cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Fisitek : Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi
ISSN : 25806661     EISSN : 2580989X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi is a peer-reviewed journal which covers all aspects of theoretical and practical research of physics and their use. FISITEK is published by Physics Department of Science and Technology Faculty, State Islamic University of Sumatera Utara Medan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan), Indonesia. FISITEK appears twice a year, in February and August. FISITEK is available in electronic and print editions.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
Mechanical Test of Brick with Addition of Sugarcane Bagasse Ash Sawitri, Indah
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v6i1.6862

Abstract

Research has been done on the mechanical test of brick with the addition of bagasse ash. In this study, the tested bricks tested were compressive strength and fracture strength. The purpose of this study was to determine the effect of adding bagasse ash to the mechanical properties of bricks. The variation of the percentage of bagasse ash, cement, and sand is 0% : 30% : 70% , 5% : 25% : 70%, 10% : 20% : 70%, 15% : 15% : 70%, 20% : 10% : 70% and used FAS (Water Cement Factor) of 0.5 in all variations. The addition of bagasse ash as a substitute for cement has a significant effect on the characteristics of the bricks. With the addition of bagasse ash in a mixed variation of 5 – 20% causes the compressive strength value to decrease. Meanwhile, the fracture strength increased in the mixed variation of 5-10% and decreased in the mixed variation of 15-20%. The most optimal composition of the mixture of bagasse ash, cement, and sand is at a mixture variation of 5% for compressive strength testing and fracture strength testing because it meets SNI 03-0348-1989 standards. While the other mixture variations are not optimal.
ANALISIS TINGKAT REDAM BUNYI DARI BEBERAPA JENIS BAHAN AKUSTIK KAIN PERCA Husna, Afifah; Daulay, Abdul Halim; Daulay, Zubair Aman
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v8i1.17362

Abstract

Research was carried out on the analysis of the sound absorption level of several types of patchwork acoustic materials which aims to find out whether patchwork can be used as a sound dampening material, to determine the sound absorption level of several types of patchwork acoustic materials and to determine the best attenuation level of several types of patchwork acoustic materials. the type of patchwork acoustic material. The background of this research is due to the acoustic quality of the room which has received less attention for the comfort of listeners when they are in a room. The study used variations of sound absorbing materials, namely cotton and denim patchwork. Measurement of the sound absorption coefficient of patchwork is done by making a sample chamber with a length of 13.5 cm, a width of 13.5 cm and a height of 8.5 cm. Sound Level Meter is a tool used to measure the level of sound pressure. Variations in the thickness of the patchwork used were 3, 5, and 10 mm. In measuring the entire inner wall surface of the sample room will be covered with patchwork, then the speaker is placed in the sample room. The sound source comes from speakers with a frequency of 90 dB which is arranged in a frequency range of 125, 250, 500, 1000, 2000 and 4000 Hz. The best damping level of the three materials is a mixture of cotton and denim with a thickness of 10 mm, because the thicker the patchwork layer, the α value obtained is 0.629.
STUDI KENYAMANAN AKUSTIK PADA RUANG AULA BMKG STASIUN KLIMATOLOGI KELAS 1 DELI SERDANG Sitorus, Widia Arti Syafitri; Daulay, Abdul Halim; Daulay, Zubair Aman; Nasution, Adelyna Oktavia
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i2.17222

