cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 229 Documents
INTEGRASI CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DENGAN GEOGEBRA: DAPATKAH MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA? Yanti Nurhayati; Nur Eva Zakiah; Asep Amam
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.563 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3349

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan koneksi matematis siswa masih tergolong rendah. Berdasarkan kajian literatur dan penelitian yang relevan yaitu pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) berbantuan software geogebra dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara komprehensif tentang peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa menggunakan pembelajaran CTL berbantuan software geogebra lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Metode penelitian menggunakan quasi experiment dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Ciamis yang terdiri dari enam kelas, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas VIII-A berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII-B berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi matematis berupa soal uraian. Analisis data menggunakan data N-gain yang diperoleh dari hasil pretes dan postes kemampuan koneksi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) berbantuan software geogebra dapat menjadi alternatif untuk meningkatan kemampuan koneksi matematis siswa menjadi lebih baik.
DESKRIPSI KESALAHAN SISWA MEMECAHKAN SOAL BERBENTUK CERITA PADA MATERI SEGIEMPAT Meli Susanti; Luvy Sylviana Zanthy; Nelly Fitriani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.041 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3200

Abstract

Soal cerita pada materi segiempat merupakan soal yang sering ditemui oleh siswa, namun kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal materi segiempat masih banyak melakukan kesalahan dan kekeliruan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesalahan jawaban siswa masih sangat tinggi. Kesalahan terjadi pada pemahaman siswa dalam memahami permasalahan yang terdapat pada soal, sehingga siswa mengalami kekeliruan dalam menjawab soal dengan tidak menuliskan informasi yang terdapat pada soal, keliru menggunakan rumus, keliru pada saat mengoperasikan bilangan dan tidak melengkapi dengan kesimpulan jawaban. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menjawab soal cerita materi segiempat. Evaluasi kegiatan belajar dengan cara melihat hasil jawaban siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP IT Budi Luhur Kota Cimahi sebanyak 17 siswa dengan kemampuan bervariasi. Teknik pengambilan data dengan soal uraian sebanyak empat buah dan wawancara langsung dengan siswa.
KARAKTERISTIK KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI LINGKARAN Desianty Nur Adilla; Luvy Sylviana Zanthy; Devi Nurul Yuspriyati
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3220

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi lingkaran di kelas VIII MTs Assu’ada. Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih banyak siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal pada materi lingkaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan tes. Sebagai pemeriksaan keabsahan data yaitu dengan membandingkan hasil wawancara dengan hasil tes. Berdasarkan analisis data dan pembahasan siswa mengalami beberapa tipe kesalahan yaitu: (1) kesalahan memahami informasi; (2) kesalahan transformasi soal; (3) kesalahan melakukan perhituangan; dan (4) kesalahan dalam mengerjakan soal cerita. Kesalahan yang dialami siswa dalam memahami masalah soal cerita berkaitan dengan arti dari makna bahasa serta memaknai gambar.
PEMROGRAMAN LINIER PERMASALAHAN EKONOMI PERTAHANAN: METODE GRAFIK DAN METODE SIMPLEKS Endro Tri Susdarwono
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.173 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3246

Abstract

Pemrograman linier digunakan untuk memaksimalkan atau meminimalkan fungsi tujuan, dengan keterbatasan faktor sumber daya sebagai kendala. Berbagai masalah secara luas banyak menggunakan program linier sebagai bahan implementasi. Seperti perencanaan pertahanan, militer, dan industri pertahanan. Penelitian membahas aplikasi program linier dalam menyelesaikan masalah ekonomi pertahanan tentang pembuatan dua macam peluru kendali (rudal). Metode penyelesaian menggunakan metode grafik dan metode simpleks. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif untuk memaparkan atau menggambarkam penyelesaian linear programming menggunakan metode grafik dan metode simpleks terkait permasalahan ekonomi pertahanan. Permasalahan ekonomi pertahanan tentang kasus pembuatan dua macam peluru kendali (rudal) oleh Industri pertahanan (Indhan), Penggunakan metode grafik maupun metode simpleks menghasilkan nilai Z terbesar adalah 43,33 dengan titik optimal (4/3, 2). Sehingga keputusannya rudal jenis P1 dibuat 4/3 paket (4/3 x 12 = 16 rudal) dan rudal jenis P2 dibuat 2 paket (2 x 12 = 24 rudal) setiap tahun. Laba setiap tahun sebesar 43,33 juta dolar AS. Sehingga ada kesesuaian antara hasil penyelesaian dengan metode grafik dan metode simpleks.
GAYA BELAJAR DAN MATHEMATICS SELF-CONCEPT TERHADAP MINAT AKADEMIK MAHASISWA Nita Delima; Yanry Budianingsih
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.162 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3296

Abstract

Gaya belajar dan Mathematics Self-Concept (MSC) dapat menjadi prediktor yang kuat dalam melakukan pilihan terhadap pendidikan dan pekerjaan seseorang. Sementara itu, minat akademik mahasiswa pada program studi yang dipilihnya saat ini mempengaruhi pada pencapaian prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan gaya belajar terhadap minat akademik mahasiswa pada pemilihan program studi. Selain itu, penelitian ini juga memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan MSC terhadap minat akademik mahasiswa pada pemilihan program studi. Gaya belajar yang diteliti dalam penelitian ini adalah gaya belajar Kolb. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen untuk mengukur gaya belajar berupa angket Learning Style Inventory (LSI), serta angket untuk mengukur MSC. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan gaya belajar terhadap minat akademik mahasiswa pada pemilihan program studi. Meskipun demikian, gaya belajar yang telah diukur dalam penelitian ini dapat digunakan untuk menentukan metode, teknik serta strategi belajar yang cocok untuk setiap mahasiswa. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan MSC terhadap minat akademik mahasiswa pada pemilihan program studi. Hal tersebut memberikan implikasi bahwa MSC dapat menjadi prediktor seseorang dalam memilih pendidikan yang diminatinya.
FORECASTING DATA RUNTUN WAKTU MUSIMAN MENGGUNAKAN METODE SINGULAR SPECTRUM ANALYSIS (SSA) Dadang Ruhiat; Dini Andiani; Wulan Nurul Kamilah
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.541 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3286

Abstract

Pemodelan dan forecasting data runtun waktu akhir-akhir ini terus berkembang dan digunakan di berbagai bidang termasuk di bidang hidrologi. Parameter hidrologi yang sangat penting adalah debit sungai di Indonesia sebagaimana halnya di negara tropis lainnya, besaran dan fluktuasinya dipengaruhi oleh dua faktor musiman, yaitu musim hujan dan kemarau. Pemodelan dan forecasting runtun waktu berbasis statistik pada dasarnya dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu statistik parametrik dan statistik non-parametrik. Namun fakta menunjukkan pemodelan dan forecasting runtun waktu melalui pendekatan statistik parametrik  lebih banyak dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan dan forecasting data runtun waktu debit sungai melalui pendekatan statistik non-parametrik dengan menggunakan metode Singular Spectrum Analysis (SSA).  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil forecasting metode SSA dan mengetahui hasil komparasinya dengan hasil forecasting statistik parametrik yang telah dilakukan sebelumnya melalui model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Metode proses penelitian ini adalah berupa kajian teori yang kemudian dilanjutkan dengan proses komputasi. Hasil analisis menunjukkan metode SSA memberikan hasil forecasting dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang  lebih kecil dari model SARIMA. Dengan demikian disimpulkan forecasting runtun waktu debit sungai yang berpola musiman melalui metode SSA relatif lebih baik dari hasil forecasting model SARIMA.
KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Nita Yunia; Luvy Sylviana Zanthy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.561 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita aritmatika sosial. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat siswa kelas VIII di SMP Bina Putra Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan wawancara langsung dengan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi aritmatika sosial bervariasi, diantaranya kesalahan mengubah soal cerita ke dalam model matematika, kesalahan menggunakan rumus aritmatika sosial dan kesalahan siswa dalam menyimpulkan jawaban yang dikerjakan.
MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI GEOMETRI DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nelly Fitriani; Euis Eti Rohaeti
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.966 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis miskonsepsi yang dialami oleh siswa SMP dalam mempelajari konsep geometri, menganalisis apa yang menjadi penyebabnya, dan mengetahui sejauhmana level geometri siswa yang mengalami miskonsepsi. Metode penelitiannya menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa SMP Kelas 9. Instrumen yang digunakan yaitu tes diagnostik, tes geometri Van Hiele, pedoman wawancara. Pelaksanaan wawancara dilakukan untuk mengetahui jenis miskonsepsi apa saja yang dialami oleh siswa, serta buku ajar yang digunakan untuk mengetahui berbagai kemungkinan penyebab siswa mengalami miskonsepsi pada materi-materi tersebut. Untuk mengetahui jenis miskonsepsi apa saja yang dialami oleh siswa, data hasil tes diagnostik dianalisis, kemudian untuk mengetahui kemungkinan penyebab siswa mengalami miskonsepsi, data hasil wawancara dan buku ajar yang digunakan dianalisis. Miskonsepsi yang dihasilkan yaitu miskonsepsi klasifikasional, miskonsepsi korelasional dan miskonsepsi teoritikal. Setelah mengetahui jenis-jenis miskonsepsi yang diterjadi pada siswa, selanjutnya dianalisis level kemampuan geometrinya berdasarkan level geometri Van Hiele. Lima orang siswa mengalami miskonsepsi dan mereka berada pada level 1 berdasarkan level geometri Van Hiele. Kesimpulan yang diperoleh, bahwa siswa yang mengalami miskonsepsi merupakan siswa yang level geometri Van Hielenya berada di bawah. 
PERMASALAHAN MATEMATIKA ARITMATIKA SOSIAL DALAM BENTUK CERITA: BAGAIMANA DESKRIPSI KESALAHAN-KESALAHAN JAWABAN SISWA? Rini Nuraeni; Suny Guinesya Ardiansyah; Luvy Sylviana Zanthy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.471 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3345

Abstract

Soal bentuk cerita merupakan salah satu persoalan matematika yang sering menimbulkan masalah-masalah dalam mengerjakannya, sehingga soal matematika dalam bentuk cerita menjadi dianggap sulit bagi kebanyakan siswa. Aritmatika sosial merupakan materi yang penting dipelajari siswa karena materi ini berhubungan dengan aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari, seperti harga penjualan dan pembelian, untung dan rugi, suku bunga, diskon, pajak, dan bruto.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal materi aritmatika sosial dalam bentuk cerita. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII pada salah satu MTs yang berada di kota Cimahi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, tes, dan wawancara. Data yang dianalisis berasal dari 10 jawaban siswa dari 31 jawaban siswa dengan menggunakan tahapan teknik analisis yang terdiri atas: pengumpulan data, pengolahan data, peyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa terdapat tiga jenis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal, yaitu: (1) kesalahan dalam konsep; (2) penyusunan model matematika; dan (3) penulisan simbol-simbol matematika. Kesalahan-kesalahan ini disebabkan karena siswa belum memahami materi aritmatika sosial dengan baik.
IDENTIFIKASI KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ARITMATIKA SOSIAL Oki Ratna Dila; Luvy Sylviana Zanthy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.626 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.3036

Abstract

Aritmatika sosial merupakan salah satu materi yang penting untuk dipelajari siswa karena berkaitan dengan penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari, misalnya: menghitung harga pembelian dan harga penjualan, keuntungan dan kerugian, bunga, diskon, pajak, bruto, tara, dan neto. Tetapi pada kenyataannya siswa masih kesulitan dalam mempelajari materi tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal aritmatika sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dan penyebabnya dalam menyelesaikan soal aritmatika sosial. Metode penelitian ini yaitu deskriptif yang bersifat kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan berupa instrumen soal, dengan prosedur analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, pengolahan data, dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan ada tiga jenis kesulitan yaitu: (1) kesulitan aspek bahasa, misalnya siswa sulit memahami atau menafsirkan soal dan tidak dapat menceritakan kembali maksud soal menggunakan bahasa sendiri; (2) kesulitan aspek prasyarat, misalnya siswa tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, serta kurang memahami konsep sehingga sulit menentukan rumus yang digunakan; dan (3) kesulitan aspek terapan, misalnya siswa tidak dapat melakukan perhitungan dengan tepat, dan tidak memberikan kesimpulan jawaban. Kesulitan ini disebabkan karena siswa belum paham dengan materi aritmatika sosial. Kesimpulannya yaitu siswa masih banyak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal aritmatika sosial.

Page 6 of 23 | Total Record : 229