cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
Eksplorasi Pembelajaran yang Berpihak pada Siswa Menggunakan Design Thinking untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Bangun Ruang Sisi Lengkung Nurlailiyah, Luluk; Nugroho, Aryo Andri; Harun, Lukman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i1.18178

Abstract

eksplorasi pembelajaran yang berpihak pada siswa menggunakan design thinking pada materi bangun rung sisi lengkung bagi siswa kelas IX beberapa SMP Negeri di Kabupaten Semarang
Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Kelas VII di Pagaralam Susanti, Novi; Indra Putri, Ratu Ilma; Hartono, Hartono; Aisyah, Nyimas
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i1.18638

Abstract

Kemampuan literasi matematis merupakan salah satu kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika, karena memungkinkan siswa untuk memahami, menganalisis, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan konsep matematis. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa SMP kelas VII di Pagaralam. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Pagaralam. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang memuat semua indicator kemampuan literasi matematika. Data hasil tes selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa kemampuan literasi matematika siswa masih belum optimal terbukti dari mayoritas siswa salah dalam menjawab soal tes kemampuan literasi matematika. Sebagian siswa masih belum mampu melakukan matematisasi, menggunakan symbol, bahasa formal, teknis, dan operasi, melakukan penyajian data, menggunakan alat matematika, serta merancang strategi pemecahan masalah. Oleh karena itu, untuk kedepannya perlu dilakukan penelitian yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi matematika siswa.
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran STEM Putri, Aldelia Destiana; Noer, Sri Hastuti; Triana, Mella
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i1.18467

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21 untuk menghadapi tantangan global. Oleh karena itu, penelitian eksperimen semu ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis setelah diterapkan pembelajaran dengan pendekatan STEM. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 44 Bandar Lampung sebanyak 185 siswa yang terdistribusi ke dalam enam  kelas yaitu kelas 8.1 hingga kelas 8.6. Sampel penelitian ini adalah kelas 8.5 sebanyak 29 siswa dan kelas 8.6 sebanyak 29 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design dengan kelas 8.6 sebagai kelas eksperimen dan kelas 8.5 sebagai kelas kontrol. Data pada penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh melalui tes kemampuan representasi matematis. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh bahwa peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan STEM lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan STEM dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa.
Pengembangan E-Modul Bangun Datar Berbasis Etnomatematika Menggunakan Heyzine untuk Mengeksplor Kemampuan Penalaran Matematis Hermawati, Elis; Ratnaningsih, Nani; Prabawati, Mega Nur
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i1.19458

Abstract

ABSTRACTMathematical reasoning is a fundamental skill that students must possess to deeply understand mathematical concepts andsolve problems logically. However, a preliminary study at SMKN 2 Ciamis revealed that most students struggle to solvereasoning problems, particularly in the topic of plane geometry. This issue is attributed to the lack of contextual and interactivelearning media. This study aims to develop an ethnomathematics-based e-module using the Heyzine platform as an interactivelearning tool contextualized with local cultural elements from Kampung Salapan. The research uses the Research andDevelopment (R&D) method with the 4D development model: Define, Design, Develop, and Disseminate. Expert validationresults indicate that the developed e-module is of excellent quality. A trial conducted with grade XI students at SMKN 2 Ciamisshowed that 70% of students achieved scores above the minimum mastery criterion, with an average score of 82.5.Additionally, students responded enthusiastically to learning using the e-module. Therefore, the ethnomathematics-based e-module developed in this study is deemed valid, practical, and effective in enhancing students' mathematical reasoningabilities.Keywords: E-Module, Ethnomathematics, Heyzine, Mathematical Reasoning, Plane GeometryABSTRAKPenalaran matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa untuk memahami konsep matematika secaramendalam dan menyelesaikan masalah secara logis. Namun, hasil studi di SMKN 2 Ciamis menunjukan bahwa sebagainbesar siswa mengalami kesulitasn dalam menyelesaikan soal penalaran matematis, khususnya pada materi bangun datar.Hal ini disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual dan minimnya media interaktif. Penelitian inibertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis etnomatematik menggunakan platform Heyzine sebagi mediapembelajaran interkatif yang kontekstual dengan budaya lokal Kampung Salapan. Penelitian ini menggunakan metodeResearch and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil validasioleh ahli menjunjukan bahwa e-modul termasuk dalam kategori sangat baik. Uji coba terhadap siswa kelas XI SMKN 2 Ciamismenunjukan bahwa 70% siswa mencapai nilai di atas KKM, dengan rata-rata 82,5. Selain itu, siswa menunjukan antusiasmetinggi terhadap pembelajaran menggunakan e-modul. Dengan demikian, e-modul berbasis etnomatematika yangdikembangkan dinyatakan layak, praktis, dan efektif dalam mengeksplorasi kemampuan penalaran matematis siswa.Kata kunci: Bangun Datar, E-Modul, Etnomatematika, Heyzine, Penalaran matematis
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Matematika Berbasis Web Google Sites Berbantuan GeoGebra Untuk Mengeksplor Kemampuan Abstraksi Reflektif Hidayat, Raesa Novandika; Ratnaningsih, Nani; Madawistama, Sri Tirto
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i1.18500

Abstract

Tujuan penelitian ini menghasilkan media pembelajaran interaktif matematika berbasis web Google Sites untuk mengeksplor kemampuan abstraksi reflektif. Subjek penelitian ini adalah 1 orang dosen matematika, 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, dan 14 orang mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di salah satu perguruan tinggi di Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model Luther-Sutopo melalui 6 tahapan dalam model pengembangan Luther-Sutopo yaitu: concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara tidak terstruktur, angket dan tes kemampuan abstraksi reflektif. Instrumen yang digunakan lembar validasi ahli materi, ahli media, dan soal tes kemampuan abstraksi reflektif. Hasil penelitian menurut ahli materi dan ahli media dikategorikan “layak”, ujicoba produk  kepada 10 orang mahasiswa dengan hasil kategori “sangat layak”. Hasil penelitian terhadap 14 orang mahasiswa semester 6 diperoleh nilai rata-rata kemampuan abstraksi reflektif pada post-test sebesar 62,14 dengan kategori cukup. Hasil pengujian Effect Size (ES) diperoleh nilai 2,06 dengan kategori “Strong Effect”. Dapat disimpulkan bahwa menghasilkan media pembelajaran interaktif matematika berbasis web Google Sites layak digunakan untuk mengeksplor kemampuan abstraksi reflektif mahasiswa pada materi bangun ruang kubus.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Self-Confidence Dalam Menyelesaikan Soal Segitiga dan Segiempat Berbasis Budaya Lokal Risky, Muhamad; Elvi, Mariyanti; Putri, Nurul Hilda Syani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i1.17806

Abstract

Pendidikan matematika memiliki peran fundamental dalam mengembangkan intelektual siswa, dengan komunikasi matematis menjadi kunci penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-confidence dalam menyelesaikan soal segitiga dan segiempat berbasis budaya lokal di MTs Negeri Tanjungpinang. Studi menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIII-6, mengumpulkan data melalui observasi, tes kemampuan komunikasi matematis, skala self-confidence, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self-confidence siswa terdistribusi dalam tiga kategori: 18% tinggi, 52% sedang, dan 30% rendah. Siswa dengan self-confidence tinggi mampu memenuhi seluruh indikator komunikasi matematis, meliputi mengekspresikan ide matematis dalam gambar, menghubungkan konsep matematika dengan benda nyata, memahami dan mengevaluasi ide matematis, serta menyatakan peristiwa sehari-hari dalam simbol matematis. Siswa berkategori self-confidence sedang hanya mampu memenuhi sebagian indikator, sedangkan siswa dengan self-confidence rendah tidak dapat memenuhi indikator komunikasi matematis. Penelitian menyimpulkan adanya hubungan signifikan antara self-confidence dan kemampuan komunikasi matematis, dengan implikasi pentingnya pengembangan strategi pedagogis yang memperhatikan aspek psikologis siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya geometri.
Analisis Literasi Matematika Peserta Didik Kelas V Ditinjau dari Math Anxiety dan Gender Ariyanti, Muthia; Jusra, Hella
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.20246

Abstract

Literasi matematika sangatlah penting dimiliki peserta didik karena memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan sehari-hari di berbagai bidang. Namun literasi matematika peserta didik di Indonesia masih dianggap rendah yang disebabkan berbagai faktor salah satunya adalah math anxiety yang berdampak negatif terhadap penyelesaian soal matematika. Selain itu perbedaan gender juga dapat menimbulkan tingkat math anxiety yang berbeda pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika peserta didik kelas V berdasarkan tingkatan math anxiety tinggi, sedang, rendah dan gender. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data  meliputi observasi, kuesioner, tes, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu perwakilan peserta didik laki-laki dan peserta didik perempuan kelas V SDN yang memiliki tingkat math anxiey tinggi, sedang, rendah. Data yang dianalisis dilakukan pemeriksaan keabsahan data dengan tringulasi Teknik yakni dengan membandingkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan peserta didik laki-laki memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjelaskan langkah-langkah penyelesaian soal literasi matematika. Pada kategori math anxiety tinggi peserta didik laki-laki memenuhi dua indikator dengan langkah penyelesaian cukup spesifik sedangkan peserta didik perempuan hanya 1 indikator dengan langkah penyelesaian spesifik. Pada math anxiety sedang dan rendah peserta didik laki-laki dan perempuan memenuhi tiga indikator namun terdapat perbedaan dari langkah penyelesaian yang diberikan. Kategori math anxiety sedang peserta didik laki-laki mampu memberikan langkah penyelesaian cukup spesifik, sedangkan peserta didik perempuan langkah penyelesaiannya kurang spesifik. Kategori math anxiety rendah pada peserta didik laki-laki mampu memberikan langkah penyelesaian spesifik, sedangkan peserta didik perempuan cukup spesifik
Analisis Kesalahan Mahasiswa Teknik Komputer dalam Memecahkan Masalah Limit Fungsi Naibaho, Risko; Sulistyowati, Fitria; Istiqomah, Istiqomah; Agustito, Denik; Kusumaningrum, Betty; Udil, Patrisius Afrisno; Utami, Wikan Budi
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.21595

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa teknik komputer dalam menyelesaikan materi limit fungsi aljabar dengan berbagai teknik penyelesaian dalam limit fungsi serta menemukan faktor-faktor penyebab kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal limit fungsi aljabar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif  yang mendeskripsikan kesulitan mahasiswa dalam menyelesaiakn materi limit fungsi aljabar. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa teknik komputer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini teknik triangulasi yaitu dokumentasi, observasi, dan wawancara. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah subjek mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan konsep limit fungsi aljabar, kesulitan ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap konsep dasar limit, yang merupakan pondasi penting untuk bisa memahami limit. Akibatnya subjek menggunakan teknik penyelesaian yang tidak tepat seperti hanya mengandalkan teknik subtitusi langsung. Selain itu subjek tampaknya tidak mampu menterjemahkan soal yang memerlukan penyederhanan lanjutan untuk menemukan penyelesaian dari soal limit tersebut.Kata kunci: Limit Fungsi Aljabar, Kesulitan Mahasiswa, Teknik Komputer
Analisis Kebutuhan Guru terhadap Media Matematika Inklusif melalui Pendekatan Komunikasi Total Sholihat, M Nuur'aini; martini, Avini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.21562

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut tersedianya media pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan siswa dengan hambatan komunikasi, khususnya yang termasuk kategori speech, language, and communication needs (SLCN). Namun, media yang tersedia di sekolah dasar inklusi umumnya masih bersifat umum dan belum sepenuhnya ramah komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap media pembelajaran matematika inklusif berbasis komunikasi total sebagai dasar pengembangan media KASUMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain analisis kebutuhan. Responden penelitian terdiri atas 32 guru dari 15 sekolah dasar inklusi yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi siswa dalam pembelajaran matematika terwujud pada empat aspek utama, yaitu kesulitan memahami instruksi lisan, melafalkan istilah matematika, mengucapkan angka, dan memahami soal cerita. Guru menegaskan kebutuhan yang sangat tinggi terhadap media dengan dukungan audio-visual, aktivitas hands-on, serta fitur interaktif yang fleksibel. Namun, dukungan fasilitas sekolah dan keterlibatan orang tua masih terbatas, sehingga kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berbasis komunikasi total yang dikontekstualisasikan dengan kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk menjembatani hambatan komunikasi sekaligus memperkuat pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Temuan ini memberikan dasar konseptual dan praktis bagi pengembangan media matematika inklusif yang ramah komunikasi, sesuai dengan karakteristik perkembangan anak dan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Etnomatematika Pada Makanan Khas Jawa Barat Kota Bogor Shabira, Alifah; Widiyasari, Ririn
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.20276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam makanan tradisional khas Jawa Barat yang dijajakan di kawasan kuliner Jalan Surya Kencana, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap beberapa makanan tradisional, seperti Cungkring, Seupan Taleus, Soto Mie Bogor, Roti Unyil, dan Surabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan-makanan tersebut memuat berbagai konsep geometri dan bangun ruang, antara lain persegi panjang, prisma segitiga, segitiga sama sisi, lingkaran, dan oval. Konsep-konsep tersebut tercermin pada bentuk, potongan, serta penyajian makanan. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna. Integrasi etnomatematika berbasis budaya lokal berpotensi meningkatkan keterlibatan siswa serta menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal dalam pembelajaran matematika.