Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
1,354 Documents
PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION MELALUI KEGIATAN KETERAMPILAN TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TK BHAKTI KUMARA KALISADA
Riasi, Putu;
Raga, I Gede;
Suarjana, I Made
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1087
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan perkembangan motorik halus anak dengan penerapan metode group investigation dalam kegiatan keterampilan tangan menganyam pada anak kelompok B. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 20 anak kelompok B TK Bhakti Kumara Kalisada semester II tahun pelajaran 2012/2013. Data penelitian tentang keterampilan tangan menganyam dikumpulkan dengan metode observasi dan metode wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan perkembangan motorik halus anak setelah diterapkan metode group investigation melalui kegiatan keterampilan tangan menganyam pada siklus I sebesar 64,44% yang berada pada kategori rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 82,22% yang berada pada kategori tinggi. Ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan perkembangan motorik halus pada anak kelompok B TK Bhakti Kumara Kalisada dari siklus I ke siklus II sebesar 17,78%. Hal ini terjadi karena metode group investigation dapat meningkatkan sikap saling bekerjasama, berinteraksi antar kelompok dan mendorong anak agar aktif dan kreatif dalam proses belajar mulai dari tahap pertama sampai tahap akhir pembelajaran. Kata Kunci : metode group investigation, keterampilan tangan, motorik halus, pendidikan anak usia dini. Abstract This study aims to determine the increase in fine motoric inprovement with the application of group investigation method of hand weaving skills in the activities of the children in group B. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. Subjects were 20 children in group B Semester II Kindergarten Bhakt Kumara Kalisada academic year 2012/2013. Research data on hand weaving skills were collected by the method of observation and interview methods. Data result of research analysed by using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. Result of data analysis indicate that happened the improvement ability of growth fine motoric child after applied by method of group investigation through activity of skill of hand weave at cycle of I equal to 64,44% residing at natural and low category is improvement of cycle of II equal to 82,22% residing at high kategori. This show the existence of the improvement of ability growth fine motoric at group child of B kindergarten Bhakti Kumara Kalisada of cycle I to cycle of II equal to 17,78%. This matter happened because method of group investigation can improve attitude each other working along to have, interaction between group and push child to be creative and active in course of learning to start from first phase until final phase of study. Keywords: group investigation method, skills, fine motoric, early childhood education.
PENERAPAN KEGIATAN MELIPAT KERTAS ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL
., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Ni Kadek Seri Ayu Wiryaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.8161
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan menerapkan metode penugasan melalui melipat kertas origami pada anak kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus. Siklus I terdiri dari 6 pertemuan dan siklus II terdiri dari 6 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 anak. Data yang diambil dalam penelitian ini mencakup data tentang kemampuan motorik halus anak. Data kemampuan motorik halus anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar observasi dimana penilaian ini dilaksanakan pada tiap pertemuan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penugasan melalui melipat kertas origami berwarna dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak pada anak kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Persentase skor kemampuan motoric halus anak pada siklus I adalah 49,58% dengan kriteria rendah meningkat menjadi 82,91% dengan kriteria tinggi pada siklus II.Kata Kunci : metode penugasan, melipat kertas origami, perkembangan motorik halus This research aims to improve Child soft motoric with assignment method through colored origami paper folding which was conducted at B2 children group in Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten Singaraja. This is a Classroom Action Research which was conducted in 2 cycles. The first cycle were 6 meetings and the second cycle also 6 meetings. Subject of this research was B2 students of TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja in the academic years 2015/2016 which consist of 20 childrens. The main data was about soft motoric skills of the children. Data was collected by observation method, observation sheet instruments. The assessment was done in every meeting. The data collected was analyzed by descriptive statistical analysis. The Research showsed that the implementation of the assignment method through colored origami paper folding state can improve development of soft motoric Children Children at Group B2 in Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten Singaraja. The first cycle showed precentage about 49.58% which was low Criterion. In the second cycle the precentage raised into 82.91% with high criterion.keyword : assignment method, origami paper, and soft motoric development
PENERAPAN METODE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA ANAK
., Putu Diah Febryani;
., Dra. Desak Putu Parmiti,MS;
., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.6026
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan setelah diterapkan metode pembelajaran Make A Match pada anak kelompok B semester II di TK Dharma Sentana Desa Candiksuma Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 20 orang anak kelompok B semester II di TK Dharma Sentana Desa Candiksuma Tahun Pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang kemampuan mengenal lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan dengan penerapan metode pembelajaran Make A Match pada siklus I sebesar 53,1% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,62%yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak sebesar 27,52%.Kata Kunci : metode pembelajaran make a match, kemampuan mengenal lambang bilangan, anak usia dini This research was aimed to know the increase of students? ability in distinguishing figure of number by integrating Make a Match learning method for children in B group of 2nd semester in TK Dharma Sentana Candikusuma district academic year 2014/2015. This research was a classroom action research which was held in two cycles and subject used about 20 children in B group of 2nd semester on TK Dharma Sentana Candikusuma district academic year 2014/2015. The data of students? ability in distinguishing figure of number were collected by using observation method which used observation form sheet as an instrument. The result of data was analyzed by using descriptive statistic and quantitative-descriptive statistic method. The result of data showed that there is an increasing of students? ability in distinguishing figure of number by integrating Make a Match learning method, the percentage was shown as follow; in first cycle, there was about 53.1% which categorized as low performance, in second cycle it was increasing rapidly into 80.62% which categorized as high performance. In conclusion there was a significant increase of students? ability in distinguishing figure of number that has percentage about 27.52%.keyword : Make a Match learning method, students? ability in distinguishing figure of number, early childhood
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK
., Ni Komang Utariani;
., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.;
., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3264
Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya kemampuan berbahasa anak khususnya dalam kemampuan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa dengan penerapan metode bercerita berbantuan media boneka jari pada anak kelompok A di TK Widia Kumara Padangbulia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK Widia Kumara Padangbulia pada kelompok A semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan rata-rata skor kemampuan berbahasa pada anak kelompok A setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka jari siklus I sebesar 58,47% yang berada pada kategori rendah. Kemudian pada siklus II menjadi 84,00% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbahasa setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka jari sebesar 25,33%.Kata Kunci : kemampuan berbahasa, boneka jari, bercerita. The problem of this research was the low of students? language ability, especially in speech. This study aimed to determine the improvement of the ability to speak with the media assisted application of storytelling finger puppets on a group of children in kindergarten Widia Padangbulia Kumara . This research is an action research conducted in two cycles. The subjects were 15 kindergarten children Widia Kumara Padangbulia in group A the second semester of academic year 2013/2014. Research data on language proficiency obtained by using the method of observation with a sheet format of the observation instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The results of the data analysis showed that the increase in the average scores on the language skills of children in group A after applied storytelling finger puppets media aided the first cycle of 58.47 % which is at the low category. Then on the second cycle be 84.00 % which is at the high category. Hence, was improving toward language ability after the implementation storytelling finger puppets asissted media type into 25.33 %.keyword : language ability, finger puppet, storytelling.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PERALATAN KEDOKTERAN DI TK AISYIYAH SINGARAJA
Widiartini, Kadek;
Raga, Gede;
Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1449
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa pada anak kelompok B semester II di TK Aisyiyah Singaraja Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 24 anak kelompok B TK Aisyiyah tahun pelajaran 2012/2013. Data mengenai kemampuan berbahasa dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode wawancara dan data cukup dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain peran dengan menggunakan media peralatan kedokteran dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B TK Aisyiyah tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rerata kemampuan berbahasa anak pada siklus I ke siklus II. Pada siklus I rerata kemampuan berbahasa anak adalah 44,45% yang berada pada kategori rendah sedangkan pada siklus II rerata kreativitas menjadi 94,7% tergolong pada kategori sangat tinggi. Jadi terjadi peningkatan kreativitas sebesar 50,25%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa pada anak kelompok B semester II tahun pelajaran 2012/2013 di TK Aisyiyah meningkat melalui metode bermain peran dengan menggunakan media peralatan kedokteran. Kata-kata kunci: kemampuan berbahasa, metode bermain peran, permainan peralatan kedokteran Abstract This study aims to determine the increase in language ability in children in group B the second semester of kindergarten Aisyiyah Singaraja Academic Year 2012/2013. Research is Classroom Action Research were conducted in two cycles. Each cycle consists of stage of action planning. Action, observation / evaluation and reflection. The study subjects were 24 children in group B Aisyiyah kindergarten school year 2012/2013. Data on language ability in the study conducted using interviews. The data have been obtained and analyzed using Quantitative Descriptive analyzes. The result showed that the media play a role by using medical equipment to improve the language ability of children in group B Aisyiyah kindergarten school year 2012/2013. It can be seen from the increace in the average child?s language ability in the first cycle to the second cycle. In the first cycle, the average child?s language ability is 44,45% which is in the low category, while the second cycle of the average child?s language abilities to 94,7% belong to the very high category. So there was an increase of 50,25% proficiency. Thus it can be concluded that the child?s language ability in group B the second semester of academic year 2012/2013 in Kindergarten Aisyiyah increased through role play method using the medium of medical equipment. Key words: language ability, role play method , medical toys
EKOLOGI ANAK NELAYAN DI KAMPUNG BUGIS SINGARAJA (STUDI KASUS PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN)
., Beta Al Kautsar Islamiyya;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8901
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja ditinjau dari teori ekologi Bronfenbrenner, untuk mendeskripsikan dan menjelaskan terbentuknya ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja. Penelitian ini dilakukan di Kampung Bugis Singaraja yang terdiri dari 3 anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan ekologi anak nelayan dipengaruhi oleh interaksi terhadap lingkungannya. Penelitian ini menemukan beberapa faktor-faktor terbentuknya ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja yaitu faktor internal yang dalam hal ini dibentuk oleh aktivitas sehari-hari. Sedangkan faktor eksternal berupa lingkungan keluarga, lingkungan rumah. Kata Kunci : Ekologi Bronfenbrenner, Anak Usia Dini This study aims to describe and explain the ecology shapes children of fishermen in Kampung Bugis Singaraja Bronfenbrenner terms of ecological theory, to describe and explain the formation of the ecology of child fisherman in Kampung Bugis Singaraja. This research was conducted in Kampung Bugis Singaraja consisting of 3 children. This research is a qualitative case study type. Data collected by observation, interview, documentation, and literature. The collected data were analyzed using data analysis interactive model by Miles and Huberman. The results showed children of fishermen affected by ecological interactions on the environment. This study found several factors of ecological formation of children of fishermen in Kampung Bugis Singaraja is internal factor which in this case is formed by everyday activities. While external factors such as family environment, home environment.keyword : Ecology Bronfenbrenner, Early Childhood.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B3 SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI TK BUDHI LUHUR SUDAJI
., Ketut Marini;
., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd;
., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.6237
Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya kemampuan berbahasa khususnya dalam keterampilan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka tangan pada anak kelompok B3 semester II di TK Budhi Luhur Sudaji Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak kelompok B3 semester II di Budhi Luhur Sudaji tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri atas 8 orang anak perempuan dan 7 orang anak laki-laki. Data penelitian tentang keterampilan berbicara dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumennn berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan berbicara dengan menerapkan metode bercerita berbantuan media boneka tangan pada siklus I sebesar 63,31% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,81% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan berbicara sebesar 17,50% pada anak kelompok B3 TK Budhi Luhur Sudaji. Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, Boneka Tangan, Bercerita Problems in this research about the low language proficiency, especially in speaking skills. This research aims to find out enhancement speaking skills after being applied the media aided by storytelling puppets hand in the second semester the group B3 in kindergarten Budhi Luhur Sudaji Academic Year 2014/2015. This research type is classroom action research conducted in two cycles. These research subjects are 15 children in the group B3 second semester kindergarten Budhi Luhur Sudaji academic year 2014/2015. The research data about the speaking skills collected by observation method by instrument in the form of sheets of observation format. The data were analyzed by using the statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in the ability to speak by the application of the media aided by storytelling puppets hands method on the first cycle of 63.31% which is at the low category turned out increased in the second cycle into 80.81% were classified in the high category. In conclusion, there was an increase the ability to speak at 17.50% in the group of children Budi Luhur Sudaji B3 kindergarten.keyword : speaking skills, hand puppets, storytelling
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TIPE EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA FLANEL EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TK GANESHA DENPASAR TAHUN AJARAN 2013/2014
., Kadek Galih Candrayani;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed;
., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3528
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kognitif anak kelompok B di TK Ganesha Denpasar dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual tipe explicit instruction berbantuan media flannel edukatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 orang anak TK pada kelompok B semester II tahun ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi dan metode wawancara dengan instrumen berupa lembar format percakapan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara ditemukan permasalahan pada kognitif anak. Oleh karena itu, peneliti beserta guru yang terkait melakukan pembaharuan pada proses pembelajaran di kelas, dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual tipe explicit instruction berbantuan media flanel edukatif. Setelah melakukan suatu penelitian didapatkan hasil analisis data yakni pada siklus I sebesar 55,73% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,03% tergolong pada kategori tinggi. maka, terjadi peningkatan kemampuan kognitif anak sebesar 25,3%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual tipe explicit instruction berbantuan media flanel edukatif dapat meningkatkan perkembangan kognitif dalam bidang pengetahuan umum dan sains anak kelompok B1 semester genap di TK Ganesha Denpasar tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kata-kata kunci: model pembelajaran kontekstual tipe explicit instruction, media flanel edukatif, kognitif This study aims to determine the cognitive enhancement in kindergarten children in group B Denpasar Ganesha by applying contextual learning model of explicit instruction type flannel aided educational media. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 15 kindergarten children in group B the second semester of the academic year 2013/2014. Data collected research on cognitive development with the method of observation with the instrument in the form of sheets of format observation and interviews with the instrument in the form of a conversation format sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. Based on observations and interviews found cognitive problems in children. Therefore, researchers and teachers related to the reform process in the classroom, by applying the explicit type of contextual learning model-assisted instruction flannel educational media. After doing some research on the analysis of data obtained in the first cycle of 55.73% which is at the low category was experiencing an increase in cycle II to 81.03% belong to the higher category. hence, an increase in child cognitive ability by 25.3%. Based on these results it can be concluded that the type of contextual learning model of explicit instruction flannel aided educational media can enhance cognitive development in the field of children's general knowledge and science group B1 semester Ganesha in Denpasar kindergarten school year 2013/2014. keyword : Key words: type of contextual learning models explicit instruction, media flannel educational, cognitive.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK A DI PAUD PRADNYA PARAMITA
Anjani, Ketut Sri;
Wirya, I Nyoman;
Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1538
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak pada kelompok A di PAUD Pradnya Paramita Lingkungan Penarungan Kecamatan Buleleng setelah penerapan metode bercerita berbantuan media papan flanel. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelompok A di PAUD Pradnya Paramita tahun pelajaran 2012/2013. Data penelitian tentang kemampuan kognitif dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan pada siklus I sebesar 51,45 % anak yang berada pada kategori kurang aktif, pada siklus II dengan mengajak anak berperan serta dalam menempelkan gambar, warna, dan lambang bilangan, maka 79,04% tergolong pada kategori aktif terjadi peningkatan kemampuan kognitif siswa sebesar 27,95%. Penerapan metode bercerita berbantuan media papan flanel mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Kata-kata kunci: metode bercerita , media papan flanel, kemampuan kognitif Abstract This research to using know the improvment of cognitive competency of child at group student of A in PAUD Pradnya Paramita Lingkungan Penarungan Kecamatan Buleleng after applying of story telling method to using flannel board media. This research type is research of class action which in executing in two cycle. Research Subyek is 17 group student of A in PAUD Pradnya Paramita school year 2012 / 2013. Research data about cognitive competency of child in collecting to pass/through observation method by utilizing instrument in the form of observation format sheet. Data result of research analysed by using descriptive statistical analysis method and quantitative statistical analysis method. result of data analysis show at cycle of I equal to 51, 45% child residing in at category less active at cycle of II by inviting child share and also in gluing picture, colour, and number device hence 79, 04% pertained at active category happened the improvment of cognitive competeny of student equal to 27, 95%. Applying of story telling method flannel board media the using can improve cognitive competency of child. Keyword: story telling method, flannel board media , cognitive competency
PENGARUH METODE SOSIODRAMA BERMUATAN CERITA RAKYAT TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK
., Gusti Ayu Kade Hepi Widiawati;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i1.11432
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berbicara yang signifikan antara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode sosiodrama bermuatan cerita rakyat dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi eksperimen),dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B1 di TK Gugus II Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja dan Kelompok B TK Widya Kumarasthana . Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data kemampuan berbicara dikumpulkan menggunakan instrumen kemampuan berbicara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berbicara antara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode sosiodrama bermuatan cerita rakyat dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada anak Kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (9,413) > ttabel (2,000). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (31,56) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol(20). Dengan demikian, metode sosiodrama bermuatan cerita rakyat berpengaruh positif terhadap kemampuan berbicara pada anak Kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Metode Sosiodrama, Cerita Rakyat, Kemampuan Berbicara This study aims to identify the difference in the significance of speech capability between group of children who were taught by using socio-drama method with folklore as the basis and group of children who were taught by using conventional learning method. This research is a quasi-experiment with the design of non-equivalent post-test only control group. The population of this study were all groups of B1 in kindergarten of cluster II in Buleleng Sub-district. The sample of this study was group B1 of ?TK KemalaBhayangkari 2 Singaraja? and Group B of TK Widya Kumarasthana. The sample was determined by using random sampling technique. Speech capability data was collected by using speaking skill instrument. The data obtained were analyzed by using statistical analysis technique and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there were differences in the speech capability between group of children who were taught by using socio-drama method with folklore as the basis and group of children who were taught by using conventional learning method on the children of Group B in kindergarten of cluster II in Buleleng Sub-district. This is shown by tarithmetic (9,413) > ttable (2,000). Furthermore, the mean of experimental group (31.56) is greater than the mean of control group (20). Thus, the socio-drama method with folklore as the basis has a positive effect on the speech capability to the children of Group B in kindergarten of cluster II in Buleleng Sub-district in the academic year of 2016/2017.keyword : socio-drama method, folklore, speech capability