cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENGARUH MODEL LINGUISTIK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK ., Desak Made Evha Sukma Wathi; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model linguistik dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus II Kecamatan Buleleng Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 55 orang yang diambil secara undian. Data hasil kemampuan berbicara dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Anava Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berbicara antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model linguistik dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil kemampuan berbicara anak diperoleh hasil thitung sebesar 73,497, sedangkan, ttabel sebesar 1,671. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (73,497>1,671). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model linguistik berpengaruh positif terhadap hasil kemampuan berbicara anak dibandingkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan model linguistik dapat digunakan untuk memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berbicara. Kata Kunci : Anak, Kemampuan Berbicara, Model Linguistik This study aimed to examine the difference between a child’s ability that learned speaking with the linguistic model and the children that learned with the conventional model were children attending the group B in kindergarten Cluster II at Buleleng districts in even semester of the 2016/2017 academic year. The design of this study was quasi experiment, with post-test only control group design. The sample of this study amounted to 55 people taken by lot. The data of speaking ability was collected by using the observation instrument. This study uses descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics Anava One Stripe. The results showed there were differences of speaking ability between groups of children who were taught by linguistic model with the group of children who were taught by conventional model. The difference was seen from the score of children's speaking ability obtained tcount of 73.497, whereas, ttable of 1.671. The calculation results show that tcount is bigger than ttable (73,497> 1,671). The existence of significant differences indicates that linguistic model has a positive effect on children's speaking ability compared to conventional learning model. Based on the results of this study can be suggested linguistic model can be used to solve problems development of speaking ability.keyword : Children, Linguistic Model, Speaking ability
PENGARUH PENERAPAN METODE BERNYANYI TERHADAP KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK PADA ANAK KELOMPOK B1 TK KUMARA BHUANA PEGUYANGAN DENPASAR UTARA ., Ni Luh Komang Mulya Dewi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bernyanyi terhadap kecerdasan verbal linguistik sebelum dan sesudah diterapkannya metode bernyanyi pada anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-eksperimen (Non-desain) dengan menggunakan desain eksperimen yaitu One Group Pre-tets and Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara yang berjumlah 26 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non tes dalam bentuk observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post test lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (80,57>40,38). Berdasarkan hal itu maka uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t yang menunjukkan bahwa harga thitung dari harga ttabel, dimana harga thitung=22,20 dan harga ttabel=2,060, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Pada taraf signifikan si 5% dengan dk = 25. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kecerdasan verbal linguistik sebelum dan sesudah diterapkannya metode bernyanyi pada anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode bernyanyi terhadap peningkatan kecerdasan verbal linguistik pada anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Bernyanyi, Kecerdasan Verbal Linguistik This study aims to determine the effect of applying the method of singing to the verbal linguistic intelligence before and after the implementation of the method of singing in the children group B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan North Denpasar Lesson Year 2016/2017. This research type is Pre-experiment research (Non-design) by using experiment design that is One Group Pre-tets and Post-test Design. The population of this research is all children of B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara group of 26 children. Data collection was done by using non test method in the form of observation. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results showed that the average post test was higher than the average pre test (80,57> 40,38). Based on that, the statistical test used in this study is t test that shows that the price of ttable price, where the price t count = 22.20 and ttable price = 2.060, then H0 rejected and Ha accepted. At a significant level of 5% with dk = 25. This means that there is a significant difference to linguistic verbal intelligence before and after the application of the method of singing to children group B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan North Denpasar Lesson Year 2016/2017. Thus, it can be concluded that there is influence of the application of singing method to the increase of linguistic verbal intelligence in children group B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan North Denpasar Lesson Year 2016/2017.keyword : Learning Methods, Singing, Verbal Linguistic Intelligence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT MELALUI PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP PERKEMBANGAN BERPIKIR SIMBOLIK ANAK ., Ni Kadek Kwinda Putri Susani; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir simbolik kelompok anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran teams games tournament melalui permainan congklak dengan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada anak kelompok B di TK gugus sandat semester genap Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B1 yang berjumlah 164 orang anak. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 di TK Budi Cakra Kumara Peguyangan kaja berjumlah 21 anak sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran teams games tournament melalui permainan congklak dan anak kelompok B1 di TK Permata Kasih Yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi berbantuan check list. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 2,92 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 41. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kemampuan berpikir simbolik pada kelompok yang dibelajarakan dengan model pembelajaran teams games tournament melalui permainan congklak adalah 83,76, sedangkan pada kelompok yang dibelajarankan dengan pembelajaran konvensional adalah 75,80. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran teams games tournament melalui permainan congklak terhadap kemampuan berpikir simbolik anak kelompok B di TK Gugus Sandat semester genap Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : teams games tournament, permainan congklak, kemampuan berpikir simbolik. This study aims to determine the significant differences in the ability to think symbolically the group of children who were taught by the model of learning teams games tournament through macala game with groups of children who were taught using conventional learning model in group B children in kindergarten in the even semester of the academic year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this study were all children of B1 group, amounting to 164 children. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this study is the children of group B1 in Kindergarten Budi Cakra Kumara Peguyangan kaja amounted to 21 children as a group that was taught with the model of learning teams games tournament through macala game and B1 group children in Permata Kasih kindergarten Which amounted to 20 students as a control group with conventional learning model . The data were collected by using observation method of check list. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The result of data analysis is tcount = 2,92> ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 41. Based on test criteria, H0 is rejected and Ha accepted. The average value of the ability of symbolic thinking in the group that was studied by the learning model of teams games tournament through macala game was 83.76, while in the group recommended with conventional learning was 75.80. Based on the result of the research, it can be concluded that there is influence of learning model of teams games tournament through macala game to the symbolic thinking ability of group B children in Kindergarten TK Sandat even semester of academic year 2016/2017.keyword : teams games tournament, macala game, symbolic thinking ability
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuan Media Papan Raba Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Kelompok A Semester Genap TK Widya Sanggaraha ., Ni Ketut Yuniari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode demonstrasi berbantuan media papan raba dengan metode konvensional terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A semester genap di TK widya sanggaraha singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain post-test only kontrol grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok A di TK widya sanggraha singaraja pada tahun pelalajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok A1 di TK widya sanggarha singaraja yang berjumlah 21 anak sebagai kelompok eksperimen. dan kelompok A2 yang berjumlah 16 sebagai kelompok kontrol. Data ini dikumpulkan dengan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikan 5%. Hasil nilai t = 3,417 dengan probabilitas sig 0.002
PENGARUH METODE OUTBOUND TERHADAP DISIPLIN ANAK KELOMPOK B PADA GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Ni Kd Ayu Trisnyanti; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode outbound terhadap disiplin anak pada anak kelompok B gugus VI kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan mengguakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus VI kecamatan Buleleng yang berjumlah 322 orang.Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah anak-anak kelompok kelompok B di TK Trisula Singaraja yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B1 di TK Ceria Asih yang berjumlah 15 anak sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Dari uji normalitas homogenitas varians, bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (db) 32 adalah 2,036 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan terhadap perilaku disiplin kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, Adapun nilai rata-rata disiplin anak kelompok yang diberikan outbound adalah 23,67, sedangkan pada kelompok dengan pembelajaran konvensional (ceramah) adalah 12,60. Hal ini berarti metode outbound berpengaruh terhadap disiplin anak kelompok B di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : disiplin, anak, metode Outbound This research aims to determine the effect of outbound methods on the discipline of children in group B group VI Buleleng sub-district in the academic year 2016 / 2017. This type of research is quasi experimental research with a design using post-test only control group design. The population of this research is all children of group of group of group VI of Buleleng sub district which amounted to 322 people. The sample determination technique in this research uses cluster sampling technique. The sample of this research is the children of group B at Trisula Singaraja Kindergarten numbering 21 people as experimental group and B1 group children in Ceria Asih Kindergarten which amounted to 15 children as control group. Data collection methods used in this study is the method of observation. From the normality test of homogeneity of variance, that the samples are normally distributed and the variants are homogeneous then to test the hypothesis is used t test with significance level of 5% and degrees of freedom (db) 32 is 2.036 thus thitung> ttabel. Based on the test criteria, HA accepted that there is a significant difference to the discipline behavior of the experimental group and the control group. The average value of group discipline given outbound is 23.67, while in the group with conventional learning (lecture) is 12.60. This means that the outbound method has an effect on the discipline of group B's children in Buleleng District Buleleng District Court of 2016/2017.keyword : discipline, children, methods Outbound
PENGARUH METODE BERMAIN BERBANTUAN GOBAG SODOR TERHADAPKEMAMPUAN BEKERJASAMA ANAK KELOMPOK A DI TK GUGUS MAWAR KECAMATAN DENPASAR UTARA TAHUNPELAJARAN 2016/2017 ., Ni Ketut Desi Kristiani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan bekerjasama antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor dengan kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional pada anak kelompok A TK Gugus Mawar Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu dengan desain penelitiannya adalah Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini anak kelompok A TK Gugus Mawar Kecamatan Denpasar Utara. Untuk menentukan sampel digunakan random sampling. Sampel dalam penelitian adalah anak kelompok A TK Negeri Pembina Kecamatan Denpasar Utara sebagai kelas eksperimen dan anak kelompok A Dharma Praja Denpasar Utara sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil kemapuan bekerjasama dilakukan dengan metode observasi berbantuan checklist. Data di analisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil kemampuan bekerjasama antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor terhadap kemampuan bekerjasama dengan kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional. Hal ini terbukti dari analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 11,38 > ttabel (ά = 0,05) = 2,021. Selain itu nilai rata-rata kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor terhadap kemampuan bekerjasama X ̅ ̇ = 86,85 > X ̅ ̇ = 67,15 kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Metode Bermain Berbantuan Gobag Sodor terhadap Kemampuan Bekerjasama berpengaruh terhadap anak kelompok A TK Negeri Pembina Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : metode bermain, gobag sodor, kemampuan Bekerjasama This study aims to determine significant differences between groups of children collaboration capabilities that learned through play-aided method gobag Sodor with a group of children that learned are conventional in kindergarten cluster A group of children Mawar North Denpasar District Academic Year 2016/2017. This study is a quasi experimental research with the research design is non-equivalent control group design. The population in this study is children of group A TK Gugus Mawar, North Denpasar District. To determine the sample used random sampling. The sample in this research is children of group A TK Negeri Pembina Kecamatan Denpasar Utara as experimental class and child group A Dharma Praja Denpasar Utara as control group. Traffic data collection results in cooperation conducted using assisted observation checklist. Data were analyzed using t-statistical analysis. The results showed that there were significant differences between the results of collaboration capabilities that learned through a group of children playing aided method gobag Sodor to the ability to cooperate with the group of children that learned are conventional. This is evident from analysis using t-test obtained t = 11.38> t table (ά = 0.05) = 2.021. In addition the average value of a group of children that learned through play-aided method gobag Sodor to the ability to cooperate = 86.85> = 6 7.15 dibelajarkan groups of children who are conventional. It can be concluded that the method of Assisted Gobag Play Sodor to affect the child's ability to Cooperate A group of North Denpasar Pembina State kindergarten in the school year 2016/2017.keyword : method of playing, gobag Sodor, collaboration capabilities
PENGARUH PENDEKATAN BEYOND CENTER AND CYCLE TIME BERBANTUAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B SEMESTER GENAP GUGUS I KECAMATAN SUKAWATI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Supersmari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Sukawati Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B yang berjumlah 84 orang anak. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B1 dan B2 di TK Yudistira Batuan School yang berjumlah 32. Kelompok B1 berjumlah 16 menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif, dan kelompok B2 berjumlah orang 16 anak sebagai kelompok control menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dengan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanan alisis uji-t. Hasil analisis diperoleh nilai uji t (thitung) sebesar 4,39. Pada taraf signifikansi 5 % dengan df = 30 diperoleh nilai ttabel sebesar 1.697. Sehingga thitung lebih besar dari ttabel. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berbicara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time dengan berbantuan alat permainan edukatif dengan kelompok anak yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata kemampuan berbicara kelompok eksperimen = 78,43 sedangkan rata-rata berbicara kelompok kontrol = 64,68. Sehingga rata-rata kemampuan berbicara kelompok eksperimen lebih besar dari kelpmok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Sukawati Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci : Pendekatan BCCT, Alat Permainan Edukatif, kemampuan berbicara. This study aims to determine the significant differences in the ability to speak the group of children who were taught using the approach of beyond center and cyrcle time assisted educative game tools and groups of children who were taught using conventional learning in children group B in kindergarten I Gugus I District Sukawati Semester Even Semester 2016/2017 . This type of research is quasi experimental research with Non Equivalent Post-test Design Only Control Group Design. The study population was all children of group B of 84 children. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is group B1 and B2 in TK Yudistira Batuan School which amounted to 32. Group B1 amounted to 16 using approach beyond center and cyrcle time assisted educational game tool, and group B2 amounted to 16 children as control group using conventional learning. The data were collected using observation method with rubric. The data obtained were analyzed using t-test alisis. The result of analysis obtained t test value (tcount) of 4.39. At the significance level of 5% with df = 30, the value of ttable is 1.697. So thitung is bigger than ttable. This means that there is a significant effect on children's group speech skills that are learned using the beyond center and cyrcle time approach with the help of educational game tools with groups of children using conventional learning. Average speaking skill of experimental group = 78,43 while mean speaking control group = 64,68. So the average speaking ability of the experimental group is greater than the control kelpmok. Based on the results of this study can be concluded that there is influence of approach beyond center and cyrcle time assisted educational game tool on the ability to speak to children group B in kindergarten I Gugus I Sukawati District Lessons 2016/2017.keyword : Keywords: BCCT Approach, Educational Game Tool, speaking ability.
PENGARUH METODE BERMAIN AKTIF TERHADAP KEMAMPUAN GERAK LOKOMOTOR ANAK KELOMPOK A PAUD PELITA KASIH SINGARAJA ., Komang Cahyaning Yusma Wiari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan gerak lokomotor dengan penerapan metode bermain aktif pada kelompok A semester II di PAUD Pelita Kasih Singaraja Tahun Pelajaran 2016/1017. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Eksperimen semu yang dilaksanakan dalam dua kelas Subjek penelitian ini adalah 35 anak kelompok A PAUD Pelita Kasih Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Data mengenai kemampuan gerak lokomotor dikumpulkan dengan pengumpulan data metode observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan gerak lokomotor setelah penerapan metode bermain aktif sebesar 44% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain aktif dapat meningkatkan kemampuan gerak lokomotor anakKata Kunci : bermain aktif, gerak lokomotor, metode bermain This study aims to determine the improvement of locomotor motion capability by applying active play method in group A semester II at Pelita Kasih School Lesson Year 2016/1017. The research is experimental research conducted in two classes. The subjects of this study were 35 children of group A in Paud Pelita Kasih Singaraja Year of study 2016/2017. Locomotor capability data were collected by observation data collection using observation sheet instrument. Data were analyzed by using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The result of data analysis shows that there is improvement of locomotor motion ability after application of active game method by 44% which is in medium category, and increase in high category. Based on the results of this study can be concluded that the application of active play methods can improve the ability of locomotor motion of children in Paud Pelita Kasih Singarajakeyword : aktive play, locomotor motion, play method
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA KELOMPOK B GUGUS I SINGARAJA SEMESTER I ., Kadek Ena Partini; ., Drs. I Nyoman Wirya, M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.12606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode proyek dengan metode konvensional terhadap kemampuan mengenal bnetuk geometri pada kelompok B gugus I singaraja semester I tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B Gugus I Singaraja pada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 277 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B TK Satya Kumara yang berjumlah 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan Kelompok B TK Varistha Kids yang berjumlah 27 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan uji-t ditemukan sig. (2-tailedd) yaitu 0,000
Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Cerita Rakyat terhadap Perilaku Empati Anak Kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018 ., Ni Made Wulan Sri Tarini; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan cerita rakyat terhadap perilaku empati anak kelompok B. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain intact-group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Abiansemal berjumlah 103 anak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling, sehingga diperoleh kelompok B3 sebanyak 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B2 sebanyak 28 anak sebagai kelompok kontrol. Data perilaku empati dikumpulkan menggunakan teknik non-tes berupa observasi, kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen (70,43) lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (53,32). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan dk = 56 dan α = 5%, diperoleh thitung > ttabel (6,155 > 2,003) maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan metode bercerita menggunakan cerita rakyat berpengaruh terhadap perilaku empati anak kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disarankan kepada guru agar menggunakan metode bercerita jenis cerita rakyat sebagai metode pembelajaran dalam membentuk perilaku empati anak.Kata Kunci : metode bercerita, cerita rakyat, perilaku empati, anak usia dini This research aimed to determine the effect of story telling method use a folklore to an empathy behavior of children in group B. This research was a Pre-Experiment with Intact-Group Comparison design. The population was all children of group B in TK Negeri Pembina Abiansemal amount 103 children. The sample in this research was determine by using random sampling technique, with the result that B3 group of 30 children as experiment group and B2 group of 28 children as control group. Empathy behavior data collected by using non-test techniques, that was observation method, then analyzed by t-test. The results of this research indicate that the average score of the experimental group (70,43) is higher than the average score of the control group (53.32). Based on the result of t-test analysis with df = 56 and α = 5% obtained tcount > ttable (6,155 > 2,003) then Ho is rejected. Thus it could be conclude that there is story telling method using folklore influential to the empathy behavior of children group B in TK Negeri Pembina Abiansemal Academic Year 2017/2018. Based on the results, it can be suggest to teacher to use the story telling method of folklore as a method of learning in shaping empathy behavior of children.keyword : story telling method, folklore, empathy behavior, early childhood

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue