cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
serambiengineering@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Engineering
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : https://doi.org/10.32672/jse
Jurnal Serambi Engineering diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Jurnal ini diterbitkan sebagai media untuk menyalurkan informasi hasil penelitian dibidang keteknikan baik yang dilakukan oleh para dosen dari Fakultas Teknik, khususnya dari Universitas Serambi Mekkah maupun dari pihak lain. Penelitian yang dipublikasikan dapat berupa penelitian lapangan maupun laboratorium serta kajian literatur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,178 Documents
Identifikasi Bahaya dengan Metode Hirarc Pada Kegiatan Hose Connection di Departement Jetty PT XYZ Raihan Firmansyah; Yanuar Pandu Negoro; Hidayat Hidayat
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6831

Abstract

The Jetty Department is a department that supports production because it is the initial point of entry for raw materials for production activities which are brought by a fleet of ships from outside Java. In the Jetty Department there are many types of work that have a risk of danger, one of the jobs that will be identified as dangerous in this research is hose connection activities. This research was carried out to identify hazards or dangers that could occur to workers, assess the risks, and finally be able to control the risk of danger using the HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) method. The research results show that in the risk assessment, there are 4 Low Risks, which means the risk is still acceptable, 5 Moderate Risks, which means the risk is still acceptable but needs additional risk control, and 3 high risks, which means the risk is not accepted, the risk needs to be reduced immediately. The proposed risk is to always use PPE that is appropriate to the job, and use work support tools such as supports and heavy forklifts. As well as always focusing on carrying out work, you must always be alert and responsive to areas or work environments that can pose risks and have good mutual coordination or communication between related workers.
Skenario Pengembangan Mini Bus Elektrik Sebagai Pengganti Angkutan Umum Konvensional di Kota Palangka Raya Bijaksana Surbakti; Sutan Parasian Silitonga; Desi Riani
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6833

Abstract

Saat ini trend penggunaan angkutan umum modern mutlak diperlukan. Penggunaan moda kapasitas tinggi, bahan bakar murah, efisien dan ramah lingkungan penting dikembangkan di Kota Palangka Raya. Adanya minat masyarakat untuk mencoba angkutan umum baru, sehingga tecapainya juga visi dan misi Pemerintahan Kota Palangka Raya. Penelitian ini juga bertujuan untuk membuat design suatu simulasi sistem angkutan umum modern menggunakan bus dengan sistem elektrik. Penelitian dimulai pada pengumpulan data primer dan data sekunder melalui pengamatan di lapangan selama 3 hari. Jumlah bus berdasarkan rute yang direkomendasikan, Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa skenario pengembangan mini bus elektrik terbaik untuk Kota Palangka Raya ada 5 (lima) rute dengan 56 titik halte yang direkomendasikan untuk Kota Palangka Raya. Jumlah armada yang direkomendasikan untuk semua rure berdasarkan waktu tempuh adalah 97 unit. Model mini bus elektrik yang direkomendasikan untuk Kota Palangka Raya berkapasitas 28 seat. Jam pelayanan mini bus elektrik ini dimulai pukul 05.30 WIB sampai 21.30 WIB Selain itu, adanya pengembangan moda angkutan umum mini bus elektrik ini, diharapkan akan meningkatkan tingkat pelayanan atau Level of Service (LOS) pada ruas jalan di Kota Palangka Raya.
Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak Alternatif dengan Metode Pirolisis Rr Bella Alda Restanti; Mohamad Mirwan
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6789

Abstract

Sampah plastik telah menjadi permasalahan lingkungan yang mendesak. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021, total sampah yang dihasilkan mencapai sekitar 68,5 juta ton, dengan sekitar 11,6 juta ton atau sekitar 17% dari total tersebut adalah sampah plastik. Metode konvensional dalam pengolahan sampah plastik, seperti landfill dan open dumping, berdampak negatif terhadap lingkungan. Pembakaran plastik juga berkontribusi pada polusi udara. Daur ulang plastik hanya mengubahnya menjadi bentuk yang berbeda tanpa mengurangi jumlah sampah plastik secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan metode alternatif, dan salah satu metodenya adalah pirolisis. Pirolisis adalah proses yang mendegradasi material pada suhu antara 300C dan 1000C, menghasilkan gas yang dikondensasi dan dipecah menjadi minyak, meninggalkan arang. Berbagai faktor seperti komposisi material, suhu, waktu tinggal, dan ukuran bahan baku memengaruhi proses pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi pirolisis yang ramah lingkungan untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif berbasis minyak, mengevaluasi kualitas produk minyak, dan mengidentifikasi jenis sampah plastik yang cocok untuk pirolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pirolisis sampah plastik LDPE pada suhu 800C menghasilkan minyak dengan sifat yang mendekati standar bensin dan solar Pertamina.
Analisis Potensi Bahaya Dengan Metode Hazard Identification and Risk Assesment dan Failure Mode Effect Analysis Pada PT.XYZ Muhammad Riski Biarto; Elly Ismiyah; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6800

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company that specializes in making food and soft drinks. According to the company, there have been no reports of incidents during the production process. However, based on empirical findings obtained from observations in the maintenance section, especially in the field of assembly work, many near misses or near misses occur during the implementation stage. Efforts that need to be made to overcome this are by identifying activities that are at risk of causing work accidents. In this research, work accidents were identified using the HIRA method, which then based on the results of the HIRA, improvements were then carried out based on priorities using the FMEA methodology. In the grinding machine assembly process, it is known that there are six work activities including material selection, grinding, welding, painting, assembly, and machine trial. The HIRA identification results show that there are 8 activities that have a medium risk of work accidents, for which FMEA analysis will be carried out. The results of the FMEA analysis show that the motor selection activity for the grinding drive has the highest RPN value so the control in the work is carried out using the help of a chain block, ensuring the chain block is in prime condition, using complete personal protective equipment, carrying out work according to SOP, and using chain block according to capacity.
Pengukuran Tingkat Beban Mental dengan Metode NASA-TLX Pada Pekerja Alihdaya Departemen Phonska di PT.FJM Aisyah Jannatin; Said Salim Dahdah
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6729

Abstract

Beban kerja mental adalah beban kerja yang diterima oleh pekerja setelah melakukan kerja mental atau psikologis. Beban kerja mental dapat berupa sejauh mana tingkat keahlian dan prestasi kerja yang dimiliki individu dengan individu lainnya. PT. FJM merupakan perusahaan penyedia jasa dan K3 untuk kesehatan dan keselamatan pekerja dan juga berfokus pada persediaan SDM yang dibutuhkan oleh PT. Petrokimia Gresik. Setiap aktivitas ada keseimbangan antara beban kerja mental dengan beban kerja fisik. Operator harus memantau kargo Mesin yang jalan setiap jam dan mengisi timesheet. Banyaknya dari kegiatan ini membutuhkan energi dan konsentrasi tingkat tinggi yang menciptakan beban kerja mental tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengukuran seberapa rendah dan tinggi beban kerja yang dialami. Hasil penelitian ini ialah tingkat beban kerja mental yang rendah dan dapat membantu meningkatkan keselamatan, kesehatan dan kinerja pekerja.
Usulan Urutan Penjadwalan Produksi dengan Metode Run-Out Time Pada PT National Assemblers Ramadhani Ramadhani; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6814

Abstract

Saat ini PT National Assemblers sedang melakukan kerja sama dengan PT TVS Motor Company Indonesia untuk memproduksi dan merakit berbagai jenis kendaraan roda tiga (bajaj). Terdapat berbagai macam jenis bajaj TVS yang dirakit oleh PT National Assemblers. Di mana permintaan produksi jenis bajaj per minggunya berbeda-beda, sehingga membutuhkan urutan penjadwalan produksi yang tepat agar permintaan setiap minggunya dapat tercapai dengan memperhatikan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan penentuan penjadwalan produksi untuk memenuhi permintaan produksi mingguan PT National Assemblers. Penelitian dilakukan dengan metode Run-Out Time (ROT) yaitu suatu pendekatan sederhana yang dimanfaatkan dalam perhitungan dan penentuan produk mana yang terlebih dahulu diproduksi agar semua permintaan dapat dipenuhi sejalan dengan jumlah produksi. Data-data yang diperlukan untuk mencari nilai ROT di antaranya adalah jenis produk, persediaan (unit), permintaan (unit/minggu), ukuran lot (unit), produksi (unit/minggu). Hasil studi menunjukkan bahwa urutan penjadwalan produksi berdasarkan perhitungan nilai ROT adalah sebagai berikut: jenis bajaj FI (Nilai ROT = 13,9), Carbu Deluxe Plus (Nilai ROT = 16,3), Cargo Carbu (Nilai ROT = 27,7), Carbu Deluxe (Nilai ROT = 34,1), dan Cargo FI (Nilai ROT = 88,3).
Hubungan Perilaku dan Pengawasan Terhadap Penerapan 5S Pada Pekerja di Departemen Jetty PT. XYZ Rafli Rizkina Arifin; Yanuar Pandu Negoro; Hidayat Hidayat
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6802

Abstract

Companies must not only offer appropriate infrastructure in their production processes to attain optimum profitability, but they must also cultivate a healthy corporate culture. Univariate analysis is used to describe the properties of each variable's frequency distribution in the table. Bivariate analysis, on the other hand, is used to assess the association between two variables, with the chi-square test used to determine the link. Several adjustments are proposed to boost the efficacy of using the 5S Method. These enhancements may be made by conducting bivariate and univariate analyses to discover variables that impact the performance of the 5S Method implementation. This allows proposals for improvement to be developed and executed. To define the measuring scale, researchers utilized a Likert scale to disseminate the questionnaire. The signature value of 0.044 is less than the 0.05 significance threshold, hence the null hypothesis (H0) is accepted and the alternative hypothesis (Ha) is rejected. As a result, it is possible to infer that there is a considerable link between work supervision and 5S implementation in the PT XYZ Jetty department. According to the research results, there is a link between the conduct of XYZ workers and the monitoring of the 5S implementation process.
Analisis Kualitas FAME Menggunakan Metode Seven Tools dan FMEA Pada Departemen Laboratorium (Studi Kasus: PT. XYZ) Sayyid Atho' Muzakki; Said Salim Dahda
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6795

Abstract

PT. XYZ is an industry that processes palm oil into oil to manufacture Fatty Acid Methyl Ester. Fatty Acid Methyl Ester (FAME) or commonly known as Biodiesel. This study aims to identify and analyze the factors that cause FAME products not to comply with standard specifications which can then be given proposals for improvement and resolution related to product quality defects. The incidence of defects that exceed the quality specification limit for FAME in moisture content parameters is 30.83%, soap content 3.33%, total glycerol 5% for 1 month. The solution method used uses seven tools and FMEA. With the use of the seven tools method, it is known that defective quality parameters are still within reasonable thresholds, and some of the factors that influence them are people, machines, methods, and raw materials. From the FMEA method, it is known that the material that must be repaired first with a value of RPN 320.
Ampas Bubuk Kopi sebagai Karbon Aktif untuk Menurunkan Kadar COD dan TSS dalam Limbah Cair Industri Tempe Rafa Diah Kirani; Munawar Ali
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6824

Abstract

Dewasa ini, kualitas air sungai, salah satu sumber air penting, semakin terancam oleh pencemaran akibat berbagai aktivitas industri, termasuk industri tempe. Industri tempe adalah industri yang umum di Indonesia dan menggunakan air dalam berbagai tahap produksinya. Namun, limbah cair dari industri tempe sering mengandung polutan berbahaya, meliputi COD, BOD, dan TSS, yang seringkali dibuang tanpa pengolahan yang memadai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji efektivitas karbon aktif yang berasal dari ampas bubuk kopi sebagai adsorben terhadap penurunan kadar COD dan TSS di dalam limbah cair industri tempe. Penelitian ini juga mencakup analisis kualitas karbon aktif ampas bubuk kopi dan penentuan dosis optimum karbon aktif. Dalam uji kualitas karbon aktif, karbon aktif ampas bubuk kopi memenuhi syarat dalam hal kadar air dan daya serap terhadap iodin, meskipun kadar abunya melebihi batas baku mutu. Penelitian ini menemukan bahwa dosis optimum karbon aktif adalah 8 gr/250 ml dengan waktu kontak selama 40 menit. Dalam penurunan kadar COD, karbon aktif ampas bubuk kopi mampu mengurangi kadar sebesar 60%, sementara penurunan kadar TSS mencapai 78%. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan karbon aktif ampas bubuk kopi adalah alternatif yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam mengatasi masalah pencemaran limbah tempe.
Modifikasi Serat Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Menggunakan Anhidrida Propionat Eka Marya Mistar; Muhammad Muhammad
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6687

Abstract

Kenaf is a local crop that has great potential as a polymer composite reinforcement. However, the main weakness in strengthening composites using kenaf fiber is its hydrophilic or water-absorbing properties. To improve composite properties, surface modification of kenaf fiber is needed to enhance the structure and chemical properties of kenaf fiber. This study aims to explore the potential of chemical modification of kenaf fiber for use in composites. Chemical modification treatment of kenaf fibers was intended to improve the hydrophobicity that the compatibility between the fiber and matrix bonds are enhanced. In this study, chemical modification of kenaf fiber was performed using propionic anhydride. The modification process was done through a three-variation of retention time; 100, 200, 300 minutes at 100 C. This research also compared the kenaf fiber properties with and without the modification process, including the analysis of the weight percent gain and surface morphological structure. The results showed that the optimal weight gain and morphological structure was at a retention time of 200 minutes.

Page 84 of 118 | Total Record : 1178