cover
Contact Name
Fakhri Syarif
Contact Email
fakhri@unsur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agroscience@unsur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
AGROSCIENCE
ISSN : 19794681     EISSN : 25797891     DOI : -
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI ORGANIK CAIR KI PAHIT (Tithonia diversifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SECARA HIDROPONIK Akhmad Zakaria; Adi Mulmuchdi Wijaya
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2798

Abstract

Paitan merupakan gulma tahunan yang dapat digunakan sebagai pupuk organik bobot biomasanya mencapai 9-11 t/ha bahan basah selama musim kemarau dan 14- 18 t/ha pada musim hujan. Sebagai sumber pupuk N, P, K bagi tanaman, paitan mengandung  3,50-4,00% N, 0,35-0,38% P,3,50-4,10% K, 0,59% Ca, dan 0,27% Mg. Biomassa paitan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau,mulsa, atau kompos untuk meningkatkan kesuburan fisika dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian nutrisi organik cair Ki Pahit/ Paitan terhadap pertumbuhan bayam merah secara hidroponik. Rancangan penelitian ini menggunaka rancangan acak kelompok (RAK) factorial dan dilakukan tiga kali ulangan. Faktor pertama terdiri dari tiga tingkatan (A1) 2 L Nutrisi organik cair ki pahit, (A2) 2,1 L Nutrisi organik cair ki pahit, (A3) 2,2 L Nutrisi organik cair ki pahit. Faktor kedua yaitu (B1) seminggu sekali, (B2) seminggu dua kali, (B3) seminggu tiga kali. Setiap rencana di tanam di net yang tersedia di lubang paralon (sistem hidroponik NFT). Data analisis menggunakan variansi (ANAVA) 1% dan 5 % tingkat signifikan di ikuti frekuensi sehingga hasil penelitian tinggi tanaman dan jumlah daun berbeda nyata, artinya dihasilkan perlakuan yang terbaik tetapi tidak berbeda nyata ada parameter panjang akar dan berat segar.
FORMULASI BAKSOVEGETARIAN BERBAHAN JAMUR TIRAM DAN AMPAS KEDELAI SERTA PENAMBAHAN TEPUNG PORANG SEBAGAI BAHAN PENGENYAL Ricky Indra Nur Pratama; Kejora Handarini; Arlin Besari Djauhari; Bambang Sigit Sucahyo; Retnati Rahmiati
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2719

Abstract

Bakso vegetarian adalah produk pangan yang berbahan protein nabati, yang dapat dibuat dengan menggunakan campuran antara jamur tiram dan ampas kedelai. Jamur tiram sebagai sumber protein dan rasa gurih, sedangkan ampas kedelai digunakan sebagai alternatif pemanfaatan limbah dari industry pengolahan susu kedelai. Pada pembuatan bakso vegetarian ini, dikaji juga penggunaan tepung porang sebagai bahan pengikat untuk menghasilkan kualitas bakso yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Tujuan penelitian adalah menentukan konsentrasi penambahan tepung porang serta proporsi jamur tiram dan ampas kedelai terhadap sifat kimiawi dan karakteristik organoleptik bakso vegetarian yang terbaik. Penelitian ini menggunakan metoda ekperimental laboratorium dengan rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor I yaitu penambahan tepung porang 10 %, 15 % dan 20 %, sedangkan faktor II adalah proporsi jamur tiram : ampas kedelai dengan level yang berbeda, yakni 90:10; 80:20; 70:30. Perlakuan terbaik adalah A1B3 yaitu penambahan tepung porang 10 %  dengan proposi  jamur tiram dan ampas kedelai (90:10) dengan Nilai Hasil (NH) tertinggi yaitu 0,605% pada parameter kadar serat kasar; 3,78 %, kadar protein 10,94 %, kadar lemak 2,447%, dan kadar air 39,32 %. Untuk Uji organoleptic adalah; kekenyalan 4,76 (agak suka), rasa 6 (suka), aroma 5,72 (suka), warna 6,24 (suka)
ANALISIS PEMANFAATAN HUTAN SEBAGAI TEMPAT WISATA ALAM DAN DAMPAKNYA PADA TARGET SDGS DESA (STUDI PADA DESA WANGUNJAYA) Dandi Bahtiar; Muhammad Sigit Adi Nugraha; Nanan Marlina
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2628

Abstract

Pasca Pandemic, terjadi perubahan trend kunjungan pariwisata, dan kecenderungan memilih pariwisata lokal, berbasis alam dan lingkungan. Maka menjadi potensi untuk meningkatkan pariwisata berbasis hutan wisata. Desa Wangunjaya mempunyai potensi hutan yang luas dan potensi pariwisata lokal. Selain itu pemerintah Desa juga masih tetap menghadapi program prioritas yaitu pembangunan berbasis SDGs. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Pembangunan Hutan Wisata dan Partisipasi Masyarakat terhadap target SDGs Desa. SDGs Desa yang dipilih adalah SDGs Desa nomor 5 tentang kesetaraan gender, SDGs Desa nomor 8 tentang pertumbuhan ekonomi yang merata, SDGs Desa nomor 9 tentang infrastruktur yang berkualitas serta SDGs Desa nomor 15 tentang lingkungan hutan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahawa baik secara parsial maupun simultan variabel Pembangunan Hutan Wisata dan Partisipasi Masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap target SDGs Desa. Angka signifikansi dibawah 5% dengan tingkat pengaruh yang kuat sebesar 96,3%. Penelitian ini menjadi penelitian dalam perspektif lain mengukur efektivitas SDGs Desa, dengan menggunakan variabel pembangunan Hutan Wisata dan mengukur Partisipasi Masyarakat pada pencapaian SDGs Desa.
PRODUKTIVITAS PERTANIAN: SUATU TELAAH PUSTAKA bhenu SE artha; Niken Permata Sari; Ardhi Khairi
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2708

Abstract

Farm productivity is influenced by many things. Climate change is an important environmental issue that disrupts global agricultural production, especially where agriculture is the main activity. Adoption of agricultural technology is an important resource for increasing sustainable crop production. This study aims to determine the variables associated with farm productivity. This research is a literature study that uses 12 research articles as references. The results showed that there were no variables that were influenced by farm productivity. Further research can examine this matter.
PERSEPSI PETANI TENTANG INOVASI BUDIDAYA KELOR ORGANIK DI KABUPATEN CIANJUR DAN KABUPATEN BLORA Muhammad Yahya Ahmad; Adang Suryana; Rosda Malia; Fauzan Zikri
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2754

Abstract

Pertanian organik diperlukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sadar akan kesehatan. Kelor sering disebut sebagai pohon ajaib, karena memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh. Khasiat  daun kelor, membuat permintaan tepung kelor organik meningkat tajam baik dari dalam dan luar negeri. Namun masyarakat kurang memanfaatkan daun kelor, apalagi membudidayakan kelor secara organik. Budidaya kelor organik menimbulkan persepsi yang berbeda-beda sehingga tidak semua petani menerapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi petani tentang inovasi budidaya kelor organik. Penelitian dilakukan di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Blora, mulai Bulan September – November 2022. Hasil penelitian menunjukkan petani setuju budidaya kelor organik sebagai sebuah inovasi. Faktor yang paling penting dalam budidaya kelor organik adalah keuntungan relative (relative advantage). Sedangkan faktor kesesuaian (compability), kerumitan (complexity), kemungkinan dicoba (triability) dan kemudahan diamati (observability) dianggap penting bagi betani kelor.
PEMILIHAN SUMBER PEBIAYAAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN NGANJUK Fuad Hasan; Muhammad Wahyu Khisbullah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i1.3082

Abstract

Pemodalan menjadi  salah satu masalah utama yang dihadapi oleh petani bawang merah di Sukomoro, apalagi biaya usahatani yang terus menigkat seiring dengan harga sewa lahan dan input yang terus mengalami kenaikan. Guna memenuhi kebutuhan modal, petani mempunyai dua alternative Lembaga pembiayaan yaitu Lembaga formal dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mepengaruhi keputusan petani dalam memilih lembaga pembiayaan. Data primer dikumpulkan dengan wawancara terstruktu terhadap 48 orang petani di Sukomoro. Data dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan Lembaga pembiayaan adalah Pendidikan,  luas lahan, dan jumlah kredit.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI BIAYA PADA USAHATANI JAGUNG DI KAWASAN AGROPOLITAN KABUPATEN CIAMIS Lidya Nur Amalia
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i1.3155

Abstract

Petani belum memahami bagaimana faktor produksi digunakan secara efisien. Solusi yang dapat dilakukan petani adalah dengan memperhatikan efisiensi usahatani yang sedang dijalankan, sehingga pendapatan petani juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan pada usahatani jagung di kawasan agropolitan Kabupaten Ciamis. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis yang dipilih secara sengaja sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan memiliki lahan budidaya jagung terluas dibandingkan dengan kecamatan lainnya di kawasan agropolitan kabupaten Ciamis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari – Maret 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan studi kasus. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara, sedangkan data sekunder melalui penelusuran referensi. Faktor-faktor yang memengaruhi biaya produksi dianalisis dengan menggunakan fungsi biaya dual frontier. Produksi, sewa lahan, harga benih, harga pupuk urea, harga pupuk NPK, harga pupuk organik, dan harga pestisida secara signifikan memengaruhi biaya pada usahatani jagung di kawasan agropolitan Kabupaten Ciamis; sedangkan upah tenaga kerja tidak memengaruhi biaya pada usahatani jagung di kawasan agropolitan Kabupaten Ciamis.
PENGARUH PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM TERHADAP MINAT BELI DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI CAFE SELA KOPI CIANJUR Asep Saepul Alam
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i1.3163

Abstract

Indonesia memiliki 274.9 juta penduduk dengan 202.6 juta pengguna Internet atau 73.7% dan 170.0 juta pengguna sosial media aktif atau 61.8% dari keseluruhan populasi masyarakat di Indonesia dengan diantaranya pengguna Mobile Phone sebanyak 345.3 juta. Dengan rata rata menggunakan internet selama 8 jam 52 menit yang diantaranya menggunakan sosial media selama 3 jam 14 menit. Mengingat perkembangannya yang sangat cepat, sosial media dapat menjadi media paling strategis bagi pemasaran sebuah merek untuk menjangkau konsumen lebih luas. Café Sela Kopi merupakan salah satu pelaku bisnis yang menggunakan Sosial Media Instagram dalam pengenalan produknya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh Media Instagram terhadap Minat Beli Konsumen dan Keputusan Pembelian Konsumen di Cafe Sela Kopi serta untuk mengetahui pengaruh Minat Beli terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Cafe Sela Kopi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif. Data yang diperoleh merupakan data hasil kuesioner online yang dibagikan kepada follower Instagram @Sela_Kopi yang berjumlah 80 orang dari total follower sebanyak 2.087 orang. Hasil penelitian ini adalah Instagram dapat mempengaruhi Minat Beli sebesar 28,7%. Instagram memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Konsumen di Cafe Sela Kopi Cianjur dengan t-hitung sebesar 5.598 > r-tabel 1.998, Instagram dapat mempengaruhi Keputusan Pembelian sebesar 25,3%. Instagram memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Cafe Sela Kopi Cianjur dengan 5.143 > r-tabel 1.998 dan Minat Beli dapat mempengaruhi Keputusan Pembelian sebanyak 17.3%. Minat Beli memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Cafe Sela Kopi Cianjur dengan t-hitung sebesar 4.094 > r-tabel 1.998.
SUBSTITUSI TEPUNG BERAS MERAH DAN PENAMBAHAN TAPIOKA TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE BERAS (TTEOKBOKKI ) Kejora Handarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i1.3192

Abstract

Kue beras (tteokbokki) merupakan makanan khas Korea yang di Indonesia sudah mulai digandrungi. Bahan utamanya adalah tepung beras putih, yang memiliki nilai serat dan pigmen yang rendah, maka perlu kiranya untuk melakukan diversifikasi melalui substitusi tepung beras merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi substitusi tepung beras merah dengan tepung beras putih dan penambahan tapioka pada taraf yang berbeda terhadap kualitas fisikokimia dan organoleptik kue beras. Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor substitusi tepung beras merah dengan tepung beras putih dan tapioka yang terdiri dari 5 taraf yaitu; tingkat 1 (80% : 20% : 0%)=P1 , tingkat 2 (65% : 30% : 5%)=P2, tingkat 3 (50% :40% : 10%)=P3 tingkat 4 (35% : 50% : 15%)=P4 , dan tingkat 5 (20% : 60% : 20%)=P5. Adapun parameter uji yang dilakukan adalah uji fisik, kimia dan organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan terbaik adalah P3 dengan konsentrasi tepung beras putih 50%, tepung beras merah 40% dan tapioka 10%, dengan jumlah nilai hasil tertinggi yaitu 0,636 . Kriteria variabel perlakuan P3 yaitu tekstur (penetrometer)= 57,90 mm/100g/10 detik, kadar air= 42,59%, kadar serat= 0,12%, kadar gula= 0,63%, rasa= 5,27 (sangat suka), warna= 5,23 (sangat suka), aroma= 4,17 (suka) dan tekstur= 5,37 (sangat suka).  
EKSPLORASI SERANGGA PADA PERTANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) YANG MENGHASILKAN DAN YANG BELUM MENGHASILKAN DI DESA BELACAN KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA Aidil Amar; Diah Fridayati; Syamratul Achwan; Syifa Saputra
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i1.2927

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao, yang sangat berpengaruh pada produktivitas tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi serangga pada tanaman kakao yang menghasilkan dan yang belum menghasilkan serta mengetahui berpotensi musuh alami yang terdapat di dua lahan tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Belacan Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya dan Laboratorium Hama Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas AL Muslim, Matang Glumpang dua pada bulan April sampai September 2022. Metode sampling dilakukan menggunakan transek garis di tiga stasiun dan setiap statiun ditarik dua transek. Sampel dikumpulkan menggunakan teknik perangkap jebak dan teknik perangkap jaring serta piring kuning. Data yang dianalisis berupa data kualitatif yaitu jenis serangga dan data kuantitatif yaitu kepadatan populasi. Hasil penelitian menunjukkan serangga yang tertangkap, pada lahan kakao terdiri dari 10 ordo dan 66 famili. Nilai indeks keanekaragaman serangga pada lahan belum menghasilkan adalah 1,88 (sedang), sedangkan nilai indeks keanekaragaman serangga pada lahan menghasilkan sebesar 3,34 (sedang) nilai indeks kemerataan serangga pada lahan belum menghasilkan  adalah 0,78 (tinggi), sedangkan pada lahan yang menghasilkan adalah 0,85.