NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,927 Documents
PENGARUH STUDY FROM HOME (SFH) DALAM PEMBELAJARAN ONLINE BAGI PESERTA DIDIK KELAS 12 IPS III SMA N 2 KOTA SEMARANG DALAM MENGHADAPI PANDEMIK COVID-19 DI KOTA SEMARANG
Vincent Berliandis Salempang Utomo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v7i3.2020.513-521
Health is very important for every human being in the world, especially in the face of the co-19 pandemic period especially in Indonesia. and therefore the Indonesian government imposed a number of policies including the School From Home (SFH policy on the implementation of the Work system. The purpose of this discussion is to measure how much effect the SFH policy has on reducing the spread of Covid-19.This research is a quantitative research survey with this discussion expected to be able to explain how much the influence of SFH in online learning As a conclusion is the effect of SFH for IPS III students of SMA N 2 Semarang City does not provide great influence in the learning system. Further research in this issue is needed to be an appropriate suggestion for the next step.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR KESULITAN BELAJAR TARUNA POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN TINGKAT 1 PRODI MANAJEMEN PEMASYARAKATAN DALAM KONDISI STUDY FROM HOME
Salman Alfarist Wiratama;
Padmono Wibowo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.113-124
Dalam kondisi Pandemi Covid – 19, pemerintah melakukan suatu tindakan yaitu menerapkan Study From Home bagi pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Pada kondisi ini, banyak ditemukan keluhan dari Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Tingkat 1 Prodi Manajemen Pemasyarakatan terkait kesulitan belajar dengan menggunakan sistem online, karena dalam pembelajaran melalui sistem online tentu terdapat banyak kendala yang ditemukan, seperti koneksi internet dan E-Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner atau angket dengan populasi 96 Taruna POLTEKIP Tingkat 1 Prodi Manajemen Pemasyarakatan dengan menghitung ukuran sampel yang dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan error margin 5% yaitu sebanyak 77 Taruna.Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa E-Learning berpengaruh terhadap Kesulitan Belajar Taruna dalam kondisi Study From Home. Semakin baik E-Learning dilakukan maka akan semakin kecil Kesulitan Belajar dalam kondisi Study From Home, Koneksi Internet berpengaruh terhadap tingkat Kesulitan Belajar Taruna POLTEKIP Tingkat 1 dalam kondisi Study From Home (SFH). Semakin baik Koneksi Internet pada kuliah online, maka semakin kecil Kesulitan Belajar yang dirasakan Taruna dalam kondisi Study From Home.
LAYANAN PUBLIK BERBASIS ELEKTRONIK DI LAPAS SEBAGAI WUJUD ANTI KORUPSI
Al Firhan Fatta Reza
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.54-61
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena budaya korupsi di pemasyarakatan serta mengetahui upaya yang sudah dilakukan untuk membangun budaya anti korupsi. Permasalahan korupsi merupakan hal krusial yang dapat merusak suatu kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif, dimana penelitian ini dilakukan dengan mencari informasi secara mendalam. Data yang dikumpulkan menggunakan metode Wawancara dan Observasi. Data yang sudah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis setelah itu disimpulkan hasilnya. Pelayan publik berbasis elektronik di Lapas sebagai budaya anti korupsi merupakan langkah yang signifikan dilakukan oleh Lapas dalam memberantas korupsi. Untuk membersihkan sungai yang kotor atau tercemar bukan dari hulu sungai tetapi dari hilir sungai. Untuk memberantas korupsi memang penting membangun manusia yang sadar anti korupsi dengan budaya anti korupsi namun membangun sistem pelayanan publik dengan eletronik lebih signifikan atau membawa kemajuan dalam membangun budaya korupsi.
KONDISI MENTAL YANG DIALAMI NARAPIDANA ANAK DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA AGAR BISA KEMBALI KE DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
Widodo Pratama Matondang
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.303-309
Faktor-faktor yang menyebabkan remaja melakukan tindakan kriminal yaitu faktor lingkungan seperti pergaulan dengan kerabat dekatnyaa dan faktor keluarga seperti hubungan antar keluarga yang kurang harmonis. Penahanan narapidana anak akan mengakibatkan anak mengalami gejala stress yang mengarah ke depresi. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan atau transisi kehidupan yang dialami oleh anak seperti perpisahan dengan orang tua yang merupakan dampak paling berpengaruh terhadap depresi yang dialami oleh narapidana anak. Partisipasi orang tua termasuk faktor penting dalam mengatasi stress. Partisipasi orang tua dapat berupa informasi, material serta emosional. Dukungan informasi ini membuat remaja merasa dicintai dan perhatikan. Dukungan material biasanya berkaitan dengan finansial. Sedangankan partisipasi sebuah emosi seperti rasa sayang, rasa percaya, serta pengakuan harga diri yang dimana si anak akan beranggapan bahwa dia tidak sendirian. Hal ini penting dilakukan supaya anak dapat mengikuti program pembinaan yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan secara efektif. Program pembinaan bertujuan untuk mendidik narapidana anak agar mampu kembali ke dalam kehidupan bermasyarakat baik berupa kesiapan fisik, mental, atapun sosial. Selain itu, dibutuhkan juga penanganan pemenuhan hak mantan narapidana seperti keberlanjutan pendidikan formal dalam rangka membangun masa depan dan mendapatkan dukungan yang positif dari lingkungan sekitar. Sehingga diharapkan mantan narapidana memiliki kepercayaan diri untuk menjalani kehidupan bermasyarakat dengan menjalankan sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku.
IMPLEMENTASI CULTURAL RESOURCE MANAGEMENT DALAM MITIGASI BENCANA PADA CAGAR BUDAYA DI INDONESIA
Hendro Pratikno;
Hayatul Khairul Rahmat;
Siswo Hadi Sumantri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.427-436
Indonesia sebagai negara dengan ragam tinggalan budaya telah banyak menarik perhatian peneliti bahkan wisatawan yang datang beberapa belahan dunia. Selain itu, Indonesia yang secara geografis dan ekologis memiliki tingkat ancaman bencana yang cukup tinggi. Namun, belum ada mekanisme yang komprehensif mengenai manajemen cagar budaya dalam penanggulangan kebencanaan. Melihat potensi kehilangan akan cagar budaya menjadi tinggi, kondisi ini tentu saja tidak menguntungkan bagi upaya-upaya pelestarian cagar budaya. Oleh karena itu, penulisan ini bertujuan untuk mengkaji implementasi cultural resource management dalam upaya mitigasi bencana cagar budaya di Indonesia. Penulisan ini menggunakan pendekatan literature study. Adapun temuan dari penulisan ini adalah mitigasi bencana merupakan penerapan manajemen bencana yang merupakan bagian dari manajemen sumber daya budaya (cultural resource management). Ancaman bencana khususnya bencana alam memang tidak dapat kita hindari, namun setidaknya dapat kita minimalisir dan cegah dengan melakukan mitigasi bencana. Dalam konteks pelestarian cagar budaya, tujuan inti dari mitigasi bencana adalah untuk melindungi nilai penting dan fisik dari cagar budaya itu sendiri. Secara khusus, mitigasi bencana bertujuan antara lain: (a) mengurangi dampak yang ditimbulkan dari bencana khususnya cagar budaya; (b) sebagai landasan (pedoman) untuk pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya, (c) meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi dampak/ risiko bencana, sehingga cagar budaya dapat aman dan tetap lestari.
PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI PELABUHAN INTERNASIONAL (KIPI) MALOY UNTUK MENDUKUNG BLUE ECONOMY
Laurensius Laurensius;
Masaji Faiz Dani Agus Setiani;
Regil Kentaurus Harryes;
Abdul Rivai Ras
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.69-83
Pelabuhan Maloy merupakan pelabuhan yang terletak di Kalimantan Timur dan direncanakan berskala Internasional karena memiliki letak yang sangat strategis. Kawasan Industi Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy telah diproyeksikan dapat meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian Kalimantan Timur. Mengingat lokasi KIPI Maloy yang strategis yaitu terletak pada ALKI II dan Provinsi Ibu Kota Baru Indonesia maka pelabuhan ini juga dapat berpotensi meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian terkait pengembangan terkait pengembangan Pelabuhan Maloy sebelumnya telah dilakukan. Namun, penelitian terkait perkembangan pembangunan Pelabuhan Maloy menjadi pelabuhan berskala internasional yang dikaitkan dengan potensi ekonomi di KIPI Maloy belum banyak dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisa deskriptif kualitatif dan triangulasi data untuk menguji keabsahan data. Sesuai dengan grand strategi pembangunan ekonomi Pemprov Kaltim, proyeksi kegiatan perekonomian KIPI Maloy mengarah pada pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan dengan mengembangkan industri eksisting (minyak bumi, pupuk, gas, crude palm oil (CPO) dan batubara) dan membangun industri berbasis pertanian dengan pendekatan skala ekonomi dan klaster. KIPI Maloy sebelumnya telah mengembangkan konsep green economy yang juga merupakan bentuk pembangunan keberlanjutan utamanya dalam sektor ekonomi. Produk dan jasa green economy cenderung lebih mahal karena membutuhkan banyak investasi sedangkan blue economy menggunakan konsep mempelajari cara kerja alam dan memanfaatkan potensi alam tanpa merusaknya. Blue economy direkomendasikan oleh peneliti perlu diterapkan sebagai bentuk pengalihan pada konsumsi energi hijau, bersih, hasil daur ulang atau terbarukan.
IMPLEMENTASI LESSON STUDY PADA MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA CALON GURU DI IKK FPP UNP
Juliana Siregar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v7i3.2020.692-699
Inovasi dalam pembelajaran harus selalu dilakukan demi tercapainya peningkatan kompetensi bagi mahasiswa calon guru. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk peningkatan kompetensi tersebut adalah dengan mengadopsi berbagai inovasi pembelajaran terbarukan yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, yaitu lesson study. Pengetahuan dan pelatihan awal melalui inovasi pembelajan menggunakan lesson study dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa, sehingga saat mahasiswa praktek lapangan kependidikan mereka sudah tidak canggung lagi memberikan inovasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan perkuliahan praktek Strategi Pembelajaran menggunakan lesson stydy. Sehingga melalui penelitian ini dapat diketahui kompetensi mahasiswa calon guru yang melakukan praktek mengajar di kelas dengan menerapkan lesson study dalam pembelajaran yang dilaksanakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana data diperoleh dari wawancara informan penelitian yaitu dosen mata kuliah strategi pembelajaran di IKK FPP UNP, dan mahasiswa IKK yang sudah lulus mata kuliah Strategi Pembelajaran dengan nilai minimal B. Pemilihan informan menggunakan teknik snowball sampling. Sebagai data pendukung, penulis mendokumentasikan segala hal yang dianggap mendukung penelitian ini. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi.
PERAWATAN NARAPIDANA PEREMPUAN PADA TINGKAT DEPRESI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TEGAL
Kharis Budi Priyono
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i2.2021.240-245
Dengan penempatan narapidana wanita di Lembaga Rehabilitasi (LAPAS) selama menjalani masa hukumannya, mereka kerap mengalami gangguan psikologis seperti kesehatan mental yang lemah, depresi, stres, agresivitas, dan penyakit psikologis lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengobatan bagi narapidana wanita pada tingkat depresi selama masa pidana mereka di Lapas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenal karena peneliti ingin mengetahui secara mendalam kondisi subjek. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur dengan 3 subjek berusia 20-25 tahun pada kategori non residivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat depresi pada narapidana wanita masih terjadi karena beberapa faktor baik dari dalam individu maupun faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi penguatan diri, berpikir positif, adaptasi atau sosial individu yang baik dan faktor eksternal meliputi tidak adanya dukungan dari keluarga, budaya lapas, dan stigma negatif masyarakat. Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil penelitian bahwa pengobatan narapidana wanita sangat membantu dalam upaya pencegahan dan pemberantasan gangguan psikologis yaitu tingkat depresi yang tinggi.
PENGARUH TRANSAKSI NON TUNAI TERHADAP EFEKTIVITAS PENATAUSAHAAN KEUANGAN PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN, PENDAPATAN ASET DAERAH KABUPATEN TAPANULI SELATAN
Ade Maya Mei Shanty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v7i3.2020.632-641
This study aims to determine the effect of non-cash transactions on the effectiveness of administration in the financial management agency, regional asset income in South Tapanuli Regency. The magnitude of the system of the effect of non-cash transactions on the effectiveness of administration in the financial management agency, regional asset income in South Tapanuli Regency. The sample of this research is 49 employees who are involved in financial management at the Financial Management Agency, Regional Asset Income in South Tapanuli Regency. From the results of simple regression testing, it is found that the non-cash transaction regression coefficient (X) = 0.405, this value means that the non-cash transaction variable (X) tends to have a direct effect on the effectiveness of financial administration at the Financial Management Agency, Regional Asset Income in South Tapanuli Regency, with the understanding that if the non-cash transaction variable (X) is increased by 100%, the effectiveness of financial administration at the Financial Management Agency, Regional Asset Income in South Tapanuli Regency will increase by 40.5%. The coefficient of determination (R Square) is 0.178. So it can be concluded that from the results of this study it can be seen that non-cash transactions (X) have an effect of 17.8% on the effectiveness of financial administration at the Financial Management Agency, Regional Asset Income in South Tapanuli Regency. While the remaining 82.2% is the influence of other variables outside of research such as compensation, attendance, staffing systems, and others.
PENGARUH ANONIMITAS TERHADAP CYBERBULLYING PADA PENGGEMAR K-POP TWITTER
Helva Amry;
Mario Pratama
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.262-270
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh anonimitas terhadap cyberbullying pada penggemar K-Pop twitter. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Subjek berjumlah 102 yang merupakan penggemar K-Pop dan aktif menggunakan twitter. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuisioner yang disebar secara online menggunakan googleform. Kuisioner penelitian ini menggunakan alat ukur anonimitas dan cyberbullying yang menggunakan skala likert. Penelitian menggunakan alat ukur anonimitas yang disusun Chairunnisa (2018) dan alat ukur cyberbullying yang disusun oleh Buelga, Postigo, Martínez-Ferrer, Cava & Ortega-Barón (2020).yang kemudian ditranslasi dan adaptasi oleh peneliti. Analisis penelitian ini menggunakan uji regresi yang dibantu dengan SPSS. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai F hitung 14.738 > F tabel (2.70), dapat disimpulkan bahwa dimensi anonimitas (unlinkability, unobservability dan pseudonymity) secara simultan mempengaruhi cyberbullying dikalangan penggemar K-Pop yang aktif menggunakan twitter. Serta koefisien determinasi sebesar 0.311 yang berarti pengaruh anonimitas (pseudonymity, unobservability, unlinkability) terhadap cyberbullying sebesar 31%.