Abstract

Dilakukan penelitian yang bertujuan : untuk mengetahui tingkat kenyamanan akustik ruang Aula BMKG Stasiun Klimatologi Kelas 1 Deli Serdang sebelum dan sesudah dilakukan Treatment ruangan berupa penambahan bahan penyerap suara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur tingkat kebisingan dan mengoptimalkan pengaruh kebisingan dengan standar kenyamanan akustik yang sesuai dengan KEPMENLH No.48 Tahun 1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan pada Ruang Aula BMKG Stasiun Klimatologi Kelas 1 Deli Serdang. Sampel Bahan Material yang digunakan untuk penyerapan suara pada ruangan yaitu limbah bubur kertas koran dan gabus (Styrofoam) dengan ketebalan 3 cm. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya kebisingan pada ruangan yang menyebabkan ketidaknyamanan pendengaran pada ruangan. Hasil uji fisis material bubur kertas koran dan gabus (Styrofoam) pada frekuensi 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, dan 4000 Hz didapatkan koefisien serap sebesar 0.47, 0.36, 0.48, 0.36, 0,55 dan 0,59 dengan hasil perhitungan Reverberation Time (RT) pada  frekuensi 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, dan 4000 Hz didapatkan hasil RT 2.13 s, 1.35 s, 1.01 s, 0.80 s, 0.79 s, 0.82 s.
ANALISIS KUALITAS FISIS AIR BAKU DEPOT ISI ULANG MENGGUNAKAN METODE FILTRASI DARI BAHAN ALAM Maharani, Muthia; Atina, Atina; Eddy, Syaiful
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v6i2.12702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi filtrasi yang berbeda terhadap kualitas fisik air baku depot isi ulang. Metode yang digunakan yaitu eksperimen, berupa filtrasi air baku isi ulang dengan variasi komposisi bahan filter. Filter yang di variasikan berupa serabut buah nipah dimana variasi 1 serabut buah nipah (4 cm), pasir silika (6 cm) kerikil kecil (4 cm), kerikil besar (4 cm). variasi 2 serabut buah nipah (6 cm), pasir silika (6 cm) kerikil kecil (4 cm), kerikil besar (4 cm). variasi 3 serabut buah nipah (8 cm), pasir silika (6 cm) kerikil kecil (4 cm), kerikil besar (4 cm). Parameter yang diamati suhu, TDS, kekeruhan, warna, TSS, bau, rasa, dan debit dengan 3 kali pengulangan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pada parameter kekeruhan dan warna mendapatkan hasil yang belum memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Sedangkan, pada parameter suhu, TDS, TSS, rasa dan bau mendapatkan hasil telah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Kata-kata Kunci: Air Baku Isi Ulang, Parameter Fisika, Debit
Pengaruh Jumlah Plat Elektroda Pada Proses Elektrokoagulasi Terhadap Kualitas Air Sumur Gali di Kabupaten Rokan Hilir Riau Ramidin, Ramidin; Daulay, Abdul Halim; Masthura, Masthura
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i2.17236

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh Jumlah Pelat Elektroda Pada Proses Elektrokoagulasi Terhadap Kualitas Air Sumur Gali Di Kabupaten rokan Hilir Riau yang bertujuan: (i) Untuk mengetahui hasil uji sampel air sumur gali sebelum diterapkan metode elektrokoagulasi dengan elektroda Aluminium (AI). (ii) Untuk mengetahui apakah hasil uji sampel air gali setelah diterapkan metode elektrokoagulasi dengan elektroda Aluminium (Al) memenuhi standar kualitas air bersih (iii) Untuk mengetahui pengaruh jumlah dan jarak pelat elektroda terhadap kualitas air gali. Analisis kualitas sampel (air sumur gali) dilakukan sebelum dan sesudah menggunakan elektrokoagulasi. Parameter penelitian yang divariasikan pada metode elektrokoagulasi dengan jumlah pelat yaitu 2, 4, dan 6 dengan variasi jarak 2, 3, dan 4 cm dengan menggunakan tegangan 9 volt. Hasil uji sampel air sumur gali sebelum diterapkan metode elektrokoagulasi dengan elektroda aluminium (Al) telah memenuhi standar kualitas air bersih berdasarkan Peraturan Menteri No. 416/MENKES/PER/IX/1990. Pada parameter fisika sudah memenuhi standar air bersih sedangkan parameter kimia yang belum memenuhi standar air bersih adalah pH dan kadar besi. Hasil uji sampel air sumur gali setelah diterapkan metode elektrokoagulasi dengan elektroda aluminium (Al) dengan variasi jumlah pelat dan jarak pelat telah memenuhi standar kualitas air bersih. Pada parameter fisika sudah memenuhi standar air bersih sedangkan parameter kimia yang belum memenuhi standar air bersih adalah pH dan kadar besi. Hasil uji sampel air sumur gali setelah diterapkan metode elektrokoagulasi dengan elektroda aluminium (Al) dengan variasi jumlah pelat dan jarak pelat telah memenuhi standar kualitas air bersih. Pada parameter fisika sudah memenuhi standar air bersih sedangkan parameter kimia yang belum memenuhi standar air bersih adalah pH dan kadar besi. Hasil uji sampel air sumur gali setelah diterapkan metode elektrokoagulasi dengan elektroda aluminium (Al) dengan variasi jumlah pelat dan jarak pelat telah memenuhi standar kualitas air bersih.
ANALISIS PENCEMARAN AIR BERDASARKAN BAKU MUTU AIR DENGAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA PADA SALURAN AIR JALAN NIAS I KABUPATEN JEMBER Arsita, Maya; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.13551

