cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
TAKHRIJ HADIS TENTANG KEBAHAGIAAN DAN KESENGSARAAN ANAK ADAM مِنْ سَعَادَةِ ابْنِ آدَمَ ثَلاَثَةٌ وَمِنْ شِقْوَةِ ابْنِ آدَمَ ثَلاَثَةٌ Sulidar Sulidar; Muhammad Rozali
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.254 KB)

Abstract

Takhrij Hadis adalah salah satu cabang ilmu hadis yang memiliki peranan penting dalam kajian hadis. Adapun tujuan takhrij hadis setidaknya ada tiga hal, pertama, menunjukkan hadis pada tempat sumber asli hadis, seperti kitab Sahi al-Bukhari dan Sahih Muslim. Kedua, mengeluarkan sanad secara lengkap juga matannya, dari kitab sumber asli tersebut. Kemudian menjelaskan kualitas hadi tersebut, apakah sahih, hasan atau da’if. Dengan demikian, dapatlah dikatakan bahwa dengan takhrij hadis kita dapat mengetahui hadis dari sumber kitab-kitab hadis yang asli, mengetahui kualitasnya, sehingga terhindar dari menggunakan hadis-hadis yang lemah (da’if). Dalam artikel ini akan dikemukakan hadis tentang kebahagiaan dan kesengsaraan Anak Adam (manusia) dengan menggunakan metode takhrij Hadis.
RESPONS ISLAM DAN KRISTEN TERHADAP MODERNITAS Arifinsyah Arifinsyah
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 2 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.484 KB)

Abstract

Modernitas adalah bagaimana menerapkan modern itu dalam kehidupN, itu adalah menghadirkan cara berpikir, sikap dan juga bertindak untuk masa depan, hal ini menuntut  hasil kerja perbandingan dari orang yang  terpelajar. Dari proyek memodernisasi untuk Islam masyarakat harus mempelajari dengan kritis sebagaimana Barat budaya. Kegagalan menghadapi proyek modernisme Barat  Umat Islam dengan sadar dan secara intensif telah melakukan penaklukan terhadap budaya Islam, sehingga proyek modernisme Barat menggambarkan pada dunia Islam tidak  lain dari  suatu penaklukan dan  mendominasi. Oleh karena itu, antar orang Islam ada yang menerima pembaharuan yang sejalan dengan Kitab Suci, dan tentu ada juga yang menolak. Sedang menolak itu, sebab pembaharuan  ditafsir sebagai Produk Barat dan membawa hal negatif serta dampak seumur hidup bagi manusia.
PENGARUH STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA INSANI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA DAN MUTU PELAYANAN PADA PT. BANK MUAMALAT INDONESIA, Tbk CABANG MEDAN Sari Rezeki Harahap
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 5 | No. 1 | 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.606 KB)

Abstract

This article aims to determine how much influence the direct and indirect variable among quality of the participants, instructors, materials, facilities on the performance and quality of service at PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Branch Medan. The research method used is quantitative approach using path analysis with multiple linear regression model is supported by test models and statistical test using SPSS version 16. From the research conducted, the author conclude that this study on a structural 1 that is equal to 45,6% which the variable quality of the participants, instructors, materials and facilities affect service quality, while 54.4% is explained by other variables. On a structural model 2 is equal to 62.3%  which the variable quality of the participants, instructors, materials and facilities affect the performance. The results of the analysis of indirect influence significance test showed indirect effect of the quality of the participants, instructors, materials and facilities to the quality of services through the variable performance significantly.
MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Stabat) Azhari, Muhammad
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.27 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1277

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan tujuan kurikulum, mengetahui pengembanganmateri kurikulum, mengetahui proses pembelajaran kurikulum, dan mengetahui sistem evaluasi kurikulumdalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, lokasi penelitian dipondok pesantren Ulumul Qur’an Stabat. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara,studi dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari alur reduksi data, alur penyajian data, alur penarikankesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian dilakukan pemeriksaan yang didasarkan pada empatkriteria, yaitu; derajat kepercayaan, keteralihan, dan kepastian, dengan menggunakan teknik-teknik, antaralain; memperpanjang kehadiran peneliti, ketekunan pengamatan, pemeriksaan teman sejawat, analisis kasusnegatif, cek ulang, dan triangulasi. Hasil penelitian dikemukakan bahwa manajemen kurikulum dalam meningkatkanmutu pendidikan adalah penerapan kurikulum sesuai kebutuhan dan keberhasilan mencapai tujuan pembelajaran,terutama dalam mewujudkan tujuan pendidikan di pesantren. Karena dalam manajemen kurikulum dilakukanpengembangan tujuan kurikulum, pengembangan materi kurikulum, proses kurikulum dan sistem evaluasikurikulum, yang dilaksanakan di pesantren guna meningkatkan mutu pendidikan. Pengembangan tujuankurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah untuk meningkatan kecerdasan, pengetahuan,kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mengembangkan kemandirian dan dapat mengikutipendidikan lebih lanjut.
KEISTIMEWAAN EKONOMI ISLAM DALAM MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN EKONOMI UMAT Veitzal Rivai
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 2 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.756 KB)

Abstract

Paham Kapitalisme berasal dari Inggris abad 18, kemudian menyebar ke Eropa Barat dan Amerika Utara.  Sebagai akibat dari perlawanan terhadap ajaran gereja, tumbuh aliran pemikiran liberalisme di negara Eropa Barat. Aliran ini kemudian merambah ke segala bidang termasuk bidang ekonomi. Dasar filosofis pemikiran ekonomi Kapitalis bersumber dari tulisan Adam Smith dalam bukunya An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations yang ditulis pada tahun 1776.  Isi buku tersebut sarat dengan pemikiran tingkah laku ekonomi masyarakat, yang kemudian menjadi sistem ekonomi, dan   mengakar menjadi ideologi yang mencerminkan  gaya hidup (way of life). 
ETNIK TIONGHOA DIBANDAR RAYA MEDAN: KAJIAN TENTANG PANDANGAN MEREKA TERHADAP AGAMA ISLAM Abdi Syahrial Harahap; Syed Abdurrahman Bin Syed Hussin
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 1 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.827 KB)

Abstract

Sumatera Utara, di bandar raya Medan orang-orang Tionghoa ditemukan pertama kali pada abad ke-15. Kedatangan mereka dimulai ketika armada perda-gangan Cina mengunjungi pelabuhan di Sumatera Timur, dan melakukan hubu-ngan dagang dengan sistem barter. Hubungan ini terus berlanjut, sampai akhi-rnya sebagian pedagang Cina tersebut menetap dan bertambah populasinya di Sumatera Timur. Masyarakat Tionghoa mereka mendiami bandaraya Medan dalam pengembangan ekonomi dan mereka menguasai ekonomi Indonesia secara nasional. Akan tetapi bagi Tionghoa Muslim tidak mampu menata eko-nomi yang lebih baik dibanding dengan saudara mereka yang masih menganut agama selain Islam.Hingga saat ini, agama Islam tidak dan belum menarik bagi masyarakat etnis Tionghoa karena dalam pandangan mereka, agama Islam identik dengan kemunduran, kemalasan, kebodohan, kekumuhan, pemaksaan dan kekerasan (radikal dan teroris). Padahal agama Islam sudah masuk ke Tiongkok sebelum agama Islam masuk ke Indonesia. Bahkan, oleh sebagian ahli sejarah masuk-nya Islam ke Indonesia tak luput dari peran saudagar muslim Cina yang merapat di kepulauan Indonesia. Banyak gendala yang dihadapi oleh Tionghoa muslim ketika mereka beradaptasi dengan masyarakat pribumi dan sipat mereka lebih banyak eklusif dalam bersosialisasi dan sebagian masyarakat pribumi mereka dangkal terhadap pemahaman agama Islam.
ISU KONTEMPORER MENGENAI VAKSINASI MENINGITIS Nabillah Elchirri
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 4 | No. 2 | 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.724 KB)

Abstract

Penggunaan vaksinasi meningitis dari enzim pancreas babi bagi calon jamaah hadi telah memunculkan problem di kalangan umat Islam. Sebab, pada umumnya umat Islam telah menyepakati keharaman daging babi. Artikel ini coba menghadirkan visi lain melalui ragam interprestasi para mufassir mengenai lahm khinzir (daging babi). Dengan menggunakan pendekatan tafsir, penulis artikel ini mengargumenkan bahwa pengguna enzim pancreas babi untuk vaksinasi meningitis bagi calon jamaah haji hukumnya adalah mubah atau boleh.
EVALUASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MEDAN DAN KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI SUMATERA UTARA Zulkifli Tanjung
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 1 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.189 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) evaluasi perencanaan pendidikan dan latihan pengawasPendidikan Agama Islam di Balai Diklat Keagamaan Medan dan Kanwil kementerian Agama ProvinsiSumatera Utara, 2) evaluasi pengorganisasi sumberdaya pendidikan dan latihan pengawas PAI di BalaiDiklat Keagamaan Medan dan Kanwil kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, 3) evaluasi pelaksanaanrencana pendidikan dan latihan pengawas PAI di Balai Diklat Keagamaan Medan dan Kanwil kementerianAgama Provinsi Sumatera Utara, 4) evaluasi kegiatan pengawasan pendidikan dan latihan pengawas PAIdilakukan di Balai Diklat Keagamaan Medan dan Kanwil kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini yaitu 1) Evaluasi perencanaan Diklat pengawas PAI mengikuti program yang telahditetapkan oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia. Selanjutnya, tahapanperencanaan diklat yang dimulai dari pendaftaran peserta di sistem SIMDIKLAT untuk mengetahui pesertayang akan di diklat. Lalu diadakan rapat untuk membahas kesiapan widyaiswara, Kepanitiaan, serta KurikulumDiklat, 2) Evaluasi pengorganisasi Diklat pengawas PAI berawal dari rapat persiapan diklat yang dihadirioleh Kepala Balai, Kasi Teknis Administrasi, Kasi Pendidikan dan Keagamaan, KTU, STAF, Widyaiswaraserta perwakilan dari Kanwil dan semuanya berjumlah 15 orang Salah satu agenda rapat membahas mengenaikepanitiaan. Kepanitiaan terdiri dari tiga orang yaitu ketua, wakil ketua dan bendahara. Mereka inilah yangbertugas untuk menjalankan kegiatan diklat yang mengurus mengenai kurikulum, jadwal Diklat, pembagianjadwal widyaswara, penataan pemakaian asrama, kelas dan kelengkapan pembelajaran, 3) Evaluasi pelaksanaanDiklat pengawas PAI berjalan mengikuti jadwal pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Prosespembelajaran bermula dari pemberian modul Diklat, jadwal Diklat yang selanjutnya dilatih dengan bimbinganpara widyaiswara. Segala fasilitas dan sarana pembelajaran tersedia dan digunakan dengan baik dalamproses pembelajaran, 4) Evaluasi proses pelaksanaan rencana Diklat pengawas PAI sesuai dengan programyang ditetapkan, dan mengikuti langkah-langkah kegiatan. Tujuannya adalah untuk menambah pengetahuandan meningkatkan kompetensi pengawas PAI sesuai persyaratan kepengawasan, atau tugas pokok danfungsi yang menjadi tanggung jawab pengawas PAI dalam mengevaluasi profesionalitas guru dan meningkatkankemampuan para pengawas..Kata Kunci: Evaluasi, Manajemen, Pendidikan dan Latihan.
MAZHAB PERIPATESIS (MASY-SYA’IY) DALAM FILSAFAT ISLAM Hasan Bakti Nasution
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 2 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.494 KB)

Abstract

Perkembangan Islam pada zaman keemasan, selain ditandai dengan kemajuan dalam bidang politik dan ekonomi, juga perkembangan ilmu pengetahuan dalam semua bidang, termasuk dalam bidang filsafat  Islam, sehingga bermunculan corak pemikiran yang juga disebut dengan mazhab filsafat Islam, seperti masy-sya’iy (peripatesis), isyraqi (illuminasi), dan ‘irfani (gnosis). Ciri khas mazhab peripatesis ialah semangatnya yang rasionalistik argumentatif menggunakan logika Aristoteles dengan pembuktian yang teruji dan rasional. Cara kerja yang lebih aplikatif ini membuat mazhab peripatesis mendapat dukungan yang lebih banyak secara kuantitas kuantitas, yaitu jumlah filosof dan topik kajian, dan kualitas yaitu intensitas kajian dibanding dua mazhab lainnya, yaitu Illuminasionisme dan Gnosisme.
MENGENAL MUFASSIR KLASIK DAN KARYA TULISNYA Abdullah Hasibuan
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian terhadap penafsiran Alquran terus berkembang dari masa ke masa, sejalan dengan perkembangan masyarakatnya. hal ini dapat dipahami, sebab penafsiran Alquran bertujuan untuk memahami Alquran sekaligus petunjuk bagaimana mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Alquran, sebagai kitab suci umat Islam yang diturunkan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw, adalah kitab suci yang dijamin validitas, keorisinalan dan keterpeliharanya oleh Allah swt. Sejarah penafsiran Alquran ini sudah ada sejak zaman Rasul saw, hal ini terbukti dengan adanya sebagian ayat-ayat Alquran yang ditafsirkan langsung oleh Rasul saw. Seiring berkembangnya zaman serta semakin meluasnya ruang lingkup ilmu pengetahuan, hal ini seolah membawa dampak pada peningkatan nilai keilmuan umat Islam, termasuk perkembangan yang terjadi pada metode penafsiran Alquran yang berkembang amat pesat mengikuti irama perkembangan zaman dan selalu berusaha memenuhi kebutuhan manusia dari setiap generasinya. Priode penafsiran Alquran telah melewati berbagai fase yang begitu panjang, lahirnya berbagai metode-metode penafsiran Alquran, serta ragam coraknya telah memberikan nilai lebih terhadap khazanah keilmuan Islam dewasa ini. Untuk itu, perlu mengenal para mufasir yang telah berjasa memberikan sumbangan pemikirannya berkenaan dengan Alquran. Mufassir yang dimaksud adalah mufassir klasik yang banyak dirujuk oleh para pengkaji Alquran dan tafsir. Di antara mufassir tersebut adalah at-Thabari, Ibn Kasir, Jalalain dan al-Qurtubi.