cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 642 Documents
UJI HEDONIK CAMILAN STICK RUMPUT LAUT MOCAF I Made Cipta Widiadana; Risa Panti Ariani; Ni Wayan Sukerti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.101345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1). Formulasi camilan stick rumput laut mocaf. 2). Tingkat kesukaan konsumen terhadap camilan stick rumput laut mocaf yang dilihat dari aspek warna, bentuk, aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian eksperimen. Sebelum pengambilan data, terlebih dahulu dilakukan uji validasi instrumen mengenai lembar observasi uji selera. Panelis pada penelitian ini adalah panelis tidak terlatih yang berjumlah 50 orang mahasiswa umum Universitas Pendidikan Ganesha, kemudian panelis melakukan uji hedonik atau uji selera camilan stick rumput laut mocaf dengan skala numerik yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori yaitu : skor 5 (Sangat Suka), Skor 4 (Suka), skor 3 (Cukup Suka), skor 2 (Tidak Suka), skor 1 (Sangat Tidak Suka). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian camilan stick rumput laut mocaf menunjukkan bahwa. 1) Formulasi pembuatan stick rumput laut mocaf dengan menggunakan 100% tepung mocaf, yaitu tepung mocaf  250 gram, tepung tapioka 50 gram, bawang putih 3 gram, telur ayam ½ butir, mentega 30 gram, garam 3 gram, lada bubuk 2 gram, daun selederi 1 gram, bubur rumput laut 100 gram. 2) Hasil uji hedonik stick rumput laut mocaf pada aspek warna, bentuk, aroma, tekstur  memperoleh kategori “Sangat Suka”, dan aspek rasa memperoleh  kategori “Suka”. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesukaan terhadap camilan stick rumput laut mocaf sebagai produk inovasi berada dalam kategori sangat suka.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI POLA DASAR SISTEM SO-EN UNTUK MATA KULIAH KONSTRUKSI POLA BUSANA Putu Ayu Dinda Deviyanti; Made Diah Angendari; Ni Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.102481

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Langkah pengembangan video animasi pembuatan pola dasar sistem So-En untuk mata kuliah Konstruksi Pola Busana; 2) mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran video animasi pembuatan pola dasar sistem So-En untuk mata kuliah Konstruksi Pola Busana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D (Research & Development) dengan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah dua orang ahli materi pembelajaran, dua orang ahli media pembelajaran dan enam orang mahasiswa kosentrasi Tata Busana, yang telah mengambil mata kuliah Konstruksi Pola Busana. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan skala likert. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Pengembangan media video animasi pola dasar sistem so-en dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahapan (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Video animasi pembuatan pola dasar sistem So-En yang telah dikembangkan terdiri dari bagian intro/cover, bagian inti dan bagian penutup yang dikemas dalam video dengan format MP4; 2) tingkat kelayakan media video animasi pembuatan pola dasar sistem So-En berdasarkan penilaian dari ahli materi pembelajaran memperoleh skor rata – rata sebesar 96.9%  dan berdasarkan penilaian ahli media pembelajaran memperoleh skor rata – rata sebesar 94,6%dengan kategori sangat layak. Dalam uji coba kelompok kecil media pembelajaran pembuatan pola dasar sistem So-En memperoleh hasil rata – rata 90.4% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwasannya media pembelajaran pembuatan pola dasar sistem So-En untuk mata kuliah Konstruksi Pola Busana sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.
IDENTIFIKASI PELAKSANAAN SAPTA PESONA PADA DESTINASI WISATA DI DESA WISATA AMBENGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Putu Ari Swandewi; Damiati; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.102511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan unsur-unsur Sapta Pesona pada destinasi wisata di Desa Wisata Ambengan serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Informan terdiri atas Kepala Desa Ambengan, Direktur BUMDes Ambengan, pengelola Pokdarwis Subunit Air Terjun Jembong, Pokdarwis Subunit Blue Lagoon, Ketua KUPS Subunit Gatep Lawas, dan wisatawan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sapta Pesona telah dilaksanakan dengan baik di tiga destinasi wisata Desa Wisata Ambengan meskipun pelaksanaannya belum optimal. Unsur tertib, sejuk, dan indah telah terlaksana dengan baik di Air Terjun Jembong, Blue Lagoon, dan Gatep Lawas. Namun, masih terdapat kekurangan pada unsur aman, bersih, ramah, dan kenangan. Air Terjun Jembong dan Blue Lagoon belum memiliki fasilitas loker seperti yang tersedia di Gatep Lawas. Fasilitas seperti toilet, ruang ganti, dan gazebo di Air Terjun Jembong dan Blue Lagoon juga memerlukan perawatan. Unsur ramah terlihat dari sikap pengelola yang bersahabat, akan tetapi interaksi di loket tiket masih terbatas. Unsur kenangan belum optimal. Kendala dalam pelaksanaan Sapta Pesona meliputi keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, dan pendanaan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas dan dukungan berbagai pihak guna mengoptimalkan pelaksanaan Sapta Pesona.
MODIFIKASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO PUTRI DI DILA WEDDING ORGANIZER Melisa Hazlin; Putu Agus Mayuni; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110058

Abstract

Perkembangan zaman yang pesat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tradisi tata rias pengantin Solo Putri, khususnya pada pengantin Muslim untuk merespon tuntutan estetika modern dan perubahan sosial yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil modifikasi tata rias pengantin Solo Putri; dan (2) langkah-langkah modifikasi tata rias pengantin Solo Putri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dari narasumber penata rias di Dila Wedding Organizer. Data yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) modifikasi tata rias pengantin Solo Putri terlihat dalam beberapa aspek seperti aksesoris, busana, tata rias sanggul/kepala, dan tata rias wajah. Modifikasi dapat dilihat pada empat aspek utama modifikasi yaitu warna, bentuk, teknik dan bahan. Modifikasi yang terlihat terkesan lebih praktis namun tetap mempertahankan unsur-unsur tradisional. Penyesuaian tata rias pengantin Solo Putri di Dila Wedding Organizer mencerminkan upaya untuk menjaga keseimbangan antara nilai budaya dan kebutuhan pengantin masa kini. Hasilnya, tata rias pengantin menjadi lebih sederhana dan minimalis, tetapi tetap mempertahankan simbolisme dan filosofi budaya yang mendalam. (2) Langkah-langkah modifikasi tata rias pengantin Solo Putri yaitu a) tata rias wajah; b) busana; c) tata rias sanggul/kepala; dan d) aksesoris. Skripsi ini menunjukkan bahwa modifikasi tata rias pengantin Solo Putri merupakan solusi untuk menghadapi dampak perkembangan zaman yang terus berubah, sehingga tradisi tetap relevan dan diterima oleh generasi muda.
PERAWATAN JENIS KULIT WAJAH BERJERAWAT PADA MATA KULIAH PERAWATAN DENGAN TEKNOLOGI BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN I Gex Ayu Mas Agei Hirdayani Putri Yuliani; Ni Ketut Widiartini; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video tutorial perawatan jenis kulit wajah berjerawat pada Mata Kuliah Perawatan dengan Teknologi sebagai upaya menyediakan media pembelajaran yang informatif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa Konsentrasi Tata Kecantikan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap analisis, dilakukan identifikasi kebutuhan mahasiswa terhadap media pembelajaran yang mampu menjelaskan prosedur perawatan wajah berjerawat secara sistematis. Tahap desain menghasilkan storyboard dan naskah video yang memuat struktur pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, hingga penutup. Pada tahap pengembangan, video tutorial diproduksi melalui penggabungan gambar, rekaman suara, dan animasi menggunakan perangkat lunak pengeditan video. Produk awal kemudian divalidasi oleh empat ahli, terdiri atas dua ahli materi dan dua ahli media, untuk menilai kesesuaian isi, tampilan, dan penyajian. Tahap implementasi dilakukan melalui uji coba kelompok kecil yang melibatkan enam mahasiswa untuk mengetahui respons pengguna terhadap kualitas media. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi memberikan rata-rata penilaian sebesar 95,6%, sedangkan ahli media memberikan rata-rata 95,3%, keduanya termasuk kategori sangat layak. Uji coba kelompok kecil memperoleh rata-rata 97,5% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, media video tutorial perawatan jenis kulit wajah berjerawat dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada Mata Kuliah Perawatan dengan Teknologi dan berpotensi meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prosedur perawatan berbasis teknologi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TATA RIAS KARAKTER ORANG TUA PADA ELEMEN RIAS WAJAH Ni Ketut Eva Intan Rahayu; Putu Agus Mayuni; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110063

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran berupa video tutorial tata rias karakter orang tua pada elemen rias wajah di SMK Negeri 1 Amlapura. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, dua ahli media, serta dua belas siswa pada uji coba kelompok kecil. Hasil tahap Analyze menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih menarik, visual, dan mampu menjelaskan langkah-langkah tata rias secara jelas. Tahap Design menghasilkan storyboard, naskah, serta rancangan visual dan audio yang terstruktur. Pada tahap Development, video tutorial diproduksi dan divalidasi oleh para ahli. Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 90,5% (Sangat Baik), sedangkan validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 97,6% (Sangat Baik). Uji coba kelompok kecil menghasilkan skor 84,9% (Sangat Baik), menunjukkan bahwa media mudah dipahami dan layak digunakan. Tahap Implementation menunjukkan bahwa video dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran kelas maupun secara mandiri melalui platform digital. Pada tahap Evaluation, media dinyatakan efektif mendukung pemahaman dan minat belajar siswa. Secara keseluruhan, video tutorial tata rias karakter orang tua dinyatakan valid, layak, dan efektif sebagai media pembelajaran di SMK Negeri 1 Amlapura.
PEMANFAATAN BATIK MOTIF GAJAH OLING BANYUWANGI DALAM PENGEMBANGAN BUSANA KASUAL Adinda Akmalia; I Dewa Ayu Made Budhyani; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kualitas pengembangan busana kasual dengan memanfaatkan Batik Gajah Oling. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan PPE yang meliputi tahap Planning, Production, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas oleh ahli instrumen. Data penelitian diperoleh dari penilaian dua orang ahli busana dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menghasilkan produk berupa busana kasual berbahan Batik Gajah Oling. Proses pengembangan diawali dengan tahap perencanaan yang mencakup analisis konsep dan desain busana kasual, serta perencanaan penggunaan bahan Batik Gajah Oling. Tahap selanjutnya adalah produksi yang meliputi proses pemotongan bahan, proses penjahitan, serta evaluasi hingga tahap penyelesaian akhir. Tahap terakhir adalah evaluasi, yaitu penilaian kualitas produk busana kasual hasil pengembangan yang dilakukan oleh dua orang ahli busana. Berdasarkan hasil penilaian ahli busana, kualitas produk memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 95,5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan busana kasual berbahan Batik Gajah Oling termasuk dalam kategori sangat baik.  
PENGEMBANGAN BUSANA CASUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DENGAN TEKNIK PATCHWORK DAN SULAMAN SASHIKO Ni Kadek Feby Diantari; Ni Ketut Widiartini; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan busana casual dengan memanfaatkan teknik patchwork dan sulaman sashiko berbahan kearifan lokal melalui model PPE (Perencanaan, Produksi, Evaluasi). Pada tahap perencanaan, fokus diarahkan pada penciptaan konsep busana yang sederhana, nyaman, relevan dengan tren mode kontemporer, sekaligus mempertahankan nilai budaya. Tahap produksi menghasilkan busana dengan detail patchwork dari potongan kain lokal serta sulaman sashiko yang rapi dan artistik, sehingga tidak hanya menonjolkan estetika tetapi juga menghadirkan narasi budaya dan prinsip keberlanjutan. Tahap evaluasi dilakukan melalui pengujian produk oleh dua ahli busana serta presentasi di depan subjek uji coba. Subjek penelitian terdiri atas dua orang ahli berpengalaman dalam pengembangan busana. Hasil uji menunjukkan bahwa produk memiliki kualitas baik dengan persentase 89,5%, menegaskan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Kualitas ini tercermin dari aspek kesatuan melalui perpaduan warna, tekstur, desain, patchwork, dan sulaman sashiko yang serasi. Keseimbangan teknik, hiasan, serta visual antara atasan dan bawahan. Irama yang konsisten dalam susunan motif dan penerapan teknik. Proporsi busana yang seimbang dan sesuai tubuh pemakai. Harmoni antara tekstur, motif, warna, dan bentuk desain. Serta aksen patchwork dan sulaman sashiko yang ditempatkan strategis sebagai titik fokus visual. Secara keseluruhan, busana tampak proporsional, selaras, dan memiliki daya tarik estetis yang kuat, sekaligus memperlihatkan potensi pengembangan produk berbasis budaya lokal yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TATA RIAS PENGANTIN BALI MADYA BADUNG Ni Kadek Dita Apriliani; Made Diah Angendari; I Dewa Ayu Made Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.111454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan video tutorial Tata Rias Pengantin Madya Badung sebagai media pembelajaran Mata Kuliah Tata Rias Pengantin Bali. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap: analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek uji produk terdiri atas dua ahli materi dan dua ahli media, sedangkan uji coba kelompok kecil dilakukan pada enam mahasiswa Konsentrasi Tata Kecantikan yang telah menempuh Mata Kuliah Tata Rias Pengantin Bali. Data penelitian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa angket. Data kualitatif diperoleh dari saran dan masukan validator, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil penilaian menggunakan skala Likert. Pada tahap analyze, hasil kajian menunjukan perlunya media pembelajaran digital yang mampu menyajikan langkah-langkah tata rias secara rinci dan visual. Tahap design menghasilkan rancangan media berupa storyboard dan instrumen penilaian. Pada tahap development, video tutorial diproduksi dan divalidasi oleh para ahli. Validasi ahli materi memperoleh rerata presentase sebesar 95,9% dan validasi ahli media memperoleh rerata presentase sebesar 97,9%, keduanya berkualifikasi sangat baik.  Uji coba kelompok kecil memperoleh rerata presentase sebesar 93,8% dengan kualifikasi sangat baik, yang menunjukan media mudah dipahami dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Tahap implementation menunjukan bahwa media dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran praktik dikelas maupun secara mandiri melalui platform digital. Pada tahap evaluation media dinyatakan valid, berkualitas, dan sesuai dengan capaian pembelajaran. Secara keseluruhan, video tutorial Tata Rias Pengantin Madya Badung dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada Mata Kuliah Tata Rias Pengantin Bali.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK PADA MATA KULIAH FLORIST Ni Made Dwi Yanti; Made Riki Ponga Kusyanda; Risa Panti Ariani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.111582

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam proses pembelajaran dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penggunaan media pembelajaran. Mata Kuliah Florist pada Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Konsentrasi Pariwisata merupakan mata kuliah baru dalam Kurikulum 2024 yang menuntut penguasaan teori, visual, dan keterampilan praktik secara terpadu. Namun, mata kuliah ini belum didukung oleh media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran berupa flipbook digital pada Mata Kuliah Florist sebagai tahap pendefinisian dalam model pengembangan 4-D. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptip kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap dosen pengampu mata kuliah Florist dan penyebaran kuesioner kepada enam belas mahasiswa semester lima. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran dan tingkat kebutuhan terhadap media pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mata Kuliah Florist memerlukan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teks, gambar, dan video secara terstruktur untuk mendukung pemahaman teori dan keterampilan praktik. Hasil kuesioner menunjukkan tingkat persetujuan sebesar 95% yang berada pada kategori sangat tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap media pembelajaran digital yang lebih inovatif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan flipbook digital sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Mata Kuliah Florist.