cover
Contact Name
Innike Abdillah Fahmi
Contact Email
fahmi.innike@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
societa@um-palembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
ISSN : 23014180     EISSN : 25498509     DOI : -
Societa is the journal that published by Agricultural Faculty of Muhammadiyah University of Palembang, since 2016. This journal reguraly publish every June and December with registrated number ISSN 2301-4180 (print) and ISSN 2549-8509 (online).
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
POLA KEMITRAAN USAHA BERBASIS SERAT DAUN NANAS PADA KOPERASI PRODUSEN MIWA PINEAPPLE KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH Suryo Joy Kusumo; Puri Pratami Ardina Ningrum
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v15i1.11498

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kemitraan antara petani nanas dan Koperasi Produsen Miwa Pineapple, menganalisis pendapatan petani mitra, serta mengetahui kelayakan usahatani nanas. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, pada Januari–Maret 2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Informan dan responden ditentukan secara purposive, terdiri atas satu orang pengurus koperasi dan tujuh petani mitra. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pola kemitraan dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan pendapatan dan kelayakan usahatani dianalisis menggunakan perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan Revenue Cost Ratio (R/C ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara petani dan koperasi termasuk pola kemitraan dagang umum. Petani berperan sebagai pemasok daun nanas, sedangkan koperasi bertindak sebagai pembeli sekaligus pengolah serat. Kemitraan dilakukan tanpa kontrak tertulis, bantuan modal, dan penyediaan sarana produksi, dengan pembayaran tunai setelah penimbangan. Rata-rata pendapatan usahatani nanas sebesar Rp109.859.858 per musim tanam, sedangkan penjualan daun nanas memberikan tambahan pendapatan sebesar Rp602.857 per petani per musim tanam. Nilai R/C ratio sebesar 4,20 menunjukkan bahwa usahatani nanas menguntungkan dan layak diusahakan. Kelayakan usaha terutama ditopang oleh penjualan buah nanas, sedangkan kemitraan dengan koperasi memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan daun nanas sebagai bahan baku serat. ABSTRACTThis study aimed to describe the partnership pattern between pineapple farmers and the Miwa Pineapple Producer Cooperative, analyse partner farmers’ income, and determine the feasibility of pineapple farming. The study was conducted in East Prabumulih District, Prabumulih City, from January to March 2026. A descriptive method with qualitative and quantitative approaches was employed. Informants and respondents were selected purposively and consisted of one cooperative administrator and seven partner farmers. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The partnership pattern was analysed using qualitative descriptive analysis, while farm income and feasibility were examined by calculating production costs, revenue, income, and the Revenue Cost Ratio (R/C ratio). The results showed that the relationship between farmers and the cooperative represented a general trading partnership. Farmers supplied pineapple leaves, while the cooperative acted as the buyer and fibre processor. The partnership operated without written contracts, capital assistance, or production input support, and payments were made in cash after weighing. The average income from pineapple farming was IDR 109,859,858 per growing season, while pineapple leaf sales provided additional income of IDR 602,857 per farmer per growing season. The R/C ratio of 4.20 indicated that pineapple farming was profitable and financially feasible. Farm feasibility was mainly supported by pineapple fruit sales, while the partnership with the cooperative created additional value through the utilisation of pineapple leaves as fibre raw material.
IMPLEMENTASI PROGRAM OPLA PADA USAHATANI PADI SAWAH LEBAK DI DESA AWAL TERUSAN KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Danil Prastio; Harniatun Iswarini
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v15i1.11494

Abstract

ABSTRAKProgram Optimalisasi Lahan (OPLA) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas lahan rawa lebak guna mendukung ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program OPLA dan pendapatan usahatani padi sawah lebak di Desa Awal Terusan, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2025 menggunakan metode survei. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive, sedangkan pengambilan sampel petani menggunakan simple random sampling sebanyak 36 responden dari 361 petani peserta Program OPLA. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis implementasi program mengacu pada tahapan pelaksanaan Program OPLA, sedangkan analisis pendapatan dihitung menggunakan pendekatan biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program OPLA telah berjalan sesuai dengan tahapan program, yaitu persiapan lahan, penyediaan sarana produksi, penanaman dan pemeliharaan tanaman, serta monitoring dan evaluasi. Program didukung oleh pembangunan infrastruktur tata air, bantuan benih, pompa air, bantuan biaya pengolahan lahan, dan pendampingan penyuluh pertanian. Rata-rata biaya produksi usahatani padi sawah lebak sebesar Rp7.440.290 per musim tanam, rata-rata penerimaan sebesar Rp27.540.000 per musim tanam, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp20.099.710 per musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program OPLA memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan usahatani padi sawah lebak dan mendukung peningkatan pendapatan petani. ABSTRACTThe Land Optimization Program (OPLA) is one of the Indonesian government's strategic initiatives to improve the productivity of lebak swamp rice fields in support of national food security. This study aimed to analyze the implementation of the OPLA Program and the income of lebak swamp rice farming in Awal Terusan Village, Sirah Pulau Padang District, Ogan Komering Ilir Regency. The research was conducted from March to May 2025 using a survey method. The study site was selected purposively, while 36 farmers were selected through simple random sampling from a population of 361 OPLA participant farmers. Primary and secondary data were collected and analyzed using qualitative descriptive and quantitative approaches. Program implementation was analyzed based on the stages of OPLA implementation, while farm income was calculated through production cost, revenue, and income analyses. The results showed that the implementation of the OPLA Program had been carried out according to its planned stages, including land preparation, provision of agricultural inputs, planting and crop maintenance, as well as monitoring and evaluation. The program was supported by the development of water management infrastructure, the provision of rice seeds, water pumps, land preparation assistance, and agricultural extension services. The average production cost of lebak swamp rice farming was IDR 7,440,290 per cropping season, while the average revenue reached IDR 27,540,000 per cropping season, resulting in an average farm income of IDR 20,099,710 per cropping season. These findings indicate that the OPLA Program has made a positive contribution to the implementation of lebak swamp rice farming and has supported the improvement of farmers' income.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BOKAR PADA TINGKAT PEDAGANG PENGUMPUL DI KECAMATAN MESUJI MAKMUR KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Rizkian Danda Saputra; Muhammad Sidik
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v15i1.11500

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the marketing channels for bokar at the collector trader level and to analyze the technical and economic efficiency of bokar marketing at the collector trader level in Mesuji Makmur District, Ogan Komering Ilir Regency. The sampling method used was saturated sampling. The data collection methods used were observation, interviews, and documentation. The data processing methods used were editing, coding, and tabulating, while the data analysis method used was descriptive with a quantitative approach. The results of the study showed that in the bokar marketing channel at the collecting trader level in Mesuji Makmur District, Ogan Komering Ilir Regency, there are two marketing channels or are heterogeneous (different market divisions) where collecting traders sell the results of bokar purchases to factories in Jambi City and Palembang City. In terms of technical efficiency, channel I is more efficient than channel II, in channel I is Rp. 1.5 / Kg / KM while in channel II is Rp. 2.5 / Kg / KM. In terms of economic efficiency, channel II is more efficient than channel I, in channel II is Rp. 5.6 / Kg while in channel I is Rp. 3.8 / Kg. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran bokar pada Tingkat pedagang pengumpul dan untuk menganalisis efisiensi teknis dan ekonomi pada pemasaran bokar pada tingkat pedagang pengumpul di Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode penarikan contoh sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan  data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating sedangkan metode analisis data yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan Pada saluran pemasaran bokar tingkat pedagang pengumpul di Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir ada dua saluran pemasaran atau bersifat heterogen (pembagian pasar yang berbeda-beda) dimana pedagang pengumpul menjual hasil pembelian bokar ke pabrik yang ada di Kota Jambi  dan ke Kota Palembang. Pada efisiensi teknis saluran I lebih efisien dibandingkan saluran II, pada saluran I adalah Rp. 1,5/Kg/KM sedangkan pada saluran II adalah Rp. 2,5/Kg/KM. Pada efisiensi ekonomi saluran II lebih efisien dibandingkan saluran I, pada saluran II adalah Rp. 5,6/Kg sedangkan pada saluran I adalah Rp. 3,8/Kg.
PROGRAM KEMITRAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT ANTARA PT.BUMI SAWIT PERMAI DENGAN PETANI DESA GUNUNG RAJA KECAMATAN MUARA ENIM Ajeng Bela Pertiwi; Mustopa Marli Batubara
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v15i1.11493

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja alokasi pembiayaan pada budidaya kelapa sawit melalui program kemitraan PT. Bumi Sawit Permai dan untuk mengetahui peran koperasi lubai sawit permai pada program kemitraan budidaya kelapa sawit antara Perusahaan dengan petani Desa Gunung Raja Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive Sampling dan simple random sampling. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan analisis data yang digunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan alokasi pembiayaan pada porgram kemitraan budidaya kelapa sawit sebesar Rp. 90.456.000 yag terbagi pada alokasi biaya pembangunan perkebuanan Rp. 55.000.000, Kompensasi petani selama 48 bulan sebesar Rp. 24.000.000 yang dinerikan secara perbulan sebesar Rp. 500.000 dan Biaya bungan bank tertanggung sebsar Rp. 11.456.000. Peran koperasi lubaio sawit permai dalam program kemitraan budidaya kelapa sawit di Desa Gunung Raja Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim adalah: a) Mempasilitasi pihak pemitra (PT Bumi Sawit Permai) dalam perlengkapan dokumen petani, b) Pengajuan CPCL (calon petani calon lahan) ke Kepala Desa, Camat sampai ke Dinas Perkebunan Setempat, c) Menyediakan tenaga kerja dengan standar upah UMR yang di ambil dari keluarga petani peserta (anggota Koperasi), d) Menjadi mediator kalau terjadi permasalahan yang berkaitan dengan kegiatan Perkebunan sawit rakyat (PSR), dan e) Menampung simpanan pokok dan simpan wajib petani (anggota) di potong oleh bank pemberi kredit sebesar 20.000 per bulan.ABSTRACTThis study aims to determine the allocation of funding for oil palm cultivation through the partnership program of PT. Bumi Sawit Permai and to determine the role of the Lubai Sawit Permai cooperative in the oil palm cultivation partnership program between the company and farmers in Gunung Raja Village, Lubai District, Muara Enim Regency. The method used in this study is qualitative with a phenomenological approach. The sampling methods used in this study are purposive sampling and simple random sampling. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. The data processing methods used are data condensation, data presentation, and conclusion drawing, while the data analysis used is descriptive. The results of the study show that the allocation of funding for the oil palm cultivation partnership program amounted to IDR. 90,456,000, which was divided into IDR. 55,000,000 for plantation development costs, compensation for farmers for 48 months amounting to IDR. 24,000,000, which is paid monthly at IDR. 500,000, and bank interest costs amounting to IDR. 11,456,000. The role of the Lubaio Sawit Permai Cooperative in the oil palm cultivation partnership program in Gunung Raja Village, Lubai District, Muara Enim Regency is: a) Facilitating the partner (PT Bumi Sawit Permai) in preparing farmer documents, b) Submitting CPCL (prospective farmers and prospective land) to the Village Head, Sub- District Head, and Local Plantation Office, c) Providing labor at the minimum wage standard taken from the families of participating farmers (cooperative members), d) Acting as a mediator if problems arise related to smallholder oil palm cultivation (PSR), and e) Collecting basic savings and mandatory savings from farmers (members), which are deducted by the lending bank at a rate of 20,000 per month.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PENELITIAN ILMU-ILMU AGRIBISNIS Vol 11, No 1 (2022): SOCIETA: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 9, No 2 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 9, No 1 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 8, No 2 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 8, No 1 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 7, No 2 (2018): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 6, No 2 (2017): SOCIETA Vol 6, No 2 (2017): SOCIETA Vol 6, No 1 (2017): Societa Vol 6, No 1 (2017): Societa Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA Vol 5, No 1 (2016): SOCIETA Vol 5, No 1 (2016): SOCIETA Vol 4, No 2 (2015): Societa Vol 4, No 2 (2015): Societa Vol 4, No 1 (2015): Societa Vol 4, No 1 (2015): Societa Vol 3, No 2 (2014): Societa : Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 3, No 2 (2014): Societa : Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 2, No 2 (2013): Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis More Issue