cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
PENERAPAN METODE INDIVIDUAL SYSTEM DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI BIMBA AIUEO Lestari, Sri; Dewi, Ratna Sari; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.29208

Abstract

Reading interest is an essential foundation for literacy development that should be nurtured from early childhood. Its growth is strongly determined by learning methods that are in harmony with children’s characteristics, needs, and pace of learning. This study explores the application of the Individual System method in fostering reading interest among children aged 5–6 years at biMBA AIUEO Walahar Karawang. Employing a qualitative descriptive approach, the research involved one administrator, three motivators, and three parents as key informants. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and subsequently analyzed through stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the Individual System was implemented through several structured steps: conducting non-academic initial assessments, preparing gradual learning modules based on the Small Step System, applying person-to-person learning, and conducting narrative evaluations with parental involvement. This method was strengthened by diverse learning media and the establishment of positive emotional bonds between motivators and children. The outcomes indicate improvements in cognitive abilities, sustained enthusiasm for reading, and enhanced fine motor skills. Overall, the Individual System emerges as a holistic and enjoyable pedagogical approach that effectively nurtures reading interest in early childhood education.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MEKAR JAYA MOJOREJO KABUPATEN BLITAR Nurliana, Afifah; Indrianti, Deditiani Tri; Purnamawati, Frimha
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.28432

Abstract

UMKM Mekar Jaya adalah industri rumahan yang bergerak dalam produksi makanan ringan berupa stik dan keripik, memanfaatkan bahan baku lokal seperti daun kelor, daun luntas, dan seledri. Proses berdirinya UMKM Mekar Jaya didasari oleh kelemahan perekonomian rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Penelitian ini menggambarkan proses pemberdayaan masyarakat melalui 3 aspek. Aspek pertama yaitu pengembangan sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan, pengetahuan, dan motivasi yang diperlukan untuk mengelola bisnis dan meningkatkan kemampuan manajerial pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara efektif. Aspek kedua pengembangan kelembagaan yang berfokus pada pemasaran, permodalan dan kelembagaan. Proses pemasaran yang dilakukan merupakan strategi untuk meningkatkan keuntungan dan menjalin hubungan dalam kehidupan sosial. Terakhir, aspek pengembangan jaringan dan kemitraan, yang melibatkan kerja sama antara dua pihak dengan hak dan tanggung jawab yang setara dan saling menguntungkan. Kemitraan antar pelaku usaha didasarkan pada kebutuhan bersama, saling ketergantungan, dan saling menguntungkan. Kesimpulan penelitian ini adalah dalam UMKM Mekar Jaya Mojorejo telah dilaksanakan pemberdayaan masyarakat guna melepaskan diri dari kemiskinan dan keterbelakangan serta mengembangkan usaha lokal pada Desa Mojorejo.
DAMPAK PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN DOMBA DALAM KEBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUCO KABUPATEN JEMBER Permata Sari, Wilda Diah; Purnamawati, Frimha; Sintiawati, Nani
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.28439

Abstract

Desa Suco saat ini memiliki banyak kandang domba yang dimiliki oleh perorangan. Namun, darijumlah kandang yang ada, hanya sebagian kecil kandang yang memiliki pemilik yang dapat mengolahkotoran domba menjadi pupuk organik dan kemudian dijual ke luar desa jika ada pesanan. Namun,jika tidak ada pesanan, kotoran domba akan dibuang di belakang kandang. Hal ini menunjukkanbahwa pemahaman masyarakat masih kurang dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Metodepenelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihanpengolahan kotoran domba memberikan dampak bagi masyarakat seperti peningkatan pengetahuan,keterampilan dan perubahan sikap dan dampak pelatihan terhadap keberdayaan masyarakat meliputikesadaran dan keinginan untuk berubah, kemampuan untuk meningkatkan kapasitas untukmendapatkan akses, kemampuan untuk menghadapi hambatan dan kemampuan untuk bekerja samadan kesetiakawanan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat telah mengalamiperubahan cara pandang terhadap kotoran domba, dari yang awalnya merupakan sesuatu yang biasasaja menjadi suatu sumber daya yang memiliki nilai ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagimasyarakat.  
PERENCANAAN EVALUASI KOLABORATIF DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG BERMUTU Witri Dian Rafani; Yanti Shantini
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.28821

Abstract

Kemajuan sebuah negara dapat diamati dari sebuah nilai tinggi rendahnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di negara tersebut. Tingginya angka IPM suatu negara dapat diartikan bahwa negara tersebut termasuk ke dalam negara maju begitupun sebaliknya, apabila angka IPM suatu negara rendah, maka dapat dikatakan bahwa negara tersebut belum termasuk kategori negara maju. IPM dapat ditingkatkan dengan dibuatnya suatu program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat akan berhasil apabila memiliki perencanaan yang cukup matang terutama dalam hal perencanaan evaluasi. Mengingat program pemberdayaan dan pembangunan masyarakat merupakan program yang membutuhkan banyak bantuan dari semua pihak maka perlu adanya kolaborasi. Kolaborasi tersebut dapat terjadi dari mulai proses perencanaan sampai tahapan evaluasi program. Dalam tahapan perencanaan evaluasi, kolaborasi dilakukan dengan berbagai stakeholder sehingga dapat meningkatkan kualitas dari program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang digagas.
PERAN TUTOR DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM ASYIFA KECAMATAN PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR Fauzia Rahmah, Syifa; Hoerniasih, Nia; Marlina, Rina
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29380

Abstract

 Abstract Non-formal education, particularly the Paket C program, plays a strategic role in providing learning opportunities for individuals who are unable to pursue formal education. However, low learning motivation among learners remains a major challenge that affects the continuity of the learning process. This study aims to analyze the role of tutors in fostering learning motivation for Paket C learners at PKBM Asyifa. The research employed a qualitative method with a descriptive approach, through observation, interviews, and documentation involving the PKBM administrator, tutors, and learners as the research subjects. The findings show that tutors play an important role as facilitators, motivators, and mentors in enhancing learning motivation through varied learning strategies, personal approaches, and the provision of encouragement and rewards. In conclusion, the role of tutors is proven to be significant in addressing the issue of low learning motivation, thereby increasing learners’ activeness and engagement in the non-formal education process. The implications of this study emphasize that strengthening tutor capacity is essential to improving the quality of education in PKBM. Keywords: Tutor Role, Learning Motivation, PKBM. Abstrak Pendidikan nonformal, khususnya program Paket C, memiliki peran strategis dalam memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal. Namun, rendahnya motivasi belajar warga belajar masih menjadi tantangan utama yang berdampak pada keberlangsungan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tutor dalam menumbuhkan motivasi belajar warga belajar Paket C di PKBM Asyifa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui tahapan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola PKBM, tutor, serta warga belajar sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor berperan penting sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing dalam meningkatkan motivasi belajar melalui strategi pembelajaran variatif, pendekatan personal, serta pemberian dorongan dan penghargaan. Kesimpulannya, peran tutor terbukti signifikan dalam mengatasi permasalahan motivasi belajar, sehingga mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan warga belajar dalam proses pendidikan nonformal. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tutor sangat esensial guna memperkuat kualitas pendidikan di PKBM.  
STRATEGI PERENCANAAN KOMUNIKASI PADA KOMUNITAS GERAKAN SUBUH BERJAMAAH DI KOTA BENGKULU Dewi, Balqis Kusuma; Palenti, Citra Dwi; Ulfasari, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29491

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek empat orang melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan triangulasi waktu, subjek, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GSB menggunakan strategi komunikasi tatap muka dan media digital. Tatap muka dilakukan melalui hubungan personal dengan pengurus masjid, sedangkan media digital seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi. Strategi produksi media dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan karakteristik audiens. Pendekatan ini efektif menjangkau lintas usia, khususnya generasi muda, serta mendorong perubahan perilaku keagamaan, sosial, dan sikap individu melalui pembinaan rutin berbasis Al-Qur’an. Dampak positif juga terlihat pada kehidupan keluarga, akademik, dan masyarakat. Dengan demikian, strategi komunikasi dan pembinaan GSB terbukti mampu menumbuhkan kesadaran keagamaan serta partisipasi sosial berkelanjutan.
ANALISIS PEMBERDAYAAN KADER POSAYANDU DALAM PENANGGULANGAN STUNTING PADA BALITA DI RT 27 CENDANA KOTA SAMARINDA Padang, Sinta; Ridwan, Ridwan; Winarti, Hepy Tri; Alisalman, Muhammad
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan kader Posyandu dalam penanggulangan stunting pada balita di RT 27 Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda. Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius akibat kekurangan gizi kronis dan pola asuh yang kurang tepat. Kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, baik melalui pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), maupun sosialisasi kepada orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kader Posyandu, pihak puskesmas, orang tua balita, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan kader meliputi tahapan persiapan, penguatan kapasitas, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kader terbukti mampu berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang tepat. Dengan demikian, pemberdayaan kader Posyandu memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA GELARWANGI KECAMATAN CIDAUN KABUPATEN CIANJUR MELALUI BUDIDAYA IKAN BAWAL Iis; Agus Hasbi Noor; Ema Aprianti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29683

Abstract

Gelarwangi Village has sufficient potential in the field of aquaculture, for example, there is a lot of land that can be used as a fish pond with a water source that flows directly from the mountain. However, the lack of available human resources means that activities in this field do not run well. Apart from that, the lack of knowledge regarding aspects of cultivation is a fear for people to start moving in this field. The community empowerment activities in Gelarwangi Village through pomfret cultivation activities have several challenges that must be faced, such as the condition of the community which has difficulty buying fish food which can cause productivity to be less than optimal, the use of alternative feed that is not good and not suitable, production results that are difficult for the market to absorb. , fish prices tend to fluctuate, lack of public knowledge regarding three aspects of cultivation, such as hatching, nursery and enlargement, lack of understanding regarding feed nutrition, fish health, the environment and good cultivation methods. This activity will be carried out in Mei 2025 in Gelarwangi Village, Cidaun District, Cianjur Regency. This research uses a qualitative approach with a case study method to explore community economic empowerment. The case study method was chosen for its ability to provide an in-depth investigation of program dynamics, with a focus on experiences and wider impacts on local communities. Data was obtained using semi-structured interviews, document studies and field observations. The costs for pomfret cultivation activities are incurred by the village government with the aim of generating high income for the business carried out. The cost components incurred are fixed costs and variable costs, where fixed costs are around IDR 300.000,00 per month and variable costs are around IDR 500.000,00 The average amount of income received is around 17 million rupiah per group. And per person it is around IDR 560.000,00. Based on the research and analysis carried out, it was concluded that the average amount of income received in the 4 month production period was IDR 17.000.000,00, so that with this the community's economy, especially the Gentra Parahiangan Art Group, increased further.
PROSES PEMBELAJARAN PAKET A BERBASIS seTARA DARING DI SPNF SKB KOTA SAMARINDA Inuq, Natalia; Wahyuni, Sri; Mustangin
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29685

Abstract

Penelitian ini berjudul Proses Pembelajaran Paket A Berbasis seTARA Daring di SPNF SKB Kota Samarinda. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya memahami penerapan pembelajaran daring dalam program kesetaraan, khususnya Paket A yang setara dengan SD, karena pembelajaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan di era digital dan juga sebagai adaptasi pasca pandemi Covid-19. SPNF SKB Kota Samarinda menjadi salah satu lembaga pendidikan nonformal yang mengimplementasikan pembelajaran dengan memanfaatkan platform seTARA Daring. Penelitian ini berfokus pada bagaimana proses pembelajaran Paket A dilaksanakan, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilannya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Paket A berbasis seTARA Daring di SPNF SKB Kota Samarinda dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan maupun kendala dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala SPNF, tutor, dan warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan mengacu pada Kurikulum Kesetaraan Direktorat PMPK dengan penyesuaian terhadap karakteristik warga belajar. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan perangkat ajar dan jadwal yang fleksibel. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan platform seTARA Daring, serta didukung media tambahan seperti WhatsApp, Zoom, dan Google Meet. Evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif dengan asesmen autentik. Faktor pendukung antara lain kompetensi tutor, motivasi warga belajar, serta dukungan lembaga. Adapun faktor penghambat yang utama adalah keterbatasan sarana teknologi dan akses internet yang belum merata. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Paket A berbasis seTARA Daring di SPNF SKB Kota Samarinda cukup efektif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kesetaraan. Namun, diperlukan peningkatan sarana teknologi, kualitas jaringan, dan dukungan teknis agar pelaksanaannya semakin optimal dan berkelanjutan.
EDUREADER: INOVASI DIGITAL READING UNTUK PEMBELAJARAN ORANG DEWASA DENGAN LOW VISION DI PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANDRAGOGIS MENUJU PEMBELAJARAN AKSESIBEL Putra, Ari; Ulfasari, Nia; Ramadhani Dewi, Putri; Velisa, Mutiara
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29703

Abstract

An andragogical approach is essential to address the unique characteristics of pembelajar dewasa with visual impairments. This study aimed to develop and evaluate of the EduReader application as a digital reading innovation incorporating andragogical principles for students with low vision in the higher education Universitas Bengkulu. The research employed a single case study design with a qualitative approach enriched by quantitative data. Research participants included one low vision student in the fifth semester and two course instructors. Data were collected through intensive observation, in-depth interviews, comprehension assessments, self-assessment instruments, and usage log analytics over a 16-week implementation period. The andragogical approach was operationalized through self-directed learning principles, experiential learning, and problem-centered approaches integrated within the application features. Results demonstrated significant transformation in the subject's learning autonomy. Self-directed learning readiness scores increased from 67 to 89 (scale 100), with the highest gains in self-management (46.6%) and self-control (48.4%) dimensions. Learning autonomy improved from 52 to 94/100, while comprehension of leadership materials increased by 45% based on portfolio assessment. Usage analytics revealed high consistency with an average daily usage of 2.3 hours and a 94% completion rate. Personalization features including adaptive reading speed, customizable interface, and voice preferences effectively supported andragogical principles by providing pembelajar with complete control. The study concludes that EduReader is effective as a digital reading innovation supporting andragogical learning for pembelajar dewasa with low vision. The technology-facilitated self-directed learning approach successfully generated fundamental transformation from external dependency toward authentic learning autonomy