cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
ANALISIS POLA KOMUNIKASI PEMUKA AGAMA MELALUI SIMBOL VERBAL MENGGUNAKAN MEDIA YOUTOBE Putri Oktavia
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i2.13500

Abstract

Abstrak: Pola komunikasi model atau bentuk dari proses komunikasi, sehingga dengan adanya berbagai macam model komunikasi dan bagian dari proses komunikasi akan dapat ditemukan pola yang cocok digunakan dalam berkomunikasi. Pola komunikasi identik dengan proses komunikasi, karena pola komunikasi merupakan bagian dari proses komunikasi. Dari proses komunikasi, akan timbul pola, model dan bentuk yang berkaitan erat dengan proses komunikasi. Dalam sebuah proses komunikasi, komunikasi antar individu khususnya akan membentuk komunikasi yang saling berkesinambungan antara individu dengan individu lainnya. Jaringan disini adalah saluran yang digunakan untuk meneruskan pesan dari satu orang ke orang lainnya. Kemudian jaringan komunikasi akan membentuk sebuah struktur atau pola yang dikenal dengan pola komunikasi (Dedy Mulyana, 2005:89). Menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi literatur dan menarik kesimpulan berdasarkan teori-teori tersebut. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Pemuka Agama, Youtobe.
PENTINGNYA MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN Nona Kumala Sari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13474

Abstract

Abstract: Curriculum management is a process or system of curriculum management that is cooperative, comprehensive, systemic, and systematic to refer to the achievement of curriculum objectives that have been formulated. The objectives of the curriculum are as ideas, written plans, activities and results. The functions of curriculum management include the functions of adjustment, integration, differentiation, preparation, selection and accounting functions. The principles of curriculum management include oriented vision, mission and goals of education, productivity, democratic, cooperative, effectiveness and efficiency. There are four stages in the curriculum itself, namely the Planning Phase, the organizing stage, the implementation phase, and the control stage. In the curriculum there are a number of things that support the curriculum management process, including the following: Student factors, socio-cultural factors, political factors, economic factors, technological development factors. Barriers that occur in curriculum management include: Continuity and not leaving between educators in the field with educators who provide policies on it, limited facilities and infrastructure, weak teacher supervision in the field which causes a fairly low level of discipline, educational qualifications teachers who are not in accordance with their fields, which leads to the level of professionalism of teachers in learning activities or the delivery of subject matter.Kata Kunci: Manajemen, Kurikulum,Pendidikan.
LANDASAN FILOSOFIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Khairunnisa Rizka
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13465

Abstract

Abstract: The educational process is the path to a better, quality and dignified personal direction. The discussion about character development is a discussion of interesting problems to be studied, especially to make improvements from an early age, starting from elementary school age. We are fully aware that a society of character will be able to become the forerunner of a developed and strong country. Conversely, a country that does not have a good character building will become a country that will experience a decline in various ways. The method in this study uses a narrative-philosophical type qualitative approach. This research uses an interpretive paradigm, namely the collection of data from nature (natural setting) as the main / core data through reading books in the study of the philosophy of character education.  The data in this study analyzes and develops the character of learners. what are some of its supporting and inhibiting factors and philosophical views.  Methods The foundation of philosophy in character development becomes a direction for the development of character itself in the process of Education. Education is a conscious and planned effort in the process of building a person's character towards a better direction. The philosophical basis of character education is threefold, namely the ontological, epistemological, and axiological basis. There are three kinds of schools in educational philosophy, namely: Progressivism, Essentialism, and Existentialism which greatly influence the character development of children of primary school age today.Keywords: Philosophy; Character development; Character
PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER : MENGGAGAS PENDIDIKAN UNTUK PROYEK KE MANUSIAAN Wal Adi Yati, Muhammad Rizky Ramadhan
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i1.13543

Abstract

Abstrak: Penelitian ini akan memaparkan “Pendidikan Islam Kontemporer: Menggagas Pendidikan Untuk Proyek Kemanusiaan” yang diawali permasalahan fital mengapa pendidikan Islam Kontemporer menjadi proyek untuk kemanusiaan?  dengan tujuan penelitian mengekspolasi keniscayaan pendidikan Islam Kontemporer dikaji secara Konsepsi dan Aplikasi. Sedangkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoritis dan kontribusi praktis. Dimana kontribusi teoritis dapat dijadikan paradigma baru bagi peneliti berikutnya untuk melakukan studi tentang pendidikan Islam Kontemporer: Antara Konsepsi dan Aplikasi. Sementara kontribusi praktis, bahwa pendidikan Islam  sangat relevan dan representatif untuk direalisasikan secara konsepsi dan aplikasi Kontemporer saat ini, dimana disiplin ilmu ini selalu muttakhir, aktual, berkembang serta update pada setiap era dan generasi. Selanjutnya, penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan cara menela’ah berbagai literatur terkait dengan “Pendidikan Islam Kontemporer: Menggagas Pendidikan Untuk Proyek Kemanusiaan”. Sedangkan metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Metode deskripsif dipakai, karena dalam paparannya akan memberikan ilustrasi umum tentang permasalahan yang akan tela’ah, Mencermati paparan di atas, maka temuan penelitian yang diharapkan adalah “Gagasan Pendidikan Islam Kontemporer”, dimulai dari desain tujuan, desain materi, desain pendekatan pembelajaran, desain strategi pembelajaran, desain media pembelajaran serta desain evaluasi proses dan evaluasi hasil.   Kata kunci: konsepsi islam manusia, konstruksi pendidikan  ideal kontemporer, 
STRATEGI PEMBERITAAN TRIBUNMEDAN.COM DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN MEDIA ONLINE Risya Fakhrana Nasution, Jufri Naldo, Faisal Riza
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 1 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i1.12972

Abstract

pemberitaan TribunMedan.com dalam menghadapi persaingan media online. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang memantau dari sisi keredaksian TribunMedan.com. Subyek penelitian adalah 4 staf redaksi dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu seseorang yang berada pada bagian pemberitaan online TribunMedan.com, menjadi bagian keredaksian, dan bersedia terlibat dalam penelitan. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sebagai sumber konsumsi informasi, media online harus menerapkan strategi yang tepat agar masyarakat senantiasa memakai serta mempercayai informasi dari media tersebut. Ditambah lagi, ketatnya persaingan media online mengakibatkan masyarakat rentan beralih pada media lainnya yang lebih terbaru serta aktual. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa TribunMedan.com dalam menentukan strategi pemberitaan lebih dahulu menentukan manajemen redaksi untuk strategi pemberitaan TribunMedan.com terdiri atas tiga bentuk strategi yaitu (1) a. Konsep Khas ‘Multi Angle’ atau ‘Micro People’, konsep ini menjadikan portal berita TribunMedan.com dapat menghasilkan berita yang banyak dan beragam setiap harinya, dan lebih memperdalam tentang informasi yang disajikan. (2) Pemanfaatan media sosial yang baik dengan banyaknya pengikut pada setiap akun media sosial TribunMedan yang pada keterangan (caption), pembaca akan diarahkan untuk membaca berita selengkapnya pada portal berita TribunMedan.com. (3) Strategi penulisan berita TribunMedan.com, yaitu isi berita yang dimuat harus menyertakan banyak data agar berita dinilai faktual serta menyertakan foto maupun video pada setiap pemberitaannyaagar menarik perhatian pembaca.
STRATEGI PENANAMAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR ISLAM TERPAU (SDIT) HIDAYATUL JANNAH PERCUT SEI TUAN Maya Masita, Sri Wulandari Harahap, Sri Nurjamilah Simanjuntak
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i2.13506

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah Penelitian tentang strategi sekolah dalam penanaman nilai multikultural pada siswa.Tujuan penelitian ini diharapkan dapat mengungkapkan dan memahami, menginterprestasikan strategi penanaman pendidikan multkultural pada siswa  Penelitian ini bertujuan pertama : bagaimanakah peran sekolah dalam pendidikan multikultural dan bagaimana strategi penanaman pendidikan multikultural tersebut di sekolah SDIT Hidayatul Jannah, teknik pengumpulan data dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah mengetahui strategi penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural pada siswa sekolah dasar Islam terpadu Hidayatul Jannah Percut sei tuan.  Kata kunci: strategi, penanaman, multikultural
POLA KOMUNIKASI ANTARUMAT BERAGAMA DI DESA MARJANDI KECAMATAN PANOMBEIAN PANEI KABUPATEN SIMALUNGUNi Nurcahyanti, Achiriah, Abdul Rasyid
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 1 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/education.v6i1.12801

Abstract

Abstrak: tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi yang diterapkan masyarakat Desa Marjandi dalam kegiatan sosial masyarakatnya. Selain itu penelitian ini pula ditujukan untuk mengetahui apa saja kesepakatan bersama dalam upaya menjaga kerukunan antarumat beragama, serta apa saja interaksi atau aktivitas yang dilakukan masyarakat Desa Marjandi dalam perwujudkan kerukunan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik yang digagas oleh George Herbert Mead. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif kualitatif guna menjabarkan fenomena secara mendalam dan dideskripsikan secara sistematis yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan 7 informan, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan pemeriksaan keabsahan data berupa perpanjangan keikutsertaan dan meningkatkan ketekunan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat Desa Marjandi menggunakan pola komunikasi primer, yaitu pertukaran pesan menggunakan pesan verbal dan non verbal dalam komunikasi antarpribadi. Adapun kesepatakan yang diterima bersama oleh masyarakat Desa Marjandi ialah pendirian gereja GKPS dan juga pemeliharaan hewan ternak bagi masyarakat Kristen. Adapun interaksi dalam bentuk kerukunan antara lain kegiatan gotong royong/jumat bersih, menghadiri hajatan seperti pesta adat, pernikahan, kegiatan rutin Desa, dan kegiatan agama. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap saling menghargai antar masyarakat Desa Marjandi sangat baik.
URGENSI STUDI ISLAM DI KALANGAN TOKOH ISLAM (Studi Fenomenologi di Kota Medan Barat) Nazwa Ramadhani, Putri Kiara Fitria, Yuda Kurniawan
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13494

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendalami serta menerapkan studi islam dan menguatkan keyakinan kita terhadap aqidah islam. Pentingnya untuk memehami bahwasannya siapapun diantara mereka hendaknya mengembangkan studi islam dengan menguasai dasar dari kerangka keislaman yaitu aqidah (keimanan yang kuat kepada Allah) dan syariah (ketentuan-ketentuan dari Allah). Metode ini bisa mengajarkan dan mengamalkan tentang tujuan dan manfaat keislaman dalam studi islam. Hasil penelitiannya adalah Islam hakikatnya membawa ajaran yang bukan hanya mengenai berbagai segi dari kehidupan manusia.sumber ajaran yang mengambil berbagai aspek ialah Al-Quran dan Hadist. Kedua sumber ini menjadi pijakan dan pegangan dalam mengakses wacana pemikiran dan membumikan praktik penghambaan kepada Tuhan baik bersifat teologis maupun humanistis. Keyword: Tokoh, Ulama, dan Pemuka Agama
PENGARUH TEOLOGI ISLAM DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Tadukan Raga) Amsal Qori Dalimunthe
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13470

Abstract

Abstract: The Influence of Islamic Theology in Islamic Education Thought (Responding to the Wisdom of Covid-19 at the Baitul Quran Islamic Boarding School Tadukan Raga). This research contains science that discusses the basic teachings of a religion, because studying theology will lead a person to beliefs that are based on a solid foundation. The purpose of this study is to address the wisdom of Covid-19 on the influence of Islamic theology in Islamic education thought. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The results of this study indicate that the low position of reason makes Muslims no longer formulate new theology that is truly textual, so that Muslims only believe that the entire universe is controlled by the one and only one, namely Allah SWT. Keyword:  The Influence of Islamic Theology, Thoughts on Islamic Education, The Wisdom of Covid-19 Abstrak: Pengaruh Teologi Islam Dalam Pemikiran Pendidikan Islam (Menyikapi Hikmah Covid-19 di Pondok Pesantren Baitul Quran Tadukan Raga). Penelitian ini berisi tentang Ilmu yang membahas ajaran-ajaran dasar dari suatu agama, karena mempelajari teologi akan mengantarkan seseorang kepada keyakinan-keyakinan yang berdasarkan pada landasan yang kuat. Tujuan penelitian ini ialah menyikapi hikmah Covid-19 terhadap pengaruh teologi Islam dalam pemikiran pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan Kedudukan akal yang rendah menjadikan umat Islam tidak lagi merumuskan teologi baru yang benar-benar ber-nash, sehingga Umat Islam hanya percaya bahwa seluruh jagad raya ini adalah dikendalikan oleh yang maha satu yaitu Allah SWT. Kata Kunci: Pengaruh Teologi Islam, Pemikiran Pendidikan Islam, Hikmah Covid-19 
NETWORK OF THE MIDDLE EAST NUSANTARA ULAMA (20th Century To 21st Century) Anri Naldi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13461

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to analyze the network of middle eastern ulema of the archipelago from the 20th to the 21st century, the method of line research is qualitative research with a library research approach, namely the literature study which contains a series of theories that are relevant and of course relevant. In the research, the results of this study are the educational background of Indonesia's Leading Ulama (20th century to 21st centuries such as Haji Abdul Malik Karim Amrullah/Buya Hamka (1908-1981 AD) associated with a network of eastern scholars in the middle is Makkah Wahid Hasyim (1914-1953 AD) his studies in Makkah (1932-1933) KH Abdurrahman Wahid/Gusdur (1940-2009 AD) Cairo, Egypt, where he studied (and never finished) at al-Azhar From Cairo, he went to Baghdad to study Arabic literature and culture.His studies in the Middle East lasted until 1971 when he returned to Pesantren Teb uireng belongs to his family. Map of the Middle East Network of Ulama of the 20th to 21st centuries such as Haji Abdul Malik Karim Amrullah/Buya Hamka (1908-1981 AD) clearly came from a network of Middle Eastern scholars from Mecca, Medina and Cairo. Wahid Hasyim (1914-1953 AD) he had studied with a number of well-known scholars in Haramayn, including Sheikh Ahmad al-Nahrawi, Sheikh Sayid Ahmad al-Dimyati, Sheikh Sayid Ahmad Dahlan, and Sheikh Muhammad Khatib al-Hanbali. Abdurrahman Wahid/Gusdur (1940-2009 AD) studied at the Tebuireng pesantren which was founded by KH. Hasyim Asy'ari, who was a student of Muhammad al-Nawawi Al-Bantani and later studied in Cairo, of course al-Azhar met the idea of reforming Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, and Rashid Rida from al-Azhar Cairo. The influence of the Middle East Ulama Network on the understanding and religiosity of Indonesian Muslims such as Haji Abdul Malik Karim Amrullah/Buya Hamka (1908-1981 AD) embraced Muhammadiyah ideology. Wahid Hasyim (1914-1953 AD) and Abdurrahman Wahid/Gusdur (1940-2009 AD) with the understanding of Nahdatul Ulam (NU) in Indonesia. The conclusion of this research is that the Middle Eastern Ulama Nusantara Network has been started since the 17th century until the 19th century from various regions of Malay Indonesia which of course in the 20th to 21st century ulama network is a network that has been formed through the Haramayn route.

Page 10 of 21 | Total Record : 201