cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA" : 16 Documents clear
Dimensions of Human Sociality in the Qur'an Rangkuti, Bima Wahyudin
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.18270

Abstract

This research aims to examine the dimensions of human sociality in the Qur'an. Using the qualitative research method of literature study and based on various relevant data sources, the author carried out interpretations, reviews, and various comparative matters in order to explore the dimensions of human sociality itself. Based on the research carried out, certain verses were found in the Qur'an that seem to substantiate the human social dimension. These verses are Surah Al-'Alaq/96: 2, Surah Al-Baqarah/2: 213, and Surah Al-Hujurât/49: 13. Each of the verses studied substantiates human nature with its social authenticity.Penelitian ini bertujuan mengkaji dimensi kesosialan manusia dalam Al-Qur'an. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif studi pustaka, dan bertolak kepada berbagai sumber data yang berkenaan, penulis melakukan interpretasi, peninjauan, dan berbagai ihwal komparatif dalam rangka penelusuran terhadap dimensi kesosialan manusia itu sendiri. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan ditemukan ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur'an yang kiranya mensubstansikan dimensi kesosialan manusia. Adapun ayat-ayat tersebut adalah Surah Al-ʻAlaq/96 ayat 2, Surah Al-Baqarah/2 ayat 213, dan Surah Al-Hujurât/49 ayat 13. Di mana masing-masing ayat yang dikaji tersebut mensubstansikan natur manusia dengan kesejatian sosialnya. 
Implementation of the 2013 Curriculum with a Scientific Approach in the Learning Process Septiana, Monika; Hindun, Hindun
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.18943

Abstract

This research aims to provide deeper insight into how the implementation of the 2013 Curriculum with a scientific approach is carried out at RA As-Sunbulah. This research used qualitative methods and was conducted at RA As-Sunbulah. The data collection techniques used in this research were interviews and documentation. The results of this research are that RA As-Sunbulah is one of the schools that has successfully implemented the 2013 Curriculum with a scientific approach. At RA As-Sunbulah, a scientific approach is implemented every day through a series of activities, starting from the introduction, core activities, to closing. By using this approach, RA As-Sunbulah not only focuses on developing students' intellectual aspects, but also emphasizes developing students' social, moral, spiritual and thinking skills. The aim is to shape students into individuals who are independent, creative, and able to face various challenges in everyday life. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana implementasi Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik dilakukan di RA As-Sunbulah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dilakukan di RA As-Sunbulah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini yaitu RA As-Sunbulah adalah salah satu sekolah yang telah berhasil menerapkan Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik. Di RA As-Sunbulah, pendekatan saintifik diimplementasikan setiap hari melalui serangkaian kegiatan, mulai dari pendahuluan, kegiatan inti, hingga penutup. Dengan menggunakan pendekatan ini, RA As-Sunbulah tidak hanya berfokus pada pengembangan aspek intelektual siswa, tetapi juga menekankan pada pengembangan sosial, moral, spiritual, dan keterampilan berpikir siswa. Tujuannya adalah untuk membentuk siswa menjadi individu yang mandiri, kreatif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari. 
The Value of Fitrah And Its Relationship With Islamic Education Harahap, Mhd. Harmidi; Tengku Kasim, Tengku Sarina Aini Binti; Yussuf, Ahmad Bin
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.20819

Abstract

The purpose of this study is to explore further the meaning of fitrah and its relationship with Islamic education. As in many references, the concept of fitrah is an innate natural thing inherent in human beings brought from birth. Fitrah means the potential possessed by humans. The potential will have a positive impact on human development if developed through the process of Islamic education. This study uses a qualitative method of library research. The results of this study indicate that humans are born with different potentials. There is potential for good and there is also potential for bad. This potential will later develop into its power which, if managed properly, will be able to produce civilization through a good educational process. The goal of Islamic education should be to educate to face Islam, meaning that Islamic education is directed so that students are more inclined to the teachings of Islam. At the same time, fitrah also means that Islamic education serves to know the nature of God and at the same time know himself. By using a literature approach, through the review of authoritative books and journals, this paper will try to take a comprehensive look at the discourse of the term fitrah in terms of language, the meaning of the Qur'an and Hadith, fitrah in the view of philosophy and psychology.Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali lebih jauh makna fitrah dan hubungannya dengan pendidikan Islam. Seperti dalam banyak referensi, konsep fitrah merupakan suatu hal kodrati yang melekat pada diri manusia yang dibawa sejak lahir. Fitrah artinya potensi yang dimiliki manusia. Potensi tersebut akan memberikan dampak positif bagi pembangunan manusia jika dikembangkan melalui proses pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manusia dilahirkan dengan potensi yang berbeda-beda. Ada potensi baik dan ada juga potensi buruk. Potensi tersebut nantinya akan berkembang menjadi kekuatannya yang apabila dikelola dengan baik akan mampu melahirkan peradaban melalui proses pendidikan yang baik. Tujuan pendidikan Islam hendaknya mendidik untuk menghadapi Islam, artinya pendidikan Islam diarahkan agar peserta didik lebih condong pada ajaran Islam. Pada saat yang sama, fitrah juga berarti pendidikan Islam berfungsi untuk mengetahui hakikat Tuhan sekaligus mengenal diri sendiri. Dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, melalui telaah buku dan jurnal otoritatif, tulisan ini akan mencoba melihat secara komprehensif wacana istilah fitrah dari segi bahasa, makna Al-Qur'an dan Hadits, fitrah dalam pandangan dari filsafat dan psikologi.
The Role of Islam on Dysphemia And Its Relation to Language Logic Alfitri, Nadia; Nurfatoni, Rizhal Azhar
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.18935

Abstract

Times are changing, technology is developing, humans are becoming more advanced. Many changes are caused by advances in time, technology and humans. The most visible changes are people's attitudes and behavior which have changed a lot, one of the changes in society is negative speech and language because there are many factors that influence it. Factors that can influence people's behavior and attitudes, especially speech and language, include the influence of social media, the relationship between a person and their friends, lack of mastery of the language, and lack of previous religious education. Among the many things that influence speech and language, a person's experiences have a major impact on a person's personality and character. Especially in social life. Educational background and also the environmental background where you live play an important role in influencing the way you behave, think and also speak. External factors here are able to influence a person more than internal factors. However, we can control this, one of the ways is by being equipped with religious knowledge that contains this matter. No matter how serious a bad habit is, it will not affect or change a person's behavior if the person tries hard not to do these things. The use of the word dysphemia depends on a person's ability to think and use logic in language. The word dysphemia emphasizes poor use of language in language. This research aims to understand language from an Islamic perspective that contains elements of dysphemia.Zaman semakin berubah, teknologi semakin berkembang, manusia semakin maju. Banyak perubahan yang diakibatkan oleh kemajuan zaman, teknologi dan manusia. Perubahan yang paling terlihat adalah sikap dan perilaku masyarakat yang banyak berubah, salah satu perubahan masyarakat adalah tutur kata dan bahasa yang negatif karena banyak faktor yang memengaruhinya. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku dan sikap masyarakat khususnya tutur kata dan bahasa antara lain, pengaruh media sosial, hubungan antara seseorang dengan teman-temannya, kurang menguasai bahasa, dan kurangnya pendidikan agama sebelumnya. Di antara banyak hal yang memengaruhi ucapan dan bahasa, pengalaman seseorang mempunyai dampak yang besar terhadap kepribadian dan karakter seseorang. Khususnya dalam kehidupan bersosial. Latar belakang pendidikan dan juga latar belakang lingkunagn tempat tinggal mengambil peranan penting dalam memengaruhi cara bersikap, berpikir dan juga berbahasa. Faktor eksternal disini mampu memengaruhi seseorang lebih dari faktor internalnya. Akan tetapi hal tersebut dapat kita kendalikan salah satunya dengan dibekali ilmu agama yang memuat tentang hal tersebut. Betapapun seriusnya kebiasaan buruk, tidak akan mempengaruhi atau mengubah perilaku seseorang jika orang tersebut berusaha keras untuk tidak melakukan hal-hal tersebut. Penggunaan kata disfemia ini bergantung pada kemampuan berpikir dan penggunaan logika dalam berbahasa seseorang. kata disfemia ini menekankan pada penggunaan bahasa yang kurang baik dalam berbahasa, penelitian ini bermaksud untuk memahami bahasa dalam pandangan Islam yang mengandung unsur disfemia. 
Distance Learning Experiences for Slow Learner Students at SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta Ristiyanti, Sinta
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.19445

Abstract

All aspects of life have been hampered by the Covid-19 pandemic, including education. Almost every school is closed. Every school must change the way it approaches teaching and learning. Implementing online learning techniques is the decision most likely to be made during the pandemic. Minority groups, such as students with disabilities in the classroom, have been at a disadvantage during the pandemic. Few studies have been conducted on distance learning involving students with disabilities in inclusive educational environments, given that this is a new and challenging situation for everyone involved. This paper attempts to investigate statistics and direct knowledge obtained from the implementation of distance learning in one of the inclusive junior high schools in Yogyakarta. This article is qualitative research using the case study method. Information was taken from SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta teacher, student, and parent interviews. Thematic analysis is used to carry out the analysis approach. This article uses the data collected to discuss the experiences of parents, teachers, and students with disabilities who went through the pandemic's online learning procedure.Pandemi Covid-19 melumpuhkan segala bidang dalam tatanan kehidupan tak terkecuali bidang pendidikan. Hampir semua sekolah ditutup. Setiap sekolah dituntut beradaptasi dalam proses pembelajaran. Pilihan yang paling memungkinkan diambil di masa pandemi adalah dengan menerapkan metode pembelajaran jarak jauh. Dalam kondisi pandemi, kelompok minoritas seperti peserta didik difabel di kelas berada di posisi terbelakang. Dalam kondisi yang baru dan penuh tantangan bagi semua pihak, pembelajaran jarak jauh yang melibatkan peserta didik difabel dalam setting pendidikan inklusif belum banyak diteliti. Tulisan ini berupaya untuk menggali data dan pengalaman penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh di salah satu SMP inklusif di Kota Yogyakarta. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data digali dari wawancara dengan pihak guru, peserta didik, dan orang tua di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Teknik analisis dilakukan dengan analisis tematik. Dengan data yang diperoleh, tulisan ini menggambarkan bagaimana kesiapan serta pengalaman guru, peserta didik difabel, dan orang tuanya dalam melalui proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. 
Implementation of Islamic Religious Education Values in the Book of Ta'lim Muta'allim Yanto, Lutfi; Yaqin, Muhammad Nurul
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.19243

Abstract

This research examines how the values of Islamic religious education in the book Ta'lim Muta'allim are applied in class I MTs and what are the supporting and inhibiting factors in the application of Islamic religious education values in the book Ta'lim Muta'alim in class I MTs. The book Ta'lim Muta'allim discusses learning procedures and moral attitudes in learning that students must have. This research uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation, while data analysis techniques include data reduction, data presentation, and data verification. As an instrument, the researcher chose the MTs principal, Ta'lim Muta'allim teacher and MTs class I students. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques include data reduction, data presentation and verification. Forms of applying the values of Islamic religious education in the book Ta'lim Muta'allim in class I MTs include: First, reading surah Yasin and Al-luqman, second, studying the book Ta'lim Muta'allim in groups, Third, performing prayers dhuha sunnah and midday prayers in congregation. Fourth, actively participate in activities that promote the values of Islamic religious education in the surrounding community, such as inviting other people to pray in the congregation or helping people in need. Supporting factors for implementing the values of Islamic religious education in the book of ta'lim muta'allim in class I MTs include the availability of adequate facilities and infrastructure, the presence of resident students and the presence of teachers who have basic huts. Inhibiting factors in implementing the values of Islamic religious education in the ta'lim muta'alim book in class I MTs include the presence of non-resident students, differences in character and the presence of apathetic parents.Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam kitab Ta'lim Muta'allim di kelas I MTs dan Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan  nilai nilai pendidikan agama Islam dalam kitab Ta’lim Muta’alim di kelas I MTs. Kitab Ta'lim Muta'allim membahas tentang tata cara belajar dan sikap moralitas dalam belajar yang harus dimiliki oleh siswa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Peneliti sebagai instrument  memilih kepala sekolah MTs, guru pengajar Ta’lim Muta’allim dan siswa kelas I MTs. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisi data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Bentuk penerapan nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam kitab Ta'lim Muta'allim di kelas I MTs di antaranya: Pertama, membaca surah Yasin dan Al-luqman, kedua, mempelajari kitab Ta'lim Muta'allim secara berkelompok, Ketiga, melaksakan shalat sunah dhuha dan sholat dhuhur berjamaah, Keempat, berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang mempromosikan nilai-nilai pendidikan agama Islam di masyarakat sekitar, seperti mengajak orang lain untuk shalat berjamaah atau membantu orang yang membutuhkan. Faktor pendukung penerapan nilai nilai pendidikan agama Islam dalam kitab ta’lim muta’allim di kelas I MTs diantaranya: tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, adanya siswa mukim dan adanya guru-guru yang memiliki basik pondok. Faktor  penghambat dalam penerapan  nilai nilai pendidikan agama Islam dalam kitab ta’lim muta’alim di kelas I MTs diantaranya: adanya siswa non mukim, adanya perbedaan karakter dan adanya orang tua yang apatis.
Zindiq Al-Walīd bin Yazīd An Analysis of Orthodoxy and Heterodoxy in the perspective of Civil Society in the Umayyad Dynasty Akbar, Raabiul; Burhanuddin, Burhanuddin
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.18694

Abstract

This study takes the case of Zindiq Al-Walīd bin Yazīd as a central point, viewing it as a more political phenomenon with a solid religious background than a purely spiritual issue. This research shows that during the Umayyad Dynasty, the treatment of the Zindiq varied depending on their political impact on the caliph's power. Zindiq, who did not threaten the stability of the ruler, was not punished and even received preferential treatment as heir to the throne. On the other hand, those deemed to interfere with power with political criticism and ties to political rivals were punished. This research uses a qualitative approach using the book Tārkīh al-Ṭabarī Tārīkh al-Rusul wa al-Mulūk by Ibn Jarīr al-Ṭabarī as primary data. A socio-anthropological approach strengthened by Weber's conflict theory was chosen to understand the historical context related to the concepts of orthodoxy and heterodoxy. This research proves a shift in the political context in the zindiq case. This research contributes to a broader understanding of the relationship between authorities and civil society in religious and political contexts.Studi ini mengambil kasus Zindiq Al-Walīd bin Yazīd sebagai titik pusat, memandangnya sebagai sebuah fenomena yang lebih bersifat politis dengan latar agama yang kuat daripada masalah agama murni. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada masa Dinasti Bani Umayah, perlakuan terhadap Zindiq bervariasi tergantung pada dampak politik mereka terhadap kekuasaan khalifah. Zindiq yang tidak mengancam kestabilan penguasa tidak dihukum, bahkan mendapat perlakuan istimewa sebagai ahli waris tahta. Di sisi lain, mereka yang dianggap mengganggu kekuasaan dengan kritik politik dan hubungan dengan pesaing politik dihukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kitab Tārkīh al-Ṭabarī Tārīkh al-Rusul wa al-Mulūk karya Ibn Jarīr al-Ṭabarī sebagai data primer. Pendekatan sosio-antropologi yang diperkuat oleh teori konflik Weber dipilih untuk memahami konteks historis terkait dengan konsep ortodoksi dan heterodoksi. Penelitian ini membuktikan adanya pergeseran konteks politik dalam kasus zindiq. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih luas tentang hubungan antara penguasa dan civil society dalam konteks keagamaan dan politik.
Analysis of the Role of the Family in Students' Islamic Religious Education Salsabila, Maulida; Damayanti, Melan; Halimah, Nur; Septianingsih, Feni; Siregar, Pani Akhirudin
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.20362

Abstract

Education to students is through three educational institutions, namely family, school, and community, and the three cannot stand alone, but all three are interconnected links that cannot be separated from one another, because one is the completion of the other. The study aims to determine the implementation of parental responsibility in children's education and determine the factors that affect children's education. In this study, researchers used a qualitative approach. From the results of research on strengthening the role of the family in children's education, it was concluded that: (1) Family responsibility in children's education, namely the family displays an action or behavior that can be imitated, imitated, and exemplified by children, as well as education of good habits, for example parents must set an example of teaching congregational prayer, guiding prayer, and training children's prayer.Pendidikan kepada anak didik yaitu dengan melalui tiga lembaga pendidikan, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat, dan ketiganya tidak bisa berdiri sendiri, tetapi ketiganya merupakan mata rantai yang saling berhubungan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya, sebab yang satu adalah penyempurna yang lainnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tanggung jawab orangtua dalam pendidikan anak dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pendidikan anak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian tentang penguatan peranan keluarga dalam pendidikan anak didapat kesimpulan bahwa: (1) Tanggung jawab keluarga dalam pendidikan anak, yaitu keluarga menampilkan sesuatu perbuatan atau tingkah laku yang bisa ditiru, dicontoh, dan diteladani oleh anak, serta pendidikan kebiasaan-kebiasaan yang baik, misalnya orangtua harus memberi contoh mengajarkan shalat berjamaah, membimbing ibadah shalat, dan melatih ibadah shalat anak. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan anak, yaitu terdiri dari faktor keluarga yang berperan sebagai pendidik dan motivator bagi anak dan faktor lingkungan, yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah termasuk teman sebayanya, lingkungan sekitar, motivasi anak serta dari intelegensi anak itu sendiri.
Sytematic Literature Review (SLR): Analysis of the Role and Behavior of Indonesian Language in Islamic Education Meylani, Auliya; Budiman, Budiman; Hasibuan, Nisa Hafzhiyah; Serungke, Mayang; Fadillah, Mutia Asmi Asmi; Wety, Elfina
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.20427

Abstract

The aim of this research is to reveal the role and behavior of the Indonesian language in Islamic education and to find out in-depth results of the patterns and formation of the role and behavior of the Indonesian language in Islamic education. The method used is the Systematic Literature Review (SLR) method. Data is used by collecting journal articles found on Google Scholar, Research Gate, which have been published in the 2016-2023 period. Islamic education is one of the media that can be used in the world of education to develop the character of students. The use of inaccurate language, both vocabulary and sentence structure, causes less information to be conveyed.
Islamic Religious Education in Preventing and Overcoming Juvenile Delinquency Arifin, Muhamad Khoirul; Heninda, Natasya; Anita, Mutiara; Anggraini, Nadia Mutiara; Anggara Faza, Naufal Dyas; Hidayatullah, Sadam Zaky; Febriani, Evi; Hasanah, Uswatun; Saputra, Devid; Khumaidi, Muhammad
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 1 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i1.19817

Abstract

In today's world, delinquency is an increasingly worrying social problem. This tendency results in delinquent misbehaving, such as promiscuity, stealing, brawling, and other troubles. Islamic religious education has a crucial role to solve the problem, although islamic religious education has a crucial role to prevent and overcome juvenile delinquency, but teachers and parents are essential to overcoming juvenile delinquency today, The study aims to identify factors that influence delinquency and provide solutions to the problem in an islamic religious education perspective. The research method used is literature (library research) with a qualitative descriptive approach. With data collecting from sources such as books, papers, articles, and online resources that are relevant to the juvenile problem. This analysis USES the method of content analysis to interpret the meaning of the data that has been collected. Studies have shown that the factors affecting delinquency include internal and external. On the other hand, solutions that can be drawn in the perspective of islamic education involve the association of youth according to islamic doctrine, through the development of a good social ethic, and the creation of a supportive environment. Thus, the study provides a valuable insight into the role that islamic religious education plays in overcoming delinquency. The conclusion is that islamic religious education has a crucial role in shaping the character and behavior of youth. By discerning religious values, teacher and ward support, youth can better meet challenges and choose a positive path in their lives.Di zaman sekarang ini, kenakalan remaja merupakan masalah sosial yang semakin mengkhawatirkan. Kecenderungan tersebut berdampak pada perilaku kenakalan remaja yang menyimpang seperti pergaulan bebas, mencuri, tawuran dan masalah lainnya. Pendidikan agama Islam memiliki peranan penting dalam mengatasi permasalahan tersebut, Meskipun pendidikan agama Islam memiliki peran penting untuk mencegah dan mengatasi kenakalan remaja, Akan tetapi peran guru dan orang tua sangat di butuhkah dalam menanggulangi kenakalan remaja di zaman sekarang Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk             mengetahui          faktor-faktor              yang mempengaruhi kenakalan remaja dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut di dalam perspektif pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan Pengumpulan Data yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, makalah, artikel, dan sumber-sumber Online yang relevan dengan masalah kenakalan  remaja. Analisis ini menggunakan metode analisis konten untuk menginterpretasikan makna dari data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja mencakup faktor internal dan eksternal. Di sisi lain, solusi yang dapat diambil dalam perspektif pendidikan Agama Islam melibatkan pengaturan pergaulan remaja sesuai dengan ajaran Islam, melalui pengembangan etika pergaulan yang baik, dan pembentukan lingkungan yang mendukung. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga untuk memahami peran pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan remaja. Kesimpulan yang di dapatkan bahwa Pendidikan  Agama  Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan perilaku remaja. Dengan memahami nilai-nilai agama, dukungan guru dan lingkungan, remaja dapat menghadapi tantangan dengan lebih baik dan memilih jalur yang positif dalam kehidupan mereka. .

Page 1 of 2 | Total Record : 16