cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENGARUH PENDEKATAN KOMUNIKATIF BERBASIS TALKING STICK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DINI ANAK ., Ni Md. Malini Mas Udayani Rangkan; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi dini anak, antara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan komunikatif berbasis talking stick dengan anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan konservatif pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Melati Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Melati berjumlah 510 anak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Adapun sampel penelitian ini adalah kelompok B1 TK Gita Maharani berjumlah 28 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 berjumlah 22 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan literasi dini dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan instrument lembar observasi kemampuan literasi dini. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil uji-t diperoleh t_hitung=12,597 dan dengan taraf signifikan 5%,dk = 48 diperoleh t_tabel = 2,021. Maka, thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan kemampuan literasi dini anak, antara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan komunikatif berbasis talking stick dengan anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan konservatif pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Melati Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak, kemampuan literasi dini, pendekatan komunikatif berbasis talking stick This study aims to determine differences in the ability of children's early literacy, between children who received learning using a communicative approach based on talking stick with children who received learning using a conservative approach based on talking stick in children of group B of Gugus Melati Kindergarten North Denpasar District academic year 2017/2018. This study included a quasi-experiment with a non-equivalent control group design. The population of this study is the children of group B Gugus Melati Kindergarten. The total amount of the children is 510. The sample is determined by simple random sampling technique. The sample is B1 TK Gita Maharani group of 28 children as the experiment group and B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 group of 22 children as the control group. The data is collected using observation technique as well as the observation sheet as the instrument. The data obtained is analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (T-test). The T-test result shows that t_hitung = 12.597 and with a significant level of 5%, dk = 48 obtained ttabel = 2.021. Thus, thitung> ttabel, moreover, H0 is rejected and HA is accepted. In conclusion, there are significant differences in early literacy ability of children, between children who received learning using a communicative approach based on talking stick with children who received learning using a conservative approach in children of group B of Gugus Melati District Kindergarten North Denpasar academic year 2017/2018.keyword : children, communicative approach based on talking stick, early literacy ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PENGUKURAN ANAK TAMAN KANAK-KANAK ., NI NENGAH DARMAYANTI; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran, antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran ekspositori pada anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli yang berjumlah 195 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Harapan Bunda yang berjumlah 16 anak sebagai kelompok eksperimen serta anak kelompok B1 TK Citra Widya yang berjumlah 17 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil pengukuran anak dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 6,908 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (db) 31 = 2,042. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian dapat diketahui bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran antara anak yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran contextual teaching and learning dengan anak yang diberikan model pembelajaran ekspositori.Kata Kunci : contextual teaching and learning, kemampuan pengukuran The aim of this study is to know the significant difference of measurement capability, between children who are given learning using contextual teaching and learning (CTL) model with children who are given learning using expository learning model in children group B of TK Gugus I Kecamatan Susut, District of Bangli Academic Year 2017 / 2018. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this research is all the children of group TK Group I Susut District, Bangli regency. The total amount of population of this research is 195 people. The sampling technique is using cluster sampling technique. The sample in this research is the children of group B TK Harapan Bunda which consists of 16 children as experiment group and children of group B1 TK Citra Widya which consists of 17 children as control group. The data of children's measurement is collected by observation technique using observation sheet. The data obtained is analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with T-test. Based on the result of data analysis, the result of t-test is thitung 6,908 and ttabel with significant level 5% at degrees of freedom (db) 31 = 2,042. The result of t-test shows that thitung> ttabel, then H0 is rejected and HA is accepted. Thus, it can be seen that, there is a significant difference in the ability of measurement between children who are given learning with contextual teaching and learning model with children who are given expository learning model.keyword : contextual teaching and learning, measurement capability
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA PADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Wayan Eka Praba Dewi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning) terhadap kemampuan kerjasama anak Taman Kanak-kanak. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain nonequevalent pretest-posttest control group desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus III Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B2 Taman Kanak-kanak Widya Kumara Banjar Jawa yang berjumlah 21 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B Taman Kanak-kanak Dana Punia yang berjumlah 26 anak sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang kemampuan kerjasama sebelum dan sesudah perlakuan. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel bersistribusi normal dan varians populasinya homogen, maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning) terhadap kemampuan kerjasama anak (t= 21,551, sig= 0.000).Kata Kunci : Kerjasama, metode pembelajaran berbasis proyek. This study aimed at determining the effect of project based learning method on the cooperation ability of children at Kindergarten. This study was quasi-experimental research using a nonequevalent pretest-posttest control group desaign. Population in this research were all children of group B Kindergarten in Cluster III of Buleleng Subdistrict in Academic Year 2017/2018. The sample in this research were group B2 Kindergarten Widya Kumara Banjar Jawa which amounted to 21 children as experiment group and group B Kindergarten of Dana Punia which amounted to 26 children as control group. Data collection method used in this research was observation method used to collect data about the cooperation ability before and after treatment. From the test of normality and homogeneity variance, it was known that the sample were normally distributed and the variance was homogeneous, so to test the hypothesis t-test was used with 5% significance level. The result of the research showed that there was an effect of project based learning method on the cooperation ability of children (t = 21,551, sig = 0.000). keyword : Cooperation, project-based learning method.
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD GUGUS ANGGREK KECAMATAN KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Luh Putu Ria Kurniawati; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan menyimak pada anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara yang berjumlah 552 orang. Sampel ditentukan secara random. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Pradnyandari III Kecamatan Kuta Utara berjumlah 26 anak sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara berjumlah 25 anak sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode non tes (observasi). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,52 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 49 diperoleh nilai ttabel = 2,02 sehingga thitung = 4,52 > ttabel = 2,02. Maka diperoleh nilai thitung 4,52 > ttabel 2,02. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Maka terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bercerita dengan kelompok anak yang tidak dibelajarkan melalui metode bercerita. Adapun nilai rata-rata kemampuan menyimak anak yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (82,35 > 73,12). Maka dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak usia dini, metode bercerita, kemampuan menyimak This study aims to determine the effect of the method of telling the ability to listen to children group B in PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Lesson Year 2017/2018. This research is a quasi experimental research using nonequivalent control group design. The population in this study all the children of group B in PAUD Anggrek District North Kuta, which amounted to 552 people. The sample is determined randomly. The sample in this research is the children of group B2 TK Pradnyandari III North Kuta District amounted to 26 children as experimental group and children group B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara amounted to 25 children as control group. Data collection was done by non test method (observation). The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results obtained t calculation = 4.52 while at the level of significance of 5% with dk = 49 obtained ttable value = 2.02 so thitung = 4.52> ttabel = 2.02. Then obtained value t count> ttabel. Based on the test criteria, then H0 is rejected. Then there is a significant difference in listening ability between groups of children who are taught through the method of telling stories with groups of children who are not learned through the method of telling. The mean value of children's listening ability obtained between the experimental group was higher than the control group (82.35> 73.12). Then it can be concluded that the storytelling method influences the ability of listening to the group B children in PAUD Anggrek Orchid North Kuta District Academic Year 2017/2018.keyword : early childhood, story telling method, listening ability
Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Sains Permulaan Anak Kelompok B3 TK Sila Chandra I Batubulan Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2017/2018 ., NI WYN EKA KLARISSA; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15186

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan sains permulaan anak. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 anak kelompok B3 TK Sila Chandra I Batubulan Kecamatan Sukawati. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Data yang dikumpulkan menggunakan metode tes objektif, hasil tersebut dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test (82,60) lebih tinggi daripada nilai rata-rata pre-test (70,00). Uji statistik menunjukkan bahwa thitung ≥ ttabel dengan harga thitung 74,11 dan harga ttabel 2,093 maka H0 ditolak dan Ha diterima pada taraf signifikansi 5 % dengan dk=19. Ini berarti terdapat pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan sains permulaan anak Kelompok B3 TK Sila Chandra I Batubulan Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2017/2018. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang dapat diberikan hendaknya dalam sebuah pembelajaran seorang pendidik atau guru memilih pendekatan yang tepat dalam merancang kegiatan sains melalui percobaan-percobaan sederhana. Kata Kunci : Kata Kunci: Pendekatan saintifik, kemampuan sains permulaan, percobaan sederhana ABSTRACT This research was aimed to determine the influence of scientific approaches to the early child’s science skills. The type of this research was pre-experiment with used One Group Pretest-Posttest Design. of science group B3 in Sila Chandra I Batubulan Kindergarten academic year 2017/2018. Population in this research is 20 child group B3 in Sila Chandra I Batubulan Kindergarten. The sample in this research used saturated sample technique that was all the group B3 of children in Sila Chandra I Batubulan Kindergarten which amounted 20 persons. Sample in this research use saturated sample technique. Data collacted using objective test method, the result is analyzed using t-test. Research results showed the average post-test (82,60) higher than the average pre-test (70,00). The satistical test shows that the price The result of hypothesis test shows that tcount ≥ ttable was 74,11 ≥ 2,093 with dk = 19 and significance level 5%, so H0 was rejected and Ha was accepted. Based on the results obtained, it could be concluded that there was a significant influence on the used scientific approach to the early science skills of children group B3 in Sila Chandra I Batubulan Kindergarten academic year 2017/2018. Based on the results of this study, suggestions should choose the appropriate approach in designing science activities through simple experiments. keyword : Keywords: Scientific approach, early science skills, simple experiment.
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA "BUDI PEKERTI DAN KEBIASAAN BAIK" TERHADAP KARAKTER ANAK PADA TAMAN KANAK-KANAK ., TITIS IMANDA; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakter anak antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik” dengan anak yang diberikan pembelajaran melalui metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 387 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data penelitian tentang karakter anak dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang dikumpulkan adalah data mengenai karakter anak yang dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. bedasarkan hasil analisis di peroleh thitung= 2.742 pada taraf Sig 0,05 dengan dk 40 diperoleh nilai ttebel= 2.021. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis H1 diterima yang menyatakan terdapat perbedaan karakter anak antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik” dan anak yang diberikan pembelajaran tanpa melalui permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik”. Jadi, dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga “Budi Pekerti dan Kebiasaan Baik” berpengaruh terhadap karakter anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : karakter, permainan ular tangga, eksperimen The purpose of this research is to know the difference of children character between children who are given learning using "Character Education and Good Habit" Snake and Ladder Game with the children given by lecture method. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this study is group B children in Kindergartens of Gugus VI Singaraja academic year 2017/2018 which is 387 students. The sample of this research is selected using cluster random sampling technique. The research data about the character of the children is collected by observation method. The data collected was the data on the character of the children analyzed using descriptive statistical analysis method and inferential statistic with t-test. Based on the analysis results obtained tcount = 2.742 at the level of Sig 0.05 with dk 40 obtained value ttable = 2.021. Based on the test criteria, H0 is rejected, this means the Ha hypothesis is accepted which states there are differences between the children character between the children who were given the lesson using the "Character Education and Good Habit" Snake and Ladder Game and children who are given learning through without the "Character Education and Good Habit" Snake and Ladder Game. Thus, it can be concluded that "Character Education dan Good Habit" Snake and Ladder game influences the character of group B's children in Kindergartens in Gugus VI Singaraja of academic year 2017/2018.keyword : character, snake and ladder game, experiment
Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Sosial Pada Anak Kelompok B Di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2017/2018 ., Ni Putu Suarningsih Eka Putri; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek terhadap kemampuan sosial anak. Kemampuan sosial adalah anak belajar berinterkasi dengan orang lain. Sedangkan metode proyek merupakan merupakan salah satu metode pembelajaran yang bisa membangkitkan keaktifan peserta didik, anak dapat memecahkan masalah yang diberikan oleh gurunya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B1 semester genap di Gugus III Kecamatan Tampaksiring berjumlah 109 orang. Sampel penelitian yaitu 31 anak kelompok B1 TK Soma Negara sebagai kelompok eksperimen dan 29 anak kelompok B1 TK Ratna Kumara sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan sosial anak dikumpulkan dengan instrumen non tes melalui observasi , ceklis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,22. Pada taraf signifikansi 5% dengan dk 58 diperoleh ttabel = 2,00. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel, se¬hingga dapat diinterprestasikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan sosial yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok control yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode proyek dan kelompok yang tidak dibelajarkan dengan metode proyek. Dilihat dari nilai rata-rata kemampuan sosial kelompok eksperimen adalah 76,67 lebih besar dari rata-rata kemampuan sosial kelompok kontrol yang hasil rata-ratanya sebesar 66,27. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode proyek berpengaruh terhadap kemampuan sosial siswa pada anak kelompok B di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : Metode Proyek, kemampuan sosial, anak usia dini This study aims to determine the effect of project methods on children's social skills. Social skills are children learning to interact with others. While the project method is one of the learning methods that can generate the learner's activity, the child can solve the problem given by the teacher. The type of research used is quasi experiment with nonequivalent control group design. The population in this study is all children of group B1 even semester in Group III Tampaksiring District amounted to 109 people. The samples were 31 children of B1 TK Soma Negara group as experiment group and 29 children of B1 TK Ratna Kumara group as control group. Child social ability data collected by non test instrument through observation, checklist. The collected data were analyzed using the t-test. Based on the data analysis, obtained t count = 5.22. At the level of significance of 5% with dk 58 obtained ttable = 2.00. This means that thitung> ttable, so it can be interpreted that there are significant differences in social capability between the experimental group and the control group following the lesson using project and group methods not taught by the project method. Judging from the average score of social ability of the experimental group is 76.67 is greater than the average social ability of the control group whose average result is 66.27. Thus it can be concluded that the learning using project method affect the social ability of students in children group B in kindergarten class III Tampaksiring District School Year 2017/2018.keyword : Project method, social skills, early childhood
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B PADA TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Putu Alit Sariati; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus IV Kecamatan Melaya Tahun Ajaran 2017/2018 dengan anak yang menggunakan metode konvensional. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post te s only control grup desain. populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B di gugus IV Kecamatan Melaya Tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 223 anak. Sampel penelitian ini yaitu TK Kumara Bina Graha I Manistutu yang berjumlah 20 anak dan TK Karya Semadi Tukadaya yang berjumlah 21anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Data kemampuan sosial dikumpulkan menggunakan instrumen kemampuan sosial. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan sosial antara anak yang menggunakan metode pembelajaran bercerita dengan anak yang menggunakan metode konvensional dengan thit = 29,774 > ttab 2,042 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan metode bercerita yaitu 28,00 dan skor rata-rata anak yang menggunakan metode konvensional yaitu 16,10. Dengan demikian metode bercerita sangat berpengaruh dengan kemampuan sosial anak. Perbaikan yang dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode bercerita terhadap kemampuan sosial anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemmapuan sosial anak anatara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan metode bercerita dengan menggunakan metode konvensional terhadap kemampuan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus IV Cendrawasih Kecamatan Melaye Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : kemampuan sosial, metode bercerita,TK This study aims to determine the effect of the method of telling the social ability of group B children in Kindergarten Gugus IV Village Melaya District School Year 2017/2018 with children using conventional methods. This type of research is a quasi-experimental study with post te s only control group design. the population of this study is the entire group B in cluster IV District Melaya 2017/2018 lesson year which amounted to 223 children. The sample of this research is TK Kumara Bina Graha I Manistutu which amounted to 20 children and TK Karya Semadi Tukadaya which amounted to 21anak. The method used in data collection is the observation sheet. Social skills data are collected using social capacity instruments. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The results showed that there are differences in social ability between children using the method of learning to tell stories with children using conventional methods with thit = 29.774> ttab 2.042 this means there are significant differences. This can be seen from the average score of children using the storytelling method is 28.00 and the average score of children using the conventional method is 16.10. Thus the storytelling method is very influential with the social skills of children. Improvements made in the learning process by using the method of telling the social ability of children in overcoming obstacles in the process of learning in class. So it can be concluded that there are significant differences in social kemmapuan children anatara children who received learning using the method of storytelling by using conventional methods of social skills of group B children in Kindergarten IV Cendrawasih District Melaye Year Academic Year 2017/2018.keyword : ocial skills, telling methods, kindergarten
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI KELOMPOK B ., Ayu Putu Puspa Ariyani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15198

Abstract

Pada kenyataannya perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri gugus VII Singaraja masih sangat rendah, dilihat dari rata-rata 51,50%. Hal ini disebabkan kurangnya penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang belum efektif, sehingga kualitas proses pembelajaran kurang optimal terutama dalam kemampuan mengenal bentuk geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group desigs”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus VII Singaraja pada tahun 2017/2018 yang berjumlah 286 orang. Sampel penelitian ini adalah TK Diponegoro Singaraja dengan jumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan TK Weda Purana Singaraja dengan jumlah 15 orang sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasi homogen maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 3.140 dan ttabel =2.032 pada taraf signifikan 5% dengan dk= 34, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel, maka H0 ditolak H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus VII Singaraja tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak usia dini, mengenal bentuk geometri, inkuiri terbimbing. In fact, the cognitive development of children in recognizing geometric shapes in the Singaraja Gugus VII is still very low, seen from an average of 51.50%. This is due to the lack of use of guided inquiry learning model that has not been effective, so the quality of learning process is not optimal, especially in the ability to recognize geometry shapes. This study aims to determine the effect of guided inquiry learning model on the ability to recognize geometric shapes. This research is classified as quasi-experiment with non-equivalent control group design ". The population in this study is the entire group B in Kindergartens of Gugus VII Singaraja in 2017/2018 which is 286 people. The sample of this research is Diponegoro Singaraja Kindergarten with 21 people as experimental group and Vedana Tana Singaraja with 15 people as control group. The data of this research is collected using observation and documentation method. From normality test result and homogeneity of variance, it is known that samples are normally distributed and homogenous population variant, hence, to test hypothesis used t-test with 5% significant level. The result of t-test is obtained tct = 3.140 and ttable = 2.032 at 5% significant level with dk = 34, by comparing tcount result with ttable it can be concluded that tct> ttable, then H0 rejected and H1 accepted, so it can be concluded that there is significant effect to the inquiry learning model is guided towards the ability to recognize the geometry of group B in kindergartens of Gugus VII Singaraja of academic year 2017/2018.keyword : early childhood, crecognizing geometry, guided inquiry.
PENGARUH PERMAINAN KONSTRUKTIF TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PADA KELOMPOK B GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Mutiara Hadi Pratiwi; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15199

Abstract

Perkembangan sosial anak sangat penting untuk dikembangkan dalam melakukan hubungan sosial di lingkungan sekitarnya, tetapi pada kenyataannya perkembangan sosial anak masih rendah dengan rata-rata 42,50%. Hal ini disebabkan minimnya penggunaan permainan konstruktif yang belum efektif, sehingga kualitas proses pembelajaran kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan konstruktif terhadap perkembangan sosial anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan desain penelitian Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B pada gugus VI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 387 anak. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling dan yang terpilih sekolah TK Negeri Pembina sebagai kelompok eksperimen serta TK Aisyiyah sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen memperoleh rata-rata sebesar 32.23 sedangkan pada kelompok kontrol memperoleh sebesar 24.75. Data perkembangan sosial anak kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusikan normal dan homogen. Kemudian data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh hasil t_hitungdari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memperoleh hasil sebesar 12,26 dengan taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan dk =57 adalah 2.002, sehingga t_hitung lebih besar dari t_tabel maka H_0 ditolak dan H_1 diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok yang mendapatkan perlakuan permainan konstruktif dengan kelompok yang tidak mendapatkan perlakuan.Kata Kunci : perkembangan sosial, permainan konstruktif. Social development of children is very important to be developed in social relationships in the surrounding environment. But in fact, the social development of children is still low with an average of as 42,50%. This is due to the lack of use of contructive games that have not been effective.so, the quality of learning process is less than optimal. This study aims to determine the effect of constructive game on social development of children. This type of study is a quasi experimental research, with research design Non equivalent Control Group Design. The population in this study were all children of group B in cluster VI Buleleng sub-district which amounting to 387 children. Sampling by technique cluster sampling, and selected one is Negeri Pembina kindergarten school as experimental group and Aisyiyah kindergarten as a control group. The results showed that in the experimental group earn on average 32,23 while in the control group earn on average 24,75. The children's social development data of the experimental group and the control group are normal and homogeneous distributed. Then the data were analyzed using t-test, the result obtained t_hitung of the experimental group and the control group obtained the result of 12.26 with a significant level of 5% degree of freedom = 57 t_tabel of 2.002, so t_hitung bigger than t_tabel then H_0 rejected and H_1 accepted which means there is a significant influence between groups receiving constructive game treatment with non-treated groups.keyword : social development, constructive game.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA More Issue