cover
Contact Name
Mia Audina
Contact Email
alribath@unmuhpnk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alribath@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
BULETIN AL-RIBAATH
ISSN : 25799495     EISSN : 14127156     DOI : -
Buletin Al-Ribaath merupakan jurnal hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yang dikelola LPPM UM Pontianak. Jurnal ini telah terdaftar dengan p-ISSN 1412-7156 dan e-ISSN 2579-9495.
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IBM) PEMBUATAN SABUN KESEHATAN KULIT Rise Desnita; Sri Luliana
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 2 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.378 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i2.875

Abstract

Science for Society (IbM) is a program of dedication to society funded by Research and Technology Directorate of Higher Education. Ibm Leather Health Soap Making proposed by the group of Lecturers Prodi Pharmacy Faculty of Medicine UNTAN aims to help the first partner of Bidikmisi Student Enterprises Group of Pharmaceutical Technology in terms of improving skills in processing natural ingredients into skin health soap preparations. IbM proponents help provide business capital, provide guidance on making skin health soap and provide information on how to apply for permission to circulate skin health soap products. In addition, the proposer of IbM also provides pharmacy management consultancy according to the growing pharmacoeconomics and their pharmacy business will grow better in the future. The result of training, mentoring and guidance to Bidikmisi Student Enterprises Group of Pharmaceutical Technology run well and smoothly. The publication of IbM's Leather Health Soap Program publication seminar held for pharmacy students and open to the public. The hope of the seminar is the students and the general public can get knowledge about the manufacture of soap, cosmetic business opportunities such as soap and soap product registrations so that the future in West Kalimantan can appear business actors in the field of skin health soap products.Keywords: Soap, Health, Skin, IbM
TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) DI WILAYAH TERTINGGAL PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK ASLI PEDALAMAN KALIMANTAN BARAT Eko Sarwono; Linda Suwarni; Selviana Selviana
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 13, No 1 (2016): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.581 KB) | DOI: 10.29406/br.v13i1.575

Abstract

Kubu Raya is a new district, the expansion of Pontianak regency in which still needs restructuring, and organizational, and administrative territory revamping. This condition will affect the social environment, the economy and the health of local communities. One of district in Kubu Raya Regency, Sungai Ambawang district, contained several underdeveloped villages. The majority people there are indigenous Dayak. Their customs are dominantly affected their social system . Human Development Index (HDI) of Kubu Raya in 2012 amounted to 69.42, where the rate is still below of the IPM Kalbar is 70.31 and Indonesia is 73.29. Community service activities is aimed at improving the productivity of fisheries communities in civilizing the utilization of river water through the application of appropriate technology (TTG) to improve the welfare of the communities in the disadvantaged areas. The method implemented was a partnership with the government of village, district, and related agencies, as well as participatory methods that involve communities actively in the implementation of the application of appropriate technology (TTG), so that people can produce and be able to apply these technologies in daily life in the disadvantaged areas to empower indigenous Dayak communities inland through the Appropriate Technology (TTG). The implementation of Appropriate Technology was the result of this activity. In the field of health technology built filtering water, whereas in the field of fisheries technology development and training pool tarp fish feed production, all of which was made as a pilot which aimed that the application of technology is so easily imitated and implemented by the community. Transfer of knowledge and skills to the community has been implemented in various fields, and it needs optimal development resulting in the improvement of health, economic and social welfare in indigenous Dayak inland region. Therefore, the cooperation among the governments of villages, districts and related agencies and universities need to be done so the promotion and development Appropriate Technology, especially in the district of Kubu Raya Ambawang be sustained to achieve a healthy and prosperous society.Keywords: Appropriate Technology, filtering water, vegetable gardening, SRI, selendang polan, backward Areas.
SOSIALISASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA KELOMPOK PENGAJIAN AL HUDA DI RT/RW 001/032 KOTA PONTIANAK Sulastri Herdaningsih
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 15, No 1 (2018): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.611 KB) | DOI: 10.29406/br.v15i1.1127

Abstract

ABSTRACTAchieving the improvement of public health through a complete health care, it is necessary to joint efforts from all levels of society. In order for health status to be more equitable, it is deemed necessary to pay attention to areas / groups of people who need more health knowledge. Having previously studied the health status of Al Huda lecturers in RT / RW 001/032 Pontianak City, it is found that many who experience Non-Communicable Diseases (PTM), including, Hypertension, Diabetes Millitus, Cholesterol, and Uric Acid, so it needs to be given counseling and health checks on Hypertension, Diabetes Millitus, Cholesterol and Uric Acid. Academy of Pharmacy YARSI Pontianak as a Higher Education Institution has an important role in devoting themselves to the community contained in the Tri Darma of Higher Education Participate in improving public health status in the form of community service in the form of health socialization and health examination. After the socialization and checking of health, it was found out that the community understood Non-Communicable Disease, the community understood how to use the correct health monitoring tool, the highest prevalence of gout disease with 92% percentage. Keywords: socialization, health examination, Al Huda study
PENYULUHAN ZAT ADITIF BERBAHAYA PADA MAKANAN DI MTS DAN MA MINHAJUL AMILIN DESA SUNGAI ASAM Fitriani Fitriani
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 1 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v12i1.505

Abstract

Kegiatan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahayanya zat aditif pada makanan, khususnya tingkat SMA dan SMP di desa sungai asam. Berdasarkan keterangan beberapa narasumber bahwa salah satu masalah yang cukup rentan di desa ini adalah pengetahuan siswa –siswa tentang bahayanya zat aditif sangat minim. Akibatnya banyak penyakit yang timbul seperti batuk, alergi dll. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlunya peneliti mengajak para pemuda desa sungai asam ini untuk memahami betapa pentingnya penyuluhan tentang bahayanya zat aditif pada makanan. Adapun kegiatan penyuluhan ini dibuat dengan simulasi sederhana menggunakan alat bantu berupa slide presentasi menggunakam power point.  Hasilnya pada saat kegiatan penyuluhan dengan menampilkan banyak video dan  simulasi yang dimuat, terlihat sekali antusias dan peran aktif peserta dalam mengikutinya. Tahap selanjutnya tentunya melakukan evaluasi bersama pihak sekolah yang bertujuan untuk melihat kembali bagaimana pelaksanaan kegiatan serta manfaatnya bagi peserta. Berdasarkan keterangan secara lisan oleh kepala MA Minhajulamilin bahwa materi yang diberikan adalah materi yang sangat cocok sekali, karena memang pada saat ini siswa – siswa sangat kurang pengetahuannya akan bahaya zat aditif pada makanan terhadap kesehatannya sehingga terkadang mereka cenderung asal asalan dan kurang memperhatikan makanan yang dibeli dan dikonsumsi.Kegiatan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahayanya zat aditif pada makanan, khususnya tingkat SMA dan SMP di desa sungai asam. Berdasarkan keterangan beberapa narasumber bahwa salah satu masalah yang cukup rentan di desa ini adalah pengetahuan siswa –siswa tentang bahayanya zat aditif sangat minim. Akibatnya banyak penyakit yang timbul seperti batuk, alergi dll. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlunya peneliti mengajak para pemuda desa sungai asam ini untuk memahami betapa pentingnya penyuluhan tentang bahayanya zat aditif pada makanan. Adapun kegiatan penyuluhan ini dibuat dengan simulasi sederhana menggunakan alat bantu berupa slide presentasi menggunakam power point.  Hasilnya pada saat kegiatan penyuluhan dengan menampilkan banyak video dan  simulasi yang dimuat, terlihat sekali antusias dan peran aktif peserta dalam mengikutinya. Tahap selanjutnya tentunya melakukan evaluasi bersama pihak sekolah yang bertujuan untuk melihat kembali bagaimana pelaksanaan kegiatan serta manfaatnya bagi peserta. Berdasarkan keterangan secara lisan oleh kepala MA Minhajulamilin bahwa materi yang diberikan adalah materi yang sangat cocok sekali, karena memang pada saat ini siswa – siswa sangat kurang pengetahuannya akan bahaya zat aditif pada makanan terhadap kesehatannya sehingga terkadang mereka cenderung asal asalan dan kurang memperhatikan makanan yang dibeli dan dikonsumsi.
PENGARUH SERBUK LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI IMMUNOSTIMULAN TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN DAN HISTOPATOLOGI IKAN NILA (Oreocromis niloticus) YANG DI INFEKSI DENGAN BAKTERI Aeromonas hydrophila Eko Prasetio
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 2 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v12i2.202

Abstract

Aeromonas hydrophila merupakan penyebab Morile Aeromonad Sepricemia (MAS). Pada penelitian ini, pakan mengandung serbuk lidah buaya diaplikasikan sebagai imunostimulan untuk mengobati penyakit MAS pada ikan nila (Oreocromis niloticus). Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu perlakuan A (KN 0 g/kg pakan serbuk), B (KP 0 g/kg pakan serbuk), C (10 ppt 10 g/kg pakan serbuk), D (20 g/kg pakan serbuk) dan E (40 g/kg pakan serbuk). Pakan uji diberikan selama 7 hari setelah uji tantang. Uji tantang tantang dilakukan dengan menyuntikan suspensi bakteri Aeromonas hydrophila dengan dosis 108 sel/cfu sebanyak 0,1 ml secara intramuscular. Variabel pengamatan meliputi gejala klinis, respon makan, pertambahan bobot, organ dalam, histopatologi hati dan kelangsungan hidup. Hasil yang diperoleh menunjukkan gejala klinis ikan pasca infeksi diantaranya radang, hemoragi, radang dan hemoragi, tukak, tukak mengecill dan sembuh. Uji histopatologi hati menggambarkan kerusakan hati berupa degenerasi sel, nekrosis, dan sinusoid. Pemberian pakan yang mengandung serbuk lidah buaya sebanyak 10, 20, dan 40 g/kg dapat mengurangi tingkat mortalitas dibandingkan dengan kontrol negatif dan kontrol positif. Serbuk lidah buaya melalui pakan memeberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan nila pasca infeksi. Dosis serbuk lidah buaya 40 g/kg menunjukkan hasil terbaik dibandingkan dengan dosis yang lain. Kata kunci: Lidah buaya, Ikan Nila, Aeromonas hydrophila, Histopatologi, Kelangsungan Hidup
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR DI LINTNGKUNGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI .Yasmin, Devi; ., Sudarti
BULETIN AL-RIBAATH Vol 14, No 1 (2017): BULETIN AL-RIBAATH
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.26 KB) | DOI: 10.29406/bul al-ribaath.v14i1.203

Abstract

Pendidikan bagi anak sangatlah penting, khususnya pendidikan sejak usia dini. Hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan guna mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan sumberdaya manusia.salah satu model pembelajaran yang diterapkan adalah pengelolaan sumber belajar di lingkungan.  Pendidikan lingkungan pada anak usia dini sangatlah penting untuk dipahami oleh orang dewasa, terutama oleh orang tua dan masyarakat pada umumnya. Desa Parit Baru kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya terdapat PAUD Permata Hati mempunyai lahan yang tidak dimanfatkan sebagai sumber belajar, kondisi lingkungan yang seharusnya dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran anak usia dini dibiarkan menjadi tempat pembuang sampah dan tumbuh semak-semak, maka tim IbM mencoba untuk membantu meningkatkan  pengetahuan  dan  keterampilan  dengan  pemberdayaan  masayarakat dalam mengelola sumber belajar di lingkungan PAUD Permata Hati menjadi lingkungan yang bermanfaat bagi anak usia dini sebagai media pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya PAUD, pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber belajar di  PAUD Permata Hati,  Pengembangan  program  pembelajaran,  pembuatan kebun  sayur  mini  dan  kolam  mini  ikan nila,  Pembelajaran  enterpreneur  kids  dan pembentukan persatuan orangtua siswa.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pendidikan anak usia dini dan Metode pemberdayaan masyarakat. IbM akan dilaksanakan selama satu tahun. Luaran yang akan dihasilkan dari Ipteks bagi Masyarakat ini adalah terjadi pengembangan program pembelajaran PAUD Permata Hati, terjadi perubahan lingkungan yang dikelola menjadi lingkungan yang kondusif, terjadinya sumber belajar di PAUD sebagai media pembelajaran kewirausahaan menjadi enterpreneur kids,terbentuknya persatuan orangtua siswa, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini. Diharapkan kepada pengelola, guru dan masyarakat dapat memelihara dan merawat lingkungan yang sudah ada menjadi sumber belajar di lingkungan PAUD permata Hati dan masyarakat desa parit baru. Kata Kunci : Pengelolaan, sumber belajar, Pendidikan Anak Usia Dini
PELATIHAN MENGGUNAKAN SOFTWARE MATHCAD BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK ., Gunarto
BULETIN AL-RIBAATH Vol 15, No 1 (2018): Buletin Ar-Ribaath
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.26 KB) | DOI: 10.29406/bul al-ribaath.v15i1.1093

Abstract

The purpose of this community service was to train students of Mechanical Engineering Program University of Muhammadiyah Pontianak in using MATHCAD software. This training aims to support the courses of Basic Calculus, Advanced Calculus, Basic Engineering Mathematics,  Advanced Engineering Mathematics and to improve the ability of Mechanical Engineering students about software MATHCAD. The program included preparation, training, and reporting. As the program ended, understanding of training participants in using this software is able to apply independently by direct practice with MATHCAD software properly.Keywords: engineering, MATHCAD, mathematics, software, training
PELATIHAN PENGGUNAAN MICROSOFT EXCEL UNTUK PENGOLAHAN NILAI EVALUASI MATA PELAJARAN BAGI GURU SMK AL-MADANI PONTIANAK Alda Cendekia Siregar
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 15, No 1 (2018): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.632 KB) | DOI: 10.29406/br.v15i1.1123

Abstract

Material of Microsoft Excel training program for the purposes of school subject evaluation grade management is started with work sheet introduction up to utilization of function and formulas in order to solve problems in grade management. Training process are divided based on teacher proficiency level. Teacher with advanced proficiency level are separated from teacher with basic proficiency level to ensure that the training is as intensive as possible. Teacher with basic proficiency level are guided by instructor intensively to improve their basic computer knowledge or any technology related knowledge based on their current knowledge and ability. Work sheet introduction material are started by describing the work sheet itself, menus and functionality, how to create border, cell alignment introduction, and Microsoft Excel’s formula and function introduction to solve problem especially in order to manage grade of student evaluation in school subjects at SMK Al-Madani Pontianak. Keywords : Community Service, ICT, Microsoft Excel, Training
PEMBERDAYAAN SUKU DAYAK PEDALAMAN MELALUI INOVASI PERTANIAN, EKONOMI, PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERPADU UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEHAT, CERDAS, DAN SEJAHTERA DI DAERAH TERTINGGAL KALIMANTAN BARAT Sarwono, Eko; Selviana, Selviana; Saleh, Ismail
BULETIN AL-RIBAATH Vol 14, No 1 (2017): BULETIN AL-RIBAATH
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.26 KB) | DOI: 10.29406/bul al-ribaath.v14i1.579

Abstract

The majority of indigenous Dayak farmers in Toho district encounter several issues. Their productivity was varied seasonally. In the rainy season, they were difficult to dry paddy in the sun. They also required costly diesel to fuel their threshing machines. In the health area, this region ever promulgated to set up Desa Siaga, but until now the discourse has not been realized. Health coverages such as childbirth by medical labor, exclusive breastfeeding, PHBS, and environmental sanitation were extremely low. This programs empowered dayak farmer community through Innovations in Agriculture, Economics, Education and Health Integrated (PERENDIKESDU). The programs included (a) Increasing the entrepreneurial agricultural economics, methods/concept used to overcome the problems, namely: the establishment and coaching a group of women farmers, training of making rice with simple biomass drying machine and simple threshing machine, training nursery plantation processing, packaging socialization plantation products. (b) Establishment and Development of alert village, methods which are used to treat the problems namely: workshops, health promotion include counseling on health behavior, socialization healthy latrines, clean water supply, sanitation, training of village cadres standby and Posyandu cadres, management training standby village, ground socialization land use for medicinal plant families (toga). (c) Elimination of illiteracy, methods which are used to treat the problems, namely: the implementation of training for creating collages, mosaics, and a montage of simple materials, realization Morance training methods, training of cadres illiteracy, the establishment of home building illiteracy. Keywords: Agriculture, Economics, Education, Health, PERENDIKESDU, Dayak.The majority of indigenous Dayak farmers in Toho district encounter several issues. Their productivity was varied seasonally. In the rainy season, they were difficult to dry paddy in the sun. They also required costly diesel to fuel their threshing machines. In the health area, this region ever promulgated to set up Desa Siaga, but until now the discourse has not been realized. Health coverages such as childbirth by medical labor, exclusive breastfeeding, PHBS, and environmental sanitation were extremely low. This programs empowered dayak farmer community through Innovations in Agriculture, Economics, Education and Health Integrated (PERENDIKESDU). The programs included (a) Increasing the entrepreneurial agricultural economics, methods/concept used to overcome the problems, namely: the establishment and coaching a group of women farmers, training of making rice with simple biomass drying machine and simple threshing machine, training nursery plantation processing, packaging socialization plantation products. (b) Establishment and Development of alert village, methods which are used to treat the problems namely: workshops, health promotion include counseling on health behavior, socialization healthy latrines, clean water supply, sanitation, training of village cadres standby and Posyandu cadres, management training standby village, ground socialization land use for medicinal plant families (toga). (c) Elimination of illiteracy, methods which are used to treat the problems, namely: the implementation of training for creating collages, mosaics, and a montage of simple materials, realization Morance training methods, training of cadres illiteracy, the establishment of home building illiteracy. Keywords: Agriculture, Economics, Education, Health, PERENDIKESDU, Dayak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN JELLY JAHE, KERUPUK NANAS SERTA NUGGET IKAN NILA DI DESA MEKAR SARI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Devi Yasmin; Mulya Syahbandi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 15, No 2 (2018): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.144 KB) | DOI: 10.29406/br.v15i2.1338

Abstract

Desa Mekar Sari merupakan salah satu desa termuda di Kecamatan Sungai Raya , terdiri dari lima dusun, 13 RW dan 47 RT. Potensi desa cukup bervariasi dari bidang perkebunan, pertanian serta perikanan. Pada umumya masyarakat desa ini adalah petani , dengan mengandalkan hasil kebun karet, padi, dan kelapa sawit. Potensi desa di bidang pertanian adalah jahe, nanas, sayuran dan bidang perikananan dengan budidaya ikan. Namun pengelolaan hasil pertanian dan perikanan hanya sebatas penanaman, panen, kemudian dijual, sehingga pendapatan masyarakat di Desa Mekar Sari tergantung pada harga jual yang tidak menentu. Saat hasil panen melimpah maka harga akan turun. Begitu juga halnya di bidang perikanan, di desa yang berada di tepian Sungai Kapuas ini banyak masyarakat yang melakukan pembesaran ikan nila menggunakan keramba jaring apung. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pendampingan pengolahan hasil pertanian khususnya jahe dan nanas menjadi jelly jahe dan kerupuk nanas. Selain itu juga dilakukan pendampingan pengolahan ikan nila menjadi nugget ikan nila sehingga memiliki nilai tambah. Kegiatan ini juga diikuti dengan pelatihan pengemasan produk serta pelatihan dan pendampingan pemasaran produk sehingga masyarakat dapat menjual hasil olahannya di desa tersebut maupun di luar desanya, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat setempat.

Page 6 of 21 | Total Record : 208