cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,927 Documents
MAINTAINING A CULTURE OF COURTESY AMONG INDONESIAN YOUTH IN THE DIGITAL AGE Nabila Ravias Maharani; Clarissa Dani Gracia; Febrianti Fanda Sovia; Regita Cahyani Pamungkas; Moses Glorino Rumambo Pandin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i5.2022.1883-1896

Abstract

Background: Currently, the cultural values that Indonesian always upholds, have faded, especially among teenagers, which makes it easy for western culture to enter and undermine the value of implementing culture and national identity.  Aims: This study aims to analyze the culture of courtesy among adolescents in the digital era and provide solutions to maintain it. Method: Research samples of adolescents 17-19 years, 50 participants for questionnaires, and 2 participants for interviews. The method used is a qualitative study of literature and survey data collection techniques or questionnaires and is equipped with interviews. Results: This study resulted in less than half of the respondents still behaving impolitely. Respondents are aware of their behavior that lacks manners and provide reasons behind this behavior. Recommendation: Formal and informal education, group guidance, participation of social media companies, habit improving, 5S realizing. Limitations: 50 respondents is not enough to describe the actual situation, research limitations due to Covid-19, time constraints, respondents' targets are less specific.
ANALISIS PENGADAAN HELIKOPTER ESCORT UNTUK MENDUKUNG OPERATIONAL READY FORCE TNI ANGKATAN LAUT Iwan Purwanto; Ranu Samiaji; H. Lestianto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i4.2022.1013-1029

Abstract

The geographical condition of Indonesia, which consists of tens of thousands of islands, makes the potential threat to be even greater at any time, so that the readiness of the Navy in implementing Military Operations is a necessity. Amphibious operations are part of the Military Operations, which is essentially an operation in integrating various types of forces, namely ships, aircraft and landing troops in an attack on the enemy's coast and/or potentially controlled by the enemy and is marine in nature in the sense that the Navy plays a major role as which is reflected in the implementation of the operation. Faced with the functions and duties of Naval Aviation, currently the Indonesian Navy in general and Puspenerbal in particular do not yet have special combat helicopters to carry out escorts in support of amphibious operations. The selection of the Escort Helicopter can be carried out in an integrated manner using the Integrated Performance Measurement System, DEMATEL, ANP methods. This research is expected to provide advice and input to the leadership of the Indonesian Navy in procurement an escort helicopter that is strategically objective. In carrying out calculations and data processing, the results obtained are taking the Amphibious Operations Test (O1) sub-criteria, which is the most dominant strategic target in the prominance criteria group with a value of 6.9 which is slightly adrift with the budget sub-criteria (PR2) with a value of 6 ,89. In general, the Amphibious operation criteria are the most dominant compared to other criteria because they rank 1, 3 and 4. Furthermore, the Escort Helicopter Procurement budget sub-criteria is the item that has the largest weight which greatly affects so that it must be guarded not to drop because it can affect the overall weight assessment.
UPAYA DIPLOMASI BUDAYA KOREA SELATAN MELALUI KING SEJONG INSTITUTE FOUNDATION (KSIF) DI INDONESIA Shefira Salsabillah M. Lamatenggo; Ario Bimo Utomo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i4.2022.1298-1310

Abstract

Diplomasi budaya adalah salah satu bentuk diplomasi yang dilakukan oleh individu maupun kelompok guna menciptakan citra positif negara tersebut melalui budaya. King Sejong Institute Foundation (KSIF) merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah Korea Selatan dalam menjalankan praktik diplomasi budaya di Indonesia. Sebagai aktor yang dipercayakan oleh pemerintah Korea Selatan, maka KSIF membentuk program-program dalam penyebaran bahasa dan budaya Korea Selatan. Penelitian ini menggunakan konsep diplomasi budaya oleh Simon Mark. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu KSIF sudah memberikan berbagai upaya dalam praktik diplomasi budaya Korea Selatan yaitu; (1) membuka kursus bahasa Korea; (2) menyelenggarakan Korean Culture Day; (3) menyelenggarakan Korean Movie Day dan; (4) program beasiswa dan pertukaran pelajar. Serta ditinjau melalui konsep diplomasi budaya KSIF sudah memenuhi elemen 4 elemen diplomasi budaya menurut Simon Mark yaitu; (1) aktor dan pemerintah; (2) objektivitas; (3) aktivitas dan; (4) audiensi. 
KEEFEKTIFAN LAYANAN KUNJUNGAN KELUARGA DI MASA PANDEMI DENGAN BERBASIS ONLINE DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I CIPINANG M. Fajar Adjie Wibowo; Ali Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i5.2022.1523-1534

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan software visit online dalam proses pendaftaran kunjungan ke Rutan Kelas I Cipinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi dengan melakukan cross check yang bertujuan untuk menguji keabsahan data dalam penelitian. yaitu membandingkan data yang dikumpulkan dengan memeriksa kecukupan hasil analisis menggunakan integritas data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan, diketahui bahwa Lapas memiliki fungsi pelayanan dan penunjang bagi narapidana, yang juga termasuk layanan kunjungan narapidana. Menurut Pasal 14 (1) UU No. 12.Tahun 1995, tahanan berhak untuk berkunjung. Seiring dengan perkembangan zaman pelayanan pengunjung manual yang rutin dilakukan, banyak kekurangan yang perlu dinilai.Penelitian  ini  membahas  perihal    pemanfaatan  perangkat lunak  kunjungan  online  dalam proses pendaftaran  kunjungan di rumah tahanan kelas I Cipinang.
MAKNA IKAN CUPANG BAGI ANGGOTA PAGUYUBAN CUPANG HIAS BKT DUREN SAWIT PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rajib Kamil; Siti Nursanti; Fardiah Oktariani Lubis
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i5.2022.1808-1813

Abstract

Pandemi Covid-19 membatasi aktifitas dan ruang gerak masyarakat. Mobilitas pun menurun karena diwajibkan untuk tinggal di rumah saja. Pada akhirnya pun Covid-19 pun mempengaruhi kegiatan masyarakat, Kemudian mulai muncul trend hobi baru yaitu memelihara ikan cupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemaknaan ikan cupang , motivasi memelihara berbagai jenis ikan cupang dan pengalaman komunikasi anggota Paguyuban Cupang Hias BKT pada masa pandemi Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi  dan teori fenomenologi Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh akan diolah secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus.Teknik sampling yang digunakan adalah Nonprobabhility Sampling dengan purposive sampling dimana informan penelitian ini di pilih menyesuaikan kriteria yang di tentukan peneliti.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan terhadap ikan cupang bagi anggota Paguyuban Cupang Hias BKT pada masa pandemi Covid-19 berbeda-beda, motivasi memelihara berbagai jenis ikan cupang yaitu untuk dikembangbiakkan kembali dan pengalaman komunikasi yang dialami anggota Paguyuban Cupang Hias BKT mulai dari gaya bahasa yang digunakan menyesuaikan dengan siapa lawan bicara, proses komunikasi yang menyesuaikan dengan pembatasan interaksi sosial dengan menggunakan media komunikasi yang sebagian besar melalui sosial media dan faktor penghambat komunikasi selama pandemi Covid-19.
SISTEMATIS PEMBINAAN TAMBAHAN NARAPIDANA SEUMUR HIDUP Wahyu Cahyo Wibowo; Mitro Subroto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i4.2022.1225-1232

Abstract

Jika dimengacu kepada Undang-Undang   Nomor   12  Tahun   1995  Tentang Pemasyarakatan, yang menjelaskan mengenai Pembinaan  terhadap narapidana   Indonesia   dijelaskan bahwa  pembinaan tersebut memiliki isi yang menjelaskan tentang hukum pidana yang dibawah 20 tahun dan hukuman seumur hidup yang dijalani sampai narapidana tersebut meninggal dunia.  Permasalahan yang  muncul dalam peraturan ini  adalah  pembinaan jangka Panjang yang dilakukan untuk narapidana yang menjalani hukuman sumur hidup,  hukuman tersebut diajlaankan seumur hidup  karena kita tidak pernah tau waktu meninggal dari narapidana yang bersagkutan.  Sedangkan saat ini peraturan yang berlaku di negara Indonesia menjelaskan mengenai pembinaan yang dilakukan oleh narapidana umum yang tidak ditentukan masa pidananya.  Dengan permsalahan yang ada pada jurnal ini, penuli akan menejelaskan mengenai pengaplikasian pembinaan bagi narapidana yang menjalani hukuman pidana seumur hidup.  Metode hukum normative adalah metode yang digunakan pada penulisan penelitian inipenelitian ini dugunkanan karna akan berfokus pada kebijakan  hukum  pidana  dalam memndang pembinaan yang dilakukan untuk kasus narapidana seumur hidup, metode yang digunakan dengan hukum normative ini menggunakan pendekatan pada konsep yang ada dan juga peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melihat kenyataan tersebut. Peraturan yang berlaku di Indonesia menerapkan pembinaan untuk narapidana seumur hidup itu sesuai dengan tahapan baku yang tetrtera,  dan akan sulit menentukan tahapan pembinaan karena masa pidana yang tidak menentu karna ditentukan oleh umur hidup narapidana yang bersangkutan.
PERANAN ETIKA DALAM PELAYANAN PUBLIK (TERBUKA) Tirton Nefianto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i4.2022.1436-1443

Abstract

Pemerintah dalam menjalankan tugasnya secara terpuji atau akhlaknya jika berwawasan dan memiliki keterampilan atau kemampuan yang sangat tinggi. Tanggung jawab, yang diidentikkan dengan tanggung jawab dalam menyelesaikan kewajiban dan spesialis implementasi kebijakan. Pemerintah yang beretika adalah pejabat yang bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban dan wewenangnya. Namun, moral otoritatif di atas tidak menjamin berakhirnya administrasi publik yang buruk di masyarakat umum. Dengan demikian, dalam melaksanakan kewajiban manajerial, pengawasan diharapkan dapat menyelesaikan pameran administrasi. Bagaimanapun, secara praktis pengelolaan tidak perlu dilakukan oleh asosiasi, namun yang utama adalah pengecekan diri yang mengacu pada kualitas dalam kode etik yang disesuaikan dengan kondisi. Selain itu, direktur juga harus fokus pada nilai kewajaran mengenai kemampuan, kelangsungan hidup, dan ekonomi. Nilai-nilai yang terkait dengan isu dan kesetaraan juga harus dipikirkan. Oleh karena itu, untuk menghindari penyimpangan dalam menawarkan jenis bantuan publik, seorang eksekutif tidak boleh hanya mengakui atau menerapkan kualitas regulasi yang ada tetapi harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi tertentu. Selain itu, perhatian terhadap kepercayaan dan pengabdian juga harus digerakkan oleh seorang direktur agar ia dapat bekerja dengan sungguh- sungguh dan sungguh-sungguh serta dapat menjaga diri dari perbuatan yang tidak terpuji.
Makna Gaya Hidup Komunitas Skateboard (Pendekatan Fenomenologi Anggota Komunitas Skateboard di Kota Karawang) Riyan Hermawan; Eka Yusup; Nurkinan Nurkinan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i5.2022.1721-1726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang makna gaya hidup komunitas skateboard di Kota Karawang. Pedekatan penelitian yang digunakan ialah pedekatan fenomenologi dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara dan studi pustaka, setelah data hasil wawancara terkumpul kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa makna gaya hidup pada anggota komunitas skateboard di Kota Karawang dijelaskan dalam dua hal, yakni motif mereka bergabung ke komunitas skateboard adalah dapat mengenal dan memperoleh pengetahuan tentang skateboard dari orang yang berada di lingkungan komunitas skateboard atau dari masing-masing individu anggota komunitas. Kemudian bagaimana gaya hidup dan makna gaya hidup anggota komunitas skateboard dalam menjalani aktivitas mereka sebagai anggota komunitas skateboard, dimaknai dari permainan skateboard itu sendiri. Seorang anggota komunitas dapat ditunjukkan melalui pakaian, dan perlengkapan yang mereka kenakan.
NARAPIDANA LANSIA DALAM MENJALANI MASA PIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Charisma Vidyanata
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i4.2022.1151-1156

Abstract

Lansia termasuk ke dalam kelompok rentan. Rentan dalam hal kesehatan fisik maupun psikis, dan factor lainnya. Keberadaan lansia di Lembaga Pemasyarakatan perlu diberikan perlakuan khusus yang sesuai dengan kebutuhannya sebagai lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut ragam permasalahan yang dialami oleh narapidana lansia dalam menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. Kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian terhadap narapidana Lansia juga perlu memperhatikan dan menyesuaikan dengan kemampuannya. Kebutuhan pelayanan kesehatan terhadap narapidana lansia juga perlu diperhatikan dengan baik dan berkala. Hasil penelitian merekomendasikan agar Lansia diberikan pelayanan kesehatan baik fisik maupun psikisnya dengan mendatangkan psikologis dan dokter untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Hal ini membutuhkan sinergitas antara pihak Lembaga Pemasyarakatan/Runah Tahanan Negara dengan stakeholder terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan daerah setempat. Selain itu, fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan/Runah Tahanan Negara juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhan narapidana Lansia.
PENERAPAN HUKUMAN MATI DITINJAU DARI HAK ASASI MANUSIA Rio Kurinatama Ismail; Mitro Subroto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i4.2022.1352-1357

Abstract

Maksud dan tujuan dari dilakukannya penelitian ini merupakan bentuk usaha dalam memahami bagaimana penerapan poin-poin dalam hak asasi manusia, yaitu hak untuk tetap hidup yang telah disepakati dengan jelas melalui tata hukum di Indonesia, kemudian keberadaan pidana mati di Indonesia dilihat dari perspektif hak asasi manusia. Pengaplikasian teknik penelitian hukum bersifat normatif mudah diketahui beberapa hal, diantaranya adalah: 1. Nilai-Nilai yang terkandung dalam dasar pokok HAM di Indonesia bermula, kemudian berkuala pada Pancasila. Jaminan kuat dimiliki oleh HAM dari pedoman bangsa. Tidak hanya demikian, konstitusi Indonesia dalam hakikatnya menjelaskan terkait HAM yang berpedoman terhadap dasar negara serta laju peraturan secara umum. 2. Pelaksanaan pidana mati yang terdapat pada tata hukum Indonesia bertolak belakang dengan HAM, yakni berupa hak tetap hidup, termaktub di dalam nilai dasar negara serta dipastikan keberadaannya melalui UUD Tahun 1945.

Page 77 of 393 | Total Record : 3927


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue