cover
Contact Name
Innike Abdillah Fahmi
Contact Email
fahmi.innike@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
societa@um-palembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
ISSN : 23014180     EISSN : 25498509     DOI : -
Societa is the journal that published by Agricultural Faculty of Muhammadiyah University of Palembang, since 2016. This journal reguraly publish every June and December with registrated number ISSN 2301-4180 (print) and ISSN 2549-8509 (online).
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
STUDI SISTEM AGRIBISNIS MELON GOLDEN EMERALD HIDROPONIK (STUDI KASUS PADA PT. ZAFA MULIA MANDIRI UNIT KERJA THE ZAFARM) KOTA PALEMBANG Kuspriyanto, M Al Kahfi; Iswarini, Harniatun
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10920

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine how the agribusiness system and sales revenue of The Zafarm's Golden Emerald hydroponic melons work. This study was conducted at PT. Zafa Mulia Mandiri's The Zafarm unit in Palembang City from July to August 2025. The research method used was a case study. The sampling method used was purposive sampling. There were three respondents in this study. The data collection methods used in this study were observation, documentation, and direct interviews with the respondents. Data processing methods included editing, coding, and tabulation. Qualitative descriptive analysis was used for data analysis, while quantitative descriptive analysis with a mathematical approach was used to determine the sales revenue from Golden Emerald hydroponic melons. Based on the research findings, the production facilities used by The Zafarm DFT hydroponic installation include Golden Emerald melon seeds, water pumps, rockwool, scissors, net pots, AB mix nutrients, TDS meters, pH meters, pH controllers, insecticides, fungicides, sprayers, measuring cups, flannel cloth, press ropes, and greenhouses. The production facilities were obtained from agricultural stores/offline stores and online stores. The agricultural subsystem includes preparation of Golden Emerald melon seeds, sowing, planting, monitoring, preparation of AB mix nutrients, maintenance, pest control, harvesting, and post-harvest activities. The marketing subsystem includes labeling, grading, pricing strategies, social media, and agrotourism marketing. Sales revenue for Golden Emerald melons from January to March 2024 amounted to Rp36,907,600/MT. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem agribisnis dan pendapatan penjualan melon Golden Emerald hidroponik The Zafarm. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Zafa Mulia Mandiri unit kerja The Zafarm, Kota Palembang. Pada bulan juli sampai agustus 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah purposive sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan wawancara langsung kepada responden. Metode pengolahan data menggunakan editing, coding dan tabulating. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, untuk berapa besar pendapatan dari penjualan melon Golden Emerald hidroponik digunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan matematis. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan pengadaan sarana produksi pada peralatan yang dipakai oleh The Zafarm instalasi hidroponik DFT, benih melon Golden Emerald, pompa air, rockwoll, gunting, netpot, nutrisi AB mix, TDS meter, pH meter, pH control, insektisida, fungisida, sprayer, gelas ukur, kain flanel, tali rapiah press dan greenhouse adapun sarana produksi didapatkan dari toko pertanian / offline store dan online store. Subsistem usahatani meliputi persiapan bibit melon Golden Emerald, penyemeaian, penanaman, pengontrolan, pembuatan nutrisi AB mix, perawatan, pengendalian hama, panen dan pasca panen. Selanjutnya subsistem pemasaran meliputi labeling, grading, strategi harga, media sosial dan pemasaran agrowisata. Pendapatan penjualan melon Golden Emerald pada periode januari sampai maret 2024 sebesar Rp36.907.600/MT.
ANALISIS RANTAI PASOK CABAI MERAH DI DESA PULAU NEGARA KECAMATAN PEMULUTAN BARAT KABUPATEN OGAN ILIR Pratama, Reksa Aditya; Apriani, Novi
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10915

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the red chili supply chain related to production flow, information flow and financial flow in Pulau Negara Village, West Pemulutan District, Ogan Ilir Regency and to analyze the efficiency level of the red chili supply chain in Pulau Negara Village, West Pemulutan District, Ogan Ilir Regency. This study was conducted in Pulau Negara Village, West Pemulutan District, Ogan Ilir Regency, South Sumatra Province in May - July 2025. The research method used is a survey method. The sampling method for red chili farmers in Pulau Negara Village uses a simple random sampling technique of 35 farmers. Furthermore, the sampling method for marketing actors uses a purposive sampling technique divided into collectors and retailers. The data collection methods used in this study are data condensation, data presentation and describing and drawing conclusions. The data processing methods used are data editing, coding and tabulation. The data analysis method used to answer the first problem about how the red chili supply chain is related to production flow, information flow and financial flow uses qualitative descriptive analysis. Meanwhile, the method used to answer the second problem regarding supply chain efficiency uses a quantitative analysis method with the calculation of marketing margins, farmer's share, and marketing efficiency. The results of the study indicate that the flow pattern of the red chili supply chain in Pulau Negara Village includes three main components, namely the flow of goods, financial flow, and information flow. The flow of goods from farmers to collectors with regular deliveries and good record keeping. The financial flow with cash payments from collectors to farmers and a deferred payment system from retailers to collectors. Meanwhile, the current information flow includes important market information that influences pricing decisions and product quality. Marketing margins, farmer's share, and red chili supply chain efficiency in Pulau Negara Village across all three streams have shown efficient results, with the margin for collectors reaching 3,85% and for retailers reaching 3,63%. Stream II has a total margin of 6,36% and Stream III has a margin of 0,00%. Furthermore, the farmer's share value for Stream I is 91%, for Stream II 94%, and for Stream III 100%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPBTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rantai pasok cabai merah terkait dengan aliran produksi, aliran informasi dan aliran keuangan di Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir dan untuk menganalisis tingkat efisiensi rantai pasok cabai merah di Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Mei - Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh pada petani cabai merah di Desa Pulau Negara menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 35 petani. Selanjutnya metode penarikan contoh pada pelaku pemasaran menggunakan teknik purposive sampling yang terbagi atas pedagang pengepul dan pedagang pengecer. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kondensasi data, penyajian data dan menggambarkan dan menarik kesimpulan. Metode pengolahan data yang digunakan adalah pengeditan data, pengkodean dan tabulasi. Metode analisa data yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang pertama tentang bagaimana rantai pasok cabai merah terkait dengan aliran produksi, aliran informasi dan aliran keuangan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan untuk menjawab permasalah kedua tentang efisiensi rantai pasok menggunakan metode analisis kuantitatif dengan perhitungan margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola aliran rantai pasokan cabai merah di Desa Pulau Negara meliputi tiga komponen utama, yaitu aliran barang, aliran keuangan, dan aliran informasi. Aliran barang dari petani ke pengepul dengan pengiriman rutin dan pencatatan yang baik. Aliran keuangan dengan pembayaran tunai dari pengepul ke petani dan sistem bayar tunda dari pengecer ke pengepul. Sementara itu, aliran informasi berjalan mencakup informasi pasar penting yang memengaruhi keputusan harga dan kualitas produk. Margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi rantai pasok cabai merah di Desa Pulau Negara pada ketiga aliran telah menunjukkan hasil yang efisien, dimana margin pada pedagang pengepul sebesar 3,85% dan pada pedagang pengecer 3,63%. Aliran II dengan total margin sebesar 6,36% dan Aliran III dengan margin 0,00%. Kemudian nilai farmer’s share pada Aliran I sebesar 91%, pada Aliran II sebesar 94% dan pada aliran III sebesar 100%.
STUDI KOMUNIKASI INTERPERSONAL KELOMPOK TANI “ANGGREK” DALAM AKTIVITAS PENYULUHAN PERTANIAN DI BPP MERAPI BARAT SELATAN KABUPATEN LAHAT Perkasa, Muhammad Prianda Abdi; Anang, Rahidin H
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10921

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the form of interpersonal communication in the "Anggrek" farmer group during agricultural extension activities at the BPP Merapi Barat Selatan, Lahat Regency, and its role in farm governance. The research method used was phenomenology with a non-probability sampling technique through saturation sampling, involving one agricultural extension worker and 25 farmer group members. Data were collected through in-depth interviews, participatory and non participatory observations, and documentation. Data analysis was carried out through condensation, presentation, and drawing conclusions using a qualitative descriptive approach. The results showed that interpersonal communication occurs in three stages: information delivery, implementation, and evaluation. In the information delivery stage, the extension worker conveys messages to the farmer group; implementation is carried out through direct face-to-face meetings; while evaluation provides a space for farmers to exchange ideas, experiences, and opinions. Communication is active and two way, both formally and informally. However, there are still obstacles such as some members being passive and having difficulty understanding messages. Overall, interpersonal communication plays an important role in farm governance. Informational, educational, and persuasive roles encourage cooperation, solidarity, and shared awareness. In addition, the interactions that are established help change farmers' attitudes to be more open to innovation through repeated and in-depth social processes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui bentuk komunikasi interpersonal pada kelompok tani “Anggrek” dalam aktivitas penyuluhan pertanian di BPP Merapi Barat Selatan Kabupaten Lahat serta peranannya dalam tata kelola usaha tani. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan teknik non-probability sampling melalui saturation sampling, melibatkan satu penyuluh pertanian dan 25 anggota kelompok tani. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan non partisipatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi interpersonal berlangsung pada tiga tahap, yaitu penyampaian informasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap penyampaian informasi, penyuluh menyampaikan pesan kepada kelompok tani; pelaksanaan dilakukan melalui tatap muka langsung; sedangkan evaluasi menjadi ruang petani untuk bertukar pikiran, pengalaman, dan pendapat. Komunikasi bersifat aktif dan dua arah, baik secara formal maupun informal. Namun, masih terdapat kendala seperti sebagian anggota pasif dan kesulitan memahami pesan. Secara keseluruhan, komunikasi interpersonal berperan penting dalam tata kelola usaha tani. Peran informasional, edukatif, dan persuasif mendorong kerja sama, solidaritas, dan kesadaran bersama. Selain itu, interaksi yang terjalin membantu perubahan sikap petani menjadi lebih terbuka terhadap inovasi melalui proses sosial yang berulang dan mendalam.
SISTEM KERJA SAMA ANTARA PEMILIK PENGGILINGAN PADI DENGAN PETANI PADI SAWAH PASANG SURUT DI DESA SUKAMULYA KECAMATAN AIR SUGIHAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Tajudin, M; Sidik, Muhammad
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10916

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the cooperation system between rice mill owners and rice farmers and the income of rice mill owners in Sukamulya Village, Air Sugihan District, Ogan Komering Ilir Regency. This research was conducted in Sukamulya Village, Air Sugihan District, Ogan Komering Ilir Regency. The method used in this study uses descriptive qualitative and quantitative methods. The sampling method used in this study uses purposive sampling (intentionally). The data collection method used is using interviews, observation, and documentation. The data processing method uses data editing, coding, and tabulation. And the data analysis method uses qualitative (descriptive) analysis and quantitative analysis. The results of the study that the cooperation system between rice mill owners and rice farmers is using Bergining Cooperation, namely a system of cooperation in the exchange of goods and services. Where farmers bring their harvested grain to the mill and the mill provides services in the form of grinding the grain into rice, While the income of the mill owner in Sukamulya Village is Rp. Rp. 9,339,674 / month. This result is obtained from the income received, which is Rp. 14,434,750/month, and is subtracted from the production costs during operations, which is Rp. 5,095,076/month. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem kerjasama antara pemilik penggilingan padi dengan petani padi sawah dan pendapatan pemilik penggilingan di Desa Sukamulya Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukamulya Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling (secara sengaja). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode pengolahan data yaitu menggunakan pengeditan data, pengkodean, dan tabulasi. Dan metode analisis data menggunakan analisis kualitatif (deskriptif) dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian bahwa sistem kerja sama antara pemilik penggilingan padi dan petani padi sawah adalah menggunakan Kerjasama bergining, yaitu sistem Kerjasama pertukaran barang dan jasa. Dimana petani membawa gabah hasil panennya ke penggilingan dan penggilingan menyediakan jasa berupa gilingan gabah menjadi beras, Sementara pendapatan pemilik penggilingan di Desa Sukamulya yaitu sebesar Rp. Rp.9.339.674/bln. hasil ini diperoleh dari penerimaan yang didapat yaitu sebesar Rp.14.434.750/bln. dan dikurang dari hasil biaya produksi selama beroprasi yaitu sebesar Rp.5.095.076/bln.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PETANI DALAM PEMINJAMAN MODAL BUMDES TERHADAP MODAL USAHATANI PADI DI DESA TIRTAHARJA KECAMATAN MUARA SUGIHAN KABUPATEN BANYUASIN Darmayanti, Ria; Batubara, Mustopa Marli
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10922

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine what factors influence the interest of rice farmers and to analyze how much the income ratio is in rice farming businesses that borrow and do not borrow capital from BUMdes Tirta Sugihan in Tirtaharja Village, Muara Sugihan District, Banyuasin Regency. The research method used in this study is a survey method. The sampling method used in this study is the Simple Random Sampling method. The data collection methods used are observation, interviews and documentation. The data processing methods used are editing, coding and tabulating while the data analysis method used is descriptive with a quantitative approach. The results of the study show that the factors of farmer age, education level, experience, production costs, land area, and the amount of collateral have a significant partial effect on farmers in BUMdes capital loans for farming capital. While the level of education has no significant partial effect on farmers in BUMdes capital loans for farming capital in Tirtaharja Village, Muara Sugihan District, Banyuasin Regency. There is a significant difference in income between the average income of rice farming businesses that borrow capital from BUMDes and those that do not. The income of farming businesses that borrow capital from BUMDes is IDR. 15,790,518/Ha/MT, while the income of rice farming businesses that do not borrow capital is IDR. 19,699,108/Ha/MT. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani padi dan untuk menganalsis berapa besar perbandingan pendapatan pada usahatani padi yang meminjam dan tidak meminjam modal pada BUMdes Tirta Sugihan di Desa Tirtaharja Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Simple Random Sampling (acak sederhana). Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating sedangkan metode analisis data yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan faktor umur petani, tingkat pendidikan, pengalaman, biaya produksi, luas lahan, dan jumlah agunan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap terhadap petani dalam pinjaman modal BUMdes terhadap modal usahatani. Sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh tidak signifikan secara parsial terhadap petani dalam pinjaman modal BUMdes terhadap modal usahatani di Desa Tirtaharja Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin. Terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara rata-rata pendapatan usahatani padi yang melakukan peminjaman modal BUMDes dengan pendapatan usahatani padi yang tidak melakukan peminjaman modal BUMDes. Pendapatan usahatani yang melakukan peminjaman modal BUMDes sebesar Rp. 15.790.518/Ha/MT sedangkan pendapatan usahatani padi yang tidak melakukan peminjaman modal BUMDes yaitu Rp. 19.699.108/Ha/MT.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PENELITIAN ILMU-ILMU AGRIBISNIS Vol 11, No 1 (2022): SOCIETA: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 9, No 2 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 9, No 1 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 8, No 2 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 8, No 1 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 7, No 2 (2018): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 6, No 2 (2017): SOCIETA Vol 6, No 2 (2017): SOCIETA Vol 6, No 1 (2017): Societa Vol 6, No 1 (2017): Societa Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA Vol 5, No 1 (2016): SOCIETA Vol 5, No 1 (2016): SOCIETA Vol 4, No 2 (2015): Societa Vol 4, No 2 (2015): Societa Vol 4, No 1 (2015): Societa Vol 4, No 1 (2015): Societa Vol 3, No 2 (2014): Societa : Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 3, No 2 (2014): Societa : Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 2, No 2 (2013): Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis More Issue