cover
Contact Name
Tri Rahayuningsih
Contact Email
tri.rahayuningsih@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psychopolytan@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Psychopolytan (Jurnal Psikologi)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26145227     EISSN : 26543672     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2023): Agustus" : 7 Documents clear
Fenomena Victim Blaming Pada Korban Kekerasan Seksual Latra Wijayanti, Nengah Selandin Tyas Pangesti; Suarya, Luh Made Karisma Sukmayanti
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3072

Abstract

Perilaku victim blaming (menyalahkan korban) masih kerap ditemukan, khususnya pada individu yang menjadi korban dari kasus kekerasan seksual. Victim blaming yang diterima korban ini pun membuat korban menjadi enggan untuk melapor ataupun mengambil tindakan tegas, dikarenakan takut pada stigma yang dilontarkan oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur jurnal yang dikumpulkan melalui beberapa database yaitu, Google Scholar, Neliti, dan juga Sage Journal. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal antara lain “victim blaming”, “kekerasan seksual”, dan “sexual abuse”. Jurnal yang telah didapatkan tersebut kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga didapatkan sepuluh jurnal yang akan dikaji. Berdasarkan kajian yang dilakukan, ditemukan faktor-faktor penyebab munculnya perilaku victim blamingyang dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu faktor dari dalam diri korban dan dari luar korban. Faktor dari dalam diri korban meliputi usia, gender, serta sikap yang diambil korban ketika mengalami kekerasan seksual. Faktor dari luar diri korban sendiri meliputi adanya budaya patriarki, pendidikan, media massa, pola pikir, lingkungan, dan mitos perkosaan (rape myths).
Pengaruh Terapi Zikir Istigfar Terhadap Depresi Pada Mahasiswa Ma’rufa, Nazula Hidayatul; Rumaisha, Assyifa Nur; Nashori, Fuad
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3319

Abstract

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang buruk dan dapat diidentifikasi dengan gejala sedih yang berkepanjangan, perasaan bersalah, putus asa, dan merasa rendah diri. Salah intervensi psikologis terbukti efektif untuk menangani kasus depresi dalam pendekatan Islam yaitu dengan zikir istighfar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak zikir istighfar terhadap tingkat depresi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan subjek penelitian mahasiswa yang beragama Islam, laki-laki dan perempuan, berusia 18-23 tahun (7 laki-laki dan 23 perempuan). Seluruh subjek penelitian diberikan kuesioner prates dan pasca-tes dengan menggunakan skala BDI (Beck Depression Inventory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan secara signifikan skor depresi yang diukur menggunakan T-test dengan skor mean sebelum intervensi sebesar 10.90 dan setelah intervensi turun secara signifikan menjadi 4.23. Dari hasil analisis tersebut ditemukan bahwa ada perbedaan kadar depresi pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi zikir. Maka dapat dikatakan bahwa terapi zikir terbukti memiliki pengaruh positif terhadap depresi yang dialami oleh mahasiswa. Semakin sering mahasiswa berzikir maka kadar depresi akan semakin rendah, begitu pula sebaliknya semakin jarang mahasiswa berzikir maka kadar depresi akan semakin tinggi.
Perilaku Pemilih dalam Menentukan Pemilihan Presiden Ditinjau dari Tingkat Religiusitas Zaharuddin, Zaharuddin; Setiawan, Kiki Cahaya; Reza, Iredho Fani
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3399

Abstract

Perilaku pemilih dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk aspek sosial, ekonomi, budaya, politik, dan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara religiusitas dengan perilaku pemilih dalam pemilihan Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 360 orang dari 18 kecamatan di kota Palembang yang ditentukan dengan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert yang terdiri dari skala perilaku pemilih dan skala religiusitas. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis Spearman rho’. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan perilaku pemilih dalam pemilihan Presiden Republik Indonesia tahun 2019 di Kota Palembang. Dalam artian bahwa tingkat religiustias seseorang dapat mempengaruhi dalam menentukan pilihannya. Hal ini juga diperkuat dari hasil analisis tambahan bahwa dari lima faktor perilaku pemilih yang paling tinggi memberikan kontribusi pada saat menentukan pilihannya yaitu faktor orientasi agama sebesar 84,1%. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bagaimana proses pemilu dan politik yang di jalani individu akan dipengaruhi oleh tindakan dan sikap keagamaan.
Regulasi Diri Sebagai Strategi Manajemen Waktu Mahasiswa Aktif Berorganisasi Lau, Andy; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3678

Abstract

Mahasiswa aktif berorganisasi harus menerapkan strategi manajemen waktu yang tepat agar dapat mengikuti kegiatan kuliah dan organisasi dengan lancar. Strategi manajemen waktu yang baik bisa didapatkan melalui regulasi diri yang baik. Dalam menggambarkan strategi manajemen waktu yang berbasis kemampuan regulasi diri dari mahasiswa aktif berorganisasi, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai fenomena subjektif, maka perlu dilakukan penelitian menggunakan pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Partisipan yang terlibat dalam penelitian adalah mahasiswa yang menempuh kuliah dan aktif menjadi pengurus organisasi sosial. Peneliti melakukan wawancara dengan panduan wawancara selama tiga bulan kepada enam partisipan. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa partisipan menerapkan aspek-aspek dalam regulasi diri dengan baik terhadap agenda yang dimiliki. Enam partisipan menjalani kegiatan kuliah dan organisasi dengan menyusun agenda dan memberikan skala prioritas terhadap masing-masing kegiatan, memprediksi, melibatkan teknologi, meminta bantuan orang lain, membagi tugas dalam kelompok dan menerapkan kedisiplinan dalam menyelesaikan tugasnya.
Intensi Pencarian Pertolongan Formal Ditinjau dari Stigma Publik Gangguan Mental pada Perempuan Perkotaan Saraswati, Stella Ayu; Novianty, Anita
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3715

Abstract

Secara global prevalensi gangguan mental terus meningkat dan menariknya banyak dialami oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Sedang, penanganan profesional untuk masalah gangguan mental seringkali mendapatkan hambatan yang serius dan menjadi ancaman terhadap harga diri individu karena stigma di masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stigma publik gangguan mental dengan intensi pencarian pertolongan formal pada perempuan perkotaan. Pengambilan sampel partisipan ini menggunakan teknik convenience sampling. Partisipan ini berjumlah 143 perempuan perkotaan, berusia 17-24 tahun, berpendidikan terakhir SMA/SMK dan Sarjana. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah survei online dengan menggunakan dua instrumen yaitu Spanish Version of the Link's Perceived Devaluation and Discrimination Scale dan Skala Intensi Pencarian Pertolongan Formal. Uji korelasi non-parametrik dan uji beda digunakan untuk analisis data.Penelitian ini menemukan korelasi negatif yang signifikan antara stigma publik terkait gangguan mental dengan intensi pencarian pertolongan formal pada perempuan perkotaan (r = -0,208, p = 0,013). Sebagian besar perempuan perkotaan dalam penelitian ini mempunyai stigma publik gangguan mental yang tinggi terhadap pendaftar kerja yang memiliki pengalaman gangguan mental. Implikasi penelitian ini diperuntukkan bagi perusahaan atau layanan sosial untuk mempromosikan layanan dan kegiatan mengenai peduli kesehatan mental dalam konteks ketenagakerjaan.
Pengungkapan Diri Dan Kepuasan Pernikahan Pada Long-Distance Married Couples Firmanto, Ayuningtyas Dwina; Pertiwi, Ratih Eka
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3741

Abstract

Pasangan suami istri yang tidak tinggal bersama (terpisah jarak) mengalami tantangan tersendiri yang mungkin dapat mempengaruhi kepuasan pernikahan. Kepuasan pernikahan dapat dicapai salah satunya lewat pengungkapan diri kepada pasangan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitumengetahui pengaruh pengungkapan diri terhadap kepuasan dalam pernikahan pada pasangan yang tinggal berjauhan dengan pasangannya. Penelitianini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Teknik sampling yang digunakan ialah non probability sampling yaitu accidental sampling dengan karakteristik sampel perempuan/ laki-laki yang menjalani pernikahan jarak jauh sejumlah 100 orang (68 Perempuan, 32 Laki-laki). Penelitian ini menggunakan dua instrumen yaitu The Marital Self Disclosure Questionnaire (MSDQ) dan ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan diri dapat mempengaruhi kepuasan pernikahan pada long distance married couple dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Implikasi penelitian ini untuk pasangan yang menjalani long distance marriage diharapkan agar dapat lebih terbuka lagi pada masing-masing pasangan sehingga kepuasan dalam pernikahan dapat tercapai.
Benarkah Empati dapat menurunkan Bystander Effect Pada Remaja? Syaf, Auliya; Ramadhani, Rulyza; Putra, Ardian Adi
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3888

Abstract

Bystander Effect adalah pengurangan perilaku menolong yang disebabkan adanya kehadiran orang lain. Faktor yang mempengaruhi bystander effectadalah empati. Empati adalah kemampuan untuk memahami kondisi dan ikut merasakan sebagian emosional orang lain. Penelitian ini ingin melihathubungan antara empati dengan bystander effect pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 200 remaja yang berusia 10- 21 tahun (41 laki-laki dan 159 perempuan) dengan menggunakan teknik quota sampling. Penelitian menemukan terdapat hubungan yang signifikan antara empati dengan bystander effect yang menunjukkan bahwa semakin tinggi empati makan semakin rendah bystander effect dan bila empati rendah maka bystander effect akan tinggi. Penelitian ini dapat menjadi masukkan untuk menurunkan perilaku bystander effect dengan cara meningkatkan empati baik dari aspek afektif maupun aspek kognitif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7