cover
Contact Name
Mia Audina
Contact Email
alribath@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alribath@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
BULETIN AL-RIBAATH
ISSN : 25799495     EISSN : 14127156     DOI : -
Buletin Al-Ribaath merupakan jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yang dikelola LPPM UM Pontianak. Jurnal ini telah terdaftar dengan p-ISSN 1412-7156 dan e-ISSN 2579-9495.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath" : 24 Documents clear
Pelatihan Editing Video Pembelajaran Bagi Dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Pontianak Rachmat Wahid Saleh Insani
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.2479

Abstract

Pandemi Coronavirus yang terjadi sejak akhir tahun 2019 menyebabkan perubahan menyeluruh dalam kegiatan di bidang pendidikan. Salah satu perubahan yang terjadi ialah metode perkuliahan di tingkat Universitas yang dilaksanakan tidak lagi secara tatap muka, namun secara daring. Seluruh dosen diwajibkan untuk beradaptasi dengan perubahan ini tanpa mengurangi kualitas materi yang diberikan. Metode pembelajaran secara daring yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun materi perkuliahan dalam bentuk file video. Oleh karena itu, sebuah kegiatan pelatihan video editing bagi para dosen diperlukan untuk memaksimalkan penyusunan video materi perkuliahan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi arahan dan prosedur yang memudahkan dosen agar materi perkuliahan dapat mudah dipahami, menarik, dan bermanfaat bagi mahasiswa. Pelatihan diselenggarakan di Laboratorium Komputer Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Pontianak dengan peserta para dosen di Fakultas Teknik. Materi yang dibahas adalah perekaman video menggunakan webcam, prosedur persiapan video editing, mengedit video menggunakan aplikasi Camtasia, serta publikasi video. Dosen juga akan memperoleh panduan pelatihan berupa modul pelatihan yang ringkas dan mudah untuk dipelajari.
Evaluasi Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Swamedikasi dan Penggunaan Obat yang Rasional (POR) Menggunakan Metode Focus Group Discussion (FGD) Siti Nani Nurbaeti; Hafrizal Riza; Hadi Kurniawan; Shoma Rizkifani; Fajar Nugraha
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.1945

Abstract

Swamedikasi adalah penggunaan obat tanpa resep atau upaya seseorang dalam mengobati gejala penyakit tanpa melakukan konsultasi ke dokter. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mengenai swamedikasi dan cara penggunaan obat yang rasional. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta dengan indikator nilai rata-rata pretest adalah 45,32 (skala 0-100) dan nilai rata-rata posttest adalah 86,67 (skala 0-100). Metode FGD berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Kecamatan Rasau Jaya mengenai swamedikasi dan penggunaan obat secara rasional. Hasil pengisian kuesioner menunjukkan kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dan mengharapkan adanya keberlanjutan kegiatan.
Pembentukan Kader Jumantik Cilik dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah di SDN, Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Ambawang Otik Widyastutik; Agung Suprabowo; Deli Atika; Firiandi Syafitra; Yulsi Testiani
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.2173

Abstract

DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian dalam penanganan dan pengendalian program kesehatan di wilayah kerja pusat kesehatan masyarakat. Kegiatan intervensi ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi terhadap perbaikan pengetahuan dan sikap masyarakat terkait DBD melalui edukasi kesehatan. Kegiatan intervensi dilakukan dengan metode pendidikan kesehatan masyarakat dimana aktivitas ini nantinya akan memberikan informasi tentang DBD serta memberdayakan masyarakat dengan melakukan penguatan terhadap masyarakat dan pihak tekait. Harapan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat mengenai upaya pencegahan penyakit DBD sehingga Angka Kejadian DBD dapat menurun. Hasil kegiatan intervensi yang dilakukan pada beberapa program menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue. Rekomendasi kepada pihak terkait adalah lebih mengintesifkan kegiatan promotif dan preventif seperti pemantauan jentik berkala, serta bagi masyarakat melakukan kegiatan rutin 3M plus dan pelaksanaan PSN–DBD secara mandiri dan teratur.
Intervensi Kasus DBD Melalui KIE Serta Penyegaran Kader JUMANTIK di Desa Baning Panjang Kecamatan Sintang Ibnu Idris; Dian Indahwati Hapsari; Gandha Sunaryo Putra; Ria Risti Komala Dewi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.2358

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit menular yang  seringkali mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Puskesmas Kebong diketahui bahwa kasus DBD selalu terjadi dalam tiga tahun terakhir di Desa Baning Panjang. Pada tahun 2019 ditemukan 14 kasus DBD di Desa Baning Panjang. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan informasi mengenai penyakit DBD kepada masyarakat Desa Baning Panjang dan mengaktifkan kembali kader JUMANTIK yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit DBD dan kader JUMANTIK yang mulai aktif kembali. Disarankan kepada Puskesmas Kebong untuk lebih aktif dalam melakukan monitoring terhadap para kader JUMANTIK yang ada di Desa Baning Panjang. Diharapkan agar Desa Baning Panjang bisa mengalokasikan anggaran untuk biaya operasional dalam pelaksanaan pemantauan jentik berkala yang dilakukan para kader JUMANTIK.

Page 3 of 3 | Total Record : 24