cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Efektifitas Media Smart Land Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Nuryani, Dian
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17479

Abstract

Create (mencipta) adalah kemampuan yang paling tinggi dalam taksonomi Bloom setelah mengingat memahami/ mengerti. Create adalah salah satu ciri-ciri dari orang yang kreatif. Kreativitas harus dikembangkan sedini mungkin termasuk pada usia sekolah dasar. Kreatif tidak hanya dalam menghasilkan suatu barang, namun kreatif dalam berpikir dan melihat sebuah persoalan termasuk dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji efektifitas. Penerapan media smart land dengan menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-ekperimen dengan pola one group pretest posttest desain. Kemampuan berpikir kreatif diukur dengan teknis tes, observasi dan wawancara. Mahasiswa diberikan tes dan diobservasi saat menyelesaikan masalah. Untuk melihat efektifitas media smart land dilakukan dengan uji paired T test dengan dibantu program SPSS. Hasil uji paired T test didapatkan nilai sig. (2-tailed) 0.000 kurang dari 0.05, dengan rata-rata pretest 63,5 dan  posttest 79,5. Hasil tersebut menunjukkan penggunaan media smart land efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Kata kunci: Media Smart Land , Berpikir Kreatif, Siswa Sekolah Dasar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Ria Cipta; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa,Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 dengan penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No.2 Tigawasa tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Objek dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas dan hasil belajar dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No.2 Tigawasa. Terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar yaitu pada siklus I sebesar 65,86% yang berada pada kategori cukup aktif menjadi 85,17% pada siklus II yang berada pada kategori aktif. Sedangkan hasil belajar pada siklus I sebesar 68,22% yang berada pada kategori sedang menjadi 80,23% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 65,52% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 93,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 Kata Kunci : model pembelajaran inquiri terbimbing, aktivitas belajar,hasil belajar. This present study is aimed at finding out the improvement of learning activity and result of studying sains in class V SD No 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng on the academic year 2014/2015 by applying inquiry learning model. This is a classroom action research that consists 2 cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning action, observing, evaluating and reflecting. Each cycle was conducted in 3 meetings. Subject of study was 29 students class 5 in SD No. 2 Tigawasa on academic year 2014/2015. Furthermore, the object was activity and result of studying science. Observation was conducted in order to gather the data and was analized descriptively. Result of the research showed that the application of inquiry learning model could improve learning activity and also result of studying science in class V SD No. 2 Tigawasa. The improvement could be seen from the first cycle that was 65,86% and was categorized active enough and improve to 85,17% in the second cycle and categorized as active. Furthermore, result of the study also improved from 68,22% to 80,23% and categorized high. Moreover, lerning activity in studying science improved by applying inquiry learning model from 65,52% to 93,10% in SD No. 2 Tigawasa, Kecaatan Banjar, Kabupaten Buleleng on academic year 2014/2015 keyword : Inquiry Lerning Model, Learning Activity, Result of studying
PENGARUH STRATEGI TRADING PLACES PADA PEMBELAJARAN PKN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SOSIAL SISWA KELAS V SD I Wyn. Suwatra, L. Periastiti1 Ni Kt. Suarni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1527

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah sosial antara siswa yang belajar melalui pembelajaran dengan strategi pembelajaran Trading Places dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus II Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014, yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah populasi 191 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling melalui teknik undian, tetapi yang diundi adalah kelas. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah sosial. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah sosial antara siswa yang belajar melalui pembelajaran dengan strategi pembelajaran Trading Places dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Besarnya thit adalah 8,37, sedangkan ttab pada taraf signifikansi 5% dan db = 59 adalah 2,001. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab (thit > ttab). Di samping itu, rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah sosial antara siswa yang belajar melalui pembelajaran dengan strategi pembelajaran Trading Places (15,12) lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (9,43). Dengan demikian, strategi pembelajaran Trading Places berpengaruh terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Sosial pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus II Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng.   Kata kunci: strategi pembelajaran Trading Places, kemampuan pemecahan masalah.     Abstract This study aims to determine significant differences in social problem-solving skills among students who learn through learning with instructional strategies Trading Places and the students who studied with conventional learning in fifth grade elementary school students in academic year 2013/2014 in Cluster II District Tejakula Buleleng regency. The study was quasi-experimental research design with post-test only control group design. The study population was all class V SD in Cluster IV Sawan district academic year 2013/2014, which consists of 8 classes with a population of 191 students. Samples collected by random sampling technique through a lottery, but the lottery is a class. Data collection instruments used in this research is a test of social problem-solving abilities. Data were analyzed using descriptive statistics and independent sample t-test. The results showed that there are significant differences in social problem-solving skills among students who learn through learning with instructional strategies Trading Places and the students who studied with conventional learning. Thit magnitude is 8.37, while ttab at significance level of 5% and db = 59 is 2,001. This means, thit greater than ttab (thit> ttab). In addition, the average scores of social problem-solving skills among students who learn through learning with instructional strategies Trading Places (15.12) is higher than the students who studied with conventional learning model (9.43). Thus, learning strategies Trading Places affect the ability of the Social Problem Solving class V students in academic year 2013/2014 in Cluster II District Tejakula Buleleng regency. Keywords: Trading Places learning strategies, problem-solving abilities
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 20 DANGIN PURI ., Ni Made Nepri Andari; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model project based learning berorientasi pendidikan karakter siswa kelas IV di SD Negeri 20 Dangin Puri tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 20 Dangin Puri dengan jumlah siswa 39 orang. Objek dan penelitian ini adalahh asil belajar IPA meliputi kompetensi keterampilan dalam belajar IPA. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPA. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk mengumpulkan data kompetensi sikap dan keterampilan dalam belajar IPA dan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPA. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan ketuntasan klasikal kompetensi pengetahuan IPA dari 56,02% pada siklus I menjadi 89,74% pada siklus II dengan kata lain terjadi peningkatan 33,33%. Secara umum data hasil belajar kompetensi sikap dalam belajar IPA menunjukkan seluruh siswa memiliki sikap yang baik. peningkatan hasil belajar IPA terjadi dari pra siklus ke siklus I maupun dari siklus I ke siklus II. Kemudian, hasil penelitian kompetensi keterampilan menunjukkan adanya peningkatan kuantitas siswa yang memenuhi indikator kompetensi keterampilan IPA. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model project based learning berorientasi pendidikan karakter dapat meningkatkan hasil belajar IPAsiswakelas IV SDN 20 DanginPuri.Kata Kunci : model project based learning, berorientasi pendidikan karakter, hasil belajar IPA This study aims to improve science learning outcomes through the implementation of project-based learning model of education-oriented character of the fourth grade students at SDN 20 Dangin Puri academic year 2015/2016. This research is a PTK is conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: hold the planning, implementation, observation and reflection. Subjects in this study is the fourth grade students of SD Negeri 20 Dangin Puri by the number of students 39 people. The object and the research on is acyl studied natural sciences includes competency skills in study natural sciences. The data collected is data result of learning of natural sciences. Data collection method used is the observation method to collect data competence attitudes and skills in learning Science and test methods for collecting data knowledge competencies natural sciences. Data natural sciences learning outcomes were analyzed using descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed an increase in knowledge of classical completeness competence of natural sciences of 56.02% in the first cycle to 89.74% in the second cycle, in other words an increase 33.33%. In general, data on learning outcomes in learning attitude competencies natural sciences shows all the students have a good saikap. improvement of learning outcomes natural sciences occur from pre-cycle to the first cycle and from the first cycle to the second cycle. Then, the results showed an increase in skill competencies quantity of students who meet the skills competence indicator of natural sciences. Based on the results of data analysis can be concluded that through the implementation of project-based learning model of education-oriented character can improve learning outcomes natural sciences fourth grade students of SDN 20 Dangin Puri.keyword : project based learning model, character education oriented, science study learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Komang Tri Virgawati; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) dan siswa yang dibelajarakan dengan model pembelajaran konvensioanal. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 128 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster sampling. Dari hasil random diperoleh SD Negeri 8 Penyaringan sebagai kelas eksperimen, dengan jumlah siswa 20 siswa dan SD Negeri 9 Penyaringan sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 15 siswa. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, yang berjumlah 30 butir soal. Data dianalisis mengunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Skor rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 24,95 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 15,73. Selain itu, analisis data menggunakan uji-t diperoleh thitung = 8,23 lebih besar dibandingkan dengan ttabel = 2,034 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Hasil Belajar, IOC, IPS. This research aims to know the significant differences of social science achievement between students who learned with the model of cooperative learning type of Inside Outside Circle (IOC) and students who learned with conventional learning model. This type of research was quasi experimental research. This research population is grade V in Cluster III year lesson 2016/2017 in Mendoyo Sub-district, Jembrana regency of 128 students. Research samples taken with the technique of cluster sampling. From the results of the random State SD Negeri 8 Penyaringan as experiments class with 20 students and number of students of the SD Negeri 9 Penyaringan as the control class with the number of students is 15 students. Research data obtained using test methods and instruments used are the test results of the study, which numbered 30-reserved. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statisticl (test-t). The results showed there is a difference between learning achievement social science experiments class and control class. The average score for a experiment class is 24,95 while for the control class is 15,73. Besides that, data analysis used uji-t that is obtained tvalue = 8,23 is bigger than ttable=2,034 at 5% of significant level. Thus the learning model cooperative type of Inside Outside Circle (IOC) a positive effect against the achievement of social science grade in Cluster III year lesson 2016/2017 in Mendoyo Sub-district, Jembrana regency.keyword : achievement, IOC, social science.
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MNEMONIC TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS III SUKAWATI MG. Rini Kristiantari, Ni Md. Widya M., I Km. Ngr. Wiyasa
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1055

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan melalui  pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan mnemonic dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus III Sukawati Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasy experiment dengan desain Nonequivalent control group design. Subjek terteliti adalah siswa kelas IV di SD Negeri 2 Batuan (kelas eksperimen) dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Batuan Kaler (kelas kontrol). Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis kuantitatif dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan mnemonic dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus III Sukawati Tahun Ajaran 2012/2013. Melalui perhitungan dengan uji-t diperoleh  = 2,63 sedangkan  pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (30+33) ? 2 = 61 adalah 2,00, sehingga , yang berarti H0 ditolak (gagal diterima) dan Ha diterima. Simpulan yang diperoleh dari uji-t tersebut terdapat pengaruh  pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan mnemonic terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus III Sukawati tahun ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: pembelajaran kontekstual, mnemonic, hasil belajar
KONTRIBUSI FAKTOR KEBIASAAN BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI DI GUGUS X KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Dimas Agustian; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi antara kebiasaan belajar dan hasil belajar Matematika, (2) kontribusi kecerdasan emosional dan hasil belajar Matematika, dan (3) kontribusi secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar Matematika. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling, jumlah sampelnya adalah 86. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistic regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 18,495 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Hubungan kecerdasan emosional dan hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 11,061 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Hubungan secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai Fhitung = 226,242 > Ftabel = 3,44 dengan dk pembilang = 2, dan dk penyebut = 83 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Dengan demikian, kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : Kebiasaan belajar, kecerdasan emosional, dan hasil belajar matematika. This research aims to determine (1) the contribution of the study habits and mathematics learning outcomes, (2) contribution of emotional intelligence and mathematics learning outcomes, (3) contribution jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes. This research is expost-facto. Population was IV grade students state in Cluster X sub Buleleng academic year 2012/2013. Sampling technique is proportional random sampling, the sample size is 86. Retrieval of data using questionnaires. Data were analyzed with statistical technique simple regression,product moment, and multiple regression. The research results showed that the study habits of the mathematics learning outcomes values obtained tresult = 18,495 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Relationship emotional intelligence and mathematics learning outcomes values obtained tresult = 11,061 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Relationship jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes values obtained Fresult = 226,242 > Ftable = 3,44 with dk numerator = 2, and dk denominator = 83 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Thus,s tudy habits and emotional intelligence it has significant contribution of the mathematics learning outcomes IV grade students state in Cluster X sub Buleleng academic year 2012/2013. keyword : study habits, emotional intelligence, and mathematics learning outcomes.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN PKN DAN MOTIVASI ., I Gusti Ayu Agung Indah Utari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7156

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan PKn melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan mind mapping dan (2) untuk meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan mind mapping. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVB SD Negeri 4 Ubung yang berjumlah 42 orang tahun pelajaran 2015/2016. Data penguasaan kompetensi pengetahuan PKn dikumpulkan menggunakan tes dan motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pra siklus diperolah persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan PKn sebesar 62,00% dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal mencapai 57,14%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I, persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan menjadi 72.52% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal mencapai 57,14%. Pada siklus II meningkat menjadi 82,16% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal mencapai 88,09%. Persentase rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 68,79% dengan kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 88,31% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan santifik berbantuan mind mapping dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan PKn dan motivasi belajar siswa kelas IVB SD Negeri 4 Ubung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, mind mapping, pengetahuan PKn, motivasi The purpose of this study are (1) to improve the mastery of civics knowledge competencies through the application of a scientific approach aided by mind mapping and (2) to increase the learning motivation through the application of a scientific approach aided by mind mapping. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles. Subjects were the IVB grade students of SD Negeri 4 Ubung in the academic year 2015/2016 which consisted of 42 students. The mastery of civic knowledge competencies data were collected by using the test and the data of learning motivation were collected by using a questionnaire. The collected data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed that the average percentage of the mastery of civil knowledge competencies data in pre-cycle was 62.00% categorized as low which reached 57.14% classical completeness. After the improvement of learning method in the first cycle, the average percentage of the mastery of civic knowledge competencies data becomes 72.52% and categorized as medium which reached 57.14% of classical completeness. In the second cycle, the percentage increased to 82.16% categorized as high which reached 88.09% of classical completeness. The average percentage of student?s motivation in the first cycle was 68.79% categorized as medium and the second cycle increased to 88.31% categorized as high. Based on these results, it can be conclude that the scientific approach aided mind mapping can improve the mastery of civics knowledge competencies and learning motivation of IVB grade students of SD Negeri 4 Ubung in academic year 2015/2016.keyword : scientific, mind mapping, knowledge civic education, motivation.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya dan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancangan Non-equivalent Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 7 SD dengan 15 kelas di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SDN 2 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa setelah disetarakan dengan teknik matching. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validitas. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017 (thitung = 6,696 > ttabel = 2,000) dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 82,29 dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 69,03. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : inkuiri terbimbing, tutor sebaya, matematika This study aimed to determine the significant differences in the competence of mathematical knowledge of students who are taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors and students who are not taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors in grade V students in elementary school group Kompjana Sujana lesson year 2016/2017. This research was an experimental research with experimental design used is a quasi experimental design with Non-equivalent Group Design design. The population in this study were all students of class V consisting of 7 elementary schools with 15 classes in elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017. The sample of this research were VB students of SDN 8 Padangsambian as experimental class and students of VB SDN 2 Padangsambian class as control class with amount of each group as many as 34 students after equalized by matching technique. The method of data collection in this study was the test method, with the usual double choice test amounting to 30 items that have been in the validity. The data analysis showed that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of students in experiment class and students in control group in grade V students at elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017 (titung = 6,696> ttable = 2,000) and the mean value of mathematics knowledge competence of students who are taught using guided inquiry learning model assisted by peer tutor that is, 82,29 and the mean value of mathematics knowledge competence of student which is not learned using guided inquiry model of tutor assisted tutor peer that is, 69 , 03. Thus, the conclusion of this research is the guided inquiry learning model assisted by peer tutors influence the competence of mathematics knowledge of grade V elementary school group Kompjana Sujana Lesson 2016/2017keyword : guided inquiry, peer tutor, mathematical
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS III SDN. 26 DANGIN PURI DENPASAR ., Ni Luh Wiari Astuti; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3833

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint pada siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint pada siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I 70,6% berada pada kriteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,17% tergolong pada criteria tinggi. Persentase nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus sebesar 66,37% berada pada kriteria cukup. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I persentase rata-rata hasil belajar menjadi 73,67% berada pada kriteria cukup. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,17% berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 57% berada pada kriteria rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 73,33% berada pada kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 86,67% yang berada pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini, penerapan model Quantum Teaching berbantuan media pembelajaran berbasis Powerpoint dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri.Kata Kunci : quantum teaching, media pembelajaran berbasis powerpoint, motivasi belajar dan hasil belajar The purpose of this research (1) to increase of IPS motivation study through the implementation of the model of quantum teaching assisted powerpoint instructional media on third grade student of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar, (2) to increase of learning result of IPS through the implementation of model of quantum teaching assisted powerpint instructional media on third grade student of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar, Design of this study is classroom action research conducted in two cycles. The subject is the third grade students of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar in academic year 2013/2014. The research data on students motivation was collected using questioner and student learning result data collected using the test. The data is analyzed by descriptive quantitative. The results of this research is showed the percentage of the average value of student motivation in the first cycle was 70,6% in sufficient criteria, increase in second cycle to be 80,17% at the high critera. The percentage of the average value of learning result in the pre-cycle is 66,37% at sufficient criteria. After the implementation of the action in the first cycle the average percentage of learning result be 73,67% at sufficient criteria. After is held the repair on the second cycle increased to 82,17% at the high criteria. The learning completeness in pre-cycles is 57% at the low criteria. After is held the improvement of learning process in first cycle the percentage to be 73,33% in sufficient criteria and it is increasing in the second cycles to be 86,67% at the high criteria. The conclusion of this research, implementation of model of quantum teaching assisted powerpoint instructional media can increase the motivation and learning resultof IPS of the third grade students in SDN. 26 Dangin Puri Denpasar.keyword : quantum teaching, powerpoint-based instructional media, motivation of learning and learning result

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue