cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 22,841 Documents
IMPLEMENTASI METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI WRITING Syuhaimi, Rafnelli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.459 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.147

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh banyak siswa kelas IX khususnya IX B merasa kesulitan dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris khususnya pada aspek writing. Kebanyakan siswa dalam mengerjakan tugas writing banyak yang tidak mengerjakan tugas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan siswa dalam pembelajaran aspek writing narrative text pada siklus 1 dan report text pada siklus 2 dengan menggunakan metode mind mapping . penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2018, bertempat di kelas IX B MTs Negeri 3 Kampar. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Setiap siklus terdapat 3 kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penilitian menunjukan bahwa dengan metode mind mapping siswa sangat senang dan antusias mengikuti pelajaran Bahasa Inggris sehingga hasil belajar siswa meningkat. Yaitu pada siklus 1 terdapat 17 orang siswa yang tuntas, atau sebanyak 63%. Sedangkan pada siklus ke 2 terdapat 23 orang siswa yang tuntas atau sebanyak 85 % . Jadi dari siklus 1 ke siklus 2 ada kenaikan sebanyak 22%. Jadi dapat disimpulkan metode mind mapping dapat membantu siswa-siswa dalam kompetensi writing.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA POKOK BAHASAN MENDALAMI CERITA ULANG Rosdiana, Rosdiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.971 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.148

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan objek penelitian siswa kelas XI IPA 1 pada semester ganjil 2016/2017. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada pokok bahasan Mendalami Cerita Ulang untuk siswa kelasX I IPA 1. Model pembelajaran Concept Sentence dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Concept Sentence yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Concept Sentence sesuai dengan Kurikulum 2013 terdiri dari 5 tahap utama yaitu : siswa mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan empat kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan siklus 1 dan ulangan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Concept Sentence di kelas X IPA 1 SMA Negeri2 Bangkinang Kota mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal di setiap siklus
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING PADA SISWA Khotimah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.628 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.149

Abstract

Penelitianinibertujuanuntuk:(1)mengetahuiapakahmetodeRole Playing dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas VI C SD Negeri 1 BengkalisKabupaten Bengkalis; (2) mendiskripsikan langkah- langkah penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VI C SD Negeri 1 Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIC SD Negeri 1 Bengkalis Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data tes, lembar observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar kognitif siswa, sedangkan lembar observasi digunakan untuk memperoleh hasil belajar aspek afektif, psikomotor, serta aktivitas guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran PKn menggunakan metode Role Playing. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis data hasil belajar kognitif dan analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis data hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Role Playing pada pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VIC SDN Bengkalis Kabupaten Bengkalis.Berdasarkan hasil tesyang diperoleh siswa pada setiap akhir siklus menunjukkan peningkatan hasil belajar PKn. Persentase ketutasan pada pratindakan sebesar 20%, Siklus I sebesar 60%, siklusII sebesar 90%. Secara proses, menunjukkan bahwa kualitas proses pembelajaran menjadi meningkat, terlihat darisiswayanglebihaktif,komunikatifsertasuasanapembelajaranlebih menyenangkan. Dalam penerapan metode Roleplaying, guru perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: (1) Naskah drama diberikan kepada siswa sebelum pelaksanaan; (2) Siswa yang mengobservasi diberi kesibukan dengan mengerjakan LKS; (3) langkah-langkah metode Role Playing dilaksanakan secara keseluruhan dalam satu pertemuan; (4) menciptakan suasana pembelajaran yang santai, menyenangkan namun terkendali.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI PADA MATERI PENDAPATAN NASIONAL Syufatmi, Syufatmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.876 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.150

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota pada mata pelajaran Ekonomi dengan objek penelitian siswa kelas XI IIS 2 pada semester ganjil 2016/2017. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar Ekonomi pada materi pendapatan nasional untuk siswa kelas XI IIS 2. Model pembelajaran Talking Sticks dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Talking Sticks yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Talking Sticks sesuai dengan Kurikulum 2013 terdiri dari 5 tahap utama yaitu : siswa mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan empat kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan siklus 1 dan ulangan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Talking Sticks di kelas XI IIS 2 SMA Negeri2 Bangkinang Kota mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ekonomi yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus
PENGGUNAAN STRATEGIKNOW-WANT-LEARN (KWL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR BIOLOGI SISTEM EKSKRESI MANUSIA Laily, Tengku Ariza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.621 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.151

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota pada mata pelajaran Biologi dengan objek penelitian siswa kelas XI IPA 2 pada semester genap 2015/2016. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan belajar biologi pada pokok bahasan sistem ekskresi manusiauntuk siswa kelas XI IPA 2. Model pembelajaran Know-Want-and Learn (KWL) dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Know-Want-and Learn (KWL) yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Know-Want-and Learn (KWL)terdiri dari 5 tahap utama yaitu : siswa mengetahui materi, meminta siswa membuat pertanyaan, meminta siswa mempelajari materi, meminta siswa mendiskusikan materi, dan meminta siswa mengerjakan latihan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan dua kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 dengan siklus 2. Aktifitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan harian I dan ulangan harian II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Know-Want-and Learn (KWL)di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Bangkinang Kota mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Biologi yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI GAYA DAN PESAWAT SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN KIT IPA SISWA KELAS V Yunidar, Yunidar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.319 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.152

Abstract

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia saat ini adalah dengan mengubah paradigma pendidikan. Pada pembelajaran yang lampau guru lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berbicara dan kurang memberikan kesempatan kepada siswa. Ini juga terjadi pada pembelajaran IPA topik gaya dan pesawat sederhana yang berdampak pada pemahaman dan hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada topik gaya dan pesawat sederhana dengan menggunakan Kit IPA.Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Data hasil belajar diperoleh dari nilai ulangan harian dan hasil belajar dari post test siklus I dan siklus II yang sebelumnya siswa telah mempraktikkan materi dengan menggunakan Kit IPA.Hasil penelitian diketahui bahwa pada kondisi awal sebanyak 80% atau sebanyak 26 siswa hasil belajarnya kurang dari KKM yang ditentukan yaitu 69. Sedangkan yang sudah tuntas sebanyak 20% atau sebanyak 5 siswa. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan Kit IPA, hasil belajar siswa sebanyak 80% atau 27 siswa sudah tuntas, sedangkan 20% atau 4 siswa belum tuntas hasil belajarnya. Dari penelitian ini diperoleh peningkatan hasil belajar yang tuntas dari 20% menjadi 80%, sedangkan yang belum tuntas menurun dari 80% menjadi 20%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Kit IPA dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V.A SD Negeri 016 Sekip Hulu Rengat Kabupaten Indragiri Hulu
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX.1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016 PADA MATERI LISTRIK DINAMIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIRTUAL LISTRIK INTERAKTIF Siregar, Zuraida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.622 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.153

Abstract

Untuk dapat mempelajari IPA dengan baik, siswaharus memiliki motivasi yang tinggi.Oleh sebab itu seorang guru harus mampu mencari media yang mendukung proses pembelajaran, menggunakan metode dan strategi yang menarik sehingga siswa senag dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini berjudul Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas IX.1 Tahun Pelajaran 2015/2016 pada Materi Listrik Dinamis Melalui Penggunaan Media Pembelajara Virtual Listrik Interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA siswa khususnya pada materi listrik dinamis. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX.1Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 33 orang. Instrumen pengumpulan data penelitian adalah angket motivasi yang diberikan pada siswa tiap siklusnya. Dalam mengolah data digunakan teknik analisis deskriptif yaitu untuk melihat peningkatan motivasi belajar siswa tiap siklusnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi siswa setiap siklusnya. Peneliti sudah sesuai memenuhi harapan karena seluruh siswa memiliki perubahan motivasi yang positif dan jumlah siswa yang mempunyai rerata skor motivasi tinggi dan sangat tinggi sudah mencapai 75.8 %.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA DENGAN METODE INKUIRI PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DI KELAS XII SMAN 1 SINGINGI Solfina, Soniya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.407 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan metode inkuiri. Siswa belum dapat memahami materi sifat koligatif dari solusi karena penggunaan metode konvensional seperti ceramah menjadikan hasil belajar siswa rendah. Untuk mengatasi hal ini guru menerapkan metode inkuiri dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (class action research). Prosedur penelitian terdiri dari: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Data penelitian diperoleh dengan tes tertulis dan menggunakan lembar observasi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII SMAN 1 Singingi Kabupaten Kuantan Singingi pada semester pertama tahun akademik 2017/2018 sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode inkuiri dapat meningkatkan hasil kimiawi pada bahan sifat koligatif larutan di kelas XII SMAN 1 Singingi Kabupaten Kuantan Singingi dengan kelengkapan siklus I penguasaan siswa 70% Aktivitas guru dalam siklus mengajar I 83% dan siswa aktif siklus I 77%. Setelah refleksi meningkat pada siklus II 93% kelengkapan siswa, aktivitas guru meningkat menjadi 98% dan 95% siswa yang aktif. Dari hasil analisis penelitian dapat disimpulkan melalui metode inquiry dapat meningkatkan hasil pembelajaran kimia pada materi sifat koligatif dari solusi di kelas XII SMAN 1 Singingi Kabupaten Kuantan Singingiri.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Sugianto Sugianto; Fanny Hayati; Junitasari Junitasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.939 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berpikir kreatif matematis masih rendah, sehingga menyebabkan rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi persamaan garis lurus. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 SMP Islam As-shofa Pekanbaru dengan jumlah sampel sebanyak 29 orang siswa. Instrumen penelitian berupa lima soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis soal UN SMP materi persamaan garis lurus. Aspek yang dinilai dalam penelitian adalah aspek keaslian, kelancaran, keluwesan dan kerincian. Temuan penelitian memperlihatkan pada aspek keaslian memperoleh rata-rata skor 3,06 atau 76 % (tinggi), pada aspek kelancaran memperoleh rata-rata skor 2,37 atau 59 % (sedang), pada aspek keluwesan memperoleh rata-rata skor 2,19 atau 55 % (sedang), pada aspek berpikir rinci memperoleh rata-rata skor 2,99 atau 75 % (tinggi). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis pada aspek kelancaran dan aspek keluwesan perlu ditingkatkan. Penelitian ini dapat dijadikan sumber bagi guru dalam meningkatkan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Muhammad Abdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.733 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.157

Abstract

Penelitian inin berujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kemampuan komunikasi matematis siswa VIII SMPN 4 Tambang. Sampel dalam penelitian ini diambil secara cluster sampling yaitu sebanyak 29 siswa dari populasi siswa SMPN 4 Tambang kelas VIII G. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner/angket tentang motivasi belajar siswa dan tes uraian untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa. Analisis data menggunakan uji prasyarat, uji normalitas dan uji liniaritas serta uji hipotesis korelasi Product Moment. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan positif antara motivasi dengan kemampuan komunikasi matematis.

Page 14 of 2285 | Total Record : 22841