Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Articles
1,393 Documents
Pengaruh Media Latihan Lompat Gawang Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai pada Atlet Bola Voli Klub Regen Desa Buwit, Kediri, Tabanan Tahun 2021
Komang Ayu Tri Widhiyanti
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i2.43895
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media latihan lompat gawang terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dan untuk mengetahui perbedaan hasil dari pelatihan lompat gawang dengan pelatihan loncat ditempat. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups desaign. Sampel berjumlah 12 orang didapat dengan rumus pocock. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok yang masing – masing kelompok terdiri dari 6 orang. Data yang diperoleh diuji menggunakan program komputer SPSS 22. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t-test dapat disimpulkan bahwa pelatihan loncat ditempat 10 repetisi 3 set (kelompok kontrol) dengan pelatihan lompat gawang setinggi 70 cm 10 repetisi 3 set (kelompok perlakuan) dengan nilai (p = 0,003) p<0,05, yang menunjukan perbedaan yang bermakna hasil tes akhir antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Ada perbedaan yang signifikan antara hasil post test kelompok perlakuan dengan rata-rata peningkatan daya ledak otot tungkai setelah pelatihan 56,534 dan kelompok kontrol mengalami peningkatan daya ledak otot tungkai setelah pelatihan rata-rata 51,402 maka didapatkan hasil bahwa pelatihan lompat gawang setinggi 70 cm 10 repetisi 3 set lebih baik dari pada pelatihan loncat ditempat 10 repetisi 3 set di dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai pada atlet bola voli Klub Regen Desa Buwit, Kediri, Tabanan tahun 2021.
Survei Pemahaman Pola Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19 pada Peserta Didik Kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur
Anggis Ardianca;
I Nyoman Kanca;
Made Agus Wijaya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43940
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengetahuan pola hidup sehat kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei yang menggambarkan keadaan objek yang diteliti, yaitu tingkat pemahaman terhadap pola hidup sehat yang dilakukan peserta didik kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur yang berjumlah 349 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pola hidup sehat siswa kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur Tahun Ajaran 2020/2021 masuk kategori sedang dengan rincian terdapat 10 siswa (2.9%) mendapatkan kategori sangat tinggi, 93 siswa (26.6%) mendapatkan kategori tinggi, 167 siswa (47.9%) mendapatkan kategori sedang, 75 siswa (21.5%) mendapatkan kategori rendah, dan 4 siswa (1.1%) mendapatkan kategori sangat rendah. Berdasarkan analisis data dan pembahasan simpulan penelitian ini adalah sebagian besar pemahaman tentang pola hidup sehat termasuk pada kategori sedang. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa pemahaman siswa mengenai pola hidup sehat masih harus ditingkatkan.
Survei Alat dan Fasilitas Olahraga Klub Sepak Bola di Kabupaten Badung Tahun 2021
I Wayan Ade Bayu Suta;
I Ketut Sudiana;
I Nyoman Sudarmada
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43942
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ketersediaan pelatih lokal dari masing-masing klub sepak bola pada divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung dan juga untuk mengetahui jumlah alat dan fasilitas yang dimiliki masing-masing klub pada divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif yang berlandaskan pada filsafat positivism dengan menggunakan metode survey dan wawancara. Sampel dari penelitian ini adalah klub sepak bola yang berada pada divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan lembar form data alat dan fasilitas serta sususan pertanyaan wawancara yang dibuat oleh peneliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa hal sebagai berikut; (1) jumlah pelatih lokal yang memiliki lisensi pada klub divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung adalah 55 orang. (2) Ketersediaan alat olahraga sepak bola sebagai penunjang proses latihan masing-masing klub sepak bola pada divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung, dari 22 klub yang ada terdapat 13 jenis alat olahraga sepak bola total berjumlah 3.822 alat. (3) Ketersediaan fasilitas olahraga sepak bola sebagai penunjang proses latihan dan pertandingan masing-masing klub sepak bola pada divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung, yaitu dari total 19 lapangan terdapat 2 lapangan yang belum memenuhi ukuran standar FIFA, terdapat 13 lapangan yang memiliki ruang ganti, 6 lapangan yang memiliki tribun dan 5 lapangan yang memiliki lampu untuk latihan atau pertandingan pada malam hari. Dapat disimpulkan seluruh klub yang ada pada divisi utama dan divisi satu sudah memiliki alat dan fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang proses latihan, namun perlu ditingkatkan lagi untuk pengadaan jumlah alat olaharaga sepak bola yang dimiliki dan perawatan fasilitas olaharaga sepak bola masing-masing klub perlu ditingkatkan.
Motivasi Siswa Mengikuti Ekstrakurikuler Bola Voli di SMPN se-Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan
Komang Agus Prihanto Arimbawa;
I Ketut Sudiana;
I Nyoman Sudarmada
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43943
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang melandasi keikutsertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMPN se-Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan. Instrumen yang digunakan berupa angket/kuesioner dan analisis deskriptif kualitatif dengan persentase. Populasi penelitian ini adalah seleuruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMPN se-Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan. Sampel yang diambil sebanyak 90 siswa. Variabel yang diteliti adalah motivasi mengikuti ekstrakurikuler bola voli yang terbagi atas motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa motivasi siswa mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMPN se-Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan dapat dikategorikan tinggi, dimana 89 atau 98,8% orang responden dapat dikategorikan memiliki motivasi tinggi sedangkan 1 atau 1,1% orang responden dapat dikategorikan cukup tinggi. Secara spesifik motivasi siswa dapat dikategorikan menjadi motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik siswa dikategorikan tinggi dimana 90 atau 100% orang responden berada dalam kategori tinggi. Pada motivasi ekstrinsik 87 atau 96,6% orang responden dikategorikan memiliki motivasi ekstrinsik yang tinggi sedangkan 3 atau 3,3% orang responden dikategorikan cukup tinggi. Saran bagi para guru terutama guru pendidikan jasmani dan kesehatan dapat mempertahankan motivasi siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli. Pihak sekolah dan guru pembina dapat mempertahankan bahkan meningkatkan aspek-aspek eksternal yang mempengaruhi motivasi yakni saran dan prasarana penunjang ekstrakurikuler bola voli.
Motivasi Peserta Didik dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Bola Basket
Nengah Distha Arimbawa;
I Wayan Artanayasa;
Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43944
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar motivasi peserta didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Kintamani, Teknik yang digunakan adalah memberikan pertanyaan kepada responden yang nantinya akan dijawab sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Skor yang diperoleh dari angket kemudian di analisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif kualitatif yang dituangkan dalam bentuk presentase. Dalam penelitian ini instrument yang digunakan adalah angket skala sikap yang berisi pernyataan dan digunakan untuk mengungkap motivasi peserta didik terhadap ekstrakurikuler bola basket ditinjau dari faktor intrinsik (rasa tertarik, perhatian, dan aktivitas) dan faktor ekstrinsik (lingkungan dan alat/fasilitas). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket yakni 25 orang. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa motivasi peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMA Negeri 1 Kintamani dengan skor rata-rata 187,81 tergolong sangat tinggi. Bagi peneliti selanjutnya, hendaknya menggunakan sampel yang berbeda, populasi yang lebih luas, dan instrumen yang lebih baik lagi. Sehingga diharapkan motivasi siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler bola basket dapat diidentifikasi secara luas.
Survey Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar PJOK Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Swasta Masehi Berastagi Sumatera Utara
Ayup Sanjaya Purba;
I Putu Darmayasa;
Ni Luh Putu Spyanawati
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43945
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui survei pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar PJOK peserta didik kelas VIII SMP Swasta Masehi Berastagi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode survei. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII SMP Swasta Masehi Berastagi Sumatera Utara Tahun Ajaran 2021/2022 sebanyak 82 orang peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket pembelajaran daring. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase pada tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa survei pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar PJOK berada pada kategori sangat baik 9 peserta didik (sebesar 11%), kategori baik 46 peserta didik (sebesar 56,1%), kategori cukup 23 peserta didik (sebesar 28%), kategori kurang 4 peserta didik (sebesar 4,9%), dan kategori sangat kurang 0 peserta didik (sebesar 0%). Jadi dapat disimpulkan bahwa Survei pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 terhadap hasil belajar PJOK pada peserta didik kelas VIII SMP Swasta Masehi Berastagi Sumatera Utara Tahun Ajaran 2021/2022 berada pada kategori baik. Disarankan kepada guru PJOK untuk senantiasa meningkatkan hasil belajar PJOK melalui pembelajaran daring pada peserta didik kelas VIII SMP Swasta Masehi
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Tingkat SMA Negeri Se-Kabupaten Gianyar Bali
Ni Kadek Merta Nadi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.44264
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 tingkat SMA Negeri se-Kabupaten Gianyar Bali. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru mata pelajaran PJOK di SMA Negeri se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 26 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 orang guru PJOK. Teknik analisis data pada riset ini adalah penelitian deskriptif. Sedangkan untuk menganalisa kuesioner digunakan Skala Likert untuk menghitung data kuesioner yang diisi oleh responden. Hasil riset menunjukkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran PJOK pada masa pandemi COVID-19 se-Kabupaten Gianyar telah berjalan dengan baik dengan nilai rata-rata sebesar 4,20 dengan kategori baik. Tanggapan guru PJOK dalam pembelajaran PJOK pada masa pandemi Covid-19 menyatakan bahwa peserta didik dapat dengan baik mengikuti pembelajaran daring dengan bantuan media yang telah disepakati bersama-sama.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 4 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Bagus Firmansyah;
wahjoedi wahjoedi;
Made Kurnia Widiastuti Giri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v7i3.45138
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar Teknik Passing Bola Voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimenta) dengan menggunakan rancangan postest only control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A dan VIII B SMP N 4 Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 54 orang. Data hasil belajar dikumpulkan melalui posttest. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil posttest kelompok eksperimen diperoleh rata-rata 77,96 dan kelompok kontrol 86,11. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji Independet Samples T-test adalah sig 0,000<0,05. Berdasarkan hasil analisis data tes, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik passing bola voli siswa kelas VIII SMP N 4 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018. Disarankan untuk proses pembelajaran PJOK teknik passing bola voli di SMP N 4 Sukasada, guru dapat menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD.
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Basket
Ni Luh Riskayani
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v10i1.47192
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar bola basket melalui penerapan model pembelajaran PBL pada peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Abiansemal tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitan adalah peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Abiansemal berjumlah 37 terdiri dari 16 putra dan 21 putri. Data dianalisis menggunakan statistik diskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing bola basket pada observasi awal 5,42 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,14 (cukup aktif) dan 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola basket dari observasi awal sebesar 62,84% (kurang baik), pada siklus I 77,23% (cukup baik) dan 86,76% (baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran PBL pada peserta didik pada kelas VII F SMP Negeri 1 Abiansemal tahun pelajaran 2021/2022. Disarankan pada guru penjasorkes SMP Negeri 1 Abiansemal untuk menerapkan model pembelajaran PBL karena dapat meningkatkan aktivitas hasil belajar passing bola basket.
Pemetaan Sarana Prasarana Pembelajaran PJOK pada SMA/SMK Se-Kecamatan Kubu di Kabupaten Karangasem
I Made Krisnanta Berliyanta;
I Ketut Budaya Astra;
I Gede Suwiwa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v10i1.47193
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana PJOK di SMA/SMK se-Kecamatan Kubu. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah 4 sekolah SMA/SMK se-Kecematan Kubu. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan cara mengklasifikasikan jenis data yang diperoleh dari lembar instrument. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut (1) Dari 38 jenis sarana pembelajaran tersebut pada masing-masing sekolah memiliki jumlah sarana yang berbeda-beda dan di totalkan secara keseluruhan dari SMA/SMK se-Kecamatan Kubu Jumlah sarana keseluruhan 297, yang berkondisi baik sebanyak 286 buah dengan persentase 96,3%. Selanjutnya yaitu sarana yang berkondisi rusak sebanyak 11 buah dengan persentase 3,8%.. Sarana yang berkondisi standart sebanyak 283 sarana dengan persentase 95,2 %, untuk yang modifikasi sebanyak 14 sarana dengan persentase 4,8 % dari jumlah total sarana keseluruhan yaitu 297. (2) Jumlah fasilitas prasarana dijumlahkan total keseluruhannya yaitu 18 prasarana dan yang berkondisi baik 18 dengan persentase 100 % berkondisi baik. Sedangkan dari 18 prasarana yang berstatus milik sendiri yaitu 16 dengan persentase 88,9% dan yang berstatus meminjam atau menyewa berjumlah 2 dengan persentase 11,1%. Kemudian untuk status kualifikasi dari 18 prasarana untuk yang standart yaitu 18 dengan persentase 100% dan modifikasi sebanyak 0 modifikasi dengan persentase 0%. Disimpulkan bahwa Sarana dan prasarana penunjang pembelajaran PJOK di SMA/SMK se-Kecamatan Kubu ini sudah baik, namun pengelolaan serta perawatannya perlu ditingkatkan dan diperhatikan lagi.