Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath"
:
19 Documents
clear
Workshop Pengisian Permohonan Akreditasi Melalui SISPENA BAN PAUD PNF di Kota Pontianak
Yuniarti Yuniarti;
Nurmiyati Nurmiyati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.2871
Berdasarkan akreditasi Lembaga PAUD dan PNF website Sispena, mekanisme akreditasi tidak lagi menggunakan borang dan tanpa kertas (paperless). Mekanisme manual dan tumpukan borang akreditasi diganti dengan sistem daring (online). Kendala terbesar yang dialami oleh lembaga-lembaga PAUD dan PNF dalam melakukan permohonan melalui Online adalah minimnya pengetahuan Pengelola Lembaga dalam mengakses permohonan melalui Online, juga kendala jaringan yang hampir sebagian belum maksimal. Upaya memacu kualitas yang antara lain dilakukan melalui akreditasi kepada lembaga penyelenggara masih belum optimal. Belum optimalnya akreditasi lembaga PAUD banyak dipicu oleh faktor internal, banyak lembaga PAUD yang belum siap. Program pengabdian diproritaskan untuk mengatasi permasalahan persepsi dan teknis pengajuan akreditasi PAUD PNF melalui SISPENA program pengabdian yang akan dilaksanakan, yaitu berupa pola penyuluhan. Edukasi akan dilakukan dengan memberikan uraian mengenai pentingnya pengajuan akreditasi atau reakreditasi BAN PAUD PNF melalui system SISPENA.
Pengembangan Teknologi Perikanan Dalam Usaha Peningkatan Kapasitas Ikan Tangkapan Menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Fitri Imansyah;
Iqbal Arsyad;
Jannus Marpaung;
Ayong Hiendro;
Ivan Sujana
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.3292
Penggunaan energi listrik sebagai sumber pencahayaan pada bagan tancap sangat penting dalam penangkapan ikan. Pencahayaan/atraktor cahaya pada bagan bertujuan mengumpulkan ikan karena memiliki sifat fototaksis positif. Ikan yang bersifat fototaksis positif akan berkumpul di daerah cahaya lampu, sehingga memudahkan nelayan untuk menangkap ikan. Penggunaan lampu celup bawah air (Lacuba) sebagai alat bantu untuk penangkapan ikan sangat baik untuk diterapkan pada model penangkapan ikan. Lacuba memerlukan sumber energi supaya bisa memancarkan cahaya di dalam air laut. Sumber energi berasal dari baterai, namun baterai memiliki keterbatasan dalam menyalurkan energi ke lampu, untuk itu diperlukan sumber tenaga listrik untuk memulihkan tenaga baterai. Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) praktis dalam memulihkan tenaga baterai adalah pemanfaatan sumber energi dari sinar matahari yang dikonversi menjadi arus listrik oleh panel surya. Panel surya akan mengisi baterai saat siang hari, namun pada malam hari baterai bekerja menyalurkan daya listrik ke Lacuba. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan teknologi PLTS dan Lacuba pada bagan tancap sebagai penyedia sumber listrik untuk pencahayaan dalam menangkap ikan, meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan penggunaan teknologi panel surya, serta menyusun strategi keberlanjutan kegiatan melalui optimalisasi peran mitra serta kerjasama dengan para nelayan di kawasan pesisir Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Metode kegiatan yang dilakukan berupa demonstrasi dengan melakukan instalasi panel surya dan pemasangan baterai lengkap dengan kontroler serta Lacuba. Arus listrik yang tersimpan dalam baterai disambungkan ke Lacuba yang kemudian digunakan pada malam hari oleh nelayan pada bagan masing-masing. Penerapan perangkat teknologi panel surya dan peralatan pendukung lainnya telah dilakukan, dipahami cara kerjanya dan digunakan secara langsung oleh kelompok mitra nelayan yang berafiliasi pada Koperasi Kelautan dan Perikanan Indonesia (KKPI). Keberlanjutan kemitraan dengan KKPI dapat dilakukan melalui kerjasama dengan pihak lainnya untuk semakin meningkatkan hasil tangkapan ikan dengan teknologi ramah lingkungan.
Pembuatan Bibit dan Perbanyakan Volvariella volvaceae Skala Kecil di Kelurahan Parit Mayor, Pontianak pada Masa Pandemi COVID-19
Sarma Siahaan;
Rosa Suryantini
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.2751
Budidaya Volvariellla volvaceae (jamur merang) telah banyak dikembangkan baik pada skala luas maupun skala rumahan. Namun perolehan bibit F0 atau F1 menjadi kendala khususnya di Kalimantan Barat. Umumnya masyarakat membeli bibit F1 secara online sehingga sering terdapat kontaminasi. Pelatihan pembuatan bibit F1 dalam skala kecil kepada ibu-ibu rumah tangga berguna membantu peningkattan pendapatan keluarga di masa pandemi COVID-19, yang dikemas dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat. Metode pelasanaan kegiatan diawali dengan persiapa, pelaksanaan dan pelaporan kegitanan. Pelatihan dilakukan secara tidak langsung menggunakan video dan diupload melalui website youtube tentang rangkaian pembuatan bibit F1 dan budidayanya. Tim PKM terdiri dari 2 orang dosen daaaibantu 2 org mahasiswa fakultas kehutanan Universitas Tanjungpura. Pelatihan bertempat di Kelurahan Parit Mator Kabupaten Kuburaya, Pontianak Kalimantan barat. hasil yang diperoleh selama pelatihan adalah ibu-ibu rumah tangga sangat antusias dan memberi tanggapan positif tentang kegiatan PKM ini. Terlebih adalah media perbanyakan yang digunakan adalah serasah hutan yang mudah didapat.
Pemanfaatan Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kelurahan Bansir Darat, Kota Pontianak
Devi Yasmin;
Aldo Gala Pradipta
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.3185
Sampah terbagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan non organik. Sampah organik yang berasal dari sisa-sisa makanan sehari-hari seperti sayur-sayuran dan buah-buahan di masyarakat belum dimanfaatkan dengan baik. Serta sampah non organik seperti plastik, botol, atau kaleng minuman. Sampah-sampah ini sebenarnya masih bisa dimanfaatkan yang bisa dimanfaatkan dan mempunyai nilai jual. Namun masih banyak masyarakat yang membiarkan sampah-sampah tersebut begitu saja, sehingga menimbulkan bau tidak sedap atau mengotori lingkungan sekitar. Pelatihan pengolahan sampah organik dan non organik yang dilakukan ini untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan sampah menjadi kompos dan kerajinan tangan penghias rumah yang bermanfaat serta mempunyai nilai jual yang tinggi. Pelatihan dilakukan di Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Kosong Sebagai Tempat Budi Daya Ikan Lele Kolam Terpal dan Budikdamber Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Akibat Pandemi Covid-19
Gunarto Gunarto;
Eko Julianto;
Ponadi Ponadi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.2929
Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak ini bertujuan memotivasi masyarakat dusun Sidomulyo RT/RW.06/08 desa Limbung Keicamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya tentang pentingnya inovasi untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang kosong sebagai media dalam membudidayakan ikan lele baik untuk konsumsi sendiri maupun menambah penghasilan mereka disaat kondisi COVID-19 yang belum ada kejelasan kapan akan berakhirnya sehingga secara signifikan akan mempunyai pengaruh yang lama bagi kehidupan masyarakat saat ini terutama jika ditinjau dari segi kesehatan dan ekonomi. Kegiatan ini menggunakan Participatory Rural Appraisal (PRA). Di metode PRA ini, diharapkan partisipasi dan peran aktif masyarakat desa Limbung serta perangkat desa terkait untuk mendapatkan persamaan persepsi, mendapatkan ide-ide baru dari berbagai sumber, dan langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat serta pengambilan keputusan bersama. Hasil dari pengabdian ini adalah terealisasinya program sains dan teknik berupa pembuatan kolam ikan dengan menggunakan terpal dan budidaya ikan melalui ember (budikdamber). Selain hasil tersebut juga meningkatnya pemahaman, perubahan pola pikir dan cara pandang masyarakat dusun Sidomulyo dalam memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah mereka.Secara signifikan masyarakat dusun Sidomulyo memahami dan mampu mengaplikasikan secara mandiri serta praktek langsung dengan benar bagaimana membuat kolam terpal dan budikdamber
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Petani Dalam Penggunaan APD Untuk Pencegahan dan Penanggulangan Kejadian Keracunan Pestisida di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe Tahun 2020
Helfi Nolia R;
Mustar Rusli;
Haesti Sembiring;
Selviana Selviana;
Khairul Bariyah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.3488
Pestisida adalah bahan beracun dan berbahaya, pestisida tersebut dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi kesejahteraan manusia dan lingkungan. Dampak negative tersebut akan menimbulkan berbagai masalah baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kesehatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan wilayah dengan tema peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan alat pelindung diri (apd) untuk pencegahan dan penanggulangan kejadian keracunan pestisida di desa barusjahe kecamatan barusjahe tahun 2020 dengan sasaran petani sebanyak 30 (tiga puluh) orang. Sasaran kegiatan adalah petani yang yang tinggal di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe, berusia ≥ 40 tahun dan petani yang kontak dengan pestisida ≥ 5 tahun. Kegiatan dilaksanakan diawali dengan koordinasi dengan kepala desa dan penyuluh pertanian Kecamatan Barusjahe. Dilanjutkan dengan survey awal untuk melihat kebiasaan petani sebelum menyemprot, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan yang kegiatannya dengan memberikan pre-test, dilanjutkan dengan kegiatan monitoring untuk melihat apakah petani sudah melaksanakan apa yang sudah diinformasikan pada kegiatan penyuluhan dan yang terakhir adalah kegiatan evaluasi dengan melakukan post-test pada petani yang telah mengikuti kegiatan penyuluhan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan secara langsung telah meningkatkan pengetahuan dilihat dari hasil pre-test sebesar 60 % dan hasil post-test sebesar 97%. Kegiatanpengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan secara langsung telah meningkatkan keterampilan dilihat dari hasil pre-test sebesar 63 % dan hasil post-test terjadi sebesar 93%.
Promosi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid- 19 Melalui Vaksinasi di Kelurahan X Kabupaten Sintang
Gandha Putra;
Ria Risti Komala Dewi;
Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.3083
Kasus covid-19 di Indonesia semakin bertambah setiap harinya. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, salah satunya adalah dengan pengembangan Vaksin. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan program vaksinasi covid-19. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak mau divaksin karena persepsinya terhadap vaksin covid-19 masih kurang baik. Kelurahan X merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Sintang yang 62% persepsi masyarakat tentang vaksin covid-19 masih kurang baik. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 dalam upaya pencegahan covid-19. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2021 di Posyandu Anggrek. Metode pelaksanaan promosi kesehatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan ceramah dan diskusi. Hasil menunjukkan p value sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan.
Pembuatan Serbuk Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Kekebalan Tubuh Masyarakat Terhadap Virus Corona di Dusun Kuala Toho
Rachmat Wahid Saleh Insani;
Wahyu Fajar Wicaksono
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.3141
Virus Corona menyebar diantara umat manusia melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan penderita. Pemerintah melalui tenaga kesehatan telah melakukan berbagai upaya penanganan kasus di Indonesia yang semakin meningkat. Salah satu penyebabnya ialah kurangnya pengetahuan tentang virus ini. Desa Kuala Toho merupakan salah satu dusun yang berada di kecamatan Toho, kabupaten Mempawah. Sebagian besar lahan di dusun ini digunakan untuk bertani dan berkebun, sedangkan lahan lainnya digunakan untuk permukiman. Pembuatan serbuk herbal ini ditujukan selain sebagai program Kuliah Kerja Usaha (KKU), juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona di desa ini. KKU adalah mata kuliah yang memberikan pelajaran pengalaman bagi mahasiswa untuk bersosialisasi dan hidup di tengah- tengah masyarakat di luar kampus, serta secara langsung mengamati dan juga menindefikasi masalah-masalah di masyarkat. Dalam kondisi pandemi , mahasiswa yang melaksanakan KKU merancang bentuk KKU dengan tema tangguh COVID-19. Berdasarkan permasalahan ini, penulis melaksanakan salah satu program kerja KKU, yakni pembuatan serbuk herbal yang terbuat dari bahan alami.
Pelatihan Pembuatan Kerajinan Berbahan Dasar Flanel dan Sedotan Plastik Bagi Anak-Anak di Desa Wajok Hilir Kabupaten Mempawah
Ryani Yulian;
Fitri Maryani
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i2.3144
Masa anak-anak merupakan momentum dalam masa pertumbuhan dan perkembangan jiwa dan otak bagi seseorang. Dewasa ini, anak-anak sebagai generasi muda harus dibekali dengan keterampilan seni dan kreativitas yang bermanfaat bagi perkembangan diri mereka. Pendidikan seni memiliki peran penting dalam perkembangan jiwa anak dimana seni memiliki fungsi artistik, fungsi pendidikan, dan fungsi hiburan. Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan kerajinan berbahan dasar flanel dan sedotan plastik bagi anak-anak di Desa Wajok Hilir Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan adalah kombinasi metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini yaitu anak-anak mampu menghasilkan produk kerajinan tangan sederhana dengan bahan dasar flanel dan sedotan plastik seperti boneka hias flanel, bros flanel, dan bunga hias. Diharapkan kegiatan ini dapat diteruskan oleh anak-anak dan dapat memotivasi jiwa kreativitas dan kewirausahaan mereka sejak dini.