Abstract

Airtermasuk pada salah satu komponen pentingyang dibutuhkanoleh manusia sehingga diperlukan upaya pengendalian dan pelestarian air untuk menjaga kualitas air. Salah satu cara pengelolaan air yakni dengan memelihara funsi air agar memenuhi baku mutu air. Tingkat baku mutu air dapat dilihat dengan parameter fisika air harus memenuhi baku mutu dengan pH diantara 6 – 9 dan suhu berkisar +- 3 dari suhu udara air yang tidak memenuhi standar baku mutu air ini dapat dikatakan tercemar. Dimana Pada daerah jalan Nias I Kabupaten Jember terdapat beberapa saluran air yang cukup tercemar, hal ini ditandai dengan bau yang tidak sedap dan kekeruhan serta keadaan air yang sangat buruk, berdasarkan hal ini maka dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat pencemaran air berdasarkan baku mutu air dengan parameter fisika dan kimia pada saluran air jalan Nias 1 Kabupaten Jember dengan metode deskriptif dengan cara obsevasi secara langsung dan dikaitkan dengan studi literatur, dimana data yang digunkaan yaitu data primer berupa hasil pengukuran dari analisisi baku mutu dengan parameter fisika yaitu suhu dan TDS serta dengan parameter kimia yaitu pengukuran pH. Berdasarkan penelitian kali ini didapatkan hasil bawah air di saluran air jalan nias tidak memenuhhi standar baku mutu air sehingga dapat dikatakan tercemar dengan tingkat sedang . Hal ini disebabkan karena adanya pembuangan limbah domestik oleh masyarkat secara berlebihan
Analisis tingkat kebisingan pada kawasan pemukiman sekitar bandara internasional kualanamu Sihombing, Zulkarnain; Daulay, Zubair Aman; Daulay, Abdul Halim
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v8i1.17342

Abstract

ABSTRAKTingkat kebisingan pada kawasan pemukiman masih melebihi baku mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Nomor: Kep-48/MENLH/11/1996 untuk kebisingan pemukiman sekitar bandara yaitu maksimal 55 dB. Tingkat kebisingan tertinggi pada sisi Barat yaitu pada titik ukur 1 sebesar 89,20 dB, titik ukur 9 Selatan 86,50 dB, titik ukur 17 Utara 83,40 dB, dan titik ukur 25 Timur 72,50 dB. Nilai Noise Reduction adalah sebesar 7 – 13,60 dB. Jarak ideal pemukiman penduduk dengan bandara pada arah Barat, Selatan, Timur, dan Utara secara berturut-turut adalah 2,642 km, 1,386 km, 0,299 km, dan 1,064 km dari pembatas bandara.Kata-kata kunci: Pesawat, sound level meter, tingkat kebisingan.
PROJECT-BASED LEARNING (PjBL) terhadap BERPIKIR KRITIS SISWA : ANALISIS BIBLIOMETRIK Saragih, Pia Yuningsih; Permana, Irvan
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i2.14797

Abstract

AbstrakPembelajaran di abad 21 mengantarkan peserta didik mempunyai kemampuan dalam: berpikir kritis dan berorientasi pada penyelesaian masalah, bekerja secara kolaborasi dan mudah beradaptasi dalam lingkungan social serta, membangun inisiatif dan leadership, menciptakan inovasi baru, dan mengkomunikasikan ide dan pikirannya secara jelas, dan efektif. Keterampilan-keterampilan inilah yang sudah seharusnya menjadi tujuan dari seperangkat sistem pendidikan ketimbang berorientasi pada pencapaian hasil ujian dan tujuan pragmatis serta individual lainnya. Sudah seharusnya, proses pembelajaran di persekolahan berorientasi pada relevansi kehidupan yang fleksibel dengan perkembangan zaman. Metode PBL yang menyediakan sebuah tantangan proyek, merangsang siswa mencari pengetahuan yang didasarkan pada kebutuhannya sendiri daripada didasarkan pada tujuan diluar dirinya seperti bagaimana proses kurikulum selama ini berjalan. PBL merujuk pada keterlibatan siswa dalam menyelesaikan sebuah proyek dalam konteks kehidupan nyata, dimana siswa mengembangkan pengetahuan dan Skill yang berhubungan dengan proyek tersebut (Cavanaugh dalam Chu et al., 2017).Kata-kata kunci:  PJBL, Berpikir Kritis, Pembelajaran Abad 21, Analisis Bibliometrik.
KAJIAN KONSEP TERMODINAMIKA PADA HAIR DRYER SEDERHANA Rosmawar, Nur Hanifah; Purba, Monayeno; Nurmasyitah, Nurmasyitah
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v6i2.14329

Abstract

Hair dryer merupakan sebuah alat yang sangat bermanfaat pada kehidupan sehari-hari, apalagi bagi kalangan wanita karena hair dryer mampu mengeringkan rambut dengan cepat. Hair driyer merupakan salah satu barang elektronik yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran dalam Termodinamika pada materi hukum 1 Termodinamika. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengkaji konsep termodinamika pada hair driyer. Metode yang digunakan dalam penelitian merupakan metode eksperimen menggunakan kain yang dibasahkan menggunakan volume air yang berbeda-beda. Hasil penelitian yang dilakukan pada kain basah menggunakan hair dryer mode 1 dan mode 2 yaitu semakin besar jarak maka semakin besar waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan kain basah. Mode 1 diperoleh waktu rata-rata pengeringan yaitu 15.02 menit; 20.74 menit; 25.69 menit; dan 30.05 menit pada mode 2 diperoleh waktu rata-rata pengeringan yaitu 9.726 menit; 13.606 menit; 16.12 menit dan 20.832 menit. Semakin besar volume air maka semakin kecil kecepatan untuk mengeringkan kain basah. Kecepatan rata-rata pengeringan mode 1 yaitu 0.36 m/s; 0.29 m/s; 0.23 m/s; dan 0.18 m/s; Kecepatan rata-rata pengeringan mode 2 yaitu 0.61 m/s; 0.47 m/s; 0.36 m/s dan 0.36 m/s. Semakin besar volume air maka semakin besar kalor yang dibutuhkan untuk mengeringkan kain basah. Besar kalor rata-rata mode 1 yaitu 235.57 KJ; 237.9 KJ; 240.14 KJ dan 242, 88 KJ. Kalor rata-rata mode 2 yaitu, 158.06 KJ; 159.7 KJ; 162 KJ dan 163 KJ.Kata-kata kunci: Termodinamika, Hair dryer, Pengeringan, Kalor.
PEMBUATAN KERAMIK BERBASIS SODIUM FELDSPAR, CANGKANG KERANG, CANGKANG UDANG, DAN TANAH LIAT Putra, Tyas Hermawan; Daulay, Abdul Halim; Khairiah, Khairiah
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v8i1.19359

Abstract

Pembuatan keramik berbasis sodium feldspar, cangkang kerang, cangkang udang dan tanah liat dapat dihasilkan dengan optimal. Karakteristik keramik variasi campuran 30:0:0:70, 30:5:5:60, 30:10:10:50, dan 30:15:15:40 menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 9,29, 8,72, 7,33, dan 6,12 MPa, menghasilkan nilai kuat patah sebesar 7,15, 5,98, 4,73, dan 3.   penelitian ini bertujuan untuk: untuk mengetahui proses pembuatan keramik berbasis sodium feldspar, cangkang kerang, cangkang udang, dan tanah liat, untuk mengetahui karakteristik keramik yang dihasilkan berbasis sodium feldspar, cangkang kerang, dan cangkang udang, dan tanah liat. Penelitian ini menggunakan metode  karakterisasi meliputi, kuat tekan, kuat patah, densitas, dan analisis mikrostruktur dengan Scanning Electron Microscope (SEM). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Penelitian Fakultas Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara dan Laboratorium Teknologi Hasil Kehutanan (THH), pada bulan juli sampai bulan agustus 2020.  Sampel penelitian ini adalah Bahan baku  pada pembuatan keramik terdiri atas Sodium Feldspar, cangkang kerang dan cangkang udang dengan pengikat Tanah Liat, dimana cangkang kerang dan cangkang udang didapatkan dari komersial.