cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 361 Documents
PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALU GERAKAN PKK DI DESA CIHANJUANG Ashri Bunga Dzikrillah; Ansori Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.039 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2080

Abstract

abstrakKemajuan sebuah desa tidak akan terlepas dari keberhasilan seorang pemimpin dalam memimpin daerahnya. Dengan adanya undang-undang tentang desa yang memberikan wewenang kepada kepala desa untuk mengatur daerahnya sendiri sesuai dengan asal usul dan adat istiadat setempat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mensejahterakan rakyatnya adalah dengan memanfaatkan organisasi kemasyarakatan salah satunya adalah PKK.Penelitian ini mengangkat permaslahan tentang : Bagaimana peran kepala desa dalam pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana peran kepala desa dalam pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK. (2) Bagaimana strategi kepala desa dalam pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, teori kepemimpinan, teori pemberdayaan dan teori organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Dengan subyek penelitian sebanyak 6 orang. Hasil dari penelitian ini adalah peran kepala desa menjadi jembatan dengan mitra-mitra terkait yang bekerja sama dengan PKK, seperti dinas sosial, dinas kesehatan, jumlah kader PKK desa Cihanjuang yang lebih dari 150 adalah hasil dari pemberdyaan perempuan yang dilakukan oleh kepala desa menggunakan seni-seni tertentu. Startegi Kepala desa yaitu memiliki seni tertentu dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat perempuanKata Kunci: Kepala Desa, PKK, Pemberdayaan 
PERAN PKG DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK PAUD DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Tatang Sontani; Prita Kartika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Januari 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.741 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i1.61

Abstract

Peran PKG dalam upaya Meningkatkan Kompetensi Pendidik PAUD” di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Tesis. Bandung: Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP Siliwangi Bandung). Penelitian ini bertujuan Penyusunan program PKG dalam upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Pendidik PAUD di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Hasil dari PKG dalam upaya, “Meningkatkan Kompetensi Paedagogik Pendidik PAUD di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang”. Mengacu Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah No 73 Tahun 1991 tentang Pendidikan Luar Sekolah, maka sejak 1998 Direktorat Pendidikan Pendidik merintis pembentukan wadah pendidikan nonformal yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan di atas. Lembaga pendidikan non formal tersebut diberi nama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif . Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan pembahasan  hasil penelitian maka  kesimpulan penelitian penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu menfaat secara teroritis dan secara praktis. Secara teoritis diharapkan akan adanya penambahan wawasan bagi para pendidik PAUD dalam melaksanakan proses pembelajaran baik pengetahuan dan keterampilannya merancang pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini. Sehingga akan terjalin hubungan emosional antara pendidik PAUD dengan warga belajar (anak-anak) yang penuh keharmonisan, kehangatan, keakraban serta penuh kasih sayang yang pada gilirannya akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu untuk masa yang akan datang.Manfaat secara praktis diharapkan akan bermanfaat secara langsung dalam pelaksanaan dilapangan baik untuk peserta didik (anak-anak), lembaga Pendidikan PAUD, dan para pengelola Pendidikan PAUD.
PERANAN PKBM NUSA INDAH DALAM PENINGKATAN LAYANAN PROGRAM PENDIDIKAN NON-FORMAL DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA KABUPATEN SUMEDANG euis maryati
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.789 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.1012

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah  (1) Bagaimana peranan PKBM Nusa Indah  dalam peningkatan perluasan layanan Pendidikan Nonformal (2) Apa jenis kegiatan yang diselenggarakan di PKBM Nusa Indah (3) Apa kendala yang dihadapi PKBM Nusa Indah dalam peningkatan pendidikan nonformal di masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu  (1) Untuk mengetahui dan mengkaji tentang peran PKBM Nusa Indah dalam peningkatan pendidikan  nonformal di masyarakat (2) Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia (3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi program PKBM Nusa Indah dalam peningkatan akses layanan pendidikan nonformal di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan secara objektif suatu  peranan PKBM dalam peningkatan layanan program PNF, kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di PKBM Nusa Indah serta kendala yang dihadapi di PKBM Nusa Indah. Lokasi penelitian  PKBM Nusa Indah di desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang . Subjek penelitian meliputi  3  orang informan, yaitu  pengelola, tutor, dan masyarakat sekitar PKBM Nusa Indah.  Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah didapatkannya gambaran tentang rumah PKBM Nusa Indah. Peranan PKBM Nusa Indah yang dilihat  dari segi fungsi, tujuan, dan manfaat. Jenis Kegiatan KF (Keaksaraan Fungsional), Paket B, Paket C, Pendidikan Kewirausahaan, PAUD, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Keterampilan menjahit. Kesimpulan dari penelitian adalah PKBM Nusa Indah berpengaruh pada layanan program PNF, sebagaimana fungsi, tujuan, dan manfaat rumah pintar sebagai tempat pembelajaran dari anak-anak sampai orang tua dengan kegiatannya menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang teringgal/ miskin. Saran dari penelitian ini adalah mengoptimalkan kegiatan-kegiatan yang ada dan mencari dukungan kemitraan yang lebih luas lagi, dan lebih semangat/giat dalam membantu kegiatan social dan lebih kreatif dalam menggunakan metode pembelajaran agar lebih menyenangkan dalam kegiatan.
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI Ria Gumilang; Asep Nurcholis
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.981 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2113

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di masyarakat yaitu (1) generasi muda yang memiliki karakter yang kurang baik dalam hal budi pekerti, (2) kurang optimalnya lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai, cita-citadan motivasi yang akan mendorong generasi muda memiliki kepribadian yang baik, (3) Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai cara membentuk karakter anak agar memiliki kepribadian yang baik dalam hal budi pekerti. Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka peneliti tertarik untuk lebih mendalami peran lembaga pendidikan khususnya pondok pesantren dalam memberikan pendidikan karakter pada santri. Pondok Pesantren Al Firdaus memiliki kurikulum yang lebih mengutamakan pendidikan karakter dalam proses pembelajarannya. Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan di pondok pesantren tersebut bertujuan untuk mengetahui (1) karakter santri di pondok pesantren A Firdaus, (2) upaya Pondok Pesantren Al-Firdaus dalam pembentukan karakter, (3) Faktor penghambat dalam pembentukan karakter santri Pondok Pesantren Al-FirdausMetode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk lebih menggali inti dari permasalahan penelitian dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara pada pengelola, pengajara dan santri sebagai objek pendidikan. Teori yang menjadi rujukan dalam penelitian ini diantaranya teori pendidikan karakter, Teori pengelolaan lembaga pendidikan pondok pesantren, dan konsep pendidikan luar sekolah. Hasil penelitian adalah (1) Dari 50 santri, 51% santri memiliki kejujuran yang sangat baik, 52% memiliki tingkat kedisiplinan yang sangat tinggi, 48% santri yang memperhatikan kebersihan dengan sangat baik, 18%kepedulian santri, kemandirian 32%, santri yang memiliki kemandirian dan kerja keras hanya 38%, kesopanan 40%, tanggung jawab 28%, dan kreativitas 62%. (2) Upaya pondok pesantren yaitu mengelola pembelajaran dengan materi karakter 60% melalui pembiasaan aktivitas sehari-hari dan 40% penguasaan materi keagamaan dan umum. (3) Faktor penghambat dalam proses pendidikan karakter diantaranya adalah pola asuh orang tua dirumah dan pola pendidikan di pondok pesantren masih belum sinkron sehingga perlu penyamaan persepsi antara orang tua dan pengajar di pondok pesantren.    Kata Kunci : Karakter Santri, Pendidikan Karakter, Pondok Pesantren.
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI PONDOK PESANTREN SIROJUL HUDA SITI ROBIAH ADAWIYAH
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.487 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.661

Abstract

ABSTRAK       Pesantren memiliki peran strategis dalam membina para santri dalam mempelajari ilmu-ilmu agama Islam. Selain itu, pesantren mengajarkan tentang kemandirian dan pemberdayaan ekonomi umat. Salah satunya di pesantren Sirojul Huda yang melaksanakan pendidikan entrepreneurship bagi santri melalui pengembangan usaha pembuatan bros. Upaya pesantren dalam pendidikan entrepreneurship merupakan langkah positif dalam mendorong para santri memiliki keterampilan sehingga hal tesebut dapat menjadi life skill setelah mereka keluar dari pesantren. adapun tantangan yaitu mengenai permodalan dan pemasaran hasil produksi bros. Namun hal tersebut tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan pendidikan kewirausahaan bagi santri di pesantren Sirojul Huda. 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Shinta HAD Yusup
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.584 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2190

Abstract

The lack of human resources and government socialization of the community in the area related to Early Childhood Education are feared to have an impact on the level of community participation in Early Childhood Education, whereas that will be able to form quality children; children grow according to the stages so they will be ready to enter further education. This study aims to determine community participation and supporting and inhibiting factors in the implementation of the PAUD Al-Furqon program in Weninggalih Sindangkerta Village. The method that I use in this research is Descriptive Analysis Method with qualitative approach. The results of this study indicate that the public participation in Early Childhood Education shows quite encouraging levels. This was driven by a high understanding of the importance of implementing early education. Their participations are shown in the form of friendship with PAUD Al Furqon actively, liaison with PAUD institutions and home, being a supporter of Al Furqon PAUD, actively involved with educators and PAUD managers and supporters of educational goals, as well as beneficiaries of education. Other forms include being a motivator for parents, contributing various resources, and participating in improving the quality of PAUD Al Furqon.
UPAYA PENGELOLA LKP SRIKANDI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL PESERTA TATABUSANA MELALUI PENDEKATAN ANDRAGOGI Dini Apriani; Ansori Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.683 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.591

Abstract

LKP Srikandi located in Padasuka Cimahi Tengah village, LKP is organizing a superior course program that is the culinary and clothing arrangement. The study aimed to find out whether there is an increase in professional competence of fashion course participants. This research includes qualitative research. The research method used a qualitative method with Andragogy approach. The independent variable is the effort of LKP Srikandi management. While the dependent variable is the improvement of professional competence of course dress participants. The population in the study were all participants of fashion in LKP Srikandi with a sample of 5 dresses course participants. The results of this study (1) show the existence of more pleasing conditions in learning sewing (2) managers are more innovative in providing direction, skills improvement (3) improvement of professional competence of learners in the field of fashion in the form of knowledge progress and understanding of skills gained as well as improvement The three aspects are cognitive, psychomotor and affective.
PENERAPAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PONDOK PESANTREN AL-MUAYYAD SURAKARTA Karomah Indarwati
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.195 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1358

Abstract

Konflik yang terjadi di Indonesia mengatasnamakan agama, suku, etnis merupakan konsekuensi dari kemajemukan Indonesia. Konflik ini muncul karena masyarakat Indonesia yang berparadigma eksklusive (merasa dirinya paling hebat dan benar) sehingga menumbuhkan benih-benih prejudice (prasangka) terhadap kebudayaan orang lain yang tak ‘sama’. Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta yang memiliki 900 santri dengan latar belakang budaya, wilayah, ekonomi yang beragam pula harus dikelola dengan baik untuk mengantisipasi konflik yang rawan terjadi apabila tidak dikelola dengan bijaksana. Gagasan dalam rangka meminimalisir dan mengantisipasi serta memberikan pemahaman secara bijak tentang perlunya sikap menerima dan mengelola realitas keberagaman di Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta yaitu melalui pendidikan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta di luar kegiatan pendidikan formal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian adalah pengelola dan penggerak pendidikan multikultural pondok pesantren Al-Muayyad Surakarta sedangkan informannya adalah santri. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta telah menerapkan pendidikan multikultural. Kegiatan tersebut meliputi adanya workshop perdamaian, pembuatan film dokumenter, desain kamar santri, prosesi duduk santri ketika pembelajaran kitab Ta’lim Muta’alim, kesempatan diskusi, Sholawat Wasiat Mbah Umar dan Budaya antri.
PENGUATAN PARENTING DAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI (Study Kasus di Paud Mawar 14 Cipageran) alna sari safrida
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.854 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1. untuk mendeskripsikan perencanaan penguatan parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini di paud mawar 14 cipageran, 2. untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini di paud mawar 14 cipageran, 3. untuk mendeskripsikan hasil penguatan parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini di paud mawar 14 cipageran. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data, observasi, wawancara, dokumentasi dan studi leteratur, dengan menggunakan sempel sebanyak 6 orang, diantaranya : 1 orang guru dan 5 orang tua peserta didik.  Hasil penelitian: Perencanaan dan perumusan program parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini awalnya kurang maksimal, tetapi sesudah orang tua mengerti tentang program parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak, sedikit demi sedikit sudah terlihat hasilnya terhadap anak, yaitu berkembangnya aspek kognitif , aspek apektif dan aspek psikomotor. Kesimpulan penelitian, perkembangan yang sesuai digunakan pada anak adalah program yang dikembangkan brerdasarkan asesmen kebutuhan anak, kondisi sekolah dan kebutuhan lingkungan (harapan personil sekolah dan orang tua). Saran Penelitian: perlu diadakannya needs assesmentberdasarkan tugas perkembangan anak dalam perumusan program, dan perlu adanya sosialisasi program untuk membangun komitmen dalam pembagian peran penyelenggaraan bimbingan.Penelitian ini bertujuan 1. untuk mendeskripsikan perencanaan penguatan parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini di paud mawar 14 cipageran, 2. untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini di paud mawar 14 cipageran, 3. untuk mendeskripsikan hasil penguatan parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini di paud mawar 14 cipageran. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data, observasi, wawancara, dokumentasi dan studi leteratur, dengan menggunakan sempel sebanyak 6 orang, diantaranya : 1 orang guru dan 5 orang tua peserta didik.  Hasil penelitian: Perencanaan dan perumusan program parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak usia dini awalnya kurang maksimal, tetapi sesudah orang tua mengerti tentang program parenting dan bimbingan konseling dalam pemanfaatan teknologi tepat guna bagi perkembangan anak, sedikit demi sedikit sudah terlihat hasilnya terhadap anak, yaitu berkembangnya aspek kognitif , aspek apektif dan aspek psikomotor. Kesimpulan penelitian, perkembangan yang sesuai digunakan pada anak adalah program yang dikembangkan brerdasarkan asesmen kebutuhan anak, kondisi sekolah dan kebutuhan lingkungan (harapan personil sekolah dan orang tua). Saran Penelitian: perlu diadakannya needs assesment berdasarkan tugas perkembangan anak dalam perumusan program, dan perlu adanya sosialisasi program untuk membangun komitmen dalam pembagian peran penyelenggaraan bimbingan.
OUTBOUND BERBASIS KARAKTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Hana Yunaida; Tita Rosita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Januari 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.505 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i1.62

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena adanya distorsi antara konsep dan muatan nilai yang tercermin dalam sumber-sumber normatif konstitusional dengan fenomena sosial, kultural, politik, ideologis dan religi. Yang menjadi subyek penelitian, yaitu 20 orang dan dijadikan sample penelitian sebanyak 8 orang, yaitu 1 orang pengelola, 2 orang tutor, dan 5 orang peserta didik. Salah satu penyebabnya adalah sistem pendidikan yang terlalu berorientasi pada pengembangan otak kiri/kognitif dengan taksonomi terendah yakni remembering atau transfer of knowledge dan kurang memperhatikan pengembangan otak kanan (afektif, empati, dan rasa). Pengembangan karakter merupakan optimalisasi fungsi otak kanan yang harus dimulai dari anak usia dini. Oleh karena itu perlu diteliti bagaimana outbound berbasis karekter sebagai media pemeblajaran anak usia dini. implementasi pendidikan karakter di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. dengan metode deskriptif analitik yakni penulis bermaksud menggambarkan proses outbound berbasis karakter sebagai media pembelajaran anak usia dini di TK Aisyiyah 6 Kota Bandung, yang menjadi sample penelitiannya sebanyak 8 orang, yiatu 1 orang pengelola, 2 orang guru, dan 5 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka. Sumber data utama adalah kata-kata dan tindakan peserta didik, yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua.  Hasil temuan implementasi outbound berbasis karakter pada anak usia dini sebagai berikut: 1) Kegiatan pembelajaran di TK Aisyiyah 6 telah mengacu pada kurikulum tiga belas yaitu pembelajaran karakter, dengan metode pembiasaan dan keteladanan; 2) Metode pembelajaran karakter untuk anak usia dini Berbasis Karakter telah menjadi rujukan bagi pelaksanaan pendidikan karakter di TK Aisyiyah 6; 3) Sebagian siswa-siswa TK Aisyiyah 6 telah mengetahui, memahami dan melakukan nilai-nilai karakter yang dibelajarkan, seperti bekerja sama, kemandirian, disiplin, kejujuran, hormat dan santun, baik dan rendah hati.

Page 3 of 37 | Total Record : 361