cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 755 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 755 Documents clear
Efektivitas Class Action (Gugatan Perwakilan Kelompok) sebagai Sarana Penegakan Hukum Lingkungan Kolektif di Indonesia Muhammad Haidar Pasha; Muhamad Syamsul Maarif; Lutfi Hasbulloh; Raihan Hadi Prama; Danar Justisio Peradi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35819

Abstract

Penegakan hukum lingkungan di Indonesia sering menghadapi kendala ketika kerusakan atau pencemaran berdampak pada masyarakat dalam jumlah besar. Gugatan perwakilan kelompok (class action) muncul sebagai mekanisme litigasi yang menawarkan efisiensi, kesederhanaan, serta kemudahan akses terhadap keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas class action sebagai sarana penegakan hukum lingkungan kolektif di Indonesia, dengan menelaah pengaturannya dalam hukum positif, implementasinya dalam praktik, serta hambatan yang menyebabkan mekanisme ini belum berjalan optimal. Melalui analisis normatif terhadap peraturan perundang-undangan dan studi kasus penerapan class action, ditemukan bahwa meskipun dasar hukum telah tersedia melalui UU PPLH dan PERMA No. 1 Tahun 2002, penerapannya masih terbatas akibat lemahnya koordinasi masyarakat, ketidakjelasan representasi kelompok, serta kendala pembuktian kerugian massal. Penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan kapasitas masyarakat, konsistensi penerapan prosedur oleh pengadilan, dan sosialisasi hukum yang berkelanjutan agar class action dapat menjadi instrumen yang efektif dalam penegakan hukum lingkungan di Indonesia.
Implementasi Pendekatan Observasional untuk Deteksi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Pada PAUD Islam H. Nasution; I. H. S. Marbun; N. R. M. Nasution; F. Lubis; S. Khairiyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan metode observasi dalam memantau pertumbuhan serta perkembangan anak-anak di lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berlandaskan Islam. Masalah yang menjadi pusat perhatian penelitian ini adalah kekurangan metode pendeteksian awal yang holistik dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dalam mengawasi pertumbuhan anak. Dengan metode pengamatan, para pendidik dapat melihat secara langsung berbagai aspek perkembangan anak, seperti aspek fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta moral dan spiritual. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa metode observasi memberikan pemahaman yang komprehensif tentang perkembangan anak, sehingga pendidik dapat melakukan intervensi sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Selain itu, penerapan nilai-nilai Islam dalam proses pengamatan juga memperkuat pembentukan karakter dan akhlak anak sejak usia dini. Sebagai kesimpulan, pendekatan observasional adalah metode yang efisien dalam mengamati pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini di PAUD Islami karena dapat mengintegrasikan aspek ilmiah dengan nilai-nilai pendidikan Islam secara seimbang.
Pengaruh Perkembangan Anak terhadap Asupan Gizi Tidak Seimbang Pada Masa Pertumbuhan Anak Usia Dini Optimal E. Damayanti Hasibuan; H. Nasution; Y. Fajri; D. Siregar; Khadija Khadija
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35821

Abstract

Masa awal pertumbuhan anak adalah waktu yang sangat penting yang memengaruhi kesehatan fisik, mental, dan emosional mereka. Salah satu masalah yang sering muncul adalah kurangnya keseimbangan gizi, yang bisa dipengaruhi oleh perkembangan anak sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan anak bisa berhubungan dengan pola makan yang tidak seimbang selama mereka tumbuh di usia dini dengan cara yang tepat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mempelajari berbagai literatur, seperti buku, artikel ilmiah, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak, terutama dalam hal cara makan dan keterampilan fisik, mengaruhi asupan gizi mereka. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai kebutuhan gizi yang tepat untuk anak yang sedang tumbuh dapat meningkatkan risiko ketidakseimbangan gizi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa peran orang tua dan lingkungan sangat penting untuk mendukung perkembangan anak dan memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang sejak usia dini.
Pengaruh Media Cetak Handout terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas V SD Ditinjau secara Kuantitatif Dedeh Odah Sofiah; Diandra Sthefhanie Azzahra; Talitha Salsabilla Putri; Zian Zahro Raisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35822

Abstract

Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan proses pembelajaran yang efektif di sekolah dasar. Rendahnya keaktifan belajar siswa seringkali disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang beragam sehingga belum mampu melibatkan siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas bahan ajar berbasis gambar dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas lima sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang mengacu pada model pengembangan Borg dan Gall. Prosedur penelitian meliputi tahapan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi ahli, pengujian lapangan, dan revisi produk. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi ahli dan kuesioner keaktifan belajar siswa. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif untuk menentukan tingkat kelayakan produk dan perubahan keaktifan belajar siswa setelah penggunaan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis gambar yang dikembangkan termasuk dalam kategori layak dan mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, bahan ajar berbasis gambar dapat digunakan sebagai media alternatif cetak yang efektif untuk mendukung pembelajaran di sekolah dasar.
Dari Overtourism ke Ecotourism: Implementasi Nilai-Nilai Kewarganegaraan untuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Kuta, Bali Erin Amelia; Naysa Ayu Putri Somantri; Rasya Dwi Rahmawati; Sarah Alya Anugrah; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35823

Abstract

Fenomena overtourism di Kuta, Bali terus memunculkan tekanan lingkungan, sosial, dan infrastruktur yang mendesak adanya perubahan menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana nilai-nilai kewarganegaraan lingkungan, tanggung jawab bersama, dan kepedulian sosial dapat menjadi dasar pengembangan ekowisata di kawasan Kuta melalui kajian literatur atas artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan publikasi terkait pariwisata berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, penelitian merumuskan strategi yang menekankan pentingnya pengelolaan pesisir secara bijak, peningkatan peran masyarakat, serta pengalaman wisata yang lebih etis dan bertanggung jawab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan kewarganegaraan dan penerapan nilai partisipatif berpotensi mendukung transisi Kuta dari overtourism menuju ecotourism. Rekomendasi mencakup penyusunan kebijakan yang adaptif, kampanye edukasi publik, dan modal pengelolaan wisata yang mengutamakan keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat lokal.
Systematic Literatur Review: Analisis Kesulitan Konseptual yang Dihadapi Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPAS Novi Nuriyah Ulfa; Nasywa Azzahra Keysa S.; Dwi Marsella
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis kesulitan konseptual yang dialami siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Sumber data berasal dari artikel jurnal nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025 dan diperoleh melalui Google Scholar serta portal jurnal nasional. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan konseptual siswa terutama muncul pada pemahaman konsep abstrak seperti gaya, energi, siklus air, ekosistem, dan konsep sosial ekonomi, serta pada penggunaan istilah ilmiah. Faktor penyebab kesulitan meliputi faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan kognitif, serta faktor eksternal, seperti penggunaan metode pembelajaran yang monoton, minimnya media pembelajaran, dan kurangnya pembelajaran kontekstual. Kesulitan konseptual dalam pembelajaran IPAS bersifat multidimensional dan tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik siswa, tetapi juga oleh kualitas strategi pembelajaran guru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran IPAS yang lebih efektif dan bermakna di sekolah dasar.
Kolaborasi Guru–Orang Tua dalam Mengelola Pola Belajar Digital Generasi Alpha Dini Setiani; Zakiyah Effendi; Siti Qalbiyah Shofiy; Salwa Apriliani; Mirza Syadat Rambe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35825

Abstract

Generasi Alpha (lahir setelah 2010) merupakan digital natives yang memiliki gaya belajar sangat responsif terhadap media visual, auditori, dan kinestetik berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kolaborasi guru dan orang tua milenial dalam mengelola pola belajar digital Generasi Alpha agar tetap seimbang antara pemanfaatan teknologi dan perkembangan sosial-emosional anak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 34 artikel nasional dan internasional tahun 2018–2025. Hasil menunjukkan bahwa (1) Generasi Alpha menyukai animasi, game edukasi, VR, dan aplikasi interaktif; (2) orang tua milenial dominan menerapkan pola asuh otoritatif-demokratis dengan pengawasan ketat screen time; (3) bentuk kolaborasi efektif meliputi komunikasi intensif (WhatsApp/Zoom), kesepakatan aturan digital bersama, workshop literasi digital, co-design proyek, dan monitoring bersama melalui aplikasi pembelajaran. Kolaborasi ini terbukti mampu mengurangi risiko kecanduan gadget dan meningkatkan hasil belajar anak. Direkomendasikan sekolah membentuk “Tim Digital Parenting” dan menyusun pedoman screen time yang seragam antara rumah dan sekolah.
Tradisi Lisan Berbalas Pantun dalam Pembentukan Konsep Diri Pada Masyarakat Melayu Siak Sri Indrapura Nurhadi Nurhadi; Adhelia Husnainy Zaen; Dewi Sulastri; Imam Zulkhairi; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35827

Abstract

Tradisi lisan berbalas pantun merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya Melayu yang masih dipertahankan dalam upacara pernikahan adat masyarakat Melayu khususnya Siak Sri Indrapura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi berbalas pantun dalam pembentukan konsep diri individu yang terlibat sebagai pelaku adat dan anggota masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap pelaku pantun adat dan tokoh lembaga adat, yang diperkuat dengan narasumber tambahan sebagai representasi pelaku lintas generasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan merujuk pada teori konsep diri Carl Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam tradisi berbalas pantun berkontribusi pada pembentukan konsep diri positif melalui internalisasi nilai tanggung jawab, kesopanan, amanah, dan identitas budaya. Tradisi ini juga berfungsi sebagai medium penerimaan sosial (positive regard) yang memperkuat harga diri dan konsistensi antara diri aktual dan diri ideal. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi lisan tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai mekanisme psikososial dalam pembentukan jati diri masyarakat Melayu.
Tingkat Kepuasan Peserta Didik Pada Pelayanan Ekstrakurikuler Karate di SD Nurul Ulum Kota Surabaya Zerlyna Ardian; Abdul Rachman Syam Tuasikal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35828

Abstract

https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/35827 Karate sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar berperan penting dalam pembentukan karakter melalui kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan pelayanan ekstrakurikuler karate di SD Nurul Ulum, Kota Surabaya. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei, populasi adalah 19 peserta didik karate yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen berupa angket tertutup 36 butir berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil analisis deskriptif menunjukkan kepuasan keseluruhan "Puas" (79%), dengan Reliability (88,65%; "Sangat Puas"), Assurance (88,06%; "Sangat Puas") tertinggi, serta Responsiveness (81,04%; "Puas"), Empathy (82,90%; "Puas"), dan Tangibles (78,92%; "Puas") terendah. Penelitian ini direkomendasikan sebagai evaluasi sekolah dan pelatih untuk mempertahankan pelayanan serta meningkatkan fasilitas.
Efektivitas Pelayanan Konseling dalam Mengatasi Masalah Kecanduan Gadget pada Siswa Kelas 6 di SDN 0401 Pasar Ujung Batu Rizki Hamdan Saputra; Nur Hapni Hasibuan; Fikri Alkhoiri Siregar; Lesna Marito Lubis; Supriadi Hasibuan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35829

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada siswa sekolah dasar berpotensi menimbulkan kecanduan yang berdampak pada perilaku belajar dan perkembangan psikososial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan konseling dalam mengatasi kecanduan gadget pada siswa kelas VI di SDN 0401 Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa, dengan data dikumpulkan melalui angket kecanduan gadget menggunakan skala Likert lima pilihan jawaban. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecanduan gadget siswa setelah diberikan pelayanan konseling, serta perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelayanan konseling efektif dalam mengatasi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar.

Page 4 of 76 | Total Record : 755