cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
Pengaruh Lama Waktu Dehidrasi Osmosis Strawberry Terhadap Sifat Fisik Warna dan Viskositas Desseert No Bake Strawberry Cheesecake Dita Permatasari; H Laili; Issu tarti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i3.31651

Abstract

Abstrak No baked strawberry cheesecake merupakan cold dessert yang mudah mencair bila berada si suhu ruang. Perlu dilakukan perlakuan untuk mengurangi kadar air dengan cara dehidrasi osmosis pada buah strawberry agar no baked strawberry cheesecake tidak mudah mencair pada suhu ruang. Perlakuan dehidrasi osmosis pada buah strawberry dilakukan dengan waktu yang berbeda (3 jam, 5 jam, dan 7 jam). Penelitian dilakukan untuk mengetahui sifat fisik (warna, viskositas), dan sifat kimia (pH dan vitamin C). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yang berbeda yaitu pada waktu dehidrasi osmosis strawberry dan dengan dua kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan ONE-WAY ANOVA dan apabila terdapat pengaruh, maka dilakukan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi osmosis pada buah strawberry dengan waktu 3 jam memiliki sifat kimia terbaik yaitu pH 4,80, vitamin C 54,085 mg/100g. kecerahan warna (L) tertinggi terdapat pada waktu dehidrasi osmosis strawberry 3 jam dengan nilai 71,93. Warna kemerahan (a+) tertinggi.terdapat pada waktu dehidrasi osmosis strawberry 7 jam dengan nilai 19,147 dan warna kuning (b+) tertinggi terdapat pada waktu dehidrasi osmosis strawberry 7 jam dengan nilai 26,467.  Viskositas tertinggi terdapat pada waktu dehidrasi osmosis strawberry 7 jam dengan nilai 163018,75 cP. Kata kunci: Strawberry, Cream Cheese, No Baked Strawberry Cheesecake, Dehidrasi Osmosis AbstractNo baked strawberry cheesecake is a cold dessert that melts easily at room temperature. The treatments are needed to be done to reduce water content by doing osmosis dehydration on strawberries, so that no baked strawberry cheesecake does not melt easily at room temperature. Osmosis dehydration treatment on strawberries was carried out at different times (there are 3 hours, 5 hours, and 7 hours). This study was conducted to determine the physical properties (like color, viscosity) and chemical properties (pH and vitamin C). This study is an experimental study that using RAL research design with three different treatment which are the time duration of strawberry osmosis dehydration and two repetitions The data were analyzed using ONE-WAY ANOVA and if there was a significant effect, a further DMRT test was carried out. The results showed that osmotic dehydration in strawberries within 3 hours had the best chemical properties, with the pH of 4.80, vitamin C 54.085 mg / 100g. The highest color brightness (L) was found at 3 hours of strawberry osmosis dehydration with a value of 71.93. The highest reddish color (a +) was found at 7 hours of strawberry osmosis dehydration with a value of 19.147 and the highest yellow color (b +) was at 7 hours of strawberry osmosis dehydration with a value of 26.467. The highest viscosity was found at 7 hours of strawberry osmosis dehydration with a value of 163018.75 cP. Keywords : Strawberry, Cream Cheese, No Baked Strawberry Cheesecake, Osmosis Dehidration.
ANALISIS MANAJEMEN DAN KUALITAS MAKANAN KARYAWAN DI KYRIAD HOTEL BUMIMINANG PADANG Ikhsan Tri Syahputra; Lise Asnur
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i1.31990

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Manajemen dan Kualitas Makanan Karyawan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen dankualitas makanann karyawan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya keluhan-keluhan karyawan yang menikmati makanan di kantin Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Adapun keluhan yang dapat ditemukan peneliti adalah salah satunya yaitu karyawan mengatakan bahwa makanan yang dihidangkan tidak sesuai dengan menu yang telah ditetapkan oleh HRD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 responden. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Jenis nonprobability sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner atau angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer SPSS versi 20.00.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Manajemen makanan berada pada kategori tidak setuju dengan nilai persentase 28,8% yang artinya manajemen makanan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang tidak baik dan tidak sesuai dengan harapan karyawan dan Kualitas makanan berada pada kategori setuju dengan nilai persentase 36,3% yang artinya kualitas makanan yang diberikan ke karyawan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang sudah baik dan sesuai dengan keinginan dan harapan dari karyawan itu sendiri.Kata kunci: Manajemen, Kualitas Makanan, Kyriad Hotel Bumiminang Padang
ANALISIS KUALITAS MAKANAN KARYAWAN DI ROCKY PLAZA HOTEL PADANG Aura Firstania M.S; Lise Asnur
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i1.31992

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Kualitas Makanan Karyawan di Rocky Plaza Hotel Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas makanann karyawan di Rocky Plaza Hotel Padang. Kualitas makanan merupakan komponen terpenting dan utama yang harus diperhatikan, karena adanya kualitas makanan yang baik akan berdampak positif pada persepsi karyawan. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya keluhan-keluhan karyawan yang menikmati makanan di kantin Rocky Plaza Hotel Padang. Adapun keluhan yang dapat ditemukan peneliti adalah salah satunya yaitu karyawan mengatakan bahwa makanan yang dihidangkan tidak variatif dari segi warna, penampilan, dan lain sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 91 responden. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik probability sampling. Jenis probability sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner atau angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer SPSS versi 20.00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Kualitas makanan berada pada kategori kurang setuju dengan nilai persentase 40,6% yang artinya kualitas makanan yang diberikan ke karyawan di Rocky Plaza Hotel Padang sudah cukup dan sesuai dengan keinginan dan harapan dari karyawan itu sendiri.Kata kunci: Kualitas Makanan, Rocky Plaza Hotel Padang
ANALISIS SUSUNAN MENU KANTIN KARYAWAN DI KYRIAD HOTEL BUMIMINANG PADANG Yudha Baskoro Putra; Lise Asnur
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i1.31994

Abstract

Penelitian ini berjudul.Analisis Susunan Menu Kantin Karyawan Di Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Tujuan dari penelitian ini.adalah untuk menganalisis susunan menu di kantin karyawan Hotel Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Adapun keluhan yang dapat ditemukan oleh peneliti adalah salah satunya yaitu cita rasa, tekstur,.warna yang kurang bervariasi.terhadap makanan yang dihidangkan di kantin karyawan Hotel Kyriad Bumi Minang Padang. Penelitian ini merupakan penelitian..deskriptif kuantitatif dengan metode survey Jumlah sampel.dalam penelitian ini adalah 66 responden. Cara pengambilan sampel.dengan menggunakan teknik non probability sampling. Jenis non probability sampling yang digunakan adalah sampling..jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner atau angket dengan menggunakan skala.likert. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program computer..SPSS versi 20.00. Hasil penelitian ini menunjukkan.bahwa: Susunan menu..kantin karyawan Kyriad Hotel Bumiminang Padang berada padaakategori Baik dengan nilai persentase 27% yang artinya susunan menu di kantin karyawan Kyriad Hotel Bumiminang Padang sudah baik sesuai dengan keinginan danaaharapan dari karyawan Kyriad Hotel Bumiminang Padang.Kata kunci: Analisis,.Susunan.Menu, Kyriad Hotel Bumiminang Padang
ANALISIS KUALITAS MAKANAN KARYAWAN YANG DISAJIKAN DI THE AXANA HOTEL PADANG Lia Ade Ema Safitri; Lise Asnur
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i1.31995

Abstract

Penelitian ini berawal dari hasil penelitian sebelumnya yang mana terdapat masalah mengenai tidak adanya konsistensi pada daftar menu yang telah dibuat, dan presentasi dari makanan tersebut tidak menarik , terlihat pucat dan tidak berwarna , dan tidak bervariasi, dan makanan pun tidak terlihat fresh lagi dan penyajian makanannya pun berantakan/tidak disusun rapi. Tidak adanya garnish dan variasi warna pada makanan tersebut. Untuk melanjutkan masalah dimana masih terdapatnya masalah-masalah yang berkenaan mengenai kualitas makanan karyawan di The Axana Hotel Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas makanan karyawan yang disajikan di The Axana Hotel Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang ada di The Axana Hotel Padang. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah probability sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket (kuesioner)dengan menggunakan skala likertyang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya data dianalisis melalui tabulasi data dan deskriptif data menggunakan persentase. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa kualitas makanan karyawan di The Axana Hotel Padang berada pada kategori cukup dengan persentase 60%.Kata kunci: Kualitas Makanan, The Axana Hotel Padang
TINJAUAN POTENSI DAYA TARIK WISATA TALUN TUJUH BIDADARI SUNGAI KUYUNG INDERAPURA SELATAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Shinta Yenisman; Lise Asnur
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i1.31996

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh potensi daya tarik wisata Talun Tujuh Bidadari Sungai Kuyung Inderapura Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan. Talun Tujuh Bidadari ini memiliki potensi yang ditinjau dari berbagai aspek salah satunya tentang keindahan alam, dan budaya yang ada. Oleh karena itu, terkait dengan potensi daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, penelitian ini mendeskripsikan hal-hal yang menjelaskan bagaimana potensi daya tarik wisata di Talun Tujuh Bidadari Sungai Kuyung Inderapura Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan data kualitatif menggunakan metode survei. Data diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini melibatkan sebanyak tujuh orang yang terdiri dari satu orang Wali Nagari Inderapura Selatan, satu orang pengelola sekaligus Ketua Unit Pariwisata Inderapura Selatan, dari masyarakat setempat yang terdiri dari dua orang, dan tiga orang dari pengunjung objek wisata. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya tarik wisata ini berpotensi untuk dikembangkan dari segi atraksi wisata, aksesibilitas, fasilitas pendukung, fasilitas penunjang dan komunitas yang sangat mendukung dalam pengembangan daya tarik wisata talun tujuh bidadari ini. Pariwisata diharapkan dapat berdampak positif bagi dunia pariwisata Indonesia khususnya Kabupaten Pesisir Selatan itu sendiri, sehingga perlu perhatian dari pemerintah, masyarakat dan swasta dalam mengembangkan potensi daya tarik wisata di Pancung SoalKata Kunci: Talun Tujuh Bidadari, Pariwisata, Potensi Daya Tarik Wisata. 
Tata Rias Pengantin Bali Madya Khas Kabupaten Jembrana Made Yustika Yani; Ni Ketut Widiartini; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana yang ditinjau dari segi tata rias wajah, tatanan rambut, busana, serta aksesoris yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan tata rias wajah pengantin wanita meliputi: serinata, alis-alis, gecek, foundation, bedak, shading, eyeshadow, dan lipstik. Pengantin pria: foundation, bedak, alis-alis, eyeshadow dan lipstik. Tatanan rambut pengantin wanita meliputi: penggunaan sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, bancangan, puspo lembo, bunga sandat emas, bunga kap, bunga cempaka putih, kuning, bunga sandat dan bunga pucuk emas. Pengantin pria: tidak ada penataan khusus, hanya rambut yang disisir rapi dan di hair spray. Busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamben motif cerari kotak, selendang motif rujak boni, selendang motif mastuli hitam, selendang motif jembatan cinta. Pengantin pria: kamben, saput, stagen, umpal dan udeng. Aksesoris pelengkap pengantin wanita meliputi: subeng cerorot, kalung binar, gelang nagasatru. Pengantin pria: rumbing, bros binar, dan keris. Di setiap Kabupaten memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri serta memiliki 3 tingkatan dalam tata rias serta busananya. Tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana memiliki ciri khas yaitu sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, serta busananya sebagian besar menggunakan kain tenunan khas Jembrana.
Perkembangan Tata Rias Pengantin Bali Madya Gaya Badung Cok Istri Sri Pradnya Dewi; Made Diah Angendari; Ni Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v11i3.32289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan tata rias pengantin Bali Madya gaya Badung di tinjau dari (1) tata rias wajah, (2) penataan rambut, (3 )busana, dan (4) aksesoris. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil ini menunjukkan (1) bahwa telah terjadi perkembangan pada tata rias pengantin Bali Madya gaya Badung terkait, tata rias wajah, (2) penataan rambut, (3) busana, dan (4) aksesoris. Perubahan terjadi dikarenakan ketersediaan bahan yang terbatas dan penyesuaian hiasan kepala dengan busana. Pada penataan rambutnya yaitu semi tidak dibentuk menggunakan malem karena sulitnya mencari bahan tersebut. Busana pengantin Bali Madya tidak mengalami perubahan yang signifikan hanya terdapat perkembangan pada motif dan warna. Pada hiasan kepala pria dahulu menggunakan songket dan sekarang menggunakan prada disesuaikan dengan busana yang digunakan tanpa mengubah teknik melipat agar tidak menghilangkan makna yang terkandung di dalamnya.
Identifikasi Accessibillity Pada Objek Wisata Di Desa Sambangan Sebagai Desa Wisata Putu Dewinta Arystiana
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v11i3.32301

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan accessibility pada objek wisata di desa sambangan, (2) mendeskripsikan kendala dalam penyediaan accessibility pada objek wisata di desa sambangan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara dan lembar observasi. Adapun hasil dari penelitian ini, antara lain: (1) accessibility pada objek wisata di desa sambangan dibagi menjadi dua yakni, pada objek wisata alam dan pada objek wisata buatan. Akses jalan pada objek wisata alam dapat diakses dengan berjalan kaki menelusuri jalan semi permanen agar lebih mudah dilalui yang berada di tengah hutan Desa Sambangan. Sedangkan akses jalan pada objek wisata buatan dapat diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kondisi jalan beraspal. Untuk akses informasi pihak pengelola objek wisata bersama dengan Kelompok Darwis Tunjung Mekar Desa Sambangan melakukan beberapa upaya dalam melakukan promosi dan publikasi antara lain : pembuatan pamflet, pemasangan baliho, dan dibagikan lewat media sosial facebook, instragram, dan website. Pada setiap objek wisata sudah disediakan area parkir untuk para wisatawan yang cukup digunakan menampung kendaraan para wisatawan. (2) kendala dalam penyediaan accessibility pada objek wisata di Desa Sambangan antara lain : letak geografis lebih ke pegunungan, pemodalan dalam menyediakan aksesibilitas tidak dapat direalisasikan untuk seluruh objek wisata, jalan menuju objek wisata terbilang sempit, kurangnya lampu penerangan jalan pada malam hari, dan pelepasan lahan. Kata Kunci : accessibility, objek wisata, Desa Sambangan AbstractThis study aims to (1) describe accessibility in tourist attractions in sambangan village, (2) describe the constraints in providing accessibility to tourist attractions in sambangan village. The type of research used is descriptive qualitative. Data collection is done through observation method, interview method and documentation. The instruments used in this study are interview guidelines and observation sheets. The results of this study, among others: (1) accessibility on tourist attractions in the village sambangan divided into two, namely, on natural attractions and on artificial attractions. Road access to natural attractions can be accessed by walking along a semi-permanent road to make it easier to walk in the middle of the forest of Sambangan Village. While road access at artificial attractions can be accessed by using two-wheeled or four-wheeled vehicles with paved road conditions. For access to information, the management of tourist attractions together with the Group Darwis Tunjung Mekar Sambangan Village made several efforts in conducting promotions and publications, among others: making pamphlets, installing billboards, and shared through social media facebook, instragram, and website. In each tourist attraction has been provided a parking area for tourists that is sufficiently used to accommodate the vehicles of tourists. (2) constraints in the provision of accessibility to tourist attractions in Sambangan Village include: geographical location more to the mountains, desecration in providing accessibility can not be realized for all tourist attractions, the road to tourist attractions is fairly narrow, lack of street lighting at night, and land release. Key Word :  accessibility, tourist attractions, Sambangan villageDAFTAR RUJUKAN Blog Teknik Planologi. 2015. Desa Wisata Dalam Konteks Industri Pariwisata. Dalam http://www.radarplanologi.com/2015/10/desa-wisata-dalam-konteks-industri-pariwisata.html.Dewi Martha Erli H, Ketut. 2015. Penentuan Prioritas Pengembangan Infrastruktur Kawasan Wisata Bahari di Desa Sumberejo, Desa Lojejer dan Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember berdasarkan Preferensi Pengunjung dan Masyarakat. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik dan Sipil Perencanaan, Institut Teknologi Sepulus Nopember (ITS). Jurnal TEKNIK ITS Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015.  Irnawati, Ade. 13 April 2016. Industri Pariwisata. Dalam http://industri123.blogspot.com/2016/04/industri-pariwisata.html.Maryaningsih, Novi. Pengaruh Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, Volume 17, Nomor 1, Tahun 2014.Patisa, Roni Dian. 2018. Definisi Pengembangan Pariwisata Bagian 1. Dalam https://formasiberita.blogspot.com/2018/01/definisi-pengembanganpariwisata-bagian.html.Redaksi Haloedukasi. 2013. Pengertian Aksesibilitas Menurut Para Ahli. Dalam https://haloedukasi.com/aksesibilitas Suwantoro. 2000. Syarat-syarat aksesibilitas dan pengukuran aksesibilitas yang ideal. Dalam https://textid.123dok.com/document/nzw9g9gye-konsep-aksesibilitas-aksesibilitas-1-pengertian aksesibilitas.html.Taurus Cahayadi, I Gusti Nyoman. 2015. Kajian Potensi Ekowisata Di Desa Sudaji Sebagai Desa Wisata. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal Bosaparis Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Volume 3, Nomor 1, Tahun 2015. Taya, LA. 2012. Potensi dan Kendala Pengembangan Pariwisata. Dalam http://komunikasipembangunan.blogspot.com/2012/06/potensi-dan-kendala-pengembangan.html.Tourism Soldier. 3 Juni 2013. Teori 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary). Dalam http://www.jejakwisata.com/studies/kajian-pariwisata/43-4a-yang-wajib-untuk-destinasi-wisata.
IDENTIFIKASI TRADISI MEGIBUNG PADA UPACARA DEWA YADNYA DI DESA BESAKIH DAN PENGENALANNYA MELALUI MEDIA YOUTUBE Ni Ketut Susilawati
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 11 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v11i3.32318

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan serangkaian tradisi megibung mulai dari tahap persiapan, pengolahan hidangan, penyajian hidangan dan pelaksanaan megibung Di Desa Besakih, (2) memperkenalkan tradisi megibung di Desa Besakih melalui youtube. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi,  wawancara, dan  dokumentasi. Instrumen penelitian mengunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tradisi megibung di Desa Besakih terdiri dari tahap persiapan, pengolahan hidangan, penyajian hidangan dan pelaksanaan megibung yang dilaksanakan dengan asas kekeluargaan dan gotong royong. Tahap persiapan meliputi persiapan bahan dan alat. Tahap pengolahan merupakan proses mengolah bahan makanan menjadi hidangan megibung. Hidangan yang disajikan terdiri dari nasi, olahan lawar yang meliputi lawar gecok, anyang, lawar belimbing, lawar jeruk dan lawar nangka, sate gede serta kuah trengtengan. Tahap penyajian terdiri dari gibungan yang diletakkan ditengah sele serta olahan lawar diletakkan disisi kanan dan kiri gibungan. Tahap pelaksanaan megibung, peserta duduk melingkar dengan etika tangan kanan mengadap ke gibungan dan berkhirnya acara setelah semua makanan selesai dinikmati. (2) Pengenalan tradisi megibung di Desa Besakih melaui youtube yaitu mendokumentasikan serangkaian acara megibung dengan menampilkan realita yang ada. Penggunaan teknologi menjadi fokus utama media pengenalan yaitu youtube popular  youtube untuk mengunggah video via online, sehingga dapat memberikan dampak edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat mengenai tradisi megibung yang perlu dijaga dan dilestarikan.