cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK LOMPAT JAUH Eka Giri Astika, I Putu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.361

Abstract

I Putu Eka Giri Astika PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: ekagiriastika@yahoo.co.id ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dasar lompat jauh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini di laksanakan dalam 2 siklus, yaitu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Grokgak, jumlahnya 40 siswa, 24 siswi putra dan 16 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil analisis aktivitas belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 78,62 yang berada pada kategori aktif dan siklus II mencapai 98,37yang berada pada kategori  Sangat aktif. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan 18,12 sedangkan pada hasil belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 77,50% berada pada kategori  Sangat baik dan siklus II mencapai 100% yang berada pada kategori sangat baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 22,50%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Grokgak tahun pelajaran 2012/2013. Oleh karena itu, peneliti menyarankan guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh Kata-kata Kunci: pembelajaran kooperataif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh.
KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAK BOLA ., I Putu Waliana; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2381

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar dribbling sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Tembuku, yang berjumlah 22 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar dribbling sepak bola menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar mengalami peningkatan sebesar 27,27% (6 siswa) dari observasi awal ke siklus I, kemudian dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 13,64% (3 siswa), dan dari observasi awal ke siklus II meningkat sebesar 86,36% (19 siswa). Sedangkan analisis data hasil belajar dari observasi awal ke siklus I tidak mengalami peningkatan kemudian dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 9,0% (2 orang), dan dari observasi awal ke siklus II. meningkat sebesar 9,0% (2 orang). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar dribbling sepak bola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Tembuku Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, Dribbling sepak bola This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques of soccer dribbling through the implementation of the STAD cooperative learning model. This is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class XII IPA1 SMA Negeri 1 Tembuku, which amounts to 22 people. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The observation data analysis results learning early activities using soccer dribbling inner leg and the outer leg is 27.27 % ( 6 students ) from the initial observation to cycle I. Then increased by 13.64 % ( 3 students ) from cycle I to cycle II , and increased by 86.36 % ( 19 students ) from the initial observation to the second cycle. The study results were not increased 0 % from initial observations to the first cycle and then increased by 9.0 % ( 2 ) of the first cycle to the second cycle, and increased by 9.0 % ( 2 ) from the initial observation to the second cycle. Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes soccer dribbling increased through the implementation of STAD cooperative learning model to class XII students of SMA Negeri 1 Tembuku IPA1 Academic Year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use STAD cooperative learning model because it can increase activity and student learning outcomes.keyword : STAD , learning activities , learning outcomes , dribbling soccer
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN VIDEO MODEL ADDIE MATERI ATLETIK TOLAK PELURU GAYA MEMBELAKANGI ., SANDY CANDRA P; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14823

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa media video pembelajaran dengan model ADDIE materi Atletik Tolak Peluru Gaya Membelakangi (O’Brien) untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukasada. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE meliputi 5 tahap yaitu: tahap Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation),dan Evaluasi (Evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, pencatatan dokumen dan kuesioner. Langkah validasi bahan yang meliputi empat tahapan yaitu: evaluasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji lapangan. Data analisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi media ditinjau dari aspek isi adalah baik dengan persentase 93,33%. Validasi media ditinjau dari aspek media pembelajaran adalah sangat baik dengan persentase 90,00%, Validasi media ditinjau dari aspek desain pembelajaran adalah baik dengan persentase 95,50%. Hasil uji perorangan adalah sangat baik dengan persentase 96,66%, hasil uji kelompok kecil adalah baik dengan persentase 92,00%, hasil uji lapangan sangat baik dengan persentase 88,14%. Dari hasil diatas maka dapat dikatakan bahwa media video pembelajaran dengan model ADDIE materi Atletik Tolak Peluru Gaya Membelakangi (O’Brien) dapat dikatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran atau penelitian lebih lanjut.Kata Kunci : pengembangan, media video pembelajaran, model ADDIE The purpose of this research is to develop the learning products in the form of media video learning for the subjects Penjasorkes learning basic athletic material to decline in the back turning force which model ADDIE for grade VIII SMP Negeri 3 Sukasada students. Model which is used is ADDIE that consists of 5 steps namely : analysis, design, development, implementation, and evaluation. A data collection method which is used in this study is questionnaire. The validation of the learning materials adopting Dick Carey and Carey Formative evaluation model, which has four steps namely expert evaluation, individual trial, small group trial, and field trial. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analiysis. The results of the research showed that the validity of the media in terms of content aspects is good at 93.33%, media validation is reviewed from the aspek of instructional media is very good at 90,00%, the validity of the media in terms of design aspect of the learning media is good at 95,50%. The result of Individual trial was very good at 96,66%, the result of trial for small group is good at 92,00%, the above result of field trial is very good at 88,14%. From the result above it can be said that the video learning media ADDIE model of athletic material to decline in the back turning force can be said to be valid and can be used for learning or further research.keyword : Development, Media video learning, Model ADDIE
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI BUDAYA HIDUP SEHAT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMA ., Ni Luh Karmila; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11330

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) menggambarkan proses rancang bangun multimedia interktif pada mata pelajaran Penjasorkes SMAN 2 Banjar 2) mengetahui validasi multimedia interaktif. Masalah dalam penelitian ini adalah dalam pembelajaran Penjasorkes materi Budaya Hidup Sehat Narkoba bersifat konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan ( research and development ) model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangan model ADDIE meliputi : analisis (analyze), perencanaan (Design), Pengembangan (Development), penerapan (Implementation), evaluasi (Evaluation). Dengan menggunakan rancangan penelitian Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar. Setelah mencapai tahap pengembangan dihasilkan produk awal kemudian divalidasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan proses rancang bangun Multimedia Interaktif terdiri dari lima tahapan model ADDIE yaitu analisis (Analyze), perancangan (Design), pengembangan (Development), penerapan (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 86% (baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 92% (sangat baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 93% (sangat baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 94% (sangat baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 91,16% (sangat baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 91,95% (sangat baik). Diharapkan bagi peneliti lain melakukan eksperimen untuk mengetahui efektifitas multimedia interaktif ini, dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Kata-kata kunci:multimedia Interaktif, Pengembangan Model ADDIE This study aims to 1) describe the process of interactive multimedia design on subjects Penjasorkes SMAN 2 Banjar 2) to know the validation of interactive multimedia. The problem in this research is in learning Penjasorkes material Culture Healthy Living Drugs are conventional. This research is a research development (research and development) development model used is ADDIE model. Steps for developing the ADDIE model include: analysis (analyze), planning (Design), Development (Development), Implementation (Evaluation), Evaluation (Evaluation). By using the research design of research subjects are the students of class X SMA Negeri 2 Banjar. After reaching the development stage the initial product is generated and then validated by a subject content expert, a learning design expert, and an instructional media expert. The products are then tested to students through three stages: individual trials, small group trials, and large group trials. Data collection method used in this research is questionnaire method. In this study, questionnaires were used to collect data from expert review and student trial. Data were analyzed by qualitative descriptive analysis technique and quantitative descriptive analysis. The results of the research show that the Interactive Multimedia design process consists of five stages of the ADDIE model: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Interactive multimedia validation results from: 1) expert test content is at 86% (good); 2) test of learning design expert at 92% (very good); 3) test of instructional media at 93% (very good); 4) individual testing at 94% (very good); 5) small group test at 91.16% (excellent); 6) large group trials are at 91.95% (very good). It is expected for other researchers to conduct experiments to determine the effectiveness of interactive multimedia, in improving student achievement. keyword : Keywords: Interactive multimedia, ADDIE Model Development
IMPLEMENTASI KOOPERATIF JIGSAW I MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Sudarsana, I Made
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1771

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw I pada siswa kelas X B SMA Negeri 1 Amlapura. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X B SMA  Negeri 1 Amlapura berjumlah 35, terdiri dari 19 siswa putra dan 16 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik passing bola voli pada observasi awal 5,43 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,81 (cukup aktif) dan 8,06 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik passing bola voli dari observasi awal sebesar 45,71% (sangat kurang), pada siklus I 71,42% (baik) dan 85,56% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa teknik passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw I pada siswa kelas X B  SMA Negeri 1 Amlapura tahun pelajaran 2013/2014.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model Jigsaw I on X B grade students of SMA Negeri 1 Amlapura. This research is a classroom action research is the teacher as researcher. Conducted in two cycles consisting of stages of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects were X B grade students of SMA Negeri 1 Amlpura; 35 students consisting of 19 male and 16 female student. Data were analyzed by descriptive statistics. Based on the results of data analysis techniques for learning activities on the basis of passing a volleyball preliminary observations 5.42 (modertely active), and the first cycle increased to 6.81 (moderately active) and 8.06 (active) in the second cycle. While the percentage of passing learned the basic techniques of volleyball preliminary observations by 45.71% (very less), 77.9% in the first cycle (pretty good) and 91.42% (excellent) on the second cycle. Based on the results of data analysis and the discussion concluded that the activities and outcomes of student learning the basic techniques of volleyball passing up through the application of cooperative learning model Jigsaw I on X B grade students of SMA Negeri 1 Amlapura school year 2013/2014.   Kata-kata Kunci: Jigsaw I, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., Rifky Perdana .s; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII-3 SMP Laboratorium UNDIKSHA Singraja yang berjumlah 33 orang siswa (18 orang putra dan 15 orang putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 7,62 (aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 8,58 (aktif). Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 45,45% (belum tuntas), dan meningkat pada siklus II menjadi 100% (tuntas).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII-3 SMP Laboratorium UNDIKSHA Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli. . Kata Kunci : kooperatif STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola voli. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model type STAD. This research is a class act with a form teacher as researcher, conducted in two cycles, comprising the step plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The research subject is class VII-3 SMP Laboratorium UNDIKSHA Singaraja numbering 33 people, (18 man and 15 woman student). Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis the average activity in the classical study in the first cycle of 7.62 (active), and increased in the second cycle becomes 8.58 (active). While completeness of student learning outcomes in the classical style in the first cycle of 45.45% (very less), and increased in the second cycle into 100% (very good). Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing volleyball improved through the implementation of cooperative learning model STAD in class VII-3 SMP Laboratorium UNDIKSHA Singaraja the academic year 2015/2016. It is the recommended to physical education to teachers in order to implement cooperative learning model STAD, as shown to increase the activity and results of learning the basic techniques of passing a volleyball. keyword : cooperative STAD, learning activities, learning outcomes, passing volleyball.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI Wira Adhi, Dewa Putu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 2 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i2.510

Abstract

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI I Dewa Putu Wira Adhi PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: wira.adhi@yahoo.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XA SMA Negeri 1 Selemadeg tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas XA SMA Negeri 1 Selemadeg, berjumlah 32 orang dengan rincian 16 orang putra dan 16 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 8,18 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9.35 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,17. Persentase hasil belajar berguling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 71,88% (baik), dan pada siklus II sebesar 84,38% (baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 12,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XA SMA Negeri 1 Selemadeg tahun pelajaran 2012/2013.Kata-kata kunci: Model pembelajaran   kooperatif   tipe   STAD,   aktivitas,   hasil     belajar, senam  lantai.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA ., I Made Wawan Surya Atmaja; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Singaraja, berjumlah 20 orang dengan rincian 9 putra dan 11 putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing sepakbola secara klasikal 5,4 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat 1,2 menjadi 6,6 (cukup aktif) dan meningkat 1,7 menjadi 8,3 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase analisis data ketuntasan belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal sebesar 73,6%, setelah diberi tindakan pada siklus I ketuntasan meningkat 1,7% menjadi 75,3% dan meningkat 8% menjadi 83,3% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data, aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Singaraja. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada siswa.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif,tipe NHT, sepakbola. This study aims to improve the activities and learning outcomes of the basic technique of football passing through the implementation of NHT cooperative learning model. This study is a classroom action research study which was conducted in two cycles consist of action planning, action implementation, observation and reflection. The subject of the study was 20 students of grade VIII B SMP Negeri 7 Singaraja, consist of 9 male and 11 female students. The data analysis was done through descriptive statistic analysis. The result of initial observation data of learning football passing in classical way was 5,4 (fairly active), during the cycle I, it was increasing for 1,2 and become 6,6 (fairly active), during the cycle II, it was increasing for 1,7 to become 8,3 (active). Meanwhile, the percentager of data analysis of learning outcomes during the initial observation on learning outcomes of football passing was 73,6%, during the cycle I it was increasing for 1,7% to become 75,3% and also increasing for 8% to become 83,3% during the cycle II. Based on the result of data analysis, it can be concluded that the implementation of NHT cooperative learning model can improve the activities and learning outcomes of learning football passing activity of the students of grade VIII B SMP Negeri 7 Singaraja. It is suggested for the physical education teacher to implement NHT cooperative learning model in order to improve students' activities and learning outcomes of learning basic techniques of football passing.keyword : cooperative learning, NHT type , football
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR SIKAP PASANG PENCAK SILAT ., ASWAN RIADI; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14840

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media kartu bergambar terhadap hasil belajar teknik dasar sikap pasang pencak silat pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian eksperimen sungguhan (true experimental) dengan rancangan the randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Populasi yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah keseluruhan 203. Sampel mengunakan simple random sampling, diperoleh kelas X MIA 2 dengan jumlah keseluruhan 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas X MIA 1 dengan jumlah keseluruhan 24 orang sebagai kelompok kontrol. Penelitian dilakukan dengan dua kali perlakuan di luar pretest dan posttest. Data hasil belajar dikumpulkan dengan cara tes essay dan unjuk kerja siswa. Analisis menggunakan Ujit-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Nilai rata-rata kelompok eksperimen 0,74 dan niali rata-rata kelompok kontrol 0,45 hal ini menunjukkan bahwa 0,74>0,45. Signifikansi pada uji hipotesis diperoleh melalui Uji-t adalah 0,000 yaitu p0.45. The significance of the hypothesis test obtained through t-Test is 0.000 ie p
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR TENDANGAN PENCAK SILAT DENGAN KARTU BERGAMBAR ., Gusti Bagus Maha Aryasa; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media kartu bergambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, prosedur pengembangan menggunakan model Luther meliputi 6 tahapan yaitu: tahap konsep, desain, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Langkah validasi bahan ajar mengadopsi model evaluasi formatif Dick, Carey, dan Carey yang meliputi empat tahapan yaitu evaluasi pakar atau ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji lapangan. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli isi adalah baik dengan persentase 89%. Ahli media adalah sangat baik dengan persentase 96%, ahli desain adalah baik dengan persentase 88%. Hal ini artinya media sudah memenuhi kelayakn untuk diujicobakan. Hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar adalah sangat baik dengan perolehan persentase masing-masing 94,3%, 91.4%, 91%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan media pembelajaran kartu bergambar teknik dasar tendangan pencak silat layak digunakan oleh siswa di sekolah.Kata Kunci : kartu bergambar, media, pengembangan This Research has purpose to develop the picture card media product. The type of this research is development research, development procedure using Luther model which encompasses 6 stages, namely: concept, design, collection of materials, making, testing, and distribution. The teaching material validation step adopts a formative evaluation Dick, Carey, and Carey model which includes four stages, such as: expert or expert evaluation, trial individuals, small group trials, and field trials. The data analysis used is Qualitative Descriptive and Quantitative Descriptive Research. The results show the validation of the content expert is good with percentage of 89%. Media experts are excellent with 96%, design experts are good with 88%. It means the media has fulfilled the need for tested. The Results of individual trials, small group trials, and large group trials are excellent with a percentage gain of 94.3%, 91.4%, 91%, respectively. Based on the result of the research, it is concluded that the instructional media of basic technique picture card of pecak silat’s kick suitable for used by students at school.keyword : Picture Card, Media, Development

Page 24 of 140 | Total Record : 1393