cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 755 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 755 Documents clear
Analisis Upaya Pengembangan Kreativitas Peserta Didik di Sekolah Dasar Margi Putri Lestari; Venny Rosalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35830

Abstract

Kreativitas merupakan kompetensi penting yang harus dikembangkan sejak dini untuk mendukung kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan inovasi peserta didik. Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi kreativitas anak karena masa kanak-kanak merupakan periode emas bagi perkembangan kognitif, emosional, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan kreativitas peserta didik di sekolah dasar melalui metode pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan peran guru. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review, dengan pengumpulan data melalui jurnal ilmiah, buku, artikel, dan publikasi resmi dari lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas dapat dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran inovatif, kegiatan ekstrakurikuler yang beragam, serta dukungan guru dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide dan gagasan. Dampak pengembangan kreativitas meliputi peningkatan rasa ingin tahu, kepercayaan diri, keberanian mengungkapkan pendapat, ketekunan, dan imajinasi tinggi pada peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kreativitas memerlukan perencanaan yang matang, inovasi guru, serta dukungan sarana-prasarana yang memadai agar siswa mampu mengembangkan potensi secara optimal.
Perkembangan Tari Piring sebagai Warisan Budaya Minangkabau: Studi Literatur Ulfiyah Fauziyyah; Fuji Astuti; Ardipal Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35831

Abstract

Tari Piring merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang memiliki nilai estetika tinggi dan fungsi sosial yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan bentuk gerak dan fungsi Tari Piring dalam masyarakat Minangkabau melalui pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari artikel jurnal dan dokumen ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tari Piring mengalami transformasi dari tari ritual ke tari hiburan dalam pertunjukan seni. Bentuk gerak, pola lantai, dan penggunaan properti mengalami penyesuaian sesuai konteks sosial dan estetika pertunjukan. Fungsi Tari Piring pun berkembang, mulai dari fungsi religius dan ritual adat hingga fungsi edukatif dan promosi budaya. Kajian ini menunjukkan bahwa Tari Piring tetap relevan dan dinamis sebagai simbol identitas budaya Minangkabau.
Peran Pendidikan Seni dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik: Studi Literatur Halda Khairannisa; Fuji Astuti; Ardipal Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35832

Abstract

Pendidikan seni berperan penting dalam pengembangan karakter peserta didik karena melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan seni, khususnya seni tari, dalam pembentukan karakter peserta didik melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur terhadap lima artikel ilmiah yang relevan, dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan seni tari berkontribusi dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, empati, dan toleransi. Proses pembelajaran seni tari memberikan pengalaman estetik yang mendukung internalisasi nilai moral dan sosial secara kontekstual. Oleh karena itu, pendidikan seni tari memiliki peran strategis sebagai media penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Gandai Tari Suku Pekal Bengkulu Utara: Kajian Fungsi Tari Rita Maryani; Fuji Astuti; Ardipal Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis semua aspek yang berkaitan dengan fungsi tari Gandai di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik deskriptif. Peneliti berperan sebagai alat utama, dilengkapi dengan alat tulis, kamera, dan flashdisk. Data yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi langkah-langkah pengumpulan data, deskripsi, dan perumusan kesimpulan yang dapat diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Gandai mengalami pergeseran fungsi. Awalnya berfungsi sebagai bagian dari tradisi adat dan sarana sosial masyarakat, kini Gandai berfungsi sebagai sarana hiburan, sarana pertunjukan atau tontonan, serta sarana pendidikan. Fungsi pendidikan diwujudkan melalui pembelajaran Gandai sebagai muatan lokal di sekolah. Dengan demikian, tari Gandai tidak hanya berperan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai budaya dan identitas masyarakat Pekal di Bengkulu Utara.
Dampak Pemantauan Tumbuh Kembang Secara Terpadu terhadap Kualitas Hidup Anak Usia Dini Homsani Nasution; Irda Wahyuni Hasibuan; Juni Hati Hangoluan Siregar; Nurtia Sumarni Hasibuan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35834

Abstract

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada masa kanak-kanak awal merupakan langkah strategis untuk memastikan anak tumbuh secara optimal sesuai dengan tahapan usianya. Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak pemantauan pertumbuhan dan perkembangan terintegrasi terhadap kualitas hidup anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi literatur, menganalisis berbagai sumber ilmiah, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan program deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemantauan terintegrasi yang melibatkan aspek kesehatan, nutrisi, dan stimulasi psikososial memiliki efek positif pada kualitas hidup anak. Dampak utama yang diidentifikasi meliputi deteksi dini gangguan perkembangan, penanganan masalah gizi yang cepat, dan penguatan peran orang tua dalam memberikan stimulasi di rumah. Kesimpulannya, sistem pemantauan terintegrasi efektif dalam meminimalkan risiko keterlambatan perkembangan dan berfungsi sebagai fondasi penting bagi kesejahteraan anak di masa depan.
Implementasi Deteksi Dini Pertumbuhan Anak Usia Dini (AUD) pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK/PAUD Dian Ayu Puspita Sari; Dinda Salsabila; Faisa Rahma Safira Siregar; Nurmala Siregar; Homsani Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35835

Abstract

Deteksi dini pertumbuhan anak usia dini (AUD) merupakan upaya penting dalam memantau kondisi fisik anak dan mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan sejak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi deteksi dini pertumbuhan anak usia 4–6 tahun di TK/PAUD. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Deteksi dini pertumbuhan dilakukan melalui pengukuran antropometri, meliputi berat badan dan tinggi badan anak, yang kemudian dibandingkan dengan standar pertumbuhan sesuai usia. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa implementasi deteksi dini pertumbuhan di TK/PAUD melibatkan peran guru, dukungan tenaga kesehatan, serta kerja sama dengan orang tua. Meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sarana, kurangnya pelatihan guru, dan belum optimalnya pencatatan data, deteksi dini pertumbuhan memberikan manfaat dalam mengidentifikasi kondisi pertumbuhan anak secara lebih awal dan mendukung pencegahan masalah gizi. Dengan demikian, deteksi dini pertumbuhan perlu dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Budaya Kerja Islami terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia di Sekolah Dasar Trisula Perwari Ratna Julia Putri; Dina Rahmadani; Rici Vidiano Puperta Agus; Liza Efriyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, serta peran motivasi sebagai variabel pemediasi dalam hubungan antara kecerdasan spiritual dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang terdiri atas staf pengajar dan karyawan di Sekolah Dasar Trisula Perwari. Teknik analisis data dilakukan untuk menguji hubungan antarvariabel secara empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, yang tercermin dalam meningkatnya tanggung jawab, etos kerja, serta komitmen dalam menjalankan tugas. Selain itu, budaya organisasi juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terutama dalam membentuk perilaku kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada tujuan bersama. Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi berperan sebagai variabel pemediasi yang mampu memperkuat pengaruh kecerdasan spiritual dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh kecerdasan spiritual dan budaya organisasi, tetapi juga melalui peningkatan motivasi kerja sebagai faktor penghubung yang penting dalam lingkungan organisasi sekolah.
Penilaian dan Manajemen Kinerja SDM Pendidikan Islam Eviyarman Eviyarman; Hamdi Abdul Karim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep, implementasi, dan tantangan dalam penilaian serta manajemen kinerja sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan Islam. SDM pendidikan memiliki peran strategis dalam mewujudkan tujuan pendidikan Islam yang berlandaskan nilai keimanan, keilmuan, dan akhlak mulia. Oleh karena itu, penilaian dan manajemen kinerja tidak hanya berfokus pada hasil kerja dan aspek administratif, tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kepustakaan (library research) yang dipadukan dengan observasi lapangan dan wawancara di MA TI Paninggahan , Kabupaten Solok. Data diperoleh dari literatur akademik, peraturan pemerintah seperti Permendiknas No. 16 Tahun 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja yang objektif, transparan, dan berbasis nilai Islam seperti amanah, ikhlas, dan profesionalisme mampu meningkatkan motivasi, kedisiplinan, serta kinerja pendidik. Sistem manajemen kinerja yang baik juga mendukung pengembangan profesional melalui perencanaan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Namun, keterbatasan sumber daya, kebijakan, dan adaptasi teknologi masih menjadi kendala utama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai Islam dengan praktik manajemen modern dan pemanfaatan teknologi digital untuk mewujudkan sistem pendidikan Islam yang unggul, kompetitif, dan berorientasi spiritual.
Pemanfaatan Transportasi di Perkebunan Ophir Masa Kolonial Belanda (1926-1937) Anidia Putri; Suriani Suriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35838

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan transportasi di Perkebunan Ophir, Pasaman Barat, pada masa kolonial Belanda tahun 1926–1937. Fokus penelitian ini adalah bagaimana infrastruktur transportasi seperti rel lori (smalspoor), jalan kebun (karreweg), dan jalur sungai digunakan untuk mendukung kegiatan produksi dan distribusi hasil perkebunan, terutama kopi dan kelapa sawit. Transportasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengangkutan, tetapi juga menjadi alat kontrol sosial dan ekonomi kolonial terhadap masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan pendekatan kualitatif, melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data dikumpulkan dari sumber primer seperti arsip kolonial Belanda, surat kabar, foto-foto dokumentasi, serta didukung oleh sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem transportasi mempercepat distribusi hasil kebun ke pelabuhan seperti Air Bangis dan Padang, sekaligus memperkuat dominasi kolonial di wilayah pedalaman. Transportasi juga mendorong perubahan sosial, migrasi tenaga kerja dari luar daerah, serta pengaruh ekonomi uang terhadap masyarakat lokal. Penelitian ini memperlihatkan bahwa infrastruktur transportasi adalah bagian penting dari strategi kolonial dalam mengelola wilayah dan hasil bumi Hindia Belanda.
Moda Transportasi Wisata: Peran Kereta Api di Sumatera Barat Pada Era 1928-1930 Anggun Perdani; Deddy Arsya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35839

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kereta api sebagai moda transportasi wisata di Sumatra Barat pada masa kolonial akhir (1928–1930). Awalnya dibangun untuk mendukung distribusi hasil tambang, sistem perkeretaapian kemudian bertransformasi menjadi sarana pariwisata, khususnya bagi wisatawan Eropa yang tertarik dengan keindahan alam daerah tersebut. Dengan menggunakan metode sejarah kualitatif—yang mencakup tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi—penelitian ini memanfaatkan arsip kolonial Belanda, surat kabar, dokumentasi visual, dan laporan resmi pemerintah Hindia Belanda, serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah kolonial secara aktif mempromosikan Sumatra Barat sebagai destinasi wisata eksotis melalui perluasan jalur kereta api menuju lokasi-lokasi populer seperti Fort de Kock, Ngarai Anai, dan Lembah Harau. Strategi promosi dilakukan melalui media cetak, panduan wisata, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti hotel dan gerbong kereta kelas satu. Studi ini menegaskan bahwa pembangunan kereta api kolonial tidak hanya berfungsi untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam pembentukan industri pariwisata di Sumatra Barat.

Page 5 of 76 | Total Record : 755