cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA HAND PUPPET UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK ., Putu Eddy Gunawan; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional pada anak kelompok B2 semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Ganesha Denpasar melalui penerapan metode role playing berbantuan media hand puppet. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dari penelitian ini adalah 21 orang anak kelompok B2 TK Ganesha Denpasar dan obyek dari penelitian ini adalah perkembangan sosial emosional. Data penelitian perkembangan sosial emosional anak kelompok B2 TK Ganesha Denpasar dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor perkembangan sosial emosional pada anak kelompok B2 TK Ganesha Denpasar setelah diterapkan metode role playing berbantuan media hand puppet pada siklus I sebesar 70,45% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,1% tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan perkembangan sosial emosional anak kelompok B2 TK Ganesha Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 setelah diterapkan metode role playing berbantuan media hand puppet sebesar 16,65%.Kata Kunci : Metode role playing, media hand puppet, perkembangan sosial emosional This study aims to improve the social emotional development in children B2 group second semester in the academic year 2015/2016 in Denpasar Ganesha kindergarten through the application of media-assisted method of role playing hand puppet. This type of research is the Classroom Action Research conducted in two cycles. Subjects of this study were 21 children kindergarten Ganesha Denpasar B2 group and the object of this study is the social emotional development. The research data social emotional development of children in group B2 TK Ganesha Denpasar collected using methods of observation by observation instrument in the form sheet format. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in the average score of social emotional development in children kindergarten group B2 Ganesha Denpasar after the applied method of role playing hand puppet media aided in the first cycle of 70.45% were in middle category, had experienced an increase in cycle II be 87.1% classified in the high category. Thus, an increase in social emotional development of children in group B2 Ganesha Denpasar kindergarten in the school year 2015/2016 after the applied method of role playing hand puppet media aided 16.65%.keyword : Methods role playing , hand puppet media , social emotional development
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KARTIKA VII-3 SINGARAJA ., Ketut Setia Adi Agustini; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7638

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan proses sains anak usia 5?6 tahun di TK Kartika VII-3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran eksperimen terhadap keterampilan proses sains anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan ?post test only control group design?. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 50 anak. Sampel penelitian ini yaitu seluruh populasi anak kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja. Data hasil keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara anak yang mendapat treatmen metode pembelajaran eksperimen dengan anak yang tidak mendapat treatmen metode pembelajaran eksperimen. Perbandingan perhitungan rata-rata persentase keterampilan proses sains pada kelompok eksperimen adalah 88,85% lebih besar dari rata-rata persentase keterampilan proses sains kelompok kontrol adalah 64%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran eksperimen berpengaruh terhadap keterampilan proses sains anak kelompok B di TK kartika VII-3 Singaraja.Kata Kunci : anak usia dini, keterampilan proses sains, metode pembelajaran eksperimen The problem in this research of this study was the low science process skills of 5-6 years old children in Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja. This study was examined the influence of experiment learning methods the science process skills of children. This research is a quasi experiment to draft a ?post test only control group design?. The study population was children in group B at Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja 2015/2016 school year total 50 children. The research sample that is the entire population of children in group B at TK Kartika VII-3 Singaraja. Data were collected using science process skills of observation sheet, then, the data was analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics, t-test. The results of this study showed that there was difference in science process skills among children who received the treatments experiment learning methods with children who do not receive treatments experiment learning methods. Comparative calculation of the average percentage of science process skills of the experiment group was 88,85% greater than the average percentage of science process skills control group was 64%. Based on this it can be concluded that the experimental teaching methods influence the science process skills children in group B at Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja.keyword : early childhood, experiment learning methods, science process skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BCCT BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B3 TK KUMARA JAYA DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Sayu Kade Eka Puspita; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan Bahasa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Beyond Centre and Circle Time (BCCT) berbantuan media Audiovisual pada anak kelompok B3 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 13 orang anak kelompok B3 semester 2 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan. Data penelitian tentang perkembangan bahasa dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan pada siklus I sebesar 59.3% yang berada pada kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83.26% tergolong kriteria tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan bahasa dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe BCCT mencapai 23.96%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe BCCT dapat meningkatkan perkembangan bahasa pada anak kelompok B3 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan.Kata Kunci : BCCT, audiovisual, perkembangan bahasa This research aimed to increase of development languange by means of implementation of learning Beyond Centre And Circle Times (BCCT) helped media audiovisual in group B3 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan 2014/2015 school years. This research is classroom action research (CAR) conducted two cycles of action. Subjects were 13 children in group B3 the second semester of TK Kumara Jaya Denpasar Selatan. Data collected research on development languange using the methods of observation and interviews with the observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods, methods of qualitative and descriptive analysis of quantitative descriptive analysis. The results of the data showed on cycle one of 59.3% who are at low category and the second cycle of 83.26% who are at high category. So there was an increase from cycle one to the second cycle of 23, 93%.Therefore it can be concluded that implementation of BCCT can improve languange in group B3 TK Kumara Jaya Denpasar Selatan.keyword : BCCT, audiovisual, languange development
PENERAPAN METODE BERMAIN MELALUI MEDIA PLAYDOUGH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A SEMESTER II DI TK WIDYA KUMARASTHANA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7757

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus setelah penerapan metode bermain melalui media playdough pada anak kelompok A semester II di TK Widya Kumarasthana Tahun Ajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok A di TK Widya Kumarasthana yang berjumlah 15 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian di analisis dengan menggunakan metode analisis statistik dan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan penerapan metode bermain melalui media playdough. Hasil penelitian menunjukan (1) nilai hasil rata-rata persentase pada siklus I sebesar 73% yang berada pada kategori rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 98,5% dan berada pada kategori sangat tinggi. (2) terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II yaitu 98,5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti menunjukan bahwa penerapan metode bermain melalui media playdough dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A semester II di TK Widya Kumarasthana Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Motorik Halus, Metode Bermain, Playdough This classroom action research aims to determine increase in the fine motor skills after the application of a method of playing with playdough media on children in group A in the second semester of kindergarten Widya Kumarasthana Academic Year 2015/2016. The subjects were a group of students in kindergarten Widya Kumarasthana which totaled 15 people. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The data collection is done by using the method of observation and instrument observation sheet form. The data were analyzed using statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of data analysis showed that an increased fine motor skills of children with the adoption of playing through media playdough. The results showed (1) the value of the average percentage in the first cycle by 73%, which is at the low category and an increase in cycle II to 98.5% and is at a very high category. (2) a significant increase in the second cycle is 98.5%. Based on research conducted by the researchers showed that the application of the method of playing with playdough media can improve fine motor skills of children in group A in the second semester of kindergarten Widya Kumarasthana Academic Year 2015/2016.keyword : Fine Motor Skills, Methods Of Play, Playdough
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN BERBANTUAN MEDIA BONEKA WAYANG UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK ., Ni Made Anik Krisna Dewi; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa anak setelah diterapkan metode bermain peran dengan media boneka wayang pada anak kelompok A2 semester II di TK Sandhy Putra Singaraja tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 24 orang anak kelompok A2 semester II di TK Sandhy Putra Singaraja tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang perkembangan bahasa dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa pada anak kelompok A2 semester II TK Sandhy Putra Singaraja setelah diterapkan metode bermain peran dengan media boneka wayang. Rata-rata presentase perkembangan bahasa pada siklus I sebesar 68,5% yang berada pada kategori sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89% yang tergolong pada kategori tinggi adanya peningkatan sebesar 20,5%. Dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran berbantuan media boneka wayang dapat meningkatkan perkembangan bahasa pada anak kelompok A di TK Sandhy Putra Singaraja Kata Kunci : Perkembangan Bahasa, Media Boneka Wayang, Metode Bermain Peran, This study aims to determine the increase in child language development after the applied method of playing the role of the media puppets in the second half of the A2 group of children in kindergarten Sandhy Putra Singaraja school year 2014/2015. This research is a classroom action research conducted in two cycles and subjects were 24 children in the group A2 second half TK Sandhy Putra Singaraja school year 2014/2015. Data collected research on language development with observation method with observation instruments in the form of sheet format. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in language development in children kindergarten group A2 second half Sandhy Son Singaraja after the applied method of playing the role of the media puppets. The average percentage of language development in the first cycle of 68.5% which is in the category were increased in the second cycle to 89%, which belong to the category of high an increase of 20.5%. It can be concluded that the method of playing the role of media aided puppets can enhance language development in children in kindergarten Sandhy Putra group A Singaraja.keyword : Language Development, Media Puppet Puppet, Methods Role Playing
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA KARTU ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ., Ni Made Wiwin Rositawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3150

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan kognitif pada anak kelompok B di TK Panji Widya Kumara Desa Panji Anom yang dalam kegiatan berhitung disebabkan karena kurangnya media pmbelajaran yang mendukung. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak kelompok B di TK Panji Widya Kumara Desa Panji Anom melalui penerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartu angka dalam kegiatan berhitung pada tahun pelajaran 2014. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang pada setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak-anak TK kelompok B di TK Panji Widya Kumara Desa Panji Anom yang berjumlah 19 orang, yaitu 10 anak laki laki dan 9 perempuan. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartu angka dalam kegiatan berhitung dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak kelompok B di TK Panji Widya Kumara Desa Panji Anom tahun pelajaran 2014. Pada akhir siklus I persentase capaian kemampuan kognitif anak adalah 66,80% yang berada pada kriteria sedang. Sementara itu, pada siklus II kemampuan kognitif anak meningkat sebesar 22,1% menjadi 88,90% yang berada pada kategori tinggi. berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru TK untuk menggunakan media kartu angka untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak dalam kegiatan berhitung. Kata Kunci : kognitif, berhitung, taman kanak-kanak This research was motivated by the low cognitive development in children in group B Panji Widya Kumara Kindergarten Panji Anom village in numeracy activities due to lack of instructional media that support. This action research is aims to increase kognitif's ability of child group b at kindergarten school Panji Widya Kumara Panji Anom through application task method with numeral cards media in computing learned on school years 2014. This research is executed by two cycles that on each cycle consisting of planning phase, action, observation, and reflection. Subjek of this research is children group b at kindergarten school Widya Kumara Panji Anom that total 19 person, which is 10 boys and 9 females. Data of the research was analyzed by quantitative descriptive. The result of the research is application task method with numeral cards media in computing learned was increased kognitif's ability of children group b at kindergarten school Widya Kumara Panji Anom on school years 2014. At the early cycle kognitif's ability is 66,80% that?s in medium criterion. In the meantime, on second cycle, kognitif's ability increases as big as 22,1% as 88,90% on tall category. Base that result of this research suggested to teacher on kindergarten school with numeral cards media to increase kognitif's ability children in account learned activity. keyword : cognitive, Numeracy, kindergartens
PENGARUH METODE SHOW AND TELL TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK ., NI KADEK TANIA PERMATASARI; ., Dr. Desak Putu Parmiti, M.S.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil kemampuan berbicara anatara kelompok yang dibelajarkan dengan metode Show And Tell dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode ceramah. Pebelitian ini termasuk penelitian semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Sebanyak 20 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Negeri Kampung Baru dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 25 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-kanak Kasih Ibu dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Teknik pegumpulan data menggunakan teknik observasi, kemudia data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil kemampuan berbicara antara kelompok anak anak yang dibelajarkan dengan metode show and tell dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode cermah (konvensional) kelompok B. Hal ini ditunjukkan dengan hasil signifikan yaitu 5% dengan derajat kebebasan 43 maka, thitung >ttabel yaitu 10,379 > 2,000. Jadi H1 diterima dan HO ditolak. Skor rata-rata siswa kelompok eksperimen yaitu 24,00, dan skor rata-rata kelompok kontrol yaitu 19,08. Hal ini berarti skor rata-rata kelompok eksperimen>skor rata-rata kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan penerapan metode Show And Tell berpengaruh terhdap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan metode show and tell dapat digunakan memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berbicara anak.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Show And Tell This study aims to determine differences in the ability of the ability to speak between group that is taught by the method of Show and Tell with a group of children who were taught by lecture method. This research includes false research using non-equivalent design posttest only control group design.Sebanyak 20 orang anak kelompok B1 in Taman Kanak-Kanak Negeri Kampung Baruinvolved as an experimental group and 25 children of the group B1 in Taman Kanak-kanak Kasih Ibuinvolved as a control group. Data collection techniques using observation techniques, then collected data were analyzed by using uji-t. The results of this study found that there are differences in the ability of speaking between groups of children who were taught by the show and tell method with groups of children who were taught by the method of mirror (conventional) group B. This is indicated by significant result that is 5% with degree of freedom 43 then, t hitung > t tabel 10,379> 2,000. So H1 is accepted and HO is rejected. The average score of the experimental group students was 24.00, and the control group's average score was 19.08.This means the average score of the experimental group> the average score of the control group, so it can be concluded the implementation of the Show and Tell method influences the ability to speak in the group B in TK Gugus II Kecamatan Buleleng year of learning 2017/2018.Based on this research, it can be suggested that show and tell method can be used to solve problems in developing children's speaking ability.keyword : Speaking Ability, Show And Tell
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI KEGIATAN BERMAIN WARNA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS Yulia, Ni Kadek Hari
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v1i1.996

Abstract

Anak usia dini merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial dan moral. Motorik halus merupakan salah satu perkembangan pada anak yang harus mendapat stimulasi agar dapat berkembang optimal. Permasalahan yang ditemukan pada kelompok Bermain Gayatri, yaitu masih sangat rendahnya perkembangan motorik halus yang menyebabkan pencapaian perkembangan anak belum berjalan maksimal. Perlu dilakukan strategis dengan penerapan model-model pembelajaran. Dalam penelitian ini model pembelajaran explicit instruction sangat cocok diterapkan di Kelompok Bermain melalui kegiatan bermain warna yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan melibatkan 15 orang anak Kelompok Bermain Gayatri Denpasar Utara pada Semester II Tahun pelajaran 2012/2013. Data dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa format observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak setelah diterapkannya model pembelajaran explicit instruction melalui kegiatan bermain warna. Pada siklus I perkembangan motorik halus sebesar 55,44 % yang berada pada kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,75 % tergolong kriteria tinggi.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENIGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK KELOMPOK A DI PAUD PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Made Nina Putri Agustina; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7799

Abstract

Permasalah yang dialami oleh anak kelompok A yaitu perkembangan kognitif khususnya kemampuan mengenal warna anak masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna anak dengan penerapan metode eksperimen pada anak kelompok A di PAUD Pradnya Paramita Penarungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak PAUD Pradnya Paramita Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 22 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data yang telah dikumpulkkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan mengenal warna pada anak setelah penerapan metode eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari perolehan rata-rata presentase kemampuan mengenal warna pada siklus I sebesar 64,75% yang berada pada kategori sedang dan meningkat menjadi 83,81% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi dengan demikian nilai rata-rata presentase kemampuan mengenal warna anak meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 18,43%. Kata Kunci : metode eksperimen, kemampuan mengenal warna , anak usia dini. Problems experienced by children in group A, namely the cognitive development of children, especially the ability to know the color is still relatively low. This study aims to improve children's ability to recognize colors with the application of the experimental method in children in group A in early childhood Penarungan Pradnya Paramita. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were PAUD Pradnya Paramita in the school year 2015/2016, amounting to 22 children. Collecting data in this study was conducted using observations with the instrument in the form of observation sheet. Dikumpulkkan data have been analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result showed that an increase in the ability to know the color of the child after the application of the experimental method. It can be seen from the average percentage gains the ability to know the color of the first cycle of 64.75% which are in the moderate category and increased to 83.81% in the second cycle at high category thus the value of the average percentage of the ability to know color children increased from the first cycle to the second cycle of 18.43%. keyword : experimental methods, the ability to recognize colors, early childhood
PENERAPAN METODE BERMAIN OUTDOOR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK ., I Gusti Ayu Dwi Gunayanti; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2014/2015 di TK Aisyiyah Singaraja setelah di terapkannya metode bermain outdoor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A semester II tahun ajaran 2014/2015 di TK Aisyiyah Singaraja dengan jumlah subjek 20 orang. Penelitian di lakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi yaitu metode analisis data statistik deskriptif dan metode statistik deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak setelah penerapan metode bermain outdoor. Pada siklus I rata-rata persentase kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak adalah 68,00% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II rata-rata persentase kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak menjadi 84,6 % yang berada pada kriteria tinggi. Jadi peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bentuk, ukuran dan warna pada anak dari siklus I ke siklus II sebesar 16,00%.Kata Kunci : metode bermain outdoor, kemampuan kognitif This study aims to determine the cognitive abilities improvement of children "A" group in second semester of the academic year 2014/2015 which located in Aisyiya Kindergarten Singaraja.The method of outdoor play was applied in the kindergarten. Thiresearch was a classroom action research (PTK). The subjects in this study were childrenin group A the second semester of the academic year 2014/2015 in kindergarten Aisyiyah Singaraja with a number of subjects 20 people. The research was conducted in two cycles namely cycle I and cycle II. The data collection in this research was used observation method and data analysis methods were used descriptive statistics analysis and quantitative descpriptive statistic methods. From the data analysis was shows that the average percentage of cognitive abilities was increased in recognizing the concept of shapes, sizes and colors in children after method of outdoor play was applied to the subjects. In the first cycle the average percentage of cognitive abilities in recognizing the concept of shapes, sizes and colors in children is 68.00% which catagorized by middle criteria and the second cycle the average percentage of cognitive abilities in recognizing the concept of shape, size and color of the child to be 84.6% which categorized by high criteria. So an increase in cognitive abilities in recognizing the concept of shapes, sizes and colors in children from the first cycle to the second cycle of 16.00%. keyword : outdoor play method, cognitive ability

Page 39 of 136 | Total Record : 1354


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue