Pd.I
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.414 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.570-583

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi, siswa banyak yang tidak tuntas dalam ulangan siswa banyak yang menyontek Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM.) tidak tercapai.. Faktor penyebabnya siswa tidak aktif dalam pembelajaran, jenuh dengan model yang selama ini digunakan metode ceramah, metode diskusi sangat sedikit dilakukan siswa yang aktif bertanya, menjawab pertanyaan dari guru, kerjasama diantara siswa, dalam pemecahan masalah sangat kurang sehingga hasil belajar siswa rendah, terlihat dari rata-rata nilai ulangan harian kelas XI IPS pada semester ganjil hanya 60,  ketuntasan kelas 46 %, siswa yang bekerjasama dalam pemecahan masalah hanya 23 %. Siswa bertanya, menjawab pertanyaan  tentang materi hanya 24 %,  KKM  untuk kelas XI IPS adalah 68,. Penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sosiologi melalui penerapan  model pembelajaran kooperatif tipe  Students Teams Achievement Divitions(,STAD) Model pembelajaran kooperatif tipe STAD menuntut siswa untuk dapat bekerjasama dalam kelompok dan bertanggungjawab terhadap keberhasilan kelompoknya. memotivasi siswa menjadi aktif dan terlibat dalam kerjasama kelompok dalam pemecahan masalah belajar. khususnya materi kelompok sosial kompetensi dasar “memahami pengelompokan sosial di masyarakat dari sudut pandang dan pendekatan sosiologis” .di kelas XI IPS5 Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018 SMA Negeri 5 Kota Jambi dengan subyek 37 orang siswa yang menfokuskan aktivitas dan hasil belajar siswa pada proses keterlaksanaan dan hasilnya.Berdasarkan pengamatan aktivitas siswa dalam tanya jawab masih rendah. 26 % dan aktivitas siswa dalam melaksankan diskusi 25%  dari jumlah siswa 40 orang. Sebagian siswa mempelihatkan sikap tidak peduli dan banyak yang hanya melamun waktu diskusi.kelompok siswa tidak berani bertanya dan menjawa,.dari hasil ulangan harian prestasi belajar hanya 42 % yang tuntas mencapai KKM Nilai rata rata siswa 58.  Penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction, di kelas XII IPS 7 Semester I SMA Negeri 5 Kota Jambi untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi dan analisis data yang dilakukan diperoleh kategori aktivitas siswa pada siklus I baik pada siklus II kategori Amat baik..  Pelaksanann pembelajaran berjalan lancar siswa bersemangat ketika berdiskudi dan bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan. % ketuntasan kelas siklus I sebesar 67,50 %. Siklus II sebesar 95 % hasil belajar siswa siklus I  78,50. pada siklus II meningkat menjadi 91,25 sudah sesuai dengan harapan. Siswa yang tidak tuntas turun siklus I 13 orang siklus II yang tidak tuntas 2 orang. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sosiologi siswa di kelas XII IPS 7  Semester I SMA Negeri 5 Kota jambi
DEGRADASI MORAL SEBAGAI DAMPAK KEJAHATAN SIBER PADA GENERASI MILLENIAL DI INDONESIA Nurbaiti Marufah; Hayatul Khairul Rahmat; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.014 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.191-201

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah berkembang dengan pesat. Melihat perkembangan tersebut, tidak dapat dipungkiri mampu membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang didapatkannya. Ruang baru yang tercipta tersebut tentunya tidak berdampak baik saja, ada beberapa pihak dari generasi millenial memanfaatkan untuk melakukan suatu kejahatan yang dikenal dengan kejahatan siber. Kejahatan siber berdampak kepada generasi millenial terutama penurunan moral yang disebut degradasi moral. Degradasi moral ini terjadi banyak sekali faktor yang mempengaruhi. Penulisan ini disusun menggunakan metode kepustakaan. Adapun temuan dari penulisan ini adalah perkembangan teknologi informasi sangat pesat memunculkan celah untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat merugikan orang lain dan hanya menguntungkan diri sendiri yang disebut kejahatan siber.  Generasi millenial yang hidup di era perkembangan teknologi informasi yang pesat perlu membekali diri dengan nilai spiritual dan moral sehingga terbentuk pribadi yang kuat dan kemudian menjadi seorang profesional sehingga bisa menekan angka kejahatan siber. Untuk menekan tren kejahatan siber di Indonesia, maka perlu sistem yang terintegrasi, lembaga yang mengurusi kejahatan siber, dan pembentukan Undang-Undang Kejahatan Siber, serta menanamkan nilai spiritual dan moral kepada generasi millenial.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH BINTARA PEMBINA DESA (BABINSA) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Hayatul Khairul Rahmat; Joshua Banjarhanor; Nurbaiti Ma'rufah; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.721 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.91-107

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Bintara Pembina Desa dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan masyarakat. Untuk meningkatkan peran Bintara Pembina Desa yang optimal, maka diperlukan tingkat kesadaran masyarakat dalam mendukungnya, karena bagaimanapun baiknya program yang dilakukan oleh Bintara Pembina Desa tanpa didukung dengan tingkat kesadaran masyarakat, maka pelaksanaan tugas tersebut akan mengalami hambatan. Bintara Pembina Desa merupakan pelaksana pembinaan teritorial yang berhadapan langsung dengan masyarakat desa serta dengan segala permasalahan yang penuh dengan kemajemukan. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya mempersiapkan masyarakat seiring dengan langkah memperkuat kelembagaan masyarakat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan sosial yan berkelanjutan. Di sinilah peran Bintara Pembina Desa terhadap kesejahteraan rakyat. Bintara Pembina Desa dalam melaksanakan tugasnya harus memiliki kapabilitas teritorial dalam memperoleh informasi serta melaporkan dengan cepat, berkomunikasi dengan masyarakat, mendata geografi, demografi, serta kondisi sosial yang berhubungan dengan pertahanan Negara.

Page 12 of 381 | Total Record : 3805


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue