cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
TENUN SONGKET NEGARA (SONGKET TANPA SAMBUNGAN) DARI KELOMPOK TENUN PUTRI MAS DI KECAMATAN JEMBRANA Luh Candra Dewi
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32411

Abstract

Tujuan daripada skripsi ini adalah mendeskripsikan (1) proses dibuatnya tenun songket negara (songket tanpa sambungan), (2) motif tenun songket negara (songket tanpa sambungan), (3) penempatan komposisi motif kain tenun songket negara (songket tanpa sambungan) dari kelompok pertenunan Putri Mas di Kecamatan Jembrana. Penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juni tahun 2020. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar wawancara dan lembar observasi. Dalam proses analisis data digunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pada proses dibuatnya tenun songket negara (songket tanpa sambungan) terdiri dari beberapa tahap yaitu, proses pencelupan warna pada benang, proses pemintalan benang (Pengeliingan) dan penggulungan benang (Menghani), dan proses menenun menggunakan alat tenun yang telah domodifikasi dengan diberi nama Alat Tenun Negara. (2) Tenun songket negara (songket tanpa sambungan) terdiri dari motif songket negara bintang taburan, songket negara bintang kurungan, songket bun-bunan, songket djodog renes, songket kahyangan wulanperry, songket suarti sudana, songket kausa karana dan songket megawati soekarno putri yang dibuat dengan teknik songket dengan menggunakan benang warna. (3) Penempatan komposisi motif ditempatkan pada tempat yang sama secara posisi dan ukurannya yang termasuk dalam komposisi simetris. Secara keseluruhan tidak semata-mata ditempatkan satu motif hias, melainkan motif yang lebih banyak ditempatkan atau motif dominan menjadi motif utama sedangkan motif hias yang lainnya hanya menjadi motif pengisi dari seluruh bagian kain.
IDENTIFIKASI BUMBU KHAS TRADISIONAL BALI PADA DESA BALI AGA DI KABUPATEN BULELENG Komang Mega Putri; Luh Masdarini; Risa Panti Ariani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan bumbu tradisional Bali pada Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng bumbu-bumbu yang digunakan pada makanan khas dan makanan sehari-hari. Jenis penelitian ini yaitu deskriftif dan berlokasi pada Desa Bali Aga Di Kabupaten Buleleng. Teknik Pemilihin informan yaitu  (1) Pusposive Sampling dan (2) Random Sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi dan (2) wawancara, sedangkan instrument penelitian yang digunakan yaitu  (1)  lembar observasi dan (2) panduan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriftif kualitatuf. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa bumbu tradisional pada Desa Bali Aga di Kabupaten Buleleng yaitu dari Base gede/wayah, base selem, base bawang jahe, base colok, base manis, sambal mba, sambal nyuh ,basan ketekan (wewalungan), basan ketekan (isin bet/alas), base pengenep, base uyah sere tabia, base sune cekuh ,  base pelalah, base kables, base plecing, base serosop, base kela,  dan base nyangluh. Kata-kata kunci: identififkasi, Bumbu Tradisional, Bali Aga The purpose of this research was to describe the traditional Balinese seasoning in Bali Aga village in Buleleng regency. The seasoning used in Bali Aga village used in special foods and regular foods. The type of this research is descriptive and was carried out in Bali Aga village in Buleleng regency. The techniques used in selecting the informants are (1) Puspusive samples and (2) Random samples. The data collection techniques are used (1) observation and (2) interviews. The research instruments used are (1) observation sheets and (2) interview guides. In analyzing the data, this research was using qualitative descriptive techniques. The results showed that the traditional seasoning that used in Bali Aga village in Buleleng regency were Base gede/wayah, base selem, base bawang jahe, base colok, base manis, sambal mba, sambal nyuh, pasan ketekan (wewalungan), base tetekan (isinbet/alas), base pengenep, base uyah sereh tabia, base sune cekuh, base pelalah, base kables, base plecing, base serosop, base kela dan base nyengluh.Keywords: Identification, Traditional seasoning, Bali AgaDaftar pustaka Margono, S. (2009). Metodologi Penelitian Pendidikan Komponen MKDK. Jakarta : PT Rineka Cipta.Morrissan.2014 Metode Penelitian Survey. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group,Nazir. 1988. (online).( http:l/merlitafutrianaO.blogspot.com/p/wawancara.html, diakses 14 Agustus 2019)Remen, I Ketut. 1987. 0/ah-0/ahan Paebatan Bali. Dcnpasar: Banjar Sila Danna Nyuhgading MengwitaniSukerti, Ni Wayan, dkk. 2016. Reinventarisasi Makanan Tradisional Buleleng Sebagai Upaya Pelestarian Seni Kuliner Bali. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. 5(1):Trianto. (2011). Panduan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Prestasi PutakaryaVelyniawati, Putu, dkk. 2015: Tingkat Peneriman Wisatawan Asing Terhadap Makanan Tradisional Bali. Jurnal Ilmu Gizi. 6(1): 58-65
PENGEMBANGAN BUSANA KERJA DARI KAIN SONGKET BIMA awaluddin muhammad abdillah; I Gede Sudirtha; I Dewa Ayu Made Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32792

Abstract

Tujuan dari penilitian ini yaitu untuk: Mengetahui hasil pengembangan busana kerja dari kain songket Bima. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian Research and Development atau penelitian dan pengembangan dengan model PPE (Planning, Production and Evaluation) .Isntrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu  kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan uji coba produk yang melibatkan dua ahli busana. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Dari hasil uji isi untuk kuisioner pengembangan busana kerja , terdapat 3 indikator yang terdiri dari 7 butir pertanyaan yang dinyatakan valid oleh ahli isi. 2) Hasil produk jika di konversikan kedalam persentase memiliki kualifikasi sangat baik dengan tingkat pencapaian 92,5%. 3) Perlu diperhatikan kesesuaian desain dengan hasil jadi busana kerja. 4). Pemilihan bahan yang tepat dapat menunjang pengembangan busana kerja.. Kata Kunci : PPE, Busana Kerja, Kain songket Bima.The aim of this study was to acknowledge the result of the development of work uniform from Bima songket cloth. Type of study used in this study was Research and Development with PPE (Planning, Production and Evaluation) model. The instrument used to collect the data was questionnaire.  The data gathered then being analyzed by using descriptive qualitative and descriptive qualitative technique. The research was done by testing the product with involving the experts of contents and fashion. The result of the study was: 1) From the testing of contents for questionnaire in the development of work uniform, there were 3 indicators which consist of 7 questions that are declared as valid by contents expert. 2) The percentage of the converted product showed to have excellent qualification with achievement level in 92,5%. 3) Need to be noticed the comformity between the design and the result of work uniform. 4) The proper choice of the material can support the work uniform development. Key words: PPE, Work Uniform, Bima songket cloth.DAFTAR PUSTAKA Agustini, Sudiartha, G., Angendari, M. D. 2019.  Pengembangan Busana Pesta Malam dengan Sumber Ide Dari Mitologi Kerajaan Yunani. Tersedia di: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/22152.Diakses 10 Oktober 2019.Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.Borg, W R & Gall, M D. 2003. Educational Research: an Introduction (7. ed). New York: Logman Inc.Chandra, J. 1994. Kreativitas, Bagaimana Menanam ,Membangun dan Mengembangkannya. Yogyakarta : Kanisius.Ernawati, Izweni, Weni, N. 2008. Tata Busana Jilid 1 untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah kejuruan.Haryawati, I L A., Sudiartha, I G., Angendari, M.D. 2019.  Pembuatan Busana Fantasi dengan Sumber ide Dramatari Calonarang, tersedia di: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/22151. Diakses 11 Januari 2020.Khayati, E. Z.  1998. Pembuatan busana III. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.Lestari, A P R P., Sudirtha, I G., Angendari, M D. 2019. Pengembangan Busana Fantasi dengan Sumber Ide Kekaisaran Jepang. Tersedia di: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/15991. Diakses 11 Januari 2020.Munandar, S.C. Utami. 1992. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.Ngalimun, 2013. Perkembangan dan Pengembangan Kreativitas. Yogyakarta: Aswaja PressindoNurcahyani, L. 2018. Strategi Pengembangan Produk Kain Tenun Ikat Sintang. Tersedia di:  https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/ article/view/530. Diakses 11 Januari 2020.Riyanto, A. A. 2003. Desain Busana. Bandung: Yapemdo.Robert, B. M. 2009. Instructional Design-The ADDIE Approach. New York: Springer.Rukmana, N.S.R., Yarmaidi, Y., Suwarni, N. 2014. Kain Songket dalam Upaya Pelestarian Budaya Daerah Palembang Muara Penimbung Ulu. Tersedia di: https://www.neliti.com/id/publications/247898/kain-songket-dalam-upaya-pelestarian-budaya-daerah-palembang-di-muara-penimbung. Diakses 11 Januari 2020.Soekarno. 2002. Buku Penuntun Membuat Pola Busana Tingkat Dasar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitati Dan R&D. Bandung : Alfa Beta.Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Jakarta: Alfabeta.Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&B. Jakarta: Alfabeta.Tegeh, Made Dkk. 2014. Model Penelitian Pengembangan. Yokyakarta: Graha IlmuThiagarajan. 1974. Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Washinton DC: National Center for Improvement Educational System.
Pengembangan Media Moodboard Berbantuan Aplikasi Pengolah Gambar pada Pembelajaran Desain Busana Sri Haerina Lailatul Janah; I Dewa Ayu Made Budhyani; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian media moodboard berbantuan aplikasi pengolah gambar pada pembelajaran desain busana melalui uji ahli media, uji ahli isi, dan uji subjek sasaran. Jenis penilitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) adapun model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE yang terdiri dari analyze, design, development, implemenation, dan evaluation. Teknik analisis data dalam pengambilan data pada penelitian ini yaitu angket. Hasil penelitian menunjukkan penilaian media moodboard berbantuan aplikasi pengolah gambar berdasarkan uji ahli materi memperoleh rerata presentase 99 % termasuk kategori sangat baik, ahli media memperoleh rerata presentase 92% (sangat baik), dan subjek sasaran memperoleh rerata persentase 94% (sangat baik). Kata Kunci : Media, Moodboard, aplikasi pengolah gambar, Desain Busana This study aims to determine the assessment of moodboard media assisted by image processing applications in clothing design learning through the media expert test, content expert test, and target subject test. This type of research is research and development. The model used in this study is the ADDIE model which consists of analyze, design, development, implementation, and evaluation. The data analysis technique in collecting data in this study is a questionnaire. The results showed that the assessment of moodboard media assisted by image processing applications based on the test of material experts obtained an average percentage of 99% including the very good category, media experts obtained an average percentage of 92% (very good), and the target subject received an average percentage of 94% (very good). DAFTAR RUJUKANKeywords: Media, Moodboard, image processing application, Fashion DesignAnggrini, Anggi.2020. “ Alternatif Model Penyusunan Moodboard sebagai Metode Berfikir Kreatif dalam Pengembangan Konsep Visual” Vol 1 Juli 2020Ayu, Anggra Rucitra.2020. “ Merumuskan Konsep Dasar Interior“ Volume 5 No.1Bestari, Afif. 2016. “Pengaruh Penggunaan Media Moodboard Terhadap Pengetahuan Desain Busana Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Busana” Volume 3 No.2.Haryati, Siti. 2015. “Pengembangan Media pembelajaran Fliipbook Fisika Untuk Meningkattkan Hasil Belajar Peserta Didik”. Volume 4 Oktober 2015.Tegeh, Made I. Pengembangan Bahan Ajar Metode Penelitian Pendiidikan dengan Model ADDIE.SE Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran covid-19, kementerian pendidikan IndonesiaSuciati. 2008. Moodboard. Prodi Pendidikan Tata Busana. Bandung: Universitas Pendidikan IndonesiaSugiyono. 2006. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. 2019. Metode Penelitian dan Pengembangan. Bandung: Alfabeta.
KADAR PROKSIMAT DAN SIFAT FISIK IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus) DENGAN LAMA WAKTU PRESTO BERBEDA Titi Mutiara Kiranawati; Budi Wibowotomo; Widho Rofi Hakim
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i3.35347

Abstract

Ikan tawes presto merupakan salah satu olahan diversifikasi pangan. Pengolahan ikan tawes dalam bentuk diversifikasi pangan menggunakan metode perebusan bertekanan tinggi atau yang dikenal secara umum dengan presto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat, sifat fisik tekstur kekerasan tulang dan sifat fisik warna dengan lama perebusan bertekanan tinggi 60, 90 dan 120 menit. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebanyak dua kali pengulangan pada setiap perlakuan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dengan uji lanjut DMRT. Penelitian ini menunjukkan bahwa lama waktu perebusan bertekanan tinggi  berpengaruh terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat, sifat fisik tekstur kekerasan tulang dan sifat fisik warna ikan tawes presto. Hasil penelitian menunjukkan perebusan bertekanan tinggi 60 menit memiliki nilai tertinggi tingkat kecerahan warna (L) 81,37, tingkat warna kekuningan (b+) 38,48, kadar abu 14,85% dan kadar karbohidrat 4,22% sedangkan perebusan bertekanan tinggi 60 menit memiliki nilai terendah tingkat warna kemerahan (a+) 2,76 dan kadar air sebesar 34,40%. Serta perebusan bertekanan tinggi 120 menit memiliki nilai tertinggi kadar protein 29,82% dan kadar lemak 19,16%.
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN BUMBU DAN REMPAH BERBASIS AUGMENTED REALITY BERNAMA “WORLD OF HERBS AND SPICES” Amirah Zulfa Hermawan Putri; Setya Chendra Wibawa; Amalia Ruhana
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i2.36016

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat validitas berdasarkan kepraktisan aplikasi pembelajaran tentang bumbu dan rempah berbasis augmented reality jika digunakan dalam sebuah proses pembelajaran melalui uji coba dari responden. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dan mengadaptasi model ADDIE. Tahapan model ADDIE ini adalah 1) Analyze, 2) Design, 3) Develop, 4) Implement, 5) Evaluate. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau lembar penilaian berupa Skala Likert yang diberikan kepada responden masyarakat umum. Hasil penelitian mengenai validitas untuk aplikasi pembelajaran ini mencapai persentase 88.55% dengan kriteria Sangat Valid berdasarkan kepraktisan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi pembelajaran bumbu dan rempah berbasis augmented reality yang bernama “World of Herbs and Spices” ini sangat valid berdasarkan kepraktisan sehingga baik jika digunakan dalam sebuah proses pembelajaran.
DESIGN OF OCCUPATIONAL SAFETY TRAINING FOR SINGLE PARENTS OF WEDORO SIDOARJO SHOE WORKERS Raiza Aulia
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i2.37118

Abstract

Work safety for workers is very important to be fulfilled in terms of complete personal protective equipment such as boots, and at least with the use of masks. This is important because the effects that arise when the use of personal protective equipment is not used properly can interfere with health. One of them is the shoe craftsman Wedoro Sidoarjo. This made the researchers make a training plan for single parents of shoe craftsmen in Wedoro Sidoarjo to pay more attention to work safety if not done with the right standards it will affect the children at home. The implementation of this training was made based on the results of interviews with the sole parent of shoe craftsman Wedoro Sidoarjo. This training can be done in groups. Implementation carried out in groups will look like real social life. The number of participants from group training should be no more than 16 people because the number of groups that are too large will result in the ineffectiveness of the training (Kelly, 1982; Michelson, et al. 1985; Ramdhani, 2015). This training was conducted at the Nur Rahma Sidoarjo Foundation by 16 single parents. Participants will be given knowledge about good parenting styles for children, knowing the principles of child development, and occupational health and safety. Each material provided will include games, roleplay, and watching movies.
Perkembangan Motif Kain Tenun Bima di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima Nuratul Amalia; I Gede Sudirtha; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i3.37282

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait perkembangan (1) jenis motif kain tenun Bima sejak dahulu hingga sekarang, dan (2) fungsi  dari kain tenun Bima di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data tersebut diperoleh dengan cara observasi dan wawancara yang didukung oleh dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti dan dibantu dengan instrumen pendukung berupa lembar observasi dan lembar wawancara. Sumber informan sebanyak 11 orang termasuk informan kunci. Dalam proses analisis data digunakan analisis deskriptif kualititatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis motif kain tenun Bima sejak dahulu hingga sekarang di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima sudah mengalami perkembangan. Perkembangannya dimulai sejak zaman sebelum Kesultanan, yaitu pada zaman Kerajaan Bima (pada abad ke 15 Masehi). Motif yang ada saat itu ialah motif Bali Mpida dan Bali Lomba. Setelah Kerajaan Bima digantikan menjadi Kesultanan Bima, motif  yang terdapat pada kain tenun Bima mengalami perubahan, diantaranya terdapat motif Wunta Satako, Wunta Samobo, Wunta Aruna, Kakando, Gari, Pado Tolu, Nggusu Upa, Pato Waji, Nggusu Waru, Uma Lengge, Zig-Zag, Mada Sahe, Coma Kapi, dan Galomba Moti To’i. (2) fungsi  dari kain tenun Bima di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima pun sudah mengalami perkembangan sehingga tidak tertinggal oleh kemajuan zaman, serta tanpa meninggalkan fungsi awal yang telah ada. Perkembangannya dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan eksternal, diantaranya aspek adat istiadat, aspek sosial, aspek estetika, dan aspek ekonomi.Kata kunci: Kain tenun Bima, jenis motif, fungsi kain tenun Bima. 
Penerapan Hiasan Payet Pada Busana Pesta Berbahan Batik Motif Merak Abyorhokokai gera suartini vera; I Gede Sudirtha; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i3.37470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembuatan busana pesta bahan Batik Motif Merak Abyorhokokai dengan variasi hiasan Payet berdasarkan langkah penelitian pengembangan PPE (2) mengetahui bagaimana hasil pembuatan busana pesta berbahan Batik Motif Merak Abyorhokokai dengan variasi Payet. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PPE. Proses pengembangan dengan model PPE ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: Perencanaan (Planning), Produksi (Production), dan Evaluasi (Evaluation).Metode yang digunakan ialah metode kuisioner instrument  pengumpulan data yang digunakan ialah kuisioner dari ahli busana.Tahapan pengembangan PPEmelalui beberapa proses yaitu: Pertama (Planning) ialah perencanaan pengembangan produk meliputi analisis MotifBatik Merak Abyorhokokai dengan payet yang akan dikembangkan menjadi busana pesta. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembuatan rancangan desain busana pesta dan rancangan bahan.Setelah menyelesaikan proses perencanaan dilanjutkan pada tahap produksi (production) meliputi proses pemotongan bahan, menjahit bagian busana hingga proses penyelesaian akhir. Kemudiantahap akhir evaluasi (evaluation) kualitas hasil produk busana pesta dengan uji produk melalui penilaian oleh dua orang ahli busana. Hasil pengembangan busana pesta berbahan Batik BaliMotif merak abyorhokokai dengan variasi Payet terdiri dari satu busana pesta yang menggunakan kain Batik BaliMotifMerak Abyorhokokai yang terfokus pada ciri khusus dari MotifBatiklalu divariasikan dengan Payet untuk mempertegas dan memperindah dari Motif tersebut. Berdasarkan hasil uji produk busana pesta dari ahli busana I mendapatkan 97,5% dan ahli busana II mendapatkan 90% berdasarkan perhitungan mendapatkan rerata hasil dengan presentase 93,75%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan busana pesta memiliki tingkat pencapaian yaitu sangat baikKata Kunci : Busana Pesta, Batik Motif Merak Abyorhokokai, Payet
APLIKASI EYESHADOW 3D PADA TATA RIAS PENGANTIN BALI AGUNG MODIFIKASI DI SALON TUTDE WEDDING Putri Kristi Espandiah; Putu Agus Mayuni; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i3.40484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Aplikasi eyeshadow 3D untuk bentuk mata sipit, (2) Aplikasi eyeshadow 3D untuk bentuk mata menurun, (3) Aplikasi eyeshadow 3D untuk bentuk mata menyudut.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif.Lokasi penelitian bertempat di Salon Tutde Wedding.Sumber informan adalah pemilik salon Tutde Wedding sekaligus LKP Tutde adalah Bapak I Ketut Suarna.Variable penelitian yaitu Aplikasi Eyeshadow 3D. Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil penelitian (1) Aplikasi eyeshadow 3D pada mata sipit: komposisi warna eyeshadow 3D dengan warna terang (gold dan kuning) lebih dominan pada kelopak mata agar mata yang sipit seperti memiliki kelopak mata, (2) aplikasi eyeshadow 3D pada mata menurun: komposisi warna eyeshadow 3D dengan warna gelap pada ujung mata dan warna terang pada tulang mata lebih dominan untuk agar mata yang turun terlihat naik (3) aplikasi eyeshadow 3D pada mata menyudut: komposisi warna gelap pada ujung mata dan liner bawah mata lebih dominan untuk mengkoreksi mata menyudut sehingga bentuk mata menjadi ideal. Kata Kunci: Koreksi Mata, Bentuk Mata, Eyeshadow 3D