NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,926 Documents
PELAJARAN PADA MANAJEMEN BENCANA DI JEPANG UNTUK TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Aida Rahma Savitri;
Admiral Musa Julius;
Andi Windra Sandi;
Fadhiil Ali Hakim;
Nrangwesthi Widyaningrum;
Sri Kartika Sakti;
I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.142-157
Jepang adalah negara panutan dalam manajemen bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pelajaran dari pengalaman Jepang terhadap: (a) Risiko bencana di Jepang; (b) Cara Jepang mempelajari bencana; (c) Sistem manajemen bencana di Jepang; (d) Langkah finansial Jepang dalam manajemen bencana; (e) Peranan sains dan teknologi dalam manajemen bencana; (f) Cara Jepang memprediksi gempa; (g) Cara Jepang melihat bencana sebagai kesempatan; (h) Keseriusan Jepang dalam pengurangan risiko bencana; (i) Cara Jepang melindungi fasilitas pendidikan; (j) Budaya tolong menolong di Jepang pada fase bencana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: (a) Jepang memiliki risiko bencana yang tinggi; (b) Jepang mempelajari sosial dan politik dari bencana; (c) Sistem manajemen bencana di Jepang dibagi menjadi 3 level; (d) Jepang berinvestasi uang dan makanan; (e) Jepang mengembangkan sains dan teknologi terkait bencana; (f) Jepang memiliki sistem peringatan dini gempa; (g) Manajemen bencana sebagai alat diplomasi lunak; (h) Jepang serius dalam pengurangan risiko bencana; (i) Jepang menjamin fasilitas belajar yang aman; (j) Orang Jepang saling membantu di semua fase bencana.
COPPING STRESS PADA TENAGA KESEHATAN YANG PERNAH MENANGANI PASIEN POSITIF COVID19
Riri Agoestin J.E
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.71-76
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana cara subjek melakukan copping stress yang telah menangani pasien covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan Pendekatan Fenomenologi Interpretasi. Sumber data dari penelitian ini berasal dari para relawan tenaga kesehatan covid 19 yang bertugas di Payakumbuh, Sumatera Barat. Pada penelitian terdapat pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan IPA (Interpretatif Phenomenological analysis). Pada penelitian ini terdapat tiga tema dari hasil yang telah ditemukan yang berkaitan dengan tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 yaitu pada kerjasama dengan team, yang terkait pada peran orang terdekat dan mendekatkan diri kepada Tuhan, serta tema yang terkait melakukan hal-hal yang nyaman serta menyenangkan, dan selalu berfikir positif, sehingga peneliti menyimpulkan bahwa terdapat beberapa hal yang dilakukan dalam copping stress pada tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 yang telah berhasil mengendalikan dirinya dan telah selesai dalam menjalankan tugas.
UPAYA MENGATASI PERLAKUAN DISKRIMINATIF TERHADAP ANAK DI LPKA KELAS I KUTOARJO
Adhika Yovaldi Salas
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.331-342
Anak yang berhadapan dengan hukum apabila telah menerima vonis akan menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Ketika menjalani pembinaan di LPKA , Anak seringkali mendapatkan perlakuan diskriminatif dari oknum pegawai atau sistem yang ada tidak dapat memenuhi hak-hak mereka. Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on The Right of The Child. Indonesia telah resmi melakukan ratifikasi terhadap kesepakatan internasional yang membahas mengenai hak-hak anak tersebut. Dalam Konvensi Hak Anak dibahas mengenai prinsip-prinsip perlindungan Anak yang harus dilaksanakan oleh Negara, khususnya oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Dalam pembinaan Anak di LPKA seringkali ditemukan permasalahan dimana Anak mendapatkan perlakuan diskriminatif, maka dari itu harus ada upaya untuk mengatasi perlakuan diskriminatif terhadap anak di LPKA. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di LPKA Kelas I Kutoarjo dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini membahas mengenai implementasi prinsip-prinsip perlindungan Anak dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan implementasi prinsi-prinsip perlindungan Anak di LPKA Kelas I Kutoarjo.
Implementasi Sinergitas Lembaga Pemerintah untuk Mendukung Budaya Sadar Bencana di Kota Balikpapan
Joshua Banjarnahor;
Hayatul Khairul Rahmat;
Sri Kartika Sakti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.448-461
Untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana diperlukan suatu cara untuk menumbuhkan budaya sadar bencana di masyarakat, khususnya di Kota Balikpapan. Guna menumbuhkan budaya sadar bencana tersebut membutuh keterlibatan berbagai Lembaga pemerintah di Kota Balikpapan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberi gambaran kesadaran masyarakat dalam memahami bencana dan implementasi dari sinergitas lembaga pemerintah dalam rangka menumbuhkan budaya sadar bencana di Kota Balikpapan. Temuan dari penelitian ini adalah terdapat sinergitas Lembaga pemerintah seperti BPBD Kota Balikpapan, Kodam VI/Mulawarman, BMKG Stasiun III Geofisika, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pencarian dan Pertolongan, Pangkalan TNI AL, Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, maupun Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Balikpapan dalam menanggulangi kebencanaan yang ada di Kota Balikpapan dan sekitarnya. Dalam sinergitas tersebut, terjalin komunikasi yang baik dan juga kolaborasi dengan stakeholder lainnya dengan baik dalam pra, saat, dan pascabencana. Lembaga-lembaga tersebut juga mengimplementasikan pembangunan budaya sadar bencana masyarakat Balikpapan dengan cara memfokuskan tindakan pencegahan atau mitigasi bencana dengan saling bekerjasama sesuai bidangnya.
PERAN REGU JAGA DALAM MENGENDALIKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB INDRAMAYU
Adi Aprian;
Padmono Wibowo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.125-132
Suasana lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif adalah suasana ideal yang diharapkan baik oleh petugas lembaga pemasyarakatan, warga binaan maupun masyarakat. Keamanan dan ketertiban merupakan salah satu faktor yang sangat penting, agar pelaksanaan rangkaian kegiatan narapidana dalam lembaga pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik. Setelah dilakukannya pengamatan atau observasi lapangan dalam Pelaksanaan Pengamanan khususnya dalam mengendalikan keamanan dan ketertiban di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu terdapat beberapa kendala seperti kurangnya jumlah personil regu jaga, keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya pembekalan tentang bagaiamana prosedur pengamanan yang baik serta kesadaran individu petugas. Oleh karena itu diperlukan peran yang optimal dari regu penjagaan. Sehingga berdasarkan hal tersebut, maka dalam pembahasan ini menggunakan jenis penelitian dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang mana dalam hal ini melakukan pendekatan guna mengetahui kondisi di lapangan secara konkrit.
DAMPAK KEBIJAKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) BAGI MASYARAKAT PESISIR DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI
Masaji Faiz Dani Agus Setiani;
Bayu Asih Yulianto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.1-5
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan sebuah penyakit sindrom perapasan akut menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit ini pertama kali ditemukan sekitar bulan Desember 2019 di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, China dan pertama kali menjangkit Indonesia pada awal bulan Maret 2020. COVID-19 menyebar menjangkit hampir ke seluruh dunia dan menyebabkan pandemi dalam skala besar yang hingga sampai saat ini masih berlangsung, terus menyebar dan belum dapat teratasi. Kebijakan terbaru pemerintah yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus penyebaran COVID-19. PSBB menurut UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, merupakan sebuah istilah karantina kesehatan yang digunakan Indonesia untuk membatasi kegiatan penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi penyakit dan atau terkontaminasi sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau kontaminasi. Kebijakan ini tentunya memiliki banyak dampak dari berbagai sektor pada masyarakat pesisir, karena lokasi penerapan PSBB yaitu Ibu Kota Negara dan beberapa kota besar di Indonesia yang merupakan tempat bergantung masyarakat pesisir dalam penyedia bahan pokok sehari-hari. Tulisan dengan menggunakan studi literatur memiliki tujuan untuk menganalisa dampak kebijakan PSBB pada masyarakat pesisir dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut melalui sudut pandang sosiologi.
KEPATUHAN MAHASISWA KOTA PADANG DALAM MENGGUNAKAN MASKER DI MASA PANDEMI COVID-19
Yoza Okta Saputra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.254-259
Pandemi covid-19 telah menjangkit banyak negara. Jumlah orang yang positif covid-19 terus mengalami peningkatan setiap hari. Sejumlah aturan protokol kesehatan telah ditetapkan sebagai langkah pencegahan penularan virus covid-19. Salah satu aturan protokol covid-19 tersebut, yaitu penggunaan masker ketika keluar rumah. Respons mahasiswa terhadap aturan ini sangat beragam. Namun, sekarang banyak mahasiswa yang telah memahami akan pentingnya menggunakan masker. Memakai masker merupakan bentuk perilaku kepatuhan terhadap aturan protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepatuhan mahasiswa dalam menggunakan masker di masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini, yaitu 120 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa kota Padang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker yang tinggi di masa pandemi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS E LEARNING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PPKn DI KELAS XII.AKUNTANSI SMK SWASTA PANCA DHARMA PADANGSIDIMPUAN TAHUN PELAJARAN 2019-2020
Ahmad Husein Nasution
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v7i3.2020.649-657
By analyzing the data with the product moment correlation the results obtained rxy 0.043 or rcount 0.043. If these results are consulted with the critical price list r which has been standardized with N = 30 at the 5% confidence interval of 0.361 and for the 1% confidence interval of 0.463. So that when viewed with rxy 0.043 or rhitung 0.043, smaller than the critical price r 0.043 < 0.361 - 0.463. To find out whether the data is real or not, the writer measures the quality of the data using a helper table provided that if rcount > rtable then the tested correlation coefficient is accepted, conversely if rcount < rtbele then the tested correlation coefficient is rejected. So if 0.043 > 0.361 - 0.463 then the tested correlation coefficient is accepted, conversely if 0.043 < 0.361 - 0.463 then the tested correlation coefficient is rejected. Based on the correlation coefficient tested, it was obtained 0.043 < 0.361- 0.463, meaning that the tested hypothesis was rejected that there was no effect of the e learning-based learning model in increasing student learning interest in the PPKn field of study in Class XII. Accounting at Panca Dharma Padangsidimpuan Vocational High School 2019-2020 Academic Year
GAMBARAN FAMILY SUPPORT DALAM KONSEP MANGGALEH
Ilda Puspita Yasser;
Yanladila Yeltas Putra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.277-282
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran family support dalam konsep manggaleh pada pengusaha kerupuk kulit gunung merapi yang berada di daerah bukittinggi, sumatera barat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan data primer yaitu hasil wawancara langsung. Subjek penelitian ini merupakan seorang pengusaha kerupuk kulit yang berasal dari daerah minangkabau. analisis data pada penelitian ini menggunakan model interaktif. Penelitian ini menghasilkan gambaran family support dalam konsep manggaleh berupa dukungan moril dan dukungan materil. Dukungan moril mencakup dalam pemberian ide, kesempatan dan kepercayaan. Dukungan materil mencakup dalam pemberian modal dan tempat usaha.
STRATEGI GURU UNTUK MENJAGA KARAKTER SISWA SELAMA BELAJAR DI RUMAH
Novita Dewi;
Zakwan Adri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.183-192
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan guru atau pendidik untuk menjaga karakter siswa selama belajar di rumah. Subjek dari penelitian ini terdiri dari 110 responden masyarakat yang berasal dari daerah Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Metode dari penelitian ini menggunakan pendekatan indigenous dengan pertanyaan-pertanyaan ilmiah dan menggunakan beberapa pertanyaan terbuka dan tertutup. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam menjaga karakater siswa selama belajar di rumah adalah hanya dengan pemberian tugas sekolah dengan pantauan yang dilakukan oleh guru minimal sekali seminggu dengan cara menghubungi wali murid ataupun orangtua siswa, namun ada juga yang mendatangi beberapa tempat tinggal siswa yang dekat dengan tempat tinggal guru dengan tujuan menanyakan perkembangan siswa ketika pandemi Covid-19 yang mewajibkan mereka untuk belajar dari rumah.