cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Hubungan Motivasi Belajar Terhadap Evaluasi Hasil Belajar Partograf Pada Mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Tahun 2017 Fidiani, Datin
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 1 No. 1 (2018): September 2018
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v1i1.13

Abstract

Hasil belajar akan optimal, kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan, akan makin berhasil pula pelajaran itu. Jadi motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para mahasiswa. Hasil studi pendahuluan di lahan praktik terutama di RSUD. A. Wahab Syahrani tidak semua mahasiswa Kebidanan bisa mengisi lembar partograf dengan benar, rata-rata dalam penerapannya belum sempurna. Pada saat konsultasi asuhan kebidanan ibu bersalin rata-rata mahasiswa Akbid Bunga Husada belum bisa mengisi lembar prtograf. Hal tersebut yang mendasari dilakukannya penelitian tentang Hubungan Motivasi Belajar terhadap Evaluasi Hasil Belajar Partograf pada Mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Tahun 2017. Penelitian ini bersifat dekriptif analitik dengan yaitu metode untuk mengetahui hubungan motivasi belajar partograf pada mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Tahun 2017, dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Tingkat II Program Studi Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Tahun 2017 dengan jumlah populasi 86 orang. Teknik pengambilan sample dengan total sampling. Tempat penelitian di Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan Chi Square (X2), tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variable motivasi belajar dengan evaluasi hasil belajar partograf. Hasil pengujian statistik diperoleh nilai X2 hitung = 6.36 lebih dari nilai X2 tabel = 3.84 (p value = 0.012 kurang dari α 0.05), OR = 3.43. Peneliti menyarankan Kepada Institusi pendidikan agar dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa agar tercapai hasil belajar partograf lebih baik. Kepada pengajar agar dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan para mahasiswa tentang pentingnya penggunaan partograf dalam setiap tindakan dalam proses persalinan serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga mencapai hasil yang lebih baik. Kepada mahasiswa agar melaksanakan proses pembelajaran yang didasari oleh keinginan menjadi lebih baik.
Status Sosial Ekonomi Dengan Penggunaan KB Implan Pada Wanita PUS Di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Buah Tahun 2017 Fijri, Bayu; Fauziah, Fauziah; Rahmawati, Rahmawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 1 No. 1 (2018): September 2018
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v1i1.14

Abstract

Meskipun program KB dinyatakan cukup berhasil di Indonesia, namun hingga saat ini juga masih mengalami hambatan-hambatan antara lain adalah masih banyak Pasangan Usia Subur (PUS) yang masih belum menjadi peserta KB. Banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisakorelasi status sosial ekonomi dengan penggunaan KB Implan pada wanita PUS di wilayah kerja Puskesmas Loa Buah tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dan teknik pengumpulan data berupa angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pasangan usia subur akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Loa Buah yaitu sebanyak 801 orang. Variabel yang diteliti adalah status sosial ekonomi sebagai variabel bebas dan penggunaan KB Implan sebagai variabel terikat. Data diuji dengan distribusi frekuensi dan Chi Square (X2). Dari penelitian variabel tingkat pendidikan dengan kunjungan ke posyandu didapatkan hasil X2hitung= 7,1 lebih dari X2tabel= 3,84 dan Pvalue= 0,003 pada α 5%. Sehingga dapat di simpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan status sosial ekonomi dengan penggunaan KB Implan.
Hubungan Mobilisasi Dini Post Sectio Caesarea (SC) Dengan Proses Penyembuhan Luka Operasi Di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2018 Fauziah, Fauziah; Fitriana, Fitriana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 1 No. 1 (2018): September 2018
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v1i1.15

Abstract

Salah satu jenis pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah Sectio Caesaria (SC), dimana SC adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding rahim namun pada kenyataannya masih sering terjadi komplikasi pada ibu post partum seperti infeksi puerperal, perdarahan, luka pada kandung kencing, embolisme paru-paru, ruptur uteri dan juga dapat terjadi pada bayi seperti kematian perinatal. Data dari badan kesehatan dunia (WHO) mengatakan bahwa persalinan dengan bedah Caesar adalah sekitar 10-16% dari semua proses persalinan dinegara-negara berkembang dan dari hasil studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada bulan Januari - April tahun 2018 di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda diketahui bahwa jumlah persalinan sebanyak 152 dimana jumlah persalinan normal sebanyak 63 persalinan, jumlah persalinan SC sebanyak 89 kasus sepanjang bulan Januari 2017 sampai januari 2018. Jenis penelitian secara deskriptif analitik dan desain cross sectional dimana penelitian dilaksanakan dengan tujuan menganalisa hubungan mobilisasi dini pada ibu post SC dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2018, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu post operasi SC yang berjumlah 30 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara mobilisasi dini dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda (P kurang dari 0,05 : OR=0,500). Saran yang dapat penulis sampaikan kepada tenaga kesehatan diharapkan dapat terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu tentang pentingnya melakukan mobilisasi dini dan perawatan luka setelah menjalani persalinan secara sectio caesarea yang bermanfaat untuk pemulihan kesehatan fisiknya seperti semula.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kecemasan Tentang Hubungan Seks Selama Kehamilan Pada Suami Di Klinik Aminah Amin Samarinda Tahun 2018 Fitriana, Fitriana; Rahmawati, Rahmawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 1 No. 1 (2018): September 2018
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v1i1.16

Abstract

Kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seks. Hubungan seks dapat dilakukan dengan aman sejak terbentuknya janin sampai dengan mulainya saat persalinan asalkan kehamilan berjalan normal. Pada kebanyakan pasangan akan timbul kecemasan karena perubahan saat istri hamil antara lain rasa takut pada keguguran sehingga suami memilih untuk menghentikan hubungan seks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kecemasan tentang hubungan seks selama kehamilan pada suami di klinik Aminah Amin Samarinda. Desain penelitian desain studi korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah semua suami yang memiliki istri hamil yang datang periksa di Klinik Aminah Amin Samarinda pada bulan Februari - Maret 2018 sejumlah 37 orang suami. Teknik sampel menggunakan teknik total sampling dan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan tentang hubungan seks selama kehamilan pada suami di dengan p-value = 0,005 kurang dari α (0,05). Tenaga kesehatan hendaknya dapat memberikan penyuluhan kepada suami tentang hubungan seks selama kehamilan pada saat ibu melakukan pemeriksaan kehamilan dengan didampingi suami.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pemeriksaan Pap Smear Pada Wanita Usia Subur Di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manap Kota Jambi Febrianti, Rini; Wahidin, Mugi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 3 No. 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v3i1.17

Abstract

Pap smear merupakan salah satu jenis pemeriksaan skrining dalam deteksi dini kanker serviks yang efektif, sederhana dan murah. Di Indonesia tercatat hanya 5% penduduk wanita yang melakukan pemeriksaan Pap Smear secara rutin, sementara itu RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi mengalami sedikit peningkatan tiap tahunnya tentang pemeriksaan Pap Smear. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan Pap Smear pada wanita usia subur di poliklinik kebidanan rumah sakit umum daerah (RSUD) H.Abdul Manap Kota Jambi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini dilakukan di Poliklinik RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2019, Populasi dalam penelitian ini adalah 167 wanita usia subur, dengan menggunakan teknik accidental sampling didapatkan sampel 117 orang wanita usia subur, penelitian ini dilakukan dari tanggal 5 – 24 September Tahun 2019. Data diolah secara komputerisasi, disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 85.5% wanita usia subur dengan pengetahuan rendah, 78.6% sikap negatif dan 74.4% tidak didukung oleh keluarga. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemeriksaan Pap Smear yaitu p= 0.046 (p kurang dari 0.05), ada hubungan bermakna antara sikap dengan pemeriksaan Pap Smear yaitu p =0.019 (p kurang dari 0.05), dan ada hubungan bermakana antara dukungan keluarga dengan pemeriksaan Pap Smear yaitu p= 0.042 (p kurang dari 0.05). Berdasarkan hasil penelitian, disaranan pada tenaga kesehatan mampu untuk melakukan promosi kesehatan guna untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Dengan Keteraturan Pemeriksaan Kehamilan Di Klinik Bersalin Ramlah Parjib 3 Kota Samarinda Sholihah, Ani Mar’atus; Fijri, Bayu
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 3 No. 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v3i1.18

Abstract

The health status of a country is determined by several indicators one of which is the Maternal Mortality Rate (MMR) is still quite high 228 / 100,000 live births, while the MDG target in 2015 MMR can be reduced to 102 / 100,000 live births. the direct cause of maternal death in Indonesia is bleeding Data from the Samarinda City Health Office shows that the maternal mortality rate in 2012 was 75 / 100,000 live births. The death rate was due to bleeding 20 / 100,000, 5 / 100,000 due to hypertension in pregnancy and 50 / 100,000 live births due to others such as asthma, heart, hepatitis and others.Clarifying pregnant women in the status of mild, moderate and severe risk cannot be used as a benchmark anymore, because all pregnant women are at high risk, even in normal pregnancy, in labor complications can occur without being predicted beforehand, therefore every pregnant woman must examine herself thoroughly regularly and get optimal midwifery services supported by a good attitude of midwives. A good attitude of midwives during providing midwifery services to every pregnant woman is a real strategy in an effort to increase motivation of pregnant women on the importance of regular pregnancy checks.This study aims to determine the relationship of maternal knowledge with regular third trimester pregnancy examinations at the Ramlah Parjib Maternity Clinic in Samarinda.This study uses descriptive analytical research method to determine the relationship of maternal knowledge with regular third trimester pregnancy examinations at the Ramlah Parjib 3 Clinic Samarinda, with a cross sectional study design. The population in this study was third trimester pregnant women who examined their pregnancies at the Ramlah Parjib 3 Maternity Clinic in Samarinda, by convenience sampling amounting to 32 respondents.Based on statistical tests between the two pregnancy rate variables a statistical test is performed using the chi square formula, it is known that the value of chi square X2 is calculated (24.5) and P value is 0.00 while the price of chi square (X2) table is at db = 3-1: 2, at the 0.05 significance level (alpha) is 5.591, this means that the X2 count lebih dari X2 table or P value kurang dari of alpha, it can be concluded that there is a significant relationship between the knowledge of pregnant women and the regularity of the examination.From this study it was concluded that there was a significant relationship between the knowledge of pregnant women and the regularity of examinations at the Ramlah Parjib III Samarinda clinic. And it is hoped that all parties interested in improving the health status of pregnant women can further enhance antenatal care services or pregnancy examinations so as to achieve maximum and better results for the future.
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Usia 9-11 Bulan Di Klinik Aminah Amin Tahun 2018 Fitriana, Fitriana; Partijah, Suci; Pramardika, Dhito Dwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 3 No. 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v3i1.19

Abstract

Background: Immunization is a way to prevent infections caused by viruses or bacteria. Family support considers it important to administer immunizations to infants. The purpose of this study is to determine the relationship of family support to the completeness of immunization in infants aged 9-11 months at the Aminah Amin Clinic. The population increased by 42 parents with a sample of 21 parents who had babies aged 9-11 months. Samples were taken by accidental sampling technique. Variables that require family assistance and completeness of immunization. Descriptive analytics. Measuring instruments consist of a questionnaire for family support variables and KMS for Immunization Completeness variables. Data analysis used univariate and bivariate analyzes using the Chi-Squar statistical test. Results: Based on the results of statistical calculations, there is a relationship between family support and completeness of immunization in infants aged 9-11 months. Conclusion: There is a relationship between family support and completeness of immunization in infants aged 9-11 months in aminah amen clinic. Researchers hope to support all parties to help the success of a complete basic immunization program
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infertilitas Primer Pada Wanita Usia Subur Di Kota Samarinda Tahun 2020 Fauziah, Fauziah; Rahmawati, Rahmawati; Fitriana, Fitriana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 3 No. 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v3i1.20

Abstract

Sebagian besar pasangan di dunia hampir semua mengiginkan kehadiran seorang anak, namun tidak semua perkawinan beruntung memiliki keturunan. Infertilitas menjadi salah satu gangguan reproduksi yang kadang terjadi. Di mana Infertilitas merupakan masalah yang di hadapi pasangan suami istri yang telah menikah selama minimal satu tahun tanpa kontrasepsi, dengan melakukan hubungan suami istri rutin tetapi belum berhasil mendapatkan kehamilan. Infertilitas pada wanita dibedakan atas infertilitas primer dan infertilitas sekunder. World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa jumlah pasangan infertil sebanyak 36% diakibatkan adanya kelainan pada pria, sedangkan 64% berada pada wanita. Diatara faktor risiko yang menjadi penyebab infertilitas primer, seperti usia dan obesitas. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan antara usia dan obesitas dengan kasus infertilitas primer di RS. Siaga Al Munawarroh Ramania Samarinda, pelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 50 wanita terdiri dari 25 pasien infertilitas primer dan 25 pasien tidak infertil. Data diambil dari rekam medis pasien di Poli Kandungan, RS. Siaga Al Munawaroh dari bulan Desember 2019 s/d Januari 2020 . Pada penelitian ini menggunakan variabel usia dan obesitas. Hasil bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang berarti antara usia dan infertilitas primer (p = 0,572) serta keterkaitan yang tidak terlalu berarti antara obesitas dengan infertilitas (p = 0,235). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua variabel yang diteliti tidak ada keterkaitan yang berarti dengan infertilitas primer namun obesitas menjadi faktor yang perlu diwaspadai karena kelebihan berat badan cukup untuk meningkatkan risiko gangguan metabolisme.
Peran Suami Dan Petugas Kesehatan Dalam Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Kota Madya Yogyakarta Khasanah, Nur; Sukmawati, Sukmawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 2 No. 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v2i1.21

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah Nutrisi alamiah yang terbaik bagi bayi, akan tetapi tidak semua bayi ASI eksklusif adalah Nutrisi alamiah yang terbaik bagi bayi, akan tetapi tidak semua bayi mendapatkan ASI secara Eksklusif dari Ibunya. Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target maksimal yaitu 80%, begitupun dengan provinsi Daerah istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya di Kotamadya Yogyakarta yang merupakan salah satu kabupaten dengan cakupan pemberin ASI Eksklusif terendah dibanding kabupaten lainnya yaitu 61,52%. Penelitian menunjukkan faktor-faktor yang dapat menentukan pemberian ASI Eksklusif, salah satunya adalah ibu merasa persediaan ASInya tidak mencukupi, padahal persediaan ASI yang tidak mencukupi seharusnya dapat diatasi dengan adanya peran suami dan petugas kesehatan dalam mendukung peningkatan produksi ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui informasi tentang bagaimana peran suami dan petugas kesehatan dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan studi kasus melalui wawancara terhadap bidan dan suami ibu menyusui. Hasil penelitian menunjukkan Suami kurang berperan dalam meningkatkan produksi ASI, karena banyak suami yang belum mengetahui cara meningkatkan produksi ASI dan mereka tidak ingin mencari informasi terkait hal tersebut, sedangkan peran petugas kesehatan dalam meningkatkan produksi ASI sudah cukup baik. Petugas kesehatan biasanya berperan dalam memberikan konseling tentang ASI Eksklusif, menyediakan ruang pojok ASI di tempat praktik bidan, menolak adanya susu formula, membina kader di posyandu, melakukan sosialisasi tentang ASI Eksklusif, memberikan suplemen pelancar ASI, menyarankan ibu untuk meningkatkan frekuensi menyusui, mengajarkan suami ibu menyusui tentang cara pijat oksitosin, dan menganjurkan suami untuk menyediakan makanan yang baik untuk ibu menyusui seperti sayuran hijau.
Hubungan Pengetahuan Dengan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura Tahun 2017 Lestari, Susi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 2 No. 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v2i1.22

Abstract

Latar belakang: Teknik Menyusui yang Benar pada ibu nifas adalah cara pemberian ASI dari ibu ke bayi dengan perlekatan yang benar. Dalam proses menyusui sering terjadi masalah seperti puting susu lecet sehingga menghambat pemberian ASI kepada bayi. Pada tahun 2014 cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia hanya 52,3% sedangkan angka yang diharapkan yaitu 80%. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dengan Teknik Menyusui yang Benar pada ibu nifas pada di Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas dengan jumlah 303 ibu nifas dan besar sampel sebanyak 75 responden dimana pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability dengan cara Accidental Sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ibu yang melakukan teknik menyusui dengan benar dengan pengetahuan baik sebanyak 14 (18,7) dan data terendah pada ibu yang melakukan teknik menyusui dengan tidak benar dengan pengetahuan kurang sebanyak 24 (33,0%). Hasil uji statistik hubungan pengetahuan dengan teknik menyusui diperoleh nilai p-value 0,001 yang artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan teknik menyusui yang benar pada ibu nifas. Dengan nilai koefisien kontingensi yang menunjukan hasil 0,622 yang artinya terdapat korelasi atau hubungan yang erat antara pengetahuan dengan teknik menyusui. Kesimpulan: Dari penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan teknik menyusui yang benar pada ibu nifas dengan nilai p-value 0,001 dan nilai koefisien kontingensi 0,622 yang artinya keeratan hubungannya adalah kuat. Saran meningkatkan motivasi bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada ibu nifas dengan cara melakukan kunjungan rumah agar bisa mempraktekkan secara langsung Teknik Menyusui yang Benar pada ibu nifas sehingga ibu dapat memberikan ASI pada bayinya dengan sehingga dapat mengurangi kesakitan yang dialami saat menyusui.

Page 2 of 45 | Total Record : 450