Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
1,354 Documents
PENGARUH METODE BERCERITA LOKAL BALI TERHADAP NILAI KARAKTER ANAK KELOMPOK B TK GUGUS MELATI KECAMATAN MARGA TABANAN TAHUN AJARAN 2017/2018
Paramita, Ni Made Maitri;
., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.;
., Dr. I G. A. Agung Sri Asri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v6i1.15242
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita lokal Bali terhadap nilai karakter anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (Quasi Eksperimen) menggunakan rancangan Nonequevalend Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus Melati Kecamatan Marga terdapat lima TK keseluruhan berjumlah 275 anak. Sampel ditentukan secara random. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B1 TK Margarana Kecamatan Marga berjumlah 25 anak sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B2 TK Dwi Jaya Kecamatan Marga berjumlah 23 sebagai kelompok control. Data yang terkumpul dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. berdasarkan analisis data diperoleh thitung = 4,86 sedangkan pada taraf signifikan 5% dan dk = 46 diperoleh nilai ttabel = 1,678 sehingga thitung 4,86 ? ttabel 1,678, maka terdapat perbedaan yang signifikan nilai karakter antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bercerita lokal Bali dengan kelompok anak yang tidak dibelajarkan melalui metode bercerita lokal Bali. Adapun nilai rata-rata kemampuan nilai karakter anak yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (61,68 > 42,5) maka disimpulkan bahwa metode bercerita lokal Bali berpengaruh terhadap nilai karakter anak kelompok B TK Gugus Melati Kecamatan Marga Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : Nilai Karakter, Metode Bercerita Lokal Bali *This study aims to determine the influence of local story telling method of Balinese characters. This research is a quantitative research with kind of quasi experiment (Quasi Eksperimen) using Nonequevalend Control Group Design. The population of this research is all children group B TK Gugus Melati Subdistrict Marga there are five kindergarten total of 275 children. The sample is determined randomly. The sample in this research is group B1 TK Margarana Subdistrict Marga amounting to 25 children as experiment group and children group B2 TK Dwi Jaya Subdistrict Marga amount 23 as control group. The collected data were analyzed descriptive statistics and inferential statistics with t-test. based on the data analysis obtained thitung = 4.86 while at a significant level of 5% and dk = 46 obtained ttable value = 1.678 so that tcount 4.86 ? ttabel 1.678, then there is a significant difference in the character values between groups of children who learned through the method of local story telling Bali with groups of children who are not learned through the local story telling method of Bali. The average value of the ability of the children's character values obtained between the experimental group is higher than the control group (61.68> 42.5) it is concluded that the local story telling method influences the character of children group B TK Gugus Melati Marga Sub-district Year 2017 / 2018. keyword : *Character Building, Character Values, Bali Local Storying Method
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DILIHAT DARI STATUS PEKERJAAN IBU DI KELURAHAN BANYUNING KECAMATAN BULELENG
., Luh Suardani;
., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7765
Kemandirian anak perlu dikembangkan karena pada masa pra sekolah anak harus sudah mampu memisahkan diri dengan keluarganya terutama dengan sosok ibu. Banyak anak-anak sudah memiliki tingkat kemandirian sedang, itu merupakan dampak dari status ibu-ibu yang awalnya hanya sebagai ibu rumah tangga sekarang bergeser menjadi wanita karir. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian anak adalah banyaknya ibu-ibu yang bekerja demi memenuhi kebutuhan sosial, ekonomi keluarga atau sekedar memenuhi tuntutan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kemandirian anak usia 5-6 tahun dilihat dari status pekerjaan ibu di kelurahan banyuning kecamatan buleleng. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat Perbedaan Tingkat Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Dilihat Dari Status Pekerjaan Ibu Di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif dengan menggunakan subjek anak usia 5-6 tahun yang diasuh oleh ibu yang bekerja dan ibu rumah tangga di kelurahan banyuning kabupaten buleleng. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, subjek diambil berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik skala. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan anava satu jalur. Berdasarkan hasil analisis anava satu jalur menunjukkan dapat diketahui bahwa nilai F = 3,022, sedangkan nilai Ftabel dengan taraf signifikansi 5% sebesar 2,84. Dengan demikian nilai F pada perhitungan ANAVA satu jalur lebih besar dari nilai Ftabel ( F = 3,022 >Ftabel = 2,84). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Jadi terdapat perbedaan tingkat kemandirian anak dilihat dari status pekerjaan ibu.Kata Kunci : Kemandirian Anak, Status Pekerjaan Ibu ????The child's independence needs to be developed for the pre school child should have been able to separate himself with his family, especially the mother figure. Many children already have a moderate level of independence, it is the impact of the status of mothers who initially only as a housewife now shifted into a career woman. One of the factors affecting the level of the child's independence is the number of mothers who work to meet the needs of social, economic, family or just to meet the demands of a career. This study aims to determine differences in the level of independence of children aged 5-6 years seen employment status of mothers in the village Banyuning Buleleng districts. The hypothesis of this study is that there are differences Independence Childhood Level 5-6 Years Seen From Job Status In Sub Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. This study is a comparative research by using subject of children aged 5-6 years who was raised by a working mother and housewife in the village Banyuning Buleleng regency. The sampling method used in this research is purposive sampling, the subject is taken based on the characteristics that have been determined. Data collection techniques in this study using the technique of scale. While the analysis of the data in this study using ANOVA one lane. Based on the analysis ANOVA showed one path can be seen that the value of F = 3.022, while the value of F table with a 5% significance level of 2.84. Thus the value of F in the ANOVA calculation of the track is greater than the value Ftabel (F = 3.022> Ftabel = 2.84). This suggests that the hypothesis is accepted. So there are differences in the level of the child's independence views from maternal employment status.keyword : The Child's Independence, Maternal Employment Status
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN PADA ANAK
., Ni Kadek Ayu Mekarningsih;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5882
Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B1 TK Pra Widya Dharma Kintamani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa lisan melalui penerapan metode bercerita berbantuan media audio visual pada anak kelompok B1 di TK Pra Widya Dharma Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli semester II tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini berjumlah 25 anak. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi, sedangkan hasilnya dianalisis dengan metode statistik deskriptif dan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan siklus I sebesar 65,06% berada pada kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 80,26% berada pada kategori tinggi. Jadi peningkatan kemampuan berbahasa lisan dengan metode bercerita berbantuan media audio visual sebesar 15,20%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak TK Pra Widya Dharma Kintamani. Kata Kunci : kemampuan berbahasa lisan, metode bercerita, media audio visual Problems in this study about the low oral language skills of children in group B1 Kindergarten Pra Widya Dharma Kintamani. This study aims to determine the increase oral language skills through the application of methods of storytelling aided audio-visual media in children kindergarten Pre B1 group Widya Dharma Kintamani, Kintamani, Bangli Regency second semester of the academic year 2014/2015. This research uses a method of classroom action research (PTK), which is conducted in two cycles. Subjects of this study of 25 children. Data collection research using observation sheets, while the results were analyzed by quantitative descriptive method. The result showed that an increase in the first cycle of 65.06% in the medium category and the second cycle increased to 80.26% at the high category. %. So the increase in oral language skills with storytelling aided audio-visual media 15.20%. The conclusion from this study that the application of the method of storytelling aided audio-visual media can enhance the oral language skill of kindergarter children Pra Widya Dharma Kintamani. keyword : oral language skills, storytelling, audio-visual media
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN
., Ni Luh Delvi Marlinda;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3155
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa lisan pada anak kelompok B1 semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 di TK Ganesa Singaraja setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka jari. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 14 orang anak TK Ganesa Singaraja pada kelompok B1 semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan berbahasa lisan pada anak kelompok B1 setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka jari pada siklus I sebesar 72,1% yang berada pada katagori sedang kemudian pada siklus II menjadi 82,5 tergolong pada katagori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka jari sebesar 10, 4%.Kata Kunci : Metode Bercerita, Media Boneka Jari, Kemampuan Berbahasa Lisan This research is aimed to know the development of students? ability in spoken language of class B1 in the Second Semester in the Academic Year 2013/2014 in Ganesa Kindergarten Singaraja by applying story telling method using finger puppet media. This research was a classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of the study are 14 kindergarten students in class B1 in the second semester in the academic year of 2013/2014. The data was collected by using observation method. The instrument used was in form of observation form. The data collected were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive. Results of the data analysis showed that the average score of students? spoken language ability of B1 group increased after implementing storytelling method with assist of finger puppet media from 72.1% in the first cycle in which it is categorized as moderate category into 82.5 % in the second cycle in which it is categoried as high category. In conclusion, there is an increase of students? spoken language ability after implementing storytelling method aided by finger puppet media that is 10.4%. It is categorized as relatively high category.keyword : storytelling method, finger puppet, spoken language ability
PENGARUH METODE PROYEK BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B DI TK GUGUS III KECAMATAN TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2018/2019
., Ni Wayan Mulandini;
., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.;
., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v7i1.18743
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring, yang kemudian dilakukan pengundian untuk mendapatkan 2 sekolah sebagai sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata posttest kemampuan motorik halus pada kelompok ekperimen sebesar 82.12 sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 68.82. Hasil analisis lebih lanjut diperoleh thitung sebesar 7.82 dengan taraf signifikan 5% dan dk=56 dengan nilai 2,003. Berdasarkan analisis data tersebut, ditunjukkan dengan thitung > ttabel kemampuan motorik halus.Kesimpulan pada penelitian ini metode proyek berbasis pendekatan saitifik berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring.Kata Kunci : metode proyek, pendekatan saintifik, motorik halus. This study aims to determine the effect of the project method based on a scientific approach to the fine motor skills of group children B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring. This type of research is quasi experimental with the design of nonequivalent control group design. The population of this study were all group children B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring, then the draw was made to get 2 schools as samples. The results of this study showed that the average posttest of to the fine motor skills in the experimental group was 82.12 while in the control group it was 68.82. The results of further analysis obtained tcount of 7.82 with a significance level of 5% and dk =56 with a value of 2,003. Based on the analysis of the data, it is indicated by tcount > ttable of fine motor skills. The conclusion in this study is that the project method based on a competitive approach influences fine motor skills in group children B TK Gugus III Kecamatan Tampaksiring. keyword : project method, scientific approach, fine motor
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA KONKRIT MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL
Risanti, Ni Made Nita
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1001
Salah satu aspek perkembangan Taman Kanak-kanak yang diteliti adalah perkembangan sosial emosional yang merupakan suatu perasaan atau pikiran seseorang berinteraksi dengan lingkungannya. Perkembangan sosial emosional dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode pemberian tugas berbantuan media konkrit melalui kegiatan finger painting. Penelitian ini melibatkan anak kelompok A Taman Kanak-kanak Ganesha Denpasar Selatan semester II tahun ajaran 2012/2013, yang berjumlah 10 anak dengan 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Metode observasi adalah metode atau cara-cara yang menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya peningkatan perkembangan sosial emosional anak kelompok A melalui kegiatan finger painting berbantuan media konkrit pada siklus I sebesar 55,5% pada kategori rendah dan meningkat pada siklus II menjadi 81,9 % berada pada kategori tinggi. Dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 26,4%.
PENERAPAN CERITA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN MORAL ANAK KELOMPOK B DI PAUD WIDYA LAKSMI
., Ni Kadek Eka Jayanti;
., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7807
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman moral untuk anak usia dini di PAUD Widya Laksmi tahun ajaran 2015/2016 setelah diterapkannya cerita kearifan local berbantuan media gambar. Melalui pendidikan kita bisa membentuk karakter bangsa juga mengembangkan minat dan bakat anak sejak usia dini. Penelitian yang dilakukan di PAUD Widhya Laksmi pada kondisi awal, pemahaman moral anak berada pada kategori rendah yang dihitung melalui M% mencapai skor 42,88%. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data dianalis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan cerita berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan pemahaman moral anak pada siklus I sebesar 65-79% yang berada pada kategori sedang. Kemudian dilanjutkan pada siklus II yang mendapatkan hasil 92,8% yang berada pada kategori sangat tinggi. Penerapan Cerita Berbasis Kearifan Lokal Dapat Meningkatkan Pemahaman Moral Anak Usia Dini Kelompok B Semester II Di PAUD Widya Laksmi Tahun Ajaran 2015/2016?. Kata Kunci : kearifan lokal, pemahaman moral AUD, media gambar Through eduction, we could build national character and develop kindergarten?s interest and latent. Kindergarten was one of the educational institution of formal young learner. In line with the research conducted by Widhya Laksmi kinderganten, proved that students? understanding was at low category counted by M% showed that the score of 42,88% indicated that below standart. This research aimed at increasing student? moral know ledge at B grup of kindergarten in the academic year 2015/2016 aided by picture. This research belonged to classroom action research conducted in II circles, the method used were observation mthod and observation sheet. The date analyzed by using descriptive and qualitative statistic analysis. Yhe result of this study showed that implementation of story based on local learning could increase student? moral know ledge at first circle amount of 66,79% categorized at medium level. Then, the result at the second circle showed that the student? moral knowledge was 92,8% categorized as high level. In conclusion, the implementation of story based on local learning could improve kindergarten dtudent? moral knowledge at B group of Widhya Lakmsi kindergarten in the academic 2015/2016. keyword : local learning, moral knowledge, picture media
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK
., I Gusti Ayu Ketut Divtahari;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Didith Pramunditya Ambara, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5912
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menyimak anak kelompok A semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Kartika VII-3 Singaraja. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok A Semester II. Tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Kartika VII-3 Singaraja. Data penelitian tentang kemampuan menyimak dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan presentase rata-rata pengembangan kemampuan menyimak anak pada siklus I sebesar 65,08% dengan kriteria sedang, menjadi 80,20% dengan kriteria tinggi pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 15,12%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berbantuan boneka dapat meningkatkan kemampuan menyimak pada anak kelompok A Semester II. Tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Kartika VII-3 Singaraja.Kata Kunci : kemampuan menyimak anak usia dini, media boneka, metode bercerita This study aimed to develop listening skill of children group A on second semester in academic year 2014/2015 at TK Kartika VII-3 Singaraja. This research is a classroom action research (PTK). Subjects of this research were 16 children group A in second semester. Academic year 2014/2015 at TK Kartika VII-3 Singaraja. The data about listening skill were collected through observation with the instrument such as observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical method and quantitatively. The result in this research showed an increase in the average percentage of the development of listening skills of children in the first cycle of 65.08% with moderate criteria, be 80.20% with the high criteria in the second cycle, an increase of 15.12%. Based on the research that has been done can be concluded that the method of storytelling aided puppet can improve listening skills in children in group A Semester II. 2014/2015 academic year in TK Kartika VII-3 Singaraja.keyword : listening capabilities early childhood, media puppet, storytelling method
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERNUANSA BERMAIN BERBANTUAN MEDIA GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B TK ERAWAN JAGAPATI ABIANSEMAL BADUNG TAHUN AJARAN 2013/2014
., I Gusti Ayu Putu Sri Bintang Kristina De;
., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd;
., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3178
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui penerapan pembelajaran kontekstual bernuansa bermain berbantuan media geometri pada anak kelompok B TK Erawan Jagapati Abiansemal Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Erawan Jagapati Abiansemal Badung tahun ajaran 2013/2014. Data kemampuan kognitif dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan penugasan dengan instrumen lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase perkembangan kognitif anak kelompok B pada refleksi awal sebesar 54,72%. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan meningkatkan kemampuan kognitif pada siklus I sebesar 65,40% dengan kategori sedang dan meningkat menjadi 90,40% dengan kategori sangat tinggi pada siklus II. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran kontekstual bernuansa bermain berbantuan media geometri dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Erawan Jagapati Abiansemal Badung tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kontekstual bernuansa bermain, media geometri, kemampuan kognitif The purposes of this research is to know the raising of children?s cognitive ability through implementation of contextual learning method game nuance assisted by geometry media at B Group of Erawan Kindergarten Jagapati Abiansemal Badung academic year 2013/2014. This research is classroom action research. The subject of this research is the children of B Group at Erawan Kindergarten Jagapati Abiansemal Badung academic year 2013/2014. The data of cognitive ability are collected by observation method and by giving assignment with observation sheet instrument. After the data collected then analyzes by descriptive statistic and descriptive quantitative analysis method. The data analyses through comparing the result of cycle I and cycle II. From the data analysis showed that the presentange of B group children cognitive development at the first reflection 54.72%. for the treatment at the first cycle there is a increasing presentage become 65,40% in good category and become 90.40% in the very good category at the last of cycle two. So, it can be conclude that the implementation of contextual learning method game nuance assisted by geometry media can raised children?s cognitive ability at B Group of Erawan Kindergarten Jagapati Abiansemal Badung can increase the cognitive development.keyword : contextual learning method game nuance, geometry media, cognitive ability
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK KELOMPOK B TK GUGUS II BULELENG
., Ni Wayan Rian Astami;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.;
., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v7i2.18996
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang diberikan media pembelajaran audio visual dan anak yang diberikan media gambar pada anak kelompok B TK Gugus II Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa TK kelompok B Gugus II Kecamatan Buleleng dengan melibatkan 426 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa TK Pradnya Paramita Singaraja yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa TK Widya Kumara Sthana Singaraja yang berjumlah 18 orang sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi berupa lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t menggunakan SPPS 16.0 for windows diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,000 sedangkan pada taraf signifikansi 5% = 0,05, maka sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak pada anak yang dibelajarakan dengan media pembelajaran audio visual dan yang dibelajarkan berupa media gambar pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : media audio visual, kemampuan menyimak, anak usia dini. This study was aimed to know the difference of listening skills between groups of children who were given audio-visual learning media and children who were given picture media for children in group B TK Gugus II Buleleng sub-district in academic year 2018/2019. The type of this research is Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. The population in this study were kindergarten students group B, Gugus II, Buleleng sub-district which involving of 426 respondents. The sampling technique used is random sampling. The research sample was 20 stuudents as the experimental class from Pradnya Paramita Singaraja kindergarten and 18 students as the control class from Kumara Sthana Singaraja kindergarten. The data of this study were collected by observation method using an observation sheet. Data?s collection was analyzed using t-test descriptive analysis. Based on the results of the t-test analysis using SPPS 16.0 for windows, the value of sig (2-tailed) = 0,000 while at the significance level of 5% = 0.05, then sig (2-tailed) = 0,000