cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI A A Km Surya Hadi .; Drs. I Made Danu Budhiarta, M Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13030

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar passing bawah dan passing atas bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian the non-randomized control group pretest posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A dan VII B SMP Mutiara Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 55 orang siswa Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan purposive sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen nilai pretest diperoleh rata-rata nilai 67,77 sedangkan kelompok kontrol 64,55 kemudian hasil nilai posttest didapatkan hasil nilai pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 81,48. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 71,1. Rata-rata gain score normalisasi yang didapatkan pada masing-masing kelompok adalah pada kelompok eksperimen sebesar 0,40 sedangkan kelompok kontrol mengalami sebesar 0,17. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah sig0,000
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI ATLETIK LEMPAR CAKRAM PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Itqan Kunara p .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or. .; I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13031

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendiskripsikan rancang desain multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VIII di SMP Negeri 4 Situbondo, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Instrument pengumpulan data menggunakan metode angket/kuisioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli kependidikan dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 93% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 86% (baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 95% (Sangat baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 89,5% (baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 89 (baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 90% (Sangat baik). Merujuk dari hasil diatas maka dapat dikatakan bahwa multimedia interaktif materi atletik lempar cakram dapat dikatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran atau penelitian lebih lanjut. Kata Kunci : model ADDIE, multimedia interaktif, pengembangan The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of eight grade students at SMP 4 Situbondo, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development’s model which is used is ADDIE. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 93% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 85%( good qualifying); 3) the learning media is about 95% (very good qualifying); 4) individual testing is about 89,5% (good qualifying); 5) small group test is 89% (good qualifying);6) field trials is about 90% ( very good qualifying). Referring from the above result it can be said that interactive multimedia atletic discus throw can be said to be valid, and can be used for learning or further researchkeyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI ATLETIK LEMPAR CAKRAM PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Itqan Kunara p .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or. .; I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13032

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendiskripsikan rancang desain multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VIII di SMP Negeri 4 Situbondo, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Instrument pengumpulan data menggunakan metode angket/kuisioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli kependidikan dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 93% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 86% (baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 95% (Sangat baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 89,5% (baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 89 (baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 90% (Sangat baik). Merujuk dari hasil diatas maka dapat dikatakan bahwa multimedia interaktif materi atletik lempar cakram dapat dikatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran atau penelitian lebih lanjut. Kata Kunci : model ADDIE, multimedia interaktif, pengembangan The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of eight grade students at SMP 4 Situbondo, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development’s model which is used is ADDIE. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 93% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 85%( good qualifying); 3) the learning media is about 95% (very good qualifying); 4) individual testing is about 89,5% (good qualifying); 5) small group test is 89% (good qualifying);6) field trials is about 90% ( very good qualifying). Referring from the above result it can be said that interactive multimedia atletic discus throw can be said to be valid, and can be used for learning or further researchkeyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS XI SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 I Made Parta Wijaya .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or. .; dr. Putu Adi Suputra, S.Ked., M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13033

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar teknik dasar passing sepakbola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan penelitian the randomized pretest posttest control group the same subject design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Pariwisata Triatma Jaya Sinagaraja Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdistribusi ke dalam 6 kelas sehingga keseluruhan jumlah populasi penelitian adalah 200 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan simple random sampling berdasarkan kelas dan diperoleh kelas XIJB1 sebagai kelompok eksperimen dan XIJB2 sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, nilai observasi dan unjuk kerja. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar passing sepak bola antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan rata-rata gain score 0,43. Sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan rata-rata gain score 0,18. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji normalitas adalah 0,20, uji homogenitas adalah 0.27, dan uji-t adalah 0,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa. Dan model pembelajaran ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelasKata Kunci : NHT, hasil belajar teknik dasar Passing Sepak Bola This study aims to determine the effect of applying cooperative learning model of Numbered Head Together type to the learning result of basic technique of football passing. This study is a real experimental study using a randomized pretest post-test control group of the same subject design. The research population of all students of class XI SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja academic year 2017/2018 which is distributed into 6 classes. The sample is determined by simple random sampling technique. The class that is the research sample is the class XIJB1 as the experimental group and XIJB2 as the control group. Data collection uses learning result test through objective test, observation, and performance. Data were analyzed using a t-test with the help of SPSS 16.0 for Windows. The results showed the difference of learning result of football passing between students who followed the NHT type cooperative learning model with the average gain score of 0.43. While students who follow the conventional learning model with an average gain score of 0.18. The number of significances obtained by the normality test is 0.20, the homogeneity test is 0.27, and the t test is 0.00. Thus it can be concluded that NHT type cooperative learning model has a significant effect on the improvement of learning outcomes of basic technique of passing football on the students. And this learning model can be used as an alternative learning that can be applied in the classroomkeyword : NHT, learning outcome techniques passing football
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 BANJAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Lalu Muh Supriadi w .; Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd, .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretest post-test control group the same subject design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2016/2017 yang berdistribusi ke dalam 12 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan melalui observasi, tes objektif, dan unjuk kerja. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar passing bola voli antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan rata-rata gain score 0,43 dan standar deviasi 0,13. Sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan rata-rata gain score 0,18 dan standar deviasi 0,11. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe GI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa. Dan model pembelajaran ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.Kata Kunci : GI, hasil belajar teknik dasar passing bola voli This research aimed to determine the effect of implementing cooperative learning model Group Investigation (GI) to the learning outcomes of basic techniques of passing volley ball. This research was a true-experimental researching the randomized pretest-posttest control group the same subject design. The population was students of class IX SMP Negeri 3 Banjar academic year 2016/2017 yhat distributed into twelpe class. Sampling technique used was simple random sampling. Data were collected through essay tests, observation and performance tests. Data analysis using t-test with SPSS 16.0 for Windows. The result of research shows the difference learning outcome volley ball passing between students who following learning model cooperative type GI with average on gain score 0,18 and standard deviation 0,11. Significance on tests of normality was 0,200 (experimental group) and 0.52 (control group). Significance on tests of homogenity was 0,273, and test-t was p=0,000..Based on the above exposure, implementation of learning model cooperative type GI effect significantly to the result of learning basic techniques passing volley ball. Thus it can be concluded that GI type cooperative learning model has a significant effect on the improvement of learning outcomes of basic technique of passing volley ball on the students. And this learning model can be used as an alternative learning that can be applied in the classroom.keyword : GI, learning outcome techniques passing volley ball
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMADIYAH 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 I Wayan Esa Sukiarta Pratama .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (passing kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepakbola. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan the pretest-posttest control group design. Populasi adalah siswa kelas VIII SMP Muhamadiyah 2 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 yang terdistribusi ke dalam dua kelas sehingga keseluruhan jumlah populasi penelitian adalah 45 orang. Pengambilan sampel yang purposive sampling berdasarkan kelas dan diperoleh kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen dan VIII B sebagai kelompok kontrol. Eksperimen dilakukan sebanyak 2 kali perlakuan diluar pretes-posttest. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata gain score 0.11 dan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata gain score 0,05. Signifikansi pada tes normalitas adalah 0.71 (kelompok eksperimen) dan 0.52 (kelompok kontrol).. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik dasar passing (passing kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepakbola. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS karena terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswaKata Kunci : TPS, hasil belajar teknik dasar passing sepakbola This research aimed to determine the effect of implementing cooperative learning model think pair share (TPS) to the learning outcomes of basic techniques of passing (the legs of inner and outer) basketball. This research was a quasi experimental researching the pretest-posttest control group design. The population was students of class VII SMP Muhamadiyah 2 Singaraja academic year 2017/2018 distributed into two class so that the overall number of the study population is 45 people. Sampling technique used was purposive sampling based on class. The class into the sample was class VIII A as experimental group and VIII B as control group. The experimental was conducted two times treatment outside of pretest-posttest. Data were collected through objective tests, observation and performance tests. Data analysis using t-test with SPSS 16.0 for Windows. Average gain score on experimental group was 0.11 and on average control was 0.05. Based on the above exposure, implementation of learning model cooperative type TPS effect significantly to the result of learning basic techniques passing (the legs of inner and outer) football. It is recommended to the penjasorkes teacher can implement cooperative learning model type TPS because proven effect significantly to the improvement of student’s learning outcomekeyword : TPS, learning outcome techniques passing football
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Putu Henry Kristiawan .; Drs. I Made Danu Budhiarta, M Pd. .; Dr. Made Agus Wijaya, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar passing control sepak bola. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan the pretest posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Singaraja dengan total sebanyak 40 orang. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan uji T pada gain score ternormalisasi. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 6,76 dengan standar deviasi 2,87. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 4,87 dengan standar deviasi 2,24. Signifikansi pada tes normalitas adalah 0,20 (kelompok eksperimen) dan 0,18 (kelompok kontrol). Signifikansi pada tes homogenitas adalah 0,20 maka dapat dikatakan homogen. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji T adalah Sig=0,02. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, hasil belajar, sepak bola. This study aim to determine the effect of the application of STAD type cooperative learning model to the learning outcomes of soccer passing control. This type of research is a quasi experiment using the pretest posttest control group design. The subjects of the study were seventh grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja with a total of 40 people. Learning result data is collected through objective test, observation and performance. Data analysis using T test at normalized gain score. In the experimental group obtained an average value of 6.76 with a standard deviation of 2.87. While in the control group obtained an average value of 4.87 with a standard deviation of 2.24. Significance on the normality test was 0.20 (experimental group) and 0.18 (control group). The significance of homogeneity test is 0.20 then it can be said homogeneous. The significance number obtained by the T test is Sig = 0.02. It is concluded that the application of STAD type cooperative learning model has a significant effect on the improvement of learning result of basic technique of football passing control in the seventh grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja in academic year 2017/2018. Suggested to teacher penjasorkes can apply STAD type cooperative learning model because it proved have a very significant effect on the improvement of student learning outcomes.keyword : Cooperative, STAD, learning outcome, football.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Putu Henry Kristiawan .; Drs. I Made Danu Budhiarta, M Pd. .; Dr. Made Agus Wijaya, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar passing control sepak bola. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan the pretest posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Singaraja dengan total sebanyak 40 orang. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan uji T pada gain score ternormalisasi. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 6,76 dengan standar deviasi 2,87. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 4,87 dengan standar deviasi 2,24. Signifikansi pada tes normalitas adalah 0,20 (kelompok eksperimen) dan 0,18 (kelompok kontrol). Signifikansi pada tes homogenitas adalah 0,20 maka dapat dikatakan homogen. Angka signifikansi yang diperoleh melalui uji T adalah Sig=0,02. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, hasil belajar, sepak bola. This study aim to determine the effect of the application of STAD type cooperative learning model to the learning outcomes of soccer passing control. This type of research is a quasi experiment using the pretest posttest control group design. The subjects of the study were seventh grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja with a total of 40 people. Learning result data is collected through objective test, observation and performance. Data analysis using T test at normalized gain score. In the experimental group obtained an average value of 6.76 with a standard deviation of 2.87. While in the control group obtained an average value of 4.87 with a standard deviation of 2.24. Significance on the normality test was 0.20 (experimental group) and 0.18 (control group). The significance of homogeneity test is 0.20 then it can be said homogeneous. The significance number obtained by the T test is Sig = 0.02. It is concluded that the application of STAD type cooperative learning model has a significant effect on the improvement of learning result of basic technique of football passing control in the seventh grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja in academic year 2017/2018. Suggested to teacher penjasorkes can apply STAD type cooperative learning model because it proved have a very significant effect on the improvement of student learning outcomes.keyword : Cooperative, STAD, learning outcome, football.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI Ayu Donitra .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or. .; dr. Putu Adi Suputra, S.Ked., M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X 5 SMA Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah 32 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal didapatkan pada observasi awal 5,8 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus I menjadi 75 (aktif) dan pada siklus II meningkat yaitu 81,78 (aktif). Sedangkan untuk analisis persentase ketuntasan belajar secara klasikal pada observasi awal 9,375% ( tuntas) pada siklus I terjadi peningkatan yaitu mencapai 75% (tuntas). Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar yaitu mencapai 100% (tuntas). Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X 5 SMA Negeri 1 Seririt Tahun Pelajaran 2017/2018.Disarankan kepada guru penjasorkes menglimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, bola voli. This research aimed to improve the activity and result of learning the basic techniques of passing a volleyball through the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was a classroom action research conducted in two cycles, which consists of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were students of class 10 SMA Negeri 1 Seririt 5 in academic year 2017/2018, in total 32 students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the analysis of classical learning activity data obtained at the initial observation 5.8 (quite active) and increased in the first cycle to 75 (active) and the second cycle increased, namely 81,78 (active). As for the analysis of classical learning completeness percentage at 9,375% (complete) reaching 75% (complete). In the second cycle increased learning outcomes which reached 100% (complete). It can be concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing the volleyball increased through the implementation of cooperative learning model STAD in class 10 SMA Negeri 1 Seririt 5 in Academic Year 2017/2018. Recommended to teachers penjasorkes to apply STAD cooperative learning model because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of passing the volleyball.keyword : cooperative learning, learning activities, learning outcomes, volleyball.
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa kelas VII SMP negeri 2 sawan tahun pelajaran 2017/2018 Ahmad Aziz Santoso .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .; Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.13071

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing atas dan passing bawah). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sungguhan (true experimental) dengan menggunakan rancangan penelitian the pre-test post-test control group design. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawantahun pelajaran 2017/2018 dengan sampel berjumlah 60 orang siswa yang terdistribusi ke dalam dua kelas yaitu kelas VII D dan kelas VII E. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Data hasil belajar terdiri atas 1) aspek kognitif, menggunakan tes pilihan ganda, 2) aspek afektif, menggunakan observasi sikap siswa selama pembelajaran, dan 3) aspek psikomotor, menggunakan observasi kinerja passing bola voli. Tahapan analisa data terdiri atas: 1) uji prasyarat, menggunakan uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homegenitas Levene’s Test of Equality of Error Variance, serta 2) Uji hipotesis, menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan uji prasyarat, diperoleh hasil bahwa data penelitian berdistribusi normal dan homogen. Uji-t menunjukkan thitung 3.716 sedangkan ttabel sebesar 1.671 dan nilai signifikansi yang diperoleh melalui uji t adalah p