cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
PEMIKIRAN KESEHATAN MENTAL ISLAMI DALAM PENDIDIKAN ISLAM Firmansyah Firmansyah
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 1 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.351 KB)

Abstract

Abstrak: Konsep kesehatan mental Islami dalam pendidikan Islam merupakan keadaan terpadu dari tenagaberbagai seseorang yang menyebabkan ia menggunakan dan mengeksploitasikannya sebaik-baiknya yangselanjutnya menyebabkan ia mewujudkan dirinya atau mewujudkan kemanusiaannya. Kesehatan mentalIslami yang wajar meliputi kesatuan berbagai tenaga seseorang yang menyebabkan ia menggunakan tenaga(intelektual atau kognitif, emosional dan motivasi) ini sebaik-baiknya dan membawa kepada perwujudankemanusiaanya (produktivitas) yang tidak bertentangan dengan kaedah-kaedah atau moral/akhlak yang diaturdalam Islam. Bentuk-bentuk gangguan dan penyakit mental Islami ada beberapa hal, yakni: riya’, iri, rakus,was-was, bicara berlebih-lebihan, melaknati orang, janji bohong, berbohong, mencaci dari belakang (ghibah),sangat marah, cinta dunia (hubb ad-dunya), cinta harta (hubb al-mal), kebakhilan (bukhl), cinta kepadapangkat (hubb al-jah), kesombongan (kibr), kebanggaan (ujub). Ada kaidah kriteria kesehatan yang dikatakansehat mentalnya yakni: kaidah statistik, kaidah norma sosial, kaidah tingkah laku ikut-ikutan dan kriteria lain.Kata Kunci: Kesehatan Mental Islami, Pendidikan Islam
GERAKAN-GERAKAN SPIRITUALITAS DALAM KOMUNITAS BUDHA Rosmani Ahmad
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 1 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.815 KB)

Abstract

Esensi Ajaran Buddha tercakup dalam tiga kaidah dari Jalan: pelepasan yang pasti, hati yang mengabdi, dan kebijaksanaan dalam menyadari kekosongan (sunyata). Pada awalnya, manusia berusaha untuk keluar dari kemelut masalah-masalah mereka dan sebab-sebabnya. Lalu, mereka melihat dirinya juga mempunyai masalahnya sendiri, dan dengan cinta kasih dan belas kasih, mereka mengabdikan hati ini untuk mejadi seorang Buddha, agar mereka dapat benar-benar menolong yang lain. Untuk melakukan hal ini, mereka mengembangkan kebijaksanaan dengan menyadari hakikat sebenarnya dari dirinya dan fenomena lainnya.
MENGENAL AZYUMARDI AZRA DALAM PEMIKIRAN ISLAM Rosmani Ahmad
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.332 KB)

Abstract

Dalam kajian pemikiran Islam di Indonesia, nama Azyumardi Azra, tidaklah asing. Dia seorang intelektual Muslim Indonesia yang memiliki reputasi internasional dan nasional dalam kajian keislaman. Oleh karenanya, tidaklah lengkap kalau seorang ingin mengkaji pemikiran Islam di Indonesia, jika tidak mengikut sertakan tokoh Azyumardi Azra. Pemikirannya dalam kajian Islam memiliki corak tersendiri, sebagaimanan corak pemikiran keislaman Nurcholish Madjid (Cak Nur) yang memiliki corak pemikiran Islam keindonesiaan. Azyumardi Azra, boleh dikatakan memiliki persamaan dengan pemikiran Caknur, tentunya, terlepas dari kelebihan dan kekurangan dari keedua tokoh besar tersebut. Artikel ini, berusaha memperkenal kan tokoh pemikiran Islam Indonesia, Azyumardi Azra.
DIMENSI KEMANUSIAAN DALAM HUKUM ALQURAN Achyar Zein
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 4 | No. 2 | 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.143 KB)

Abstract

Para ulama sepakat menempatkan Alquran pada urutan pertama dan utama sebagai sumber hukum Islam. Pada satu sisi, ayat-ayat Alquran sangat terbatas khususnya ayat-ayat yang berkenaan dengan hukum. Pada sisi lain, perbuatan-perbuatan manusia yang berkenaan dengan hukum terus saja mengalami perkembangan. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa ada perbuatan manusia yang secara tegas tidak terdapat aturan hukumnya dalam Alquran. Menurut penulis artikel ini, disebabkan Alquran menyatakan bahwa kehadirannya adalah untuk petunjuk bagi manusia dalam berbagai aspek, maka diperlukan langkah-langkah pengembangan. Berupa kajian kriteria supaya perbuatan yang disebutkan oleh Alquran dapat dikembangkan. Melalui pendekatan lughawi dan mengacu kepada prinsip-prinsip al-wadh’u, al-isti’mâl dan al-âmlu, penulis artikel ini coba memaparkan dan menganalisis dimensi-dimensi kemanusiaan dalam Alquran dalam kontesnya dengan perbuatan manusia.
ANALISIS PENGARUH PERILAKU PEDAGANG TERHADAP INFLASI Al-Barra Al-Barra
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 5 | No. 2 | 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.837 KB)

Abstract

The purpose of this research to determine how big the influence of traders behavior against rising inflation.This research used quantitative research approachusing multiple linear regression analysis techniquesupported by model test and statistical test assistedby Eviews software version 8.The results of research conducted by alpha 5%,the authorconcluded that the results of multiple linear regression analysisshowed simultaneously the variables of overstocking of goods, outstanding issues, scarcity of goods and selling price increases influence against inflation.This research showed thatoverstocking of goods, outstanding issues, scarcity of goods and selling price increasessimultaneouslyaffecting inflation rate in Medan. Overstocking of goods has positive influenceagainst the inflationamounted to 0.039916%. Outstanding issues has positive influenceagainst the rising inflation amounted to6.21594%. Scarcity of goodshas positive influenceagainst the inflationamounted to0.005596%. While selling price increaseshas positive influenceagainst the inflationamounted to0.058903%.
RELASI SUAMI DAN ISTRI DALAM KELUARGA MUSLIM MENURUT KONSEP AL-QURAN: Analisis Tafsir Maudhuiy Fatimah Zuhrah
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.882 KB)

Abstract

Dalam konsep keluarga muslim, tidak ada perbedaan mendasar antara suami dan istri. Istri  mempunyai hak atas suami mereka seimbang dengan hak yang ada pada para suami atas diri mereka. Hubungan antara suami dan istri bersifat sejajar (equal).Kesejajaran antara suami dan istri dalam sebuah keluarga, bukan berarti memposisikan suami dan istri harus diperlakukan sama. Memperlakukan suami dan istri secara sama dalam semua keadaan justru menimbulkan bias jender. Mensejajarkan antara suami dan istri dalam kerja rumah tangga pada satu keadaan, misalnya, suami berkewajiban mengurus anaknya, sama halnya istri mempunyai kewajiban mengurus anaknya. Artinya kewajiban mengurus anak tidak mutlak menjadi kewajiban istri semata, tetapi merupakan kewajiban bersama. Sehingga di antara suami dan istri terjalin hubungan kemitrasejajaran, bukan hubungan struktural seperti hubungan atasan dan bawahan melainkan hubungan yang terbangun adalah hubungan fungsional yakni hubungan saling melengkapi sesuai peran dan fungsi.
KEDUDUKAN HADIS GARIB SEBAGAI HUJJAH DALAM AJARAN ISLAM Sulidar Sulidar
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 2 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.934 KB)

Abstract

Dalam kajian Hadis ditinjau dari segi kuantitas periwayatnya, maka kajian Hadis ini dapat digolongkan kepada dua macam, yaitu mutawatir dan ahad. Mutawatir dibagi lagi kepada dua macam, yaitu mutawatir lafzi dan mutawatir ma’nawi. Sedangkan ahad dibagi kepada tiga macam, yaitu: masyhur, ‘aziz dan garib. Jika ditinjau dari segi kualitas, hadis yang tergolong mutawatir tidak diperlukan lagi untuk diteliti sebab sudah diyakini validitas dan keorisinalitasannya oleh ulama hadis. Berbeda dengan hadis yang tergolong ahad, masih diperlukan penelitian jika ingin dijadikan sebagai sumber ajaran Islam. Sebab, hanya hadis yang tergolong kualitas maqbul (yaitu yang berkualitas sahih dan hasan) yang dapat digunakan sebagai hujjah. Sementara hadis garib merupakan salah satu dari bagian hadis ahad. Berdasarkan itu maka pentingnya artikel ini untuk mengetahui bagaimana sebenarnya kedudukan hadis garib sebagai hujjah dalam ajaran Islam.
KONSEP TARBIYAH DALAM ALQUR’AN Azizah, Atiqa
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 1 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Tarbiyah dalam alqur’an menitik beratkan pada pelaksanaan nilai-nilai ilahiyat yang bersumber dari Allah SWT. Dalam konsep terbiyah ini, terdapat pesan-pesan dakwah didalamnya yang telah sampaikan secara khusus, yakni meliputi tujuan pendidikan yakni membina manusia aga menyadari bahwa dirinya sebagai hamba Allah dan sebagai Khalifah.
RAUDHATUL ATHFAL: URGENSI DAN PENGARUHNYA DALAM PERTUMBUHANAN ANAK USIA DINI (Urgensi dalam Pertumbuhan Anak Usia Dini) Madaliyah Madaliyah
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.737 KB)

Abstract

Dalam tulisan ini dikemukakan landasan penyelengaraan pendidikan Raudhatul Athfal, pengertian Raudhatul Athfal, fungsi dan tujuan PAUD, bentuk dan jenis satuan pendidikan PAUD. Perangkat perundang-undangan telah memberikan tempat dan ruang yang cukup untuk mengembangkan pendidikan Islam Rudhatul Athfal, karena itu tinggal bagaimana umat Islam Indonesia mencoba untuk memanfaatkan momentum ini.Dalam faktanya sekarang ini telah berkembang pendidikan Islam usia dini ditengah masyarakat dengan adanya perangkat peraturan tersebut, namun masih disayangkan ada beberapa aspek yang harus mendapat perhatian dalam rangka memperbaiki kualitas pendidikan Islam anak usia dini, yaitu aspek kurikulum. Tentu saja kurikulum yang dimaksudkan disini tidak sama dengan kurikulum yang ada di sekolah, karena itu dibutuhkan keseriusan semua pihak yang intens terhadap perkembangan pendidikan Islam untuk memanaj kurikulum pendidikan Rudhatul Athfal. Jika tidak dilakukan sebagaimana disebutkan diatas maka sistem pendidikan Islam Rudhatul Athfal tidak akan terwujud sebagaimana tujuan yang diharapkan.
KONTEKSTUALISASI HADIS DALAM PRAKTEK KEAGAMAAN MASYARAKAT GLOBAL Nawir Yuslem
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 2 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.077 KB)

Abstract

Dalam  status  Hadis  Nabi  SAW  sebagai  sumber  hukum  dan  sumber  ajaran  Islamyang mendampingi   Alquran  yang  proses  penyampaiannya   telah  sempuma   dan  berakhir dengan wafatnya Nabi Muhammad  SAW, sehingga karenanya hukum-hukum  yang dikandungnya  terkait  erat dengan  permasalahan  yang ada pada  masa  itu, terutama  ketika Hadis    tersebut     menjalankan     fungsinya    sebagai    bayan    terhadap     Alquran     yang menjadikan    kandungannya     lebih   bersifat    rinci   dan   operasional.     Sifat   rinci   dan operasional    tersebut    sangat   terkait   dengan   ruang,   waktu   dan   kasus   tertentu.   Oleh karenanya,   untuk   memahami    Hadis,   terutama   dalam   rangka   menjadikannya    sebagai sumber  ajaran di dalam  kehidupan  modern  ini, haruslah  dikaitkan  dengan  konteks  Hadis tersebut datang (asbab  wurudnya),   sehingga penelantaran  terhadap  Hadis, atau bahkan pengingkaran terhadap  Hadis karena kandungannya tidak relevan lagi dengan kehidupan  global  ini, tidak terjadi  dalam kehidupan  ummat  Islam.  Artikel ini mengulas tentang kontekstualisasi dalam paktek keagmaan masyarakat global

Page 10 of 46 | Total Record : 452