JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,727 Documents
Pengaruh Current Ratio dan Debt To Asset Ratio terhadap Return On Equity pada Perusahaan Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017- 2020
Paojan MS;
Putri Indriyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.613 KB)
Perusahaan Farmasi menjadi salah satu dari banyaknya perusahaan yang mengalami pertumbuhan tercepat di Indonesia dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang berhasil meningkatkan produk terkait pandemi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Current Ratio, Debt To Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Current Ratio dan Debt To Asset Ratio sebagai variabel independen dan Return On Equity sebagai variabel dependen. Metode yang digunakan adalah metode statistik dan diolah menggunakan SPSS 25. Populasi pada penelitian ini sebanyak 11 perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Sample pada penelitian ini menggunakan purposive sampling method. Berdasarkan kriteria tersebut maka, dapat diperoleh 9 perusahaan yang laporan keuangannya akan dijadikan sebagai data dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 47.0% dan faktor yang mempengaruhi yaitu Debt To Asset Ratio dilihat dari perhitungan uji t. Nilai t hitung pada pada variabel Debt To Asset Ratio sebesar 3.846, t hitung pada variabel Current Ratio sebesar 0.851 dan nilai F hitung sebesar 13.755 dengan nilai signifikan 0,000<0,05.
Pengaruh Aromaterapi Jahe terhadap Penurunan Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama
Suryati Romauli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.782 KB)
Wanita hamil sering mengeluh mual dan muntah selama trimester pertama, jika gejala ini tidak diobati, dapat mengganggu kehamilan dan memperlambat perkembangan janin. Aromaterapi dengan minyak atsiri jahe merupakan salah satu contoh pilihan pengobatan nonfarmasi yang aman dan layak dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ibu hamil dapat memperoleh manfaat dari aromaterapi dengan jahe untuk meringankan morning sickness mereka selama trimester pertama. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-post test design. Populasi sebanyak 155 ibu hamil yang mengalami mual muntah, sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 22 responden. Data diperoleh menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis/Nausea (PUQE) Scale untuk mengukur frekuensi mual muntah sebelum dan setelah sepuluh hari pemberian aromaterapi jahe. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh aromaterapi jahe terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester pertama yang mana nilai Sig (2 tailed) = 0,000 < ? 0,05.
Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu Mengunakan Model Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Kelas V SDN 14 Pauh Kota Padang
Resinta Crismonika;
Silfi Melindawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.385 KB)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan-kenyataan yang ditemukan di lapangan yang menunjukkan rendahnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD Negeri14 Pauh. Hal ini dikarenakan pada proses pembelajaran belum terlihat serta pendidikbelum mengembangkan model pembelajaran.Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kooperatif tipe Numbered Head Together di kelas V SD Negeri 14 Pauh. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan pendekatan yang digunakan yaitu kualititatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian yaitu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret bertetapan pada semester II tahun ajaran 2021/2022. Subjek Instrumen penelitian adalah lembar observasi berupa lembar pengamatan RPP, lembar pengamatan aktivitas pendidikdan lembar pengamatan aktivitas peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus dengan tiga kali pertemuan. Hasil penelitian yaitu pada siklus I dalam penilaian RPP memperoleh rata-rata 78,12% (B) dan meningkat pada siklus II 87,5% (SB).Pada aktivitas pendidiksiklus I dengan rata-rata 75% (B) dan meningkat pada siklus II 87,5% (SB). Sedangkan pada aktivitas peserta didik siklus I memperoleh nilai rata-rata 78,12% (B) dan meningkat pada siklus II 87,5% (SB).Dengan demikian,dapat disimpulkan bahwa dengan model kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan proses belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD Negeri 14 Pauh.
Penyusunan Bahan Ajar Digital Entrepreneur Counseling Berbasis Team Based Learning Mahasiswa BK USCND Langsa
Meylia Sari;
Dina Rizki Fadillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.288 KB)
Bahan ajar digital Entrepreneur Counseling berbasis Case Method dan Team Based Learning akan diberikan kepada mahasiswa BK FKIP USCND. Permasalahan yang didapatkan oleh peneliti belum ada bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran pada mata kuliah entrepreneur counseling. Studi pada penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Model ini terdiri dari 4 tahap, tahap analisis masalah dan kebutuhan, perancangan (penyusunan prototipe), pengembangan serta penyebarluasan (diseminasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital entrepreneur counseling sangat layak digunakan pada proses perkuliahan untuk mahasiswa BK USCND. Bahan ajar digital entrepreneur counseling telah melalui revisi secara bertahap sesuai dengan saran yang diberikan ahli media, ahli materi, serta data yang diperoleh dari uji coba lapangan. Setelah melalui ujicoba dan analisis data pada setiap tahapan didapatkan hasil Sangat Baik. Artinya bahan ajar digital entrepreneur counseling yang dikembangkan telah memenuhi syarat sebagai bahan ajar digital menarik yang dapat meningkatkan semangat mahasiswa di dalam proses perkuliahan.
Peningkatkan Kemampuan Memahami Teks Tanggapan Deskriptif Baik Melalui Lisan Maupun Tulisan dengan Model Pembelajaran Team-Work Siswa Kelas VII I MTsN 2 Ponorogo Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018
Sunaryadi Sunaryadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.303 KB)
Kemampuan guru dalam mendorong siswa untuk berprestasi sangat penting. Peran guru dalam proses belajar mengajar meliputi: (a) Sebagai demonstrator, (b) Sebagai pengelola kelas, (c) Sebagai mediator dan fasilitator, (d) Sebagai evaluator (Utsman, 2001:9-11). Pembelajaran team work adalah konsep belajar dimana guru mengelompokkan siswa menjadi kelompok dengan satu ketua kelompok. Sementara siswa memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dari konteks yang terbatas, sedikit demi sedikit dari proses mengkonstruksi sendiri sampai pemecahan masalah kehidupan.Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: Adakah peningkatan kemampuan memahami teks tanggapan deskriptif baik melalui lisan maupun tulisan dengan model pembelajaran team work siswa kelas VII I MTsN 2 Ponorogo Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan memahami teks tanggapan deskriptif baik melalui lisan maupun tulisan dengan model pembelajaran team work siswa kelas VII I MTsN 2 Ponorogo Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2017/2018.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Memahami Bentuk Aljabar, Relasi, Fungsi, dan Persamaan Garis Lurus dengan Metode Pembelajaran Model Kontekstual Berbasis Masalah pada Siswa Kelas VIII.D MTs Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020
Endang Ratnawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.029 KB)
Pembelajaran kontekstual merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang berpijak pada keinginan untuk menghidupkan kelas dan menekankan pentingnya lingkungan alamiah diciptakan dalam proses belajar mengajar agar kelas lebih hidup dan lebih bermakna karena siswa mengalami sendiri apa yang dipelajari. Kelas yang hidup adalah kelas yang memberdayakan siswa dengan segala aktivitas belajarnya untuk mencapai kompetensi yang diinginkan sehingga diperoleh minat dan hasil belajar siswa yang optimal. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: Adakah peningkatan kemampuan memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus dengan metode pembelajaran model kontekstual berbasis masalah dalam pembelajaran matematika Siswa kelas VIII.D MTs Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala Madrasah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus dengan metode pembelajaran model kontekstual berbasis masalah dalam pembelajaran matematika Siswa kelas VIII.D MTs Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020.
Penerapan Model Problem Based Introduction (PBI) dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak tentang Akhlak Terpuji pada Diri Sendiri pada Siswa Kelas IX. B MTs Negeri Ponorogo
Umi Suswati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.65 KB)
Berdasarkan hasil pengamatan awal, di Kelas IX-B MTs Negeri 1 Ponorogo teridentifikasi suatu permasalahan, yaitu nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak masih di bawah standar KKM, hal ini disebabkan oleh metode yang diterapkan dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak masih monoton. Sehingga berdampak pada semangat belajar siswa menurun, yaitu siswa hanya bisa duduk, diam, dengar, catat dan hafal, yang pada akhirnya berimplikasi pada perolehan hasil belajar siswa. Maka, untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Indtroduction (PBI). Model Pembelajaran Problem Based Indtroduction (PBI) adalah model pembelajaran yang berlandaskan paham konstruktivistik yang mengakomodasi keterlibatan siswa dalam belajar dan pemecahan masalah otentik. kaidah pembelajarannya menggabungkan isi kandungan pelajaran dengan pengalaman harian individu, masyarakat dan alam pekerjaan serta membandingkannya dengan literature yang ada di perpustakaan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada Kelas IX-B MTs. Negeri 1 Ponorogo sebanyak dua siklus tindakan Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa hipotesis tindakan terbukti, yaitu dengan menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Indtroduction (PBI) dalam pembelajaran Akidah Akhlak dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX-B MTs Negeri 1 Ponorogo. Kata kunci : ,
Peningkatan Prestasi Bidang Pengembangan Sosial Materi Tata Krama Pergaulan pada Siswa Kelas IX A di MTsN 3 Ponorogo Melalui Layanan Orientasi Tahun 2022
Atik Bening Wiyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.603 KB)
Berpijak dari sinilah penulis ingin meneliti, apakah benar masalah Layanan orientasi di sekolah telah dilaksanakan dengan baik, sehingga kemungkinan besar problema yang dialami siswa dapat teratasi dengan baik. Jadi metode angket digunakan untuk mengetahui pribadi siswa tentang peranannya dalam mengikuti Layanan orientasi disekolah. Sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh dokumen tentang nilai pembelajaran Bimbingan Bidang Pribadi Materi Tata Krama pergaulansiswa. dikemukakan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus product moment untuk mencari korelasi antara Layanan orientasi dengan prestasi pembelajaran Bidang Bimbingan Sosial Materi Tata Krama pergaulan pada Siswa Kelas IX A, ternyata perhitungan suatu korelasi tersebut menunjukan ada hubungan yang positif antar keduanya, maka hipotesa diterima. Hal ini disebabkan yaitu sampel yang mewakili populasi benar-benar berfungsi, kesadaran siswa untuk mengikuti Layanan orientasi sangat tinggi, penyampaian materi pembelajaran Bidang Bimbingan Sosial Materi Tata Krama pergaulanbenar-benar dapat diterima dan ditangkap baik oleh siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning dalam Meningkatkan Kemampuan pada Materi Pokok Kuperindah Bacaan Al-Qur’an dengan Tajwid Siswa Kelas VIII.B MTs Negeri 3 PonorogoTahun Pelajaran 2019/2020
Siti Rohmatul Mawaddah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.078 KB)
Mata pelajaran Qur’an-Hadits merupakan unsur mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada madrasah yang memberikan pendidikan kepada siswa untuk memahami al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber ajaran agama Islam dan mengamalkan isi kandungannya sebagai petunjuk hidup dalam kehidupannya sehari-hari. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kontekstual di MTs Negeri 3 Ponorogo tentang kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid?, Adakah peningkatan kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid melalui model pembelajaran konstektual siswa kelas VIII.B MTs Negeri 3 Ponorogo? Kesulitan apakah yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran kontekstual pada peningkatan kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid siswa kelas VIII.B MTs Negeri 3 Ponorogo? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan pada materi pokok kuperindah bacaan al-Qur’an dengan tajwid melalui model pembelajaran konstektual pada siswa kelas VIII.B MTs Negeri 3 Ponorogo Tahun Pelajaran 2021/2022.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menerapkan Teknologi Pengolahan dengan Model Pembelajaran Learning Community Siswa Kelas IX.D MTsN 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018
Budi Santosa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.266 KB)
Dalam struktur program sekolah dasar, pendidikan seni budaya dan keterampilan disampaikan sebagai satu mata pelajaran meskipun keduanya memiliki perbedaan. Salah satu perbedaan yang paling nampak diantara keduanya adalah pendidikan seni mengembangkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi dan menghasilkan karya seni yang menekankan pada unsur keindahan sedangkan keterampilan mengembangkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi dan menghasilkan produk benda pakai yang menekankan pada fungsinya. Karena adanya perbedaan itu, beberapa uraian tentang Pendidikan Seni budaya dan keterampilan di dalam kurikulum ini disampaikan sacara terpisah. Standar kompetensi mata pelajaran pendidikan seni merupakan kompetensi yang diharapkan dicapai siswa secara umum dalam mempelajari mata pelejaran ini. Standar kompetensi mata pelajaran pendidikan seni dan Keterampilan dikelompokkan ke dalam standar kompetensi pendidikan Seni dan standar kompetensi keterampilan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “ Adakah peningkatan kemampuan menerapkan teknologi pengolahan dengan model pembelajaran learning community siswa kelas IX.D MTsN 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018?. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Model Pembelajaran Learning Comunity. Mata pelajaran yang sering mendapat predikat sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat oleh guru sehingga pembelajaran menjadi kurang menarik dan membosankan. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan menerapkan teknologi pengolahan dengan model pembelajaran learning community siswa kelas IX.D MTsN 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018.