cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016)" : 77 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI I Gede Ngembon Bu .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7597

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar (passing atas dan passing bawah) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Kubu, berjumlah 24 orang, 9 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan aktivitas passing bola voli secara klasikal pada observasi awal 5,63 (cukup aktif). Pada siklus I meningkat menjadi 7,40 (aktif), dan meningkat menjadi 9,04 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan ketuntasan hasil belajar (passing atas dan passing bawah) bola voli pada observasi awal secara klasikal 61,34% (kurang baik) tidak tuntas. Pada siklus I meningkat menjadi 79,57% (baik) tuntas, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,20% (baik) tuntas. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2014/2015. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena telah terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola voli This research aimed to improve the activity and learning result of volleyball basic technique (over passing and below passing) through the implementation of cooperative learning model of STAD type to XI IIS2 grade students of SMA N 1 KUBU in academic year os 2014/ 2015. This research was a classroom research which held in two cycles. Research subject was XI IIS2 grade students of SMAN 1 KUBU, numbered 24 students, 9 boys and 15 girls. Data was analyzed using descriptive statistic analysis. Based on the research result, it was shown that volley ball passing activity in classicaly at pre observation was 5,63 (sufficient active). At the first cycle it improved to 7,40 (active) and improved to 9,04 (very active) at second cycle. However, learning result mastery (over passing and below passing) in volley ball at pre observation in classicaly was 61,34% (not good) and categorized as below mastery level. At the first cycle, it improved to 79,57% (good) and categorized as mastery level, and at second cycle, it improved to 85,20% (good) and also categorized as mastery level. Based on the result of data analysis and the explanation, it could be concluded that the activity and learning result, of volley ball basic technique ins passing improved through the implementation of cooperative learning model of STAD to XI IIS2 grade student of SMA N 1 KUBU in acacemic year of 2014/ 2015. It was suggested to the teacher of health, sport and physic education to apply cooperative learning model of STAD become it has been proved that if could improve the activity and learning result of students volleyball passing. keyword : Cooperative learning model, activity, learning result, volley ball
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Made Santosa Adi k .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .; dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada Siswa Kelas VII.3 SMP Negeri 3 Banjar Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru, dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan, observasi/ evaluasi, refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII.3 SMP Negeri 3 Banjar yang berjumlah 32 siswa (16 putra dan 16 putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil siklus I yaitu, skor rata-rata klasikal aktivitas belajar sebesar 6,26 (cukup aktif), mengalami peningkatan sebesar 1,13 pada siklus II menjadi 7,39 (aktif). Rata- rata skor aktivitas siklus I dan II sebesar 6,81 (aktif). Ketuntasan belajar klasikal siklus I 71,87% (cukup baik), siklus II 84,38%(baik), mengalami peningkatan 12,51%. Rata-rata skor hasil belajar siklus I dan II sebesar 80,52% (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII.3 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Berdasarkan simpulan di atas, disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket.Kata Kunci : NHT, aktivitas, dan hasil belajar, bola basket. This study aims to increasing the learning activities and learning outcomes of basketball basic passing technique through the implementation of NHT cooperative learning for the students of class VII.3 of SMP Negeri 3 Banjar in academic year 2015/2016. This study belonged to classroom action research, in which the researcher acted as the teacher. This study was carried out in two cycles. Each cycle consisted of planning, execution, observation/ evaluation, and reflection. The subjects of this study were the students of class VII.3 of SMP Negeri 3 Banjar, which consisted of 32 students (16 males and 16 females). The data were analyzed by using descriptive statistic analysis. The result of cycle I showed that the classical mean of students’ learning activities score was 6,26 (quite active). This score increased 1.13 in cycle II became 7,39 (active). The average score of students’ learning activities from cycle I to II was 6.81, which was categorized as active. The score of learning outcome in cycle I was 71,81% (quit good) , increased 12,51% in cycle II became 84,38% (good). The mean score of learning outcomes in cycle I and II was 80,52% (good). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the implementation of NHT cooperative learning promoted the learning activities and learning outcomes of the students of class VII.3 SMP Negeri 3 Banjar in academic year 2015/2016. Therefore, it is suggested that the physical exercise teachers implement the NHT cooperative learning since it was proven that it increases the students’ learning activities and learning outcomes.keyword : NHT, activities learning, outcomes learning, basketball.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Wayan Edi Mahendra .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7599

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passsing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X.1 SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 Kesehatan Vidya Usadha Singaraja, berjumlah 30 orang dengan rincian 3 siswa putra dan 27 siswa putri. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas passing bola basket secara klasikal pada siklus I sebesar 6,33 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 77 (aktif). Sedangkan analisis data hasil belajar passing bola basket pada siklus I sebesar 43,4%(tidak tuntas) dan meningkat pada siklus II menjadi 93,3%(tuntas). Hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaraan kooperatif tipe GI pada siswa kelas X.1 SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajan kooperatif tipe GI karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata Kunci : GI, aktivitas, hasil belajar, passing bola basket This research was intended to improve learning activity and learning outcomes of basketball passing basic technique through the implementation of cooperative learning model GI type on students of class X.1 SMA SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja in academic year 2015/2016. This study was action research whichwas the teacher as the researher. This research was done in two cycles.this research subject was 30 students off class X.1 SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja. Consisted of 3 male students and 27 female students. Data was analyzed using descriptive statistics. Based the result of the study, it was found the average score of learning activity of basketball on the cycle I clasically was 6,33 (active) and improved on the cycle II to be 77 (active). While the result of learning outcomes on cycle I was 43,3%(enough good) and improved on the cycle II to be 93,3%(very good). The result of data analysis and discussion was concluded that learning activity and learning outcomes of basketball passing basic technique improved throughthe implementation of cooperative learning model GI type on students of class X.1 SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja in academic year 2015/2016. It was suggested to penjasorkes teacher to implement cooperative learning model GI type. Because it has proven effective ti improved the students learning activity and learning outcomes. keyword : GI, learning activity, learning outcomes, basketball passing
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET Kd Agus Hendrik Wirawan .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing chest pass dan bounce pass bola basket pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Pelaksanaan penelitian dalam 2 siklus. Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Sawan, jumlahnya 33 orang, 15 orang putri dan 18 orang siswa putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus 1 yaitu rata-rata aktivitas belajar 7,56 (cukup aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal 84,84% (tuntas). Sedangkan hasil analisis data siklus 2 yaitu rata-rata aktivitas belajar 8,37 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal 100% (tuntas). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing chest pass dan bounce pass bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan guru penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Kata Kunci : TGT, aktivitas belajar, hasil belajar, passing, bola basket. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing a chest pass and bounce a basketball on a pass class VIII B of SMP Negeri 1 Sawan in the academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher. Implementation of the research in two cycles. Consist of a plan of action, action, evaluation, and reflection. The research subject class VIII B of SMP Negeri 1 Sawan, the numbers 33, 15 daughters and 18 male students. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis in cycle 1 with an average of 7,56 learning activities (quite active) and completeness result learn the basic techniques of passing a basketball in classical 84.84% (complete). While the results of the data analysis cycle 2 at an average of 8,37 learning activity (active) and the completeness of the results of learning the basic techniques of passing a basketball in the classical 100% (complete). Based on data analysis and discussion can be concluded that the activities and results of learning the basic techniques of passing a chest pass and bounce a basketball pass increased through the implementation of cooperative learning model TGT students of class VIII B of SMP Negeri 1 Sawan in the academic year 2015/2016. It is therefore advisable penjasorkes teachers in order to implement the model of cooperative learning TGT. keyword : TGT, learning activities, learning outcomes, passing, basketball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK Ni Luh Putu Sintya d .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sawan, berjumlah 35 orang (18 orang putra dan 17 orang putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata aktivitas belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok secara klasikal pada siklus I sebesar 8,8 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,0 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,2. Sedangkan untuk presentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 77,14% dan pada siklus II sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 22,86.%. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa.Kata Kunci : Aktivitas belajar, hasil belajar, kooperatif STAD, Lompat Jauh Gaya Jongkok This study aims to improve the activity and learning outcomes Style Long Jump Squat through the implementation of cooperative learning model STAD students of class VII C SMP Negeri 1 Sawan academic year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles, comprising the steps of the action plan, the implementation phase of action, observation / evaluation and reflection stage. The subjects were students of class VII C SMP Negeri 1 Sawan, numbering 35 people (18 sons and 17 daughters). Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results of data analysis showed that the learning activities Long Jump Squat in the classical style in the first cycle of 8.8 (active), and the second cycle of 9.0 (very active). From the first cycle to the second cycle increased by 0.2. As for the percentage of mastery learning outcomes in the first cycle of 77.14% and the second cycle of 100%. From the first cycle to the second cycle an increase of 22.86.%. It can be concluded that the activities and achievement Style Long Jump Squat increased through the implementation of cooperative learning model STAD students of class VII C SMP Negeri 1 Sawan academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement cooperative learning model STAD as shown to increase activity and learning outcomes Style Long Jump Squat on students.keyword : Activities of learning, learning outcomes, cooperative STAD, Long Jump Squat Style
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA FLASH 8 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN I Kadek Mahendra Meyana .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7602

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan bagaiman rancangan multimedia pembelajaran interaktif 2) tanggapan ahli kependidikan terhadap pengembangan multimedia pembelajaran interaktif , 3) tanggapan siswa terhadap multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Tahapan dari model ini meliputi tahap Analisis (analyze), desain (design), pengembagan (development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui tinjauan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji perorangan, 6 orang siswa untuk uji kelompok kecil, dan 30 orang siswa untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pengumpulan data berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Disimpulkan bahwa desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menghasilkan laporan pengembangan produk yang baik. Kelayakan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam konversi tingkat pencapaian dengan skala 5. Tinjauan ahli isi matapelajaran dengan kualifikasi baik (75%), tinjauan ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (87,27%), tinjauan ahli media pembelajaran dengan kualifikasi baik (83,33%), uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (92,33%), uji kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (91,33%), uji coba kelompok besar dengan kualifikasi baik (89,06%). Dari penelitian tentang pengembangan multimedia pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif dan efesien.Kata Kunci : Multimedia Interaktif, model ADDIE, PJOK The purpose of this study were 1) to describe how the design of multimedia interactive learning 2) education expert feedback on the development of multimedia interactive learning, 3) the responses of students to multimedia interactive learning developed. The development of research using models ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Stages of this model include phase analysis (analyze), design (design) architecture, development (development), implementation (Implementation), and evaluation (evaluation). In the validation phase, the products are validated through a review by experts of the course content, instructional media experts, instructional design expert, 3 person students for individual test, 6 person students for small group test, and 30 person students for testing large groups. Data collection instruments like questionnaire / questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. It was concluded that the design of the development of multimedia interactive learning generates reports good product development. Feasibility multimedia interactive learning based on data obtained from a questionnaire which is then analyzed by descriptive quantitative and converted into a conversion rate of achievement with a scale of 5. Review of lesson content expert with good qualifications (75%), expert review of instructional design with good qualification (87.27 %), expert review media with good qualifications (83.33%), individual testing with excellent qualifications (92.33%), small group test with excellent qualifications (91.33%), a large group trials with good qualifying (89.06%). From research on the development of instructional multimedia is expected to be a source of learning effective and efficient.keyword : Multimedia Interactive, ADDIE models, PJOK
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA Komang Fajar Mahendra .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 37 orang siswa terdiri dari 20 laki-laki dan 17 perempuan data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada Siklus I sebesar 6,72 (Cukup aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 8,37 (aktif).Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.65. Sedangkan hasil belajar didapatkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I pada kompetensi pengetahuan 64,87%, pada kompetensi sikap 94,59%, dan pada kompetensi keterampilan 72,99%. Ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II pada kompetensi sikap 100%, pada kompetensi pengetahuan 100%, dan pada kompetensi keterampilan 100%.Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola.Kata Kunci : Model Kooperatif, Aktivitas, Hasil belajar, Sepakbola This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of football passing control (leg inside) through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 37 students grade VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja consists of 20 male students and 17 female students. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 6.72 (quite active) and 8.37 (active) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 1,65. As for the thoroughness of learning outcome in the cycle I on the competence of knowledge 64,87%,on the competence attitudes 94,59%, and competence skills 72,99%.he thoroughness of learning outcome in the cycle II on the competence of knowledge 100%,on the competence attitudes 100%, and competence skills 100% Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of football passing increased through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of football passing control (leg inside)keyword : Cooperative STAD, learning activity, learning result, football
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Putu Agus Mena Setiawan .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Group Inviestigation (GI). Pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar passing bola voli pada siswa kelas VIII B SMP Ayodhya Pura tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Dengan bentuk guru sebagai peneliti. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Ayodhya Pura yang berjumlah 36 orang siswa. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal adalah 7,6 pada kategori aktif dan hasil belajar pada siklus I mencapai 66,72. Pada siklus II aktivitas belajar secara klasikal adalah 8,1 pada kategori aktif dan hasil belajar pada siklus II mencapai 88,89. Berdasarkan hasil analisis data, dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII B SMP Ayodhya Pura tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran, karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli. Kata Kunci : Model pembelajaran GI, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This study aims to improve the activity of learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model Inviestigation Group (GI). In this study aims to improve the learning activity passing volleyball in class VIII B of SMP Ayodhya temple in the academic year 2015/2016. This research is classified classroom action research conducted in two cycles consisting of the action planning stage, the stage of implementation of the action, observation / evaluation and reflection stage. With this form of the teacher as researcher. The research subject is class VIII B of SMP Ayodhya temple totaling 36 students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study in the first cycle of learning activities in the classical category was 7.6 on active and learning outcomes in the first cycle reaches 66.72. In the second cycle in the classical learning activity was 8.1 in the category of active and learning outcomes in cycle II reached 88.89. Based on the results of data analysis, and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing (passing on and passing down) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model GI in class VIII B of SMP Ayodhya temple in the academic year 2015/2016. recommended to teachers can implement cooperative learning model GI in the learning process, because it can increase the activity and learning outcomes passing volleyball.keyword : GI learning model, activities, learning outcomes, volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA Dektu Handre Saputra .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 25 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal didapatkan pada observasi awal 5,52 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus I menjadi 7,95 (aktif) dan pada siklus II meningkat yaitu 8,4 (aktif). Sedangkan untuk analisis persentase ketuntasan belajar secara klasikal pada observasi awal 24% pada siklus I terjadi peningkatan yaitu mencapai 80%. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar yaitu mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasi belajar teknik dasar passing sepakboka meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes mengimplementasikan model pembelajara kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, sepakbola This research aimed to improve the activity and result of learning the basic techniques of passing a football through the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was a classroom action research conducted in two cycles, which consists of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were students of class VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja A in academic year 2015/2016, in total 25 students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the analysis of classical learning activity data obtained at the initial observation 5.52 (quite active) and increased in the first cycle to 7.95 (active) and the second cycle increased, namely 8.4 (active). As for the analysis of classical learning completeness percentage at 24% on initial observations (not finished) in the first cycle increased, reaching 80% (complete). In the second cycle increased learning outcomes which reached 100% (complete). It can be concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing the football increased through the implementation of cooperative learning model STAD in class VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja A in Academic Year 2015/2016. Recommended to be able implement penjasorkes to apply STAD cooperative learning model because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of passing the football.keyword : cooperative learning, learning activities, learning outcomes, football.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASI BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Komang Darma Santiawan .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VII.A SMP Muhammadiyah 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 orang siswa, terdiri dari 12 putra dan 10 putri. Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer, mengunakan lembar observasi aktivitas belajar dan hasil belajar dinilai oleh 2 orang evaluator mengunakan assesmen hasil belajar. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas passing bola basket pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,36 (cukup), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,34 (aktif) dan 8,31 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan belajar passing bola basket pada observasi awal secara klasikal sebesar 22,72% , pada siklus I 63,65% dan 100% pada siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VII.A SMP Muhammadiyah 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016, untuk itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada proses pembelajaran passing bola basket karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata Kunci : Kooperatif, TGT, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola basket. This study aims to improve the activity and learning outcomes passing a basketball through the implementation of cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) on VII.A grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. This research is classified as a class action research conducted by 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation / evaluation, and reflection. Subjects numbered 22 students, consisting of 12 sons and 10 daughters. Data activity assessed by 2 observers, using observation sheet learning activities and learning outcomes assessed by 2 evaluators use the assessment of learning outcomes. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis of data on the activity of passing the basketball at the beginning of the classical observation by 6.36 (enough), and the first cycle increased to 7.34 (active) and 8.31 (active) in the second cycle. While learning completeness percentage passing the basketball at the beginning of the classical observation by 22.72%, 63.65% in the first cycle and 100% in the second cycle. It was concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing the basketball students increased through the implementation of cooperative learning model VII.A TGT grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja in the academic year 2015/2016, for it suggested to the teacher penjasorkes to implement cooperative learning model TGT on the learning process of passing the basketball because it can increase the activity and learning outcomes.keyword : Cooperative, TGT, learning activities, learning outcomes, passing the basketball.