cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 229 Documents
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LINGKUNGAN Dian Nopitasari; Dadang Juandi
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3307

Abstract

Pembelajaran matematika berbasis lingkungan adalah salah satu cara pembelajaran matematika yang menjadikan isu-isu lingkungan sebagai media utama dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika berbasis lingkungan mengangkat contoh permasalahan yang berkaitan dengan lingkungan hidup pada setiap kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa pun akan merasa bahwa pembelajaran matematika tidak terpisah jauh dengan lingkungan kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dalam pembelajaran matematika berbasis lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran berbasis lingkungan.
DESAIN BAHAN AJAR BERBASIS AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN Ai Tusi Fatimah; Sri Solihah
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 6, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v6i1.4487

Abstract

Pendidikan SMK memiliki tujuan khusus yaitu mempersiapkan siswa bekerja sesuai dengan bidang keahliannya. Mata pelajaran matematika mendukung tujuan tersebut yang ditandai dengan kompetensi lulusan, yaitu siswa memiliki pemahaman matematika dalam melaksanakan tugas sesuai keahliannya. Pemahaman matematika tersebut akan terwujud apabila guru mengintegrasikan konsep matematika dengan kebutuhan dari masing-masing bidang keahlian pada bahan ajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bahan ajar matematika yang ditujukan untuk siswa SMK Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Metode penelitian yang digunakan adalah ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Bahan ajar dirancang berlandaskan konteks-konteks APHP, kompetensi dasar mata pelajaran matematika, dan kemampuan pemahaman matematis. Bahan ajar yang dihasilkan berbentuk lembar kerja yang memiliki kekhasan yaitu situasi masalah yang disajikan pada setiap lembar kerja merupakan konteks APHP produksi pengolahan hasil nabati. Implementasi bahan ajar dilakukan di salah satu SMK Negeri di Kabupaten Ciamis pada Kompetensi APHP. Evaluasi dilakukan pada setiap tahapan penelitian sehingga menghasilkan lembar kerja siswa yang dapat digunakan untuk siswa SMK APHP.
IMPLEMENTASI PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENGEKSPLORASI KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MAHASISWA Nur Eva Zakiah; Ai Tusi Fatimah; Yoni Sunaryo
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.4194

Abstract

Kreativitas dan kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan penting pada abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi kreativitas dan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa setelah penerapan project-based learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengamati fenomena partisipan dalam aktivitas pembelajaran. Partisipan sebanyak 43 orang calon guru matematika yang mengikuti perkuliahan strategi belajar mengajar, bekerja dalam kelompok (sekitar 4-5 orang) memperoleh proyek tentang membuat video pembelajaran. Kreativitas dan kemampuan berpikir kreatif ditunjukkan oleh mahasiswa ketika proses merencanakan produk, membuat produk, menyajikan dan mengevaluasi produk. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah mahasiswa dapat mengetahui tingkat pemahaman mereka dari hasil karya yang telah dibuatnya. Hal ini dapat membantu mahasiswa untuk merencanakan membuat bahan ajar berikutnya dengan tepat. Tugas proyek yang dilakukan secara berkelompok dapat mempromosikan ide-ide kreatif. Hal ini sangat membantu mahasiswa untuk membangun kepercayaan diri menghasilkan karya yang inovatif.
KEMAMPUAN BERPIKIR PESERTA DIDIK PADA MATERI ALJABAR Nandang Arif Saefuloh; Wahyudin Wahyudin; Sufyani Prabawanto; Usep Kosasih
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3625

Abstract

Dua kutub persepsi terkait pembelajaran berbasis konstruktivisme dan pembelajaran berbasis behaviorisme melahirkan variasi pada jenis model pembelajaran dengan argumen kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang berpengaruh secara langsung terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir peserta didik berdasarkan klasifikasi dari Hillocks dan Shulman yakni substantive, mechanical-syntactic, formal-rhetorical, dan combine mechanical-formal, metode penelitian melalui studi kualitatif dengan menganalisis jawaban peserta didik yang telah melalui pembelajaran aljabar dasar dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil analisis diperoleh temuan kemampuan berpikir peserta didik yang ditinjau dari jenis kemampuan berpikir, peserta didik menggunakan kemampuan berpikir substantive dan mechanical-syntactic dalam menyelesaikan masalah/soal yang diberikan oleh pendidik, kemudian permasalahan pengetahuan awal (prior knowledge) muncul dalam tahapan penyelesaian soal peserta didik, ketiadaan (lupa/tidak tahu) pengetahuan awal menjadikan beberapa soal yang diberikan menemui hasil yang keliru meskipun peserta didik menggunakan salah satu dari dua kemampuan berpikir tersebut (substantive, mechanical-syntactic). Implikasi dari masalah tersebut, peserta didik harus diupayakan melakukan peninjauan ulang (looking back) atas uraian jawaban yang telah dia kerjakan, dengan menganalisis jawaban dari pengetahuan lain (pengetahuan awal) yang mungkin ada dalam tahapan jawabannya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SERTA SELF CONFIDENCE SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL BRAIN-BASED LEARNING Sri Solihah; Asep Amam; Nur Eva Zakiah
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 6, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v6i1.4490

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan komunikasi matematik siswa yang rendah serta self-confidence siswa yang masih kurang terutama dalam mengemukakan pendapat secara lisan dan tulisan dalam pelajaran matematika. Siswa pada umumnya dalam belajar matematika masih ada rasa takut untuk mengemukakan apa yang diperolehnya karena kurang kepercayaan dalam dirinya, sehingga untuk menghadapi ketimpangan tersebut maka dilakukan penelitian dengan menggunakan model brain-based learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi matematik serta self-confidence siswa MTs melalui model brain-based learning. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu sekolah di MTs Ciamis. Sampel diambil secara acak, dari tujuh kelas diperoleh satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah masing-masing satu set tes uraian kemampuan komunikasi matematik dan satu set skala self-confidence belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran brain-based learning lebih baik daripada pembelajarannya yang menggunakan pembelajaran konvensional ditinjau dari tingkat kemampuan awal siswanya; (2) tidak terdapat perbedaan self-confidence siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran brain-based learning dengan kelas yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional ditinjau dari tingkat kemampuan awal siswanya; dan (3) terdapat asosiasi yang cukup antara kemampuan komunikasi matematik dan self-confidence baik di kelas yang menggunakan pembelajaran brain-based learning maupun di kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional.
BACK MATTER, 5(1), Maret 2020 BACK MATTER
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i1.4448

Abstract

BACK MATTER Teorema 5(1) Maret 2020
PROFIL KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP DI KOTA CIREBON BERDASARKAN STANDAR TIMSS Munaji Munaji; Mochammad Iman Setiawahyu
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3732

Abstract

Skor siswa Indonesia dalam Trend International in Mathematics and Science Study (TIMSS) berada pada posisi bawah. Namun demikian belum ada hasil penelitian pada posisi mana siswa di Kota Cirebon saat ini dalam skor TIMSS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan matematika siswa SMP di Kota Cirebon berdasarkan standar TIMSS.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei model cross-sectional survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan subyeknya siswa kelas VIII SMP sebanyak 676 siswa dari sekolah negeri dan swasta. Pengumpulan data kemampuan matematika dilakukan dengan memberikan tes matematika model TIMSS yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan matematika siswa SMP di Kota Cirebon mencapai 498, lebih baik bila dibandingkan dengan rata-rata skor TIMSS secara nasional yang mencapai 386. Namun sedikit lebih rendah dari skor TIMSS  internasional yang mencapai skor 500. Berdasarkan perbedaan gender, siswa perempuan di Kota Cirebon lebih baik dibandingkan siswa laiki-laki baik ditinjau dari level kemampuan matematika maupun ditinjau dari domain TIMSS. Kemampuan matematika siswa SMP di Kota Cirebon masih perlu ditingkatkan lagi terutama pada domain applying dan reasoning.
STRUKTUR AFFINE ALJABAR LIE REAL DARI GRUP LIE SIMILITUDE BERDIMENSI 4 Edi Kurniadi; Nurul Gusriani; Betty Subartini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3593

Abstract

Dalam artikel ini, dibahas tentang sifat-sifat aljabar Lie real dari grup Lie similitude berdimensi 4 termasuk struktur affine yang termuat di dalamnya. Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa aljabar Lie real dari grup Lie similitude berdimensi 4 mempunyai struktur affine. Untuk mendapatkan hasil tersebut, rumus affine dihitung terhadap basisnya yang diinduksi dari struktur simplektiknya. Lebih jauh, metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur terhadap beberapa artikel yang relevan. Sebagai hasil utamanya, diperoleh rumus eksplisit struktur affine pada aljabar Lie dari grup Lie similitude berdimensi 4.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS GOOGLE SUITE FOR EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN KOLABORATIF SISWA Abi Talib; Suaedi Suaedi; Muhammad Ilyas
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 6, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v6i1.4470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran matematika berbasis google suite for education dapat meningkatkan kecakapan kolaboratif siswa kelas VI SD YPS Singkole. Waktu penelitian dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan satuan eksperimen yang dipilih berjumlah 30 siswa kelas VI di SD YPS Singkole. Penentuan satuan eksperimen dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respon siswa, dan lembar observasi kecakapan kolaboratif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini adalah: (1) aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika berbasis google suite for education berada pada kategori aktif; (2) keterlaksanaan pembelajaran matematika berbasis google suite for education berada pada kategori terlaksana dengan sangat baik; (3) respon siswa terhadap pembelajaran matematika berbasis google suite for education berada pada kategori positif; (4) kemampuan kecakapan kolaboratif siswa kelas VI SD YPS Singkole Tahun Pelajaran 2020/2021 pada pembelajaran matematika berbasis google suite for education berada pada kategori sangat baik; dan (5) pembelajaran matematika berbasis google suite for education dapat meningkatkan kecakapan kolaboratif siswa kelas VI SD YPS Singkole Tahun Pelajaran 2020//2021 dengan klasifikasi tinggi.
PROFIL KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR V-A-K PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Siti Marwiyah; Heni Pujiastuti; Sukirwan Sukirwan
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3738

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyerap, mengatur, dan mengolah informasi pada pembelajaran tidaklah sama. Hal ini terjadi karena perbedaan karakteristik gaya belajar yang beragam. Adanya perbedaan gaya belajar mempengaruhi proses pembelajaran yang diterapkan. Oleh karena itu, siswa harus mengetahui terlebih dahulu gaya belajar yang sesuai bagi dirinya sendiri. Untuk memaksimalkannya, siswa perlu dikenali mengenai kategori dan karakteristik gaya belajar visual, auditori, ataupun kinestetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan profil kemampuan penalaran matematis siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Datar ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah enam siswa kelas VIII-B di SMP Negeri 3 Cilegon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kemampuan penalaran matematis yang berbeda pada setiap indikator kemampuan penalaran matematis. Siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kemampuan penalaran matematis yang baik dalam menarik kesimpulan dari pernyataan. Namun, siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kelemahan dalam menyusun bukti.

Page 8 of 23 | Total Record : 229