cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jikm@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50 Lenteng Agung, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
ISSN : 22524134     EISSN : 23548185     DOI : -
Core Subject : Health,
JIKM menerima naskah publikasi dari hasil penelitian atau naskah tinjauan pustaka (literature review) yang belum pernah dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetakan maupun digital (e-journal). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) mencakup artikel di bidang Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Articles 307 Documents
Studi Netnografi : Manfaat Sekolah Berbasis Alam Terhadap Kesehatan Anak Kumalasari, Farida; Putri, Yulia Hamdaini; Mavilinda, Hera Febria
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2619

Abstract

Kesehatan anak adalah keadaan sejahtera fisik, mental, intelektual, sosial dan emosional dan bukan hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Kurangnya aktifitas di luar ruangan dan kecanduan gadget meningkatkan risiko penyakit degenaratif pada anak seperti obesitas, diabetes tipe 2, asma, dan defisiensi vitamin D. Sebagian besar anak menghabiskan waktu di sekolah. Tentunya kegiatan sekolah dapat berpengaruh pada kesehatan anak secara fisik dan mental. Sekolah alam adalah suatu bentuk pendidikan alternative mengenai sistem sekolah dengan konsep pendidikan berbasis alam semesta dimana anak tidak dibatasi untuk mengeksplorasi kegiatan di luar kelas. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran manfaat sekolah alam di Indonesia terhadap kesehatan anak yang terkait dengan aktivitas luar ruangan yang tidak terstruktur dan waktu yang dihabiskan di lingkungan alami melalui metode netnografi. Hasil penelitian menunjukkan sekolah alam menyediakan kegiatan luar kelas seperti farming, outing, outbound, olahraga, dan camping. Kegiatan ini memiliki dampak yang juga didukung dari feedback masyarakat pengguna media social dapat meningkatkan kesehatan fisik,mental, dan sosial anak. Hal ini dapat menjadi referensi bagi sekolah lain untuk menciptakan kegiatan anak di luar ruangan seperti project-based learning dan olahraga yang cukup supaya anak diberi kesempatan untuk beraktivitas fisik dan mengembangkan kreativitasnya.
Determinan Minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Anggraini, Margaretha Yuni; Kusumastuti, Istiana; Novita, Astrid
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2641

Abstract

Menurunkan minat pasangan usia subur dalam menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dilihat dari tingginya laju pertumbuhan penduduk baik didunia maupun di Indonesia yaitu sebesar 1,34% yang berarti sekitar 3-4 juta bayi lahir setiap tahunnya. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, dukungan suami, sikap ibu, lingkungan sosial, dan peran tenaga kesehatan, terhadap minat pasangan usia subur (PUS) dalam penggunaan MKJP. Desain penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur (PUS) di Kelurahan Tintin Peninjau, Kalimantan Barat sebanyak 150 pasangan usia subur. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 responden. Analisis dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan Partial Least Square (PLS). Berdasarkan hasil diketahui lingkungan sosial terhadap sikap (nilai p = 0.018), dukungan suami terhadap sikap (nilai p = 0,004), peran tenaga kesehatan terhadap sikap (nilai p = 0.014), dukungan suami terhadap pengetahuan (nilai p = 0,046), peran tenaga kesehatan terhadap pengetahuan (nilai p = 0.032), lingkungan sosial terhadap minat (nilai p = 0.011), dukungan suami terhadap minat (nilai p = 0.004), peran tenaga kesehatan terhadap minat (nilai p = 0.016), sikap pada MKJP terhadap minat (nilai p = 0.058) dan pengetahuan terhadap minat (nilai p = 0.001). Ada pengaruh lingkungan sosial terhadap sikap, dukungan suami terhadap sikap, peran tenaga kesehatan terhadap sikap, dukungan suami terhadap pengetahuan, peran tenaga kesehatan terhadap pengetahuan, lingkungan sosial terhadap minat, dukungan suami terhadap minat, Peran tenaga kesehatan terhadap minat, tidak ada pengaruh sikap pada MKJP terhadap minat dan ada pengaruh pengetahuan terhadap minat penggunaan MKJP.
Hubungan Gadget terhadap Gangguan Perkembangan pada Anak Hanna, Henny; Nuryanti, Tati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2649

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini berlangsung sangat pesat dan semakin canggih. Salah satu teknologi yang berkembang pesat penggunaannya sebagai alat komunikasi adalah gadget. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gangguan perkembangan anak akibat penggunaan gadget di Klinik Tumbuh Kembang RSIA Bunda Aliyah. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian Observasional deskriptif dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui survei cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien di Klinik Rehab Medik RSIA Bunda Aliyah Jakarta Timur dengan jumlah sampel 180 responden. Uji statistik yang digunakan untuk penelitian ini adalah analisis deskriptif dan korelasi regresi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa penggunaan gadget berhubungan signifikan dengangangguan perkembangan perilaku fokus (nilai p = 0,004), gangguan bicara (nilai p = -0,001), gangguan sosialisasi (nilai p = 0,005), gangguan komunikasi (nilai p = 0,036), dan gangguan belajar (nilai p = -0,027). Sedangkan variabel tantrum (nilai p = 0,058) menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget terhadap tantrum pada anak. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan durasi penggunaan gadget adalah gangguan fokus (nilai p = 0,001), gangguan bicara (nilai p = 0,017) dan gangguan sosialisasi (nilai p = 0,001). Variabel yang paling dominan adalah gangguan sosialisasi dengan nilai Exp (B) 3,374 artinya anak yang penggunaan gadget dengan durasi yang lama maka memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan sosialisasi.
Pengaruh Peran Teman Sebaya, Self Esteem, dan Penggunaan Media Sosial dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Fariana, Yuni Riska Nur; Novita, Astrid; Nina, Nina
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2667

Abstract

Berdasarkan data dari BKKBN, di Kalsel lebih dari 2.181 remaja melakukan hubungan seksual di luar nikah dengan berbagai alasan, sebanyak 26% mengatakan melakukan hubungan seksual untuk menyalurkan dorongan seksual, sebanyak 17% menyatakan kasih sayang, sebanyak 17% untuk kesenangan. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi munculnya perilaku seksual pada remaja, yaitu factor dari dalam diri dan faktor dari luar diri. Tujuan penelitian ini Mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya peran teman sebaya, self esteem, dan penggunaan media sosial dengan perilaku seks pranikah pada remaja di wilayah Kota Banjarmasin Barat Kelurahan Belitung Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-setional. Sampel yang digunakan sebanyak 100 remaja sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah menggunakan SmartPLS 3.0 Hasil pengujian hipotesis dengan metode smart PLS didapat temuan bahwa Peran Teman Sebaya berpengaruh langsung sebesar 20%, Self Estem berpengaruh langsung sebesar 39% dan Penggunaan Media Sosial sebesar 23,8% terhadap perilaku seks pranikah pada remaja. Dalam penelitian ini Self esteem mempunyai pengaruh paling besar terhadap perilaku seks pranikah, kemudian peran teman sebaya dan yang mempunyai pengaruh paling kecil yaitu penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah di Wilayah Banjarmasin Barat Kelurahan Belitung Selatan.
Perbedaan Asupan Serat Berdasarkan Status Gizi Pada Anak SD Negeri 05 Kota Bengkulu Tahun 2023 Dwi Permata Sari; Meriwati Meriwati; Desri Suryani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.2675

Abstract

Konsumsi serat yang rendah bisa berkontribusi pada kenaikan status gizi, karena mereka sering kali berlebihan mengkonsumsi makanan berlemak yang lebih gampang dicerna dibanding dengan serat. Anak sekolah dasar memiliki karakteristik suka mengkonsumsi makanan tinggi kalori serta rendah serat sehinggal mengakibatkan perbedaan status gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola konsumsi sayur, buah dan asupan serat berdasarkan status gizi IMT/U pada anak SD Negeri 05 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah cross sectional, sampel penelitian ini adalah anak kelas 2 di SD Negeri 05 Kota Bengkulu sebanyak 94 responden. Pola konsumsi sayur, buah, dan asupan serat dihitung menggunakan food frequency questionnaire semi kuantitatifkan, dan status gizi menggunakan timbangan digital dan microtoice. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 04 Januari-04 Februari 2023. Analisis data menggunakan uji one way anova. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan asupan serat sayur berdasarkan status gizi (p=0,199), dan ada perbedaan asupan serat buah berdasarkan status gizi (p=0,020). Kata Kunci: Asupan serat, status gizi, anak sekolah.
Determinan Anemia pada Remaja Putri Indriyani, Sri; Kusharisupeni, Kusharisupeni; Adawiyah, Asyifa Robiatul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2709

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan berkaitan dengan gizi yang banyak dijumpai pada usia remaja. Remaja putri mengalami menstruasi yang terjadi setiap bulan sehingga remaja putri beresiko mengalami anemia sepuluh kali lebih besar dibandingkan remaja putra. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi seimbang, IMT, LILA dan asupan suplemen zat besi dengan anemia pada remaja putri kelas X di wilayah Puskesmas Sukawali Kabupaten Tangerang tahun 2023. Pendekatan penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan rancang penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X di 5 (lima) sekolah yang ada di wilayah Puskesmas Sukawali tahun 2023 berjumlah 113 responden yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil analisis dengan uji regresi logistik disimpulkan bahwa variabel dominan adalah asupan suplemen zat besi (OR = 56,639). Variabel asupan suplemen zat besi dan pengetahuan gizi seimbang mempunyai hubungan dengan kejadian anemia setelah dikontrol oleh pendidikan ibu (OR = 3,216), LILA (OR = 2,249), dan IMT/U (OR = 0,673). Variabel pendidikan ibu, LILA, dan IMT/U merupakan variabel confounding yang mempengaruhi hubungan variabel pengetahuan gizi seimbang dan asupan suplemen zat besi dengan kejadian anemia. Anemia pada remaja putri ditentukan oleh banyak faktor sehingga diperlukan peran orang tua, sekolah dan pihak Puskesmas Sukawali dalam pencegahan anemia.
Faktor Risiko Mycobacterium Tuberculosis, Kepadatan Hunian dan Kualitas Fisik Rumah Penderita TB Paru Rahayu, Onna Nurul Fitria Diah Ambar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2742

Abstract

Kondisi rumah tidak memenuhi syarat rumah sehat dapat menimbulkan berbagai penyakit. Tuberkulosis adalah salah satu penyakit yang dapat disebabkan faktor lingkungan rumah. Kecamatan Pabean Cantian Surabaya adalah wilayah yang memiliki penemuan kasus baru tertinggi di Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Mycobacterium tuberculosis udara, kepadatan hunian dan kualitas fisik rumah apakah memiliki faktor risiko terjadinya tuberkulosis paru pada penderita TB di Kecamata Pabean Cantian. Kualitas fisik rumah yang dinilai meliputi jenis lantai, pencahayaan dan kelembapan ruang kamar tidur penderita. Penelitian menggunakan analisa kuantitatif deskriptif dengan rancangan case kontrol study perbandingan 1:2. Kelompok kasus adalah penderita TB paru BTA positif pengobatan 2-5 bulan sebanyak 4 responden dan kelompok kontrol adalah penderita TB BTA negative pengobatan 2-5 bulan sebanyak 8 responden. Pengumpulan data dengan instrumen lembar observasi, pengambilan sampel udara menggunakan alat MASS untuk mengetahui bakteri Mycobacterium tuberculosis di udara ruang kamar ridur, thermohygrometer, lux meter dan meteran. Hasil penelitian menunjukkan Mycobacterium tuberculosis udara ruang (OR = 1,8), kepadatan hunian ruang (OR = 1,8), pencahayaan (OR = 1,8), kelembapan (OR = 1,8) dan jenis lantai (OR = 2,3) merupakan faktor risiko terjadinya TB paru. Seluruh variabel bebas menjadi faktor risiko terjadinya TB paru, dimana jenis lantai yang tidak memenuhi syarat menjadi faktor risiko tertinggi terjadinya TB paru. Sehingga perlu adanya peningkatan kesadaran pentingnya lingkungan rumah yang memenuhi syarat kesehatan.
Studi Kasus: Kehidupan Kerja Perawat Ekspatriat di Arab Saudi Yati, Anis Yuni
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2743

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan perawat profesional kesehatan merupakan tantangan global, terutama di Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Serikat (AS). WHO memperkirakan bahwa pada 2030, dunia membutuhkan tambahan 9 juta perawat untuk mencapai target Kesejahteraan dan Kesehatan Universal. Lonjakan pekerjaan perawat di AS mencapai lebih dari 275.000 dalam satu dekade terakhir. Migrasi perawat antarnegara meningkatkan persaingan global untuk tenaga perawat berkualitas, dengan Indonesia sebagai pengirim perawat utama. Namun, migrasi perawat Indonesia belum mencapai potensinya sepenuhnya karena keterbatasan kualifikasi, kebijakan migrasi, dan tantangan keseimbangan kehidupan pribadi-profesional. Konflik pekerjaan-keluarga juga mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas perawat. Studi kasus tentang kehidupan kerja perawat ekspatriat di Arab Saudi pada 2022 diusulkan untuk memberikan wawasan tentang tantangan dan pengalaman mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi kebijakan migrasi tenaga kerja kesehatan dan pengembangan program pendidikan serta dukungan bagi perawat di masa depan.
Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Di UPTD Puskesmas Pasir Putih Lestari, Maya Dwi; Roslan, Rosidi; Saputra, Fajar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2772

Abstract

Kepuasan masyarakat merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan suatu organisasi sebab masyarakat adalah konsumen dari produk yang dihasilkan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Pasir Putih Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian mayoritas responden adalah perempuan sebanyak 74%, terbanyak berusia 18 sampai dengan 40 tahun sebanyak 68%, memiliki pekerjaan lainnya (ibu rumah tangga) sebanyak 63,8%, dan pendidikan terakhir terbanyak yaitu SMA/SMK sebanyak 52%. Terdapat 1 unsur kategori sangat baik yaitu penanganan pengaduan, saran, dan masukan, terdapat 7 unsur dalam kategori baik, yaitu persyaratan, sistem, mekanisme, dan prosedur, biaya/tarif, produk spesifikasi jenis layanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, serta sarana dan prasarana. Terdapat 1 unsur kategori kurang baik yaitu kecepatan waktu penyelesaian pelayanan. Hasil survei kepuasan masyarakat UPTD Puskesmas Pasir Putih tahun 2023 adalah 82,80 atau kategori "Baik". Saran dari penelitian ini agar dapat meningkatkan unsur waktu penyelesaian pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Pasir Putih.
Hubungan Transfusi Darah Berulang dan Kepatuhan Konsumsi Obat Kelasi Besi dengan Kadar Ferritin pada Pasien Thalasemia di Kota Depok Kusumo, M. Kartono Wijoyo; Novita, Astrid; Hendarwan, Harimat
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.2777

Abstract

Repeated transfusions cause iron overload in β thalassemia patients. Therefore, iron chelation therapy is needed to reduce the amount of ferritin and ions in the blood. Compliance with iron chelation therapy is one of the factors that affect the patient's serum ferritin level. This study aims to determine the relationship between repeated blood transfusions and consumption of iron chelating drugs with serum ferritin levels of β thalassemia patients at Depok City Hospital in 2021. This research is a retrospective cohort study. The initial population was 112 people, sampling was carried out using the non-probability method and obtained 69 people who met the inclusion and exclusion criteria. This research was conducted from January 2021 to December 2021 in three medical record installations at Depok City Hospital. Respondents who rarely did repeated blood transfusions were 42 (60.9%), respondents who adhered to taking iron chelation drugs were 45 (65.2%), and respondents who had high ferritin levels were 43 (62.3%). There is a relationship between repeated blood transfusions and ferritin levels in thalassemia patients in Depok City in 2021. There is a relationship between adherence to taking iron chelating drugs and ferritin levels in thalassemia patients in Depok City in 2021. It is recommended that clinicians continue to provide a deeper understanding to parents or the patient's family to continue to carry out regular chelation therapy and check serum ferritin levels regularly.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 06 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 04 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 04 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 03 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 02 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 02 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 01 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 02 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 01 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 4 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue