cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI CARA BERTANYA GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS RADEN AJENG KARTINI KECAMATAN DENPASAR BARAT ., Ni Wayan Erni Setiari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan menguji dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi pada siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen (pre-experimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah “Desain Prates-pascates Kelompok Statis”. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan PKn kelas IV dengan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata nilai kelompok A yaitu 75.84 dan kelompok B yaitu 76.55. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 0.26 dan pada taraf signifikansi 5% didapat ttabel = 2.00. Dengan kriteria pengujian thitung
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS V ., I Komang Gede Sastrawan; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi hasil belajar pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) melalui Lesson Study dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 1 Poh Bergong Kecamatan Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus III Kecamatan Buleleng yang berjumlah 128 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V di SDN 1 Poh Bergong yang berjumlah 25 siswa dan kelas V di SDN Jinengdalem yang berjumlah 25 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share melaui Lesson Study dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Buleleng dengan thit= 3,911 > ttab= 2,021 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar dalam mengatasi permasalahan dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : hasil belajar, IPS, model TPS. This study aims to find out the description of the learning outcomes of the IPS knowledge of the group of students who were taught by the Think Pair Share (TPS) learning model through the lesson study and group of students who were taught by the conventional learning model on the students of grade V SDN 1 Poh Bergong Buleleng District. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this research is all of class V in elementary school of Gugus III Buleleng sub-district, which is 128 students. The sample of this research is class V in SDN 1 Poh Bergong which amounted to 25 students and class V in SDN Jinengdalem which amounted to 25 students. Method in collecting data is done by test method that is with objective test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The results of this study indicate that there are differences in IPS learning outcomes between groups of students who were taught by Think Pair Share learning model through lesson study with groups of students who were taught by conventional learning model in grade V SD students in District III Buleleng District with thit = 3.911> ttab = 2,021 there was a significant difference. Based on the results of analysis data model of learning Think Pair Share effect on IPS learning outcomes. Improvement is done in the process of science learning by using Think Pair Share learning model with problem solving techniques through lesson study to improve learning outcomes in overcoming problems in the process of learning in class.keyword : learning outcomes, social studies, TPS models.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SD GUGUS 3 KECAMATAN BANJAR Md. Sumantri, Md. Diah Rahayu Sucitawati, Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1259

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 3 Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Gugus 3 Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Dencarik, yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SD No. 1 Banjar Tegeha, yang berjumlah 21 orang. Data prestasi belajar IPA ini dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (point be serial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran  kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa rata-rata kelompok eksperimen adalah 24,93 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 16,12. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas IV di Gugus 3 Kecamatan Banjar.   Kata-kata kunci: pendekatan pembelajaran kontekstual, prestasi belajar IPA
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS YOS SUDARSO DENPASAR ., I Nyoman Hadi Suanta Budaya; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2303

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model penemuan (inkuiri) terbimbing berbantuan media powerpoint dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Yos Sudarso Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V SD Gugus Yos Sudarso Denpasar tahun ajaran 2013/2014. Populasi penelitian berjumlah 329 siswa dan dan sampel penelitian yang digunakan adalah 79 Siswa. Instrument pokok dalam penelitian ini hasil belajar IPA siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistic parametric. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata posttestt kelompok eksperimen 80,008 dan kelompok kontrol 71,01. Uji hipotesis dilakukan pada skor posttestt dengan hasil uji-t yaitu thitung (4,64) > ttabel (2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model penemuan (inkuiri) terbimbing berbantuan media powerpoint dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Yos Sudarso Denpasar, maka dapat direkomendasikan bahwa model penemuan (inkuiri) terbimbing berbantuan media powerpoint dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran pada mata pelajaran IPA di Sekolah Dasar.Kata Kunci : Model Inkuiri, Media Powerpoint, Hasil Belajar The purpose of this study was to analyze the differences in sience learning outcomes of grade V Yos Sudarso group between students who learn through Inkuiri model assisted PowerPoint media with students who learn through conventional learning. This study is a quasi experimental study (quasi-experimental) research design Nonequivalent with Control Group.The population included all students in grade V Yos Sudarso group academic year 2013/2014. The population was 329 students and the samples that used in this study was 79 students.The principal instrument in this study was Science student learning outcomes. The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis. To test the hypothesis used t-test analysis. Based on the analysis that was found the following results are the mean posttestt experimental group is 80,08 and the control group is 71,01. The hypothesis testing is done on the score posttestt with t-test results are thit ( 4.64 ) > ttab ( 2,000 ). Based on the results of hypothesis tests performed means that there are significant differences in learning outcomes between students who learn Science through Inkuiri model assisted PowerPoint media with students who learn through conventional learning, it can be recommended that Inkuiri models assisted PowerPoint media can be used as an alternative model of learning in Science subjects in elementary school.keyword : Inkuiri Model, Powerpoint Media, Learning Outcomes
PENGARUH METODE PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA PEMBELARAN MATEMATIKA BAGI SISWA KELAS V ., Ni Matul Ulfa; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode problem posing terhadap kemampuan problem solving pada pembelajaran matematika bagi siswa kelas V SDN Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 158 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 8 Sangsit yang berjumlah 38 orang dan siswa kelas V SDN 4 Sangsit yang berjumlah 25 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perbedaan kemampuan problem solving matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan bukan menggunakan metode problem posing pada siswa kelas V SDN Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor kemampuan problem solving matematika kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing adalah 70,15 lebih besar dari rata-rata skor kemampuan problem solving matematika kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan bukan menggunakan metode problem posing sebesar 55,92. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode problem posing berpengaruh terhadap kemampuan problem solving matematika siswa dibandingkan dengan bukan menggunakan metode problem posing.Kata Kunci : metode problem posing, kemampuan problem solving This study was aimed to determine the effect of problem posing method on Mathematics problem solving skill for fifth grade students of SDN VI in district of Sawan in the academyc year of 2015/2016. This research is quasi-experimental research. The population of this study was the whole class of fifth grade that is 158 students total in the district of Sawan in the academic year of 2015/2016. The samples of this research are 38 students of fifth grade on SDN 8 Sangsit and 25 fifth grade students of SDN 4 Sangsit. Learning outcomes data of this study was collected using field test. The data study was analyzed using descriptive statistical analysis statistic techniques and inferential statistics ie t-tesT. The result of this study was indicated that there are differences in mathematical problem solving skill between students who take the problem posing teaching methods and students who following the study by not using problem posing methods in fifth grade of SDN VI district of Sawan in the academyc year of 2015/2016. The result comparison of the average score of the mathematics problem solving skill of the group of students who take the problem posing learning methods was 70,15 higher than the average score of mathematical problem solving skill group of students who take the learning by not using the methods of problem posing at 50,92. Any significant differences indicate that the problem posing learning methods affect the students mathematical problem solving skill compared to not using the problem posing learning method.keyword : Problem Posing Method, Problem Solving Skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Muhammad Alfan Juniardi; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA. Model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media video lebih menekankan pada keaktifan siswa di dalam proses pembelajaran melalui langkah-langkah berpikir, berbicara, dan menulis. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Lelateng yang berjumlah 42 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik Random Sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, Uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (t hitung = 2,775 > t tabel = 0,4445). Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media video dan siswa yang tisak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada siswa kelas V di SDN 2 Lelateng Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : think talk write, media video, hasil belajar This study is aimed to know the significant differences on the result in studying IPA. The learning model Think Talk Write by using video is more emphasizing on students’ activeness in the learning process through the steps of thinking, talking, and writing. This study is quasi experiment with Post-test Only Control Group design. The population in this study were all fifth grade students in SDN 2 Lelateng in which the total of the students are 42 students. The sample of this study was determined by using Random sampling technique. The data was collected by using multiple choice with 25 questions. The data that had already collected was analyzed by using descriptive statistic, T-test no correlation. The result of this study indicates that (t count= 2.775> t table = 0.4445). Based on the explanation above, the researcher can conclude that there is significant differences result in learning IPA between the students who were taught by using learning model Think Talk Write (TTW) by assisted video and the students who were not taught by using learning model Think Talk Write (TTW) on fifth grade students in SDN 2 Lelateng, Negara Sub district, Jembrana Regency in academic year 2016/2017. keyword : think talk write, video media, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBASIS BUDAYA LOKAL BALI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD N 2 CEMPAGA PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Meli Artini; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4147

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match yang berbasis budaya lokal Bali pada siswa kelas V SD Negeri 2 Cempaga Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini bisa bermanfaat sebagai tambahan model pembelajaran yang inovatif, bisa memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa, bisa mengembangkan kreativitas guru dalam pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Cempaga tahun pelajaran 2013/2014, sebanyak 24 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 10,15% dari 75,35% pada siklus I menjadi 85,50% pada siklus II. Berdasarkan dari persentase rata-rata hasil belajar tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match yang berbasis budaya lokal Bali dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Make A match, hasil belajar This research is a classroom action research that aims to determine the learning outcome of students in the subjects of Mathematics through Cooperative Learning Model Type Make A Match local Balinese culture based on fifth grade students of SD Negeri 2 Cempaga District of Banjar, Buleleng academic year 2013/2014. This study can be useful as an additional innovative learning models, can provide an interesting learning experience for students, teachers can develop creativity in learning. Classroom action research was conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation / evaluation and reflection. Is a research subject Elementary School fifth grade students in academic year 2013/2014 2 Cempaga, as many as 24 people. Methods of data collection in this study conducted by the method of observation and tests. The data obtained were then analyzed by quantitative descriptive method. The results of this study indicate that an increase in the average percentage of students mathematics learning outcomes by 10.15% from 75.35% in the first cycle to 85.50% in the second cycle. Based on the average percentage of the learning outcomes can be concluded that the application of cooperative learning model based Make A Match local Balinese culture can improve student learning outcomes in Mathematics.keyword : Cooperative Learning Model Type Make A match, the result of learning
PENERAPAN MODEL TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS VB SD NEGERI 3 BANJAR JAWA Ni Wyn. Arini, Md. Slamet Sugiartana, Dw. Nym Sudana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.871

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 3 Banjar Jawa yang berjumlah 48 orang. Data dikumpulkan menggunakan metode kuisioner untuk mengetahui perkembangan sikap ilmiah dan metode tes untuk mengetahui perkembangan hasil belajar siswa serta dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 75 menjadi 88,47 pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,47 dan adanya peningkatan nilai sikap ilmiah siswa pada siklus I sebesar 81,4 menjadi 85 pada siklus II sehingga terjadi peningkatan sebesar 3,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan sikap Ilmiah siswa.Kata kunci: TGT, hasil belajar, sikap ilmiah
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Ni Luh Putu Sri Nariastini; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5806

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan media lingkungan sekitar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di Gugus V Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 9 kelas dengan siswa 202 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 3 Panji dengan jumlah siswa 28 orang dan kelas IV SD No. 2 Sambangan dengan jumlah siswa 26 orang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan media lingkungan sekitar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, dengan nilai thitung sebesar 6,47 dan ttab sebesar 2,021. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : strategi pembelajaran inkuiri, hasil belajar IPA This study aimed at investigating the significant difference between the group whichis studied using inquiri learning strategy helped by environtment and the group which is studied using expository learning strategy of sains output in fourth grade students of clustered V Sukasada District, Buleleng Regecy in year 2014/2015. This study was quasi experiment with no equivalent post test only control group design. The population of this study was fourth grade students of clustered V, Sukasada District, Buleleng Regency in year 2014/2015 consist of 9 classes with 202 students. The sample of this study was fourth grade students of SD No 3 Panji consists of 28 students and fourth grade students of SD No 2 Sambangan consists of 26 students, which is chosen by using simple random sampling technique. The instrument of this study was multiple choice tests. The gained data was analyzed in two steps, descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results show that there was a significance different between the group who were studied using inquiry learning strategy helped by environment and group who were studied using expository learning strategy with t result 6,47, t table 2,021. It means t result, more than t table. From this result, it can be said that there was a significant effect of inquiry learning strategy helped by environment media toward Sains output of fourth grade students of clustered V Sukasada District Buleleng Regency I year 2014/2015.keyword : Inquiry learning strategy, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV Dwa. Pt. Raka Rasana, Km. Rosita Giri, I Nym. Wirya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1486

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA pada kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran course review horay, untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA pada kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional,  dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 140 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan teknik undian yang berjumlah 50 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian  menemukan bahwa: hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran course review horay berada pada kategori sedang (rata-rata sebesar 14,78), hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada kategori sangat rendah (rata-rata sebesar 9,12), dan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran course review horay dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 64,77 > ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: pembelajaran course review horay, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA

Page 13 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue