cover
Contact Name
Anyan
Contact Email
anyanright@stkippersada.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
munnawar.thoha99@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE/index
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI)
ISSN : 26571528     EISSN : 25410938     DOI : 10.31932
JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi adalah jurnal yang menerima kontribusi tulisan/artikel yang berkaitan dengan studi-studi kependidikan, pengajaran dan evaluasi belajar di bidang pendidikan ekonomi dan kajian ilmu ekonomi lainnya, baik laporan penelitian, maupun tinjauan buku yang belum pernah diterbitkan di media cetak ataupun elektronik
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): JURKAMI" : 5 Documents clear
KORELASI KONDISI BELAJAR MENGAJAR YANG EFEKTIF DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 03 SEPAUK Yakoba, Yakoba; Thoharudin, Munawar; Marganingsih, Anna
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 2, No 1 (2017): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.501 KB) | DOI: 10.31932/jpe.v2i1.461

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the correlation of the effective learning condition with the motivation to study the students of VII grade of junior high school 03 Sepauk academic year 2015/2016. The research method used is quantitative method, the form of research is relationship studies or correlation. Data collection techniques use indirect communication techniques and document studies. While the data collection tool in the form of a questionnaire, and photographs during the research. The results of his research are as follows (1). The condition of teaching and learning of grade VII students of Junior High School 03 Sepauk Lesson Year 2015/2016 with an average of 61.18 included in either category. (2). The Motivation of Grade VII Students of First State Junior High School 03 Sepauk Lesson Year 2015/2016 with average 74,20 included in good category. Based on the calculation of tcount> ttable (3.786> 2,000), the conclusion of the study there is a significant relationship between the condition of effective learning (X) with student learning motivation (Y)Keywords: Effective Learning Conditions, Learning MotivationAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi belajar mengajar yang efektif dengan motivasi belajar siswa kelas VII sekolah menengah pertama negeri 03 Sepauk tahun pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, bentuk penelitian yaitu studi hubungan atau korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik komunikasi tidak langsung dan studi dokumen. Sedangkan alat pengumpulan data berupa lembar angket, dan foto-foto pada saat penelitian. Hasil penelitiannya yaitu sebagai berikut (1). Kondisi belajar mengajar siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 03 Sepauk Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan rata-rata 61,18 termasuk dalam kategori baik. (2). Motivasi belajar siswa kelas VII Sekolah Menegah Pertama Negeti 03 Sepauk Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan rata-rata 74,20 termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan perhitungan di peroleh thitung > ttabel (3,786>2,000), kesimpulan penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara kondisi belajar mengajar yang efektif (X) dengan motivasi belajar siswa (Y).Kata Kunci : Kondisi Belajar Efektif, Motivasi BelajarKORELASI KONDISI BELAJAR MENGAJAR YANG EFEKTIF DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 03 SEPAUK
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN BENGKAYANG Deffrinica, Deffrinica
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 2, No 1 (2017): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.668 KB) | DOI: 10.31932/jpe.v2i1.462

Abstract

Abstract: These problems include relatively low economic growth, relatively high unemployment and relatively high poverty. Indicators of development success include is to reduce unemployment and poverty, meaning that the development that occurs can absorb labor so that it can reduce the number of poor people. The results of statistical data showing the number of unemployed people in 2010 amounted to 3.21 while the poverty rate in 2010 amounted to 7.82 with graph data which shows that with the number of unemployment increased, the number of poverty also increased. In general, Bengkayang district with high unemployment rate has a tendency with relatively high poverty level, and vice versa. Only in 2013 with high poverty rates with relatively low unemployment rates.Keyword: Unemployment, PovertyAbstrak: Masalah ini termasuk pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah, tingkat pengangguran yang relatif tinggi dan kemiskinan yang relatif tinggi. Indikator keberhasilan pembangunan meliputi adalah mengurangi pengangguran dan kemiskinan, yang berarti bahwa pembangunan yang terjadi dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengurangi jumlah orang miskin. Hasil data statistik yang menunjukkan jumlah pengangguran pada tahun 2010 sebesar 3,21 sedangkan angka kemiskinan tahun 2010 sebesar 7,82 dengan data grafik yang menunjukkan bahwa dengan jumlah pengangguran meningkat, jumlah kemiskinan juga meningkat. Secara umum, Kabupaten Bengkayang dengan tingkat pengangguran yang tinggi memiliki kecenderungan dengan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi, dan sebaliknya. Baru pada 2013 dengan tingkat kemiskinan tinggi dengan tingkat pengangguran yang relatif rendah.Kata kunci: Pengangguran, Kemiskinan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE LISTENING TEAM PADA POKOK BAHASAN KELANGKAAN SUMBER DAYA DAN KEBUTUHAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 SILAT HILIR Upik, Yustina; Sore, Avelius Dominggus
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 2, No 1 (2017): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v2i1.463

Abstract

Abstract: The problem in this study is the lack of student activeness in learning causes low learning outcome percentage 52,94%. The form of research I use is classroom action research (PTK). Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and test sheets, and the research phase was conducted in 2 cycles. The result of the research shows that the study of cooperative type listening team in the implementation of cycle 1 turns out that the students have not maximized their opinions so that the achievement of the value has not been maximized. It is seen from the students' learning result in cycle 1, the highest score is 80, the lowest score is 50, average 66 and the percentage of mastery of 58.82%. However, in cycle 2 students have been able to express the answers in groups well, and in cycle 2 ended the teacher's efforts to improve the learning outcomes with the highest score of students obtained by 90, with an average of 76, and the percentage of mastery of 94.11%. To improve student learning outcomes, teachers use the appropriate learning model and in accordance with the material that is taught, and critical thinking patterns and responsiveness of students can be honed by expressing opinions in front of the class.Keyword: Cooperative Learning Model Type Listening Team Improves Learning OutcomesAbstrak: Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya keaktifan siswa dalam belajar menyebabkan hasil belajar yang rendah persentasenya 52,94%. Bentuk penelitian yang saya gunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data dikumpulkan melalui  observasi, angket, wawancara, dan lembar tes, serta tahap penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan pengkajian terhadap hasil belajar menggunakan cooperative tipe listening team dalam pelaksanaan siklus 1 ternyata siswa belum maksimal  mengemukakan pendapat sehinga menyebabkan pencapaian nilai belum maksimal hal tersebut dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus 1, nilai tertinggi 80, nilai terendah 50, nilai rata-rata 66 serta persentase ketuntasan sebesar 58,82%. Namun pada siklus 2 siswa telah mampu mengungkapkan jawaban dalam kelompok dengan baik, dan pada siklus 2 berakhirlah upaya guru untuk meningkatkan hasil belajar dengan nilai tertinggi siswa di peroleh sebesar 90, dengan rata-rata 76, serta persentase ketuntasan sebesar 94,11%. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa, guru menggunakan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang di ajarkan, dan pola berpikir kritis dan tanggap dari siswa dapat diasah dengan mengemukakan pendapat didepan kelas.Kata kunci: Model Cooperative Learning Tipe Listening Team meningkatkan Hasil Belajar
ALOKASI DANA DESA DAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DESA Manggu, Blasius
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 2, No 1 (2017): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.153 KB) | DOI: 10.31932/jpe.v2i1.459

Abstract

Abstract: Village Allocation Funds and Rural Fund to improve the Community Economic Growth in Sub Ledo Bengkayang. This study aimed to find out how big contribution Village Allocation Fund and the Village Fund, in enhancing the economic growth of rural communities as well as obstacles in the face. The data collection was done by library research, field research such as observation, interview and document verification. This study uses qualitative data analysis. Researchers used this approach to get a comprehensive picture of Village Allocation Fund Contributions, Dana village in District Ledo, Bengkayang.Keywords: Village Allocation Fund, Economic Growth, RuralAbstrak: Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Dalam meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Ledo Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Alokasi Dana Desa dan Dana Desa, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa serta hambatan-hambatan yang di hadapi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan berupa observasi, wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif. Peneliti menggunakan pendekatan ini untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh tentang Kontribusi Alokasi Dana Desa, Dana Desa di Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.Kata Kunci: Alokasi Dana Desa, Pertumbuhan Ekonomi, Desa
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU Relita, Dessy Triana; Suriyanti, Yulia; Lamberta, Lamberta
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 2, No 1 (2017): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.853 KB) | DOI: 10.31932/jpe.v2i1.460

Abstract

Abstrack: The general problem in this research is the result of students' learning on the less satisfactory IPS lesson proved still much under KKM. This is because in the process of learning the use of models and methods that are less varied by the subject of IPS Teacher so that students are less motivated to learn. The research method used is qualitative research method descriptive approach, with the form of research is Research Action class (PTK). The results showed that the implementation of learning using STAD model to improve the learning outcomes of students of grade VIII SMP Negeri 6 Dedai run smoothly and have good impact on student learning activities in class. The results of students' learning subjects IPS Integrated experience increased. The test results obtained the average value on the first cycle of 83 and increased in cycle II of 94.25. Increasing the average grade value is accompanied by an increase to classical kentuntasan namely cycle I of 68.18% which increased 100%. So there is an increase in class average value of 11.25 and the percentage of classical up to 25%. Furthermore, student response is very good to the implementation of STAD learning model. Students express pleasure, and motivated learning by STAD learning model. Suggestions for teachers to be able to develop STAD learning models on other materials.Keyword: STAD Model Improves Learning OutcomesAbstrak: Permasalahan umum dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kurang memuaskan terbukti masih banyak di bawah KKM. Hal ini karenakan dalam proses pembelajaran penggunaan model dan metode yang kurang bervariatif oleh Guru mata pelajaran IPS sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif, dengan bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukan, pelaksanaan pembelajaran menggunakan Model STAD untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Dedai berjalan dengan lancar dan berdampak baik terhadap aktivitas belajar siswa dikelas. Hasil belajar siswa mata pelajaran IPS Terpadu mengalami peningkatan. Hasil tes diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 83 dan meningkat pada siklus II sebesar 94,25. Peningkatan nilai rata-rata kelas disertai dengan peningkatan ke kentuntasan klasikal yaitu siklus I sebesar 68,18% yang meningkat 100%. Sehingga terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 11,25 dan persentase klasikal hingga 25%. Selanjutnya respon siswa sangat baik terhadap pelaksanaan model pembelajaran STAD. Siswa menyatakan rasa senang, dan termotivasi belajar dengan model pembelajaran STAD. Saran bagi guru agar dapat mengembangkan model pembelajaran STAD pada materi lainnya.Kata kunci : Model STAD Meningkatkan Hasil Belajar

Page 1 of 1 | Total Record : 5