cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Fisitek : Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi
ISSN : 25806661     EISSN : 2580989X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi is a peer-reviewed journal which covers all aspects of theoretical and practical research of physics and their use. FISITEK is published by Physics Department of Science and Technology Faculty, State Islamic University of Sumatera Utara Medan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan), Indonesia. FISITEK appears twice a year, in February and August. FISITEK is available in electronic and print editions.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
PREDIKSI FREKUENSI BILAH SARON MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN BACKPROPAGATION MATLAB Wahyuni, Sri Endang; Putri, Delia Achadina; Suharmanto, Puji
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.24512

Abstract

Alat musik tradisional saron gamelan jawa dapat dikaitkan dengan Konsep fisika yaitu materi gelombang bunyi. Bunyi pada alat musik saron gamelan jawa dihasilkan oleh bilah-bilah perunggu yang bergetar akibat dipukul menggunakan panakol kayu. Pembuatan gamelan Jawa secara tradisional dilakukan berdasarkan perasaan dalam penyelarasan nada yaitu perasaan enak atau tidak enaknya bunyi yang didengar, Dengan cara ini, keselarasan dapat berubah seiring dengan perasaan pengrajin, sehingga diperlukan metode yang lebih objektif dalam menentukan frekuensi bunyi yang dihasilkan. Frekuensi merupakan salah satu ciri khas bunyi yang dapat diukur dalam satuan Hertz (Hz). Tujuan Penelitian adalah memprediksi frekuensi bunyi yang dihasilkan dari ketukan 15 bilah saron menggunakan jaringan saraf tiruan - backpropagation. Pada penelitian Data frekuensi tersebut kemudian dianalisis menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan algoritma backpropagation, yang mampu mengenali pola dan memprediksi frekuensi bilah gamelan saron secara random. Implementasi JST-backpropagation dalam penelitian ini dilakukan menggunakan Matlab untuk mengoptimalkan prediksi frekuensi bilah gamelan secara lebih akurat dan objektif. Berdasarkan Hasil pelatihan dan pengujian didapatkan arsitektur jaringan terbaik juga terdapat pada 50-10-1, fungsi aktivasi Logsig-Purelin dan fungsi percepatan TrainGDA yang memiliki keberhasilan akurasi sebesar 99% -100% pada 15 bilah dengan rentang frekuensi 684 - 2647 Hz frekuensi 684 - 2647 Hz. Tingkat keberhasilan dalam memprediksi pola frekuensi saron ditunjukkan dengan MSE (nilai error) semakin kecil dari 0,001 menjadi 0,000893 yang artinya hasil prediksi yang didapatkan mendekati data aslinya. Berdasarkan hasil perbandingan data asli vs data JST-backpropagation semua bilah saron mempunyai tingkat kemiripan sebesar 99-100%. Sehingga dapat dikatakan JST-backpropagation mampu mengenali pola frekuensi saron dengan baik.
STUDI EMPHIRICAL ORTHOGONAL FUNCTION (EOF) VARIABILITAS KELEMBABAN RELATIF DI LAPISAN BAWAH SELAMA FENOMENA ENSO DI INDONESIA Fauziah, Hesty; Prabowo, Gusti Agung; P.Saragih, Kris Anderson; Pardede, Samuel Fernandez
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23073

Abstract

Variabilitas kelembaban relatif memainkan peran krusial dalam dinamika atmosfer, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia yang sangat dipengaruhi oleh fenomena global seperti El Ni
KARAKTERISTIK BETON POLIMER BERBASIS CANGKANG KERANG DENGAN PEREKAT RESIN POLYESTER Apriyana, Resi; Daulay, Abdul Halim; Siregar, Shinta Marito
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23321

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik beton polimer berbasis cangkang kerang dengan perekat resin polyester yang bertujuan:(i) untuk menghasilkan beton polimer berbasis cangkang dan resin polyester , (ii) untuk mengetahui karakteristik beton polimer yang dihasilkan, dan (iii) untuk mengetahui komposisi campuran pasir silika serbuk cangkang kerang dan resin poliester . Bahan dasar penelitian ini adalah pasir silika, cangkang kerang, dan resin poliester . Pasir silika dan resin poliester diperoleh secara komersial, cangkang kerang diperoleh dari limbah sampah rumah makan. Cangkang kerang dan pasir silika diayak menggunakan ayaman 100 mesh. Variasi komposisi pencampuran antara pasir dan cangkang kerang adalah 1:3, 1:4, dan 1:5 dengan penambahan resin polyester sebanyak 20dan 25% dari massa agregat. Dalam pembuatan beton polimer dengan menggunakan karakteristik mekanik seperti kuat tekan menghasilkan nilai terbaiknya di komposisi 25% degan pencampuran variasi 1:4 dengan nilai sebesar 58,308 MPa, untuk kuat patah menghasilkan nilai terbaik di komposisi 20% dengan pencampuran variasi 1:5 dengan nilai sebesar 3 ,7376 MPa. Dan untuk karakteristik fisis yang menggunakan kepadatan dapat menghasilkan nilai terbaik di komposisi 20% dengan variasi 1:5 dengan nilai sebesar 2023,3 kg/m3. Dan untuk pengujian SEM diperoleh hasil foto yang menunjukkan bahwa pasir, serbuk cangkang kerang dan polyester yang digunakan telah berhasil menutup pori-pori, sudah terdistribusi secara merata kecuali pada bagian tertentu yang masih terlihat adanya penggumpalan. Dari hasil pembuatan beton polimer yang berbahan dasar serbuk cangkang kerang dan polyester dapat dilihat bahwa data yang mempunyai nilai tertinggi adalah campuran variasi pasir dan serbuk cangkang kerang dengan perbandingan 1:4 dan dengan komposisi polyester 25%.Kata-kata Kunci : Polimer Beton, Cangkang Kerang, Poliester , Scanning Electron Microscopy (SEM)
PENGARUH KONSENTRASI ZAT TERLARUT TERHADAP TITIK DIDIH: STUDI TERMODINAMIKA EKSPERIMENTAL Haryati, Nur; Hasna, Salwa Mutia; Hanifah, Salma; Neswari, Kemala Putri; Perdana, Riki
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.24673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi zat terlarut terhadap titik didih larutan melalui pendekatan eksperimen termodinamika. Air digunakan sebagai pelarut, sedangkan natrium klorida (NaCl) dan sukrosa (C₁₂H₂₂O₁₁) digunakan sebagai zat terlarut dengan sifat elektrolit dan non-elektrolit yang berbeda. Prinsip dasar yang digunakan dalam studi ini adalah konsep sifat koligatif larutan, khususnya kenaikan titik didih yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam pelarut. Eksperimen dilakukan dengan mengamati titik didih berbagai larutan pada konsentrasi yang berbeda, kemudian dianalisis berdasarkan hukum Raoult dan persamaan Clausius-Clapeyron. Hasil menunjukkan adanya kenaikan titik didih seiring meningkatnya konsentrasi zat terlarut, dengan NaCl menunjukkan pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan sukrosa akibat disosiasi ioniknya. Temuan ini mengonfirmasi validitas prinsip termodinamika koligatif secara empiris serta memberikan pemahaman praktis terhadap hubungan antara struktur larutan dan karakteristik termalnya. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi antara pendekatan teoretis dan eksperimental dalam proses pembelajaran fisika.
OPTIMALISASI PENENTUAN POSISI SUDUT PANEL SURYA DALAM KEADAAN STATIS DAN DINAMIS Hidayat, Taufiq; Daulay, Abdul Halim; Masthura, Masthura
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.25538

Abstract

Research has been carried out which aims to produce a solar panel positioning system based on the Arduino microcontroller, and to find out the optimal power measurement results based on the position of the solar panels. The research tools used in this research were the Arduino microcontroller as a tracking system, the LDR sensor as a tracker of the sun's movement, the MG966R servo motor as an actuator or driving system to follow the sun's tracks, and a 5 WP solar panel as a light source. The approach or method used in this study is scientific, namely an approach based on science and technology. The test method used is the direct test method. In a system that has been successfully designed, four LDR sensors act as input data which will be converted as tracking. From the test results of the Dual axis solar tracker the average voltage without and with the tracking system is 7.74 volts and 8.56 volts with the average current without and with the tracking system being 0.35 A and 0.44 A. The optimal angle obtained based on testing using the system is in the second test phase where the angle formed is 84 with a voltage obtained of 9.4 V and a current of 0.53 A with the power generated is 4.10 Watt
PENGARUH VARIASI TEGANGAN LISTRIK TERHADAP BESARNYA ENERGI YANG DILEPASKAN DAN KESETARAAN KALOR LISTRIK DALAM KALORIMETER Khoirunnisa, Adiba Hanif; Nurdila, Khoirina Siti; Putra, Irfan Annaafi; Perdana, Riki
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.24542

Abstract

Konversi energi listrik menjadi energi panas merupakan salah satu aplikasi penting dalam kehidupan sehari-hari yang bekerja berdasarkan prinsip hukum Joule dan asas Black. Dalam sistem kalorimeter, energi listrik yang dialirkan melalui elemen pemanas akan berubah menjadi energi panas dan diserap oleh udara serta dinding kalorimeter. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan variasi tegangan listrik (5 V dan 7 V) untuk melihat pengaruhnya terhadap jumlah energi yang dibebaskan dan kesetaraan kalor listrik. Data diperoleh melalui pengukuran tegangan, arus, waktu pemanasan, dan perubahan suhu udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana variasi tegangan mempengaruhi efisiensi konversi energi listrik menjadi panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar tegangan yang diberikan, maka semakin besar energi listrik yang dilepaskan dan kalor yang diserap oleh sistem. Nilai kesetaraan kalor listrik (γ) diperoleh melalui perbandingan antara energi listrik dan energi kalor, dengan nilai rata-rata sebesar 909,72 J/W. Meskipun belum ideal, hasil ini menunjukkan efisiensi konversi yang cukup baik dan mendukung prinsip kekekalan energi.
PERBANDINGAN PEMAHAMAN PRINSIP LAGRANGIAN ANTARA MAHASISWA FISIKA MURNI DAN PENDIDIKAN FISIKA Widodo, Nadia Rahma; Lianita, Wilya Rahel; Setiaji, Bayu
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.24607

Abstract

Penelitian ini berfokus pada identifikasi hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam memahami prinsip kerja Lagrangian dengan pendekatan berbasis kognitif, serta membandingkan tingkat pemahaman antara mahasiswa dari program studi Fisika Murni dan Pendidikan Fisika. Lokasi penelitian adalah Universitas Negeri Yogyakarta, dengan partisipan merupakan mahasiswa semester tiga yang telah mengikuti perkuliahan Mekanika Analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui nilai Ujian Tengah Semester (UTS) yang kemudian diubah ke dalam bentuk numerik guna keperluan analisis. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software JASP. Langkah analisis diawali dengan melakukan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran umum data, dilanjutkan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk. Karena distribusi data tidak normal, maka dilanjutkan menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun nilai rata-rata mahasiswa Pendidikan Fisika (16.324) lebih tinggi daripada Fisika Murni (10.214), perbedaan ini tidak terbukti signifikan secara statistik (p = 0.195). Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua kelompok mahasiswa mengalami tingkat kesulitan yang sebanding dalam memahami konsep Lagrangian yang bersifat abstrak dan penuh muatan matematis. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih relevan secara konteks dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa, khususnya dalam menyampaikan materi-materi fisika tingkat lanjut. Diharapkan hasil kajian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam merumuskan strategi pengajaran mekanika analitik yang lebih efektif dan aplikatif di lingkungan pendidikan tinggi.Kata kunci: Lagrangian, mekanika, kognitif, pemahaman, mahasiswa, pendidikan.
RANCANG BANGUN INSTRUMEN PENGUKUR pH DAN TDS BERBASIS MIKROKONTROLER SECARA REALTIME Hidayat, Roma; Daulay, Abdul Halim; Nasution, Nazaruddin
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.23328

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang betujuan untuk menghasilkan instrumen mengukur kualitas air (pH dan TDS) berbasis mikrokontroler secara realtime dan mengetahui unjuk kerja dari instrumen yang dihasilkan.. Rancangan alat menggunakan ATmega328 sebagai mikrokontrolernya, Menggunakan LCD 2x16 untuk penampilan display, Operasional Instrumen menggunakan tegangan Direct Current (DC) dan Instrumen ini digunakan untuk mengukur kualitas air menggunakan sensor pH dan TDS. Rancang bangun instrumen pengukur pH dan TDS berbasis mikrokontroler secara realtime berhasil dibuat, instrumen yang di hitung dapat mengukur kadar pH dan TDS dengan sangat baik. Instrumen pengukur pH dan TDS memiliki tingkat presisi yang sangat baik, hal ini di tunjukkan dari pembacaan yang tidak begitu berbeda dari instrumen sejenis yang sudah ada di pasaran, tingkat error pembacaan untuk instrumen pH dan TDS masing-masing adalah sebesar 2,27 % dan 2,1 %Kata-kata Kunci : Air, pH, TDS, dan Mikrokontroler