cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 ., Dewa Made Dwi Sakah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Group Investigation (GI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD di Gugus I Tampaksiring . Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 56 orang yang diambil secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan mean (M) = 21,34 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 17,37 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar IPA siswa diperoleh hasil thitung sebesar 4,377, sedangkan, ttabel dengan db = 54 pada taraf signifikansi 5% adalah 1,674. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,377> 1,674). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model Group Investigation (GI) berpengaruh positif tehadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPA, model group investigation (GI), model pembelajaran konvensional The purpose of this study is to know the significant differences of students’ achievement in IPA subject between students that study using Group Investigation (GI) model with students that follow conventional learning for class V student in semester II at SD Gugus I Tampaksiring. The design of this study is Quasi Experiment, with the design of post-test only control group design. The sample is 56 that picked using lottery. Learning outcomes data were collected using a multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. The results showed that (1) the students’ learning achievement using Group Investigation (GI) model with mean (M) = 21,34 belong to high category, (2) learning achievement using conventional learning with mean (M) = 17.37 belong to average category (3) there is significant differences to the learning achievement between group of student that using Group Investigation (GI) model and group of students that using conventional model. The differences can be seen from the score of the student found tScore= 4.377, whereas, ttable with db = 54 at in significant degree 5% is 1.674. The result showed that tscoreis more than ttabe (4.377> 1.674). The found of significant difference show that Group Investigation (GI) model combine with authentic media positively affect the students achievement in IPA subject compared with conventional learning model.keyword : conventional learning model, group investigation (GI) model, Learning outcomes IPA
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Instruction Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar ., Luh Dewi Puspitasari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2601

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based intruction berbantuan media audio visual dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPS siswa di SD Gugus Srikandi Tahun pelajaran 2013 / 2014. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus Srikandi tahun ajaran 2013/2014, yang banyaknya 684 orang siswa terdiri dari delapan sekolah di random sampling mendapatkan SD N 13 Kesiaman sebagai kelompok eksperimen dan SD N 10 Sumerta sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design.Data tentang hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal yang valid dan reliabel. Data ini analisisnya dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Problem Based Instruction Berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014. Ini terlihat dari hasil t-test ( thit = 6.418 > ttabel = 2.000 ) dengan db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) dan taraf signifikansi 5%. Hal ini diperkuat oleh perbedaan nilai rata-rata siswa kelompok eksperimen lebih baik dari pada nilai rata-rata siswa kelompok kontrol (83.97 > 74.73).Kata Kunci : problem based instruction, audio visual, hasil belajar, IPS. The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of social subject with used Problem Based Instruction which assist by Audio Visual Media with students who use the conventional teaching of SD Gugus Srikandi in academic year 2013/2014. The population of this study is conducted to the fourth grade students of SD Gugus Srikandi in academic year 2013/2014, the total of the students are 684 which consist of eight schools in random sampling and the result is SD N 13 Kesiman as the experiment class and SD N 10 Sumerta as the control class. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The result data of learning social subject was collected by multiple choice tests that consist of 30 questions which valid and reliable. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned social subject with using Problem Based Instruction which assist by Audio Visual Media with students who learned with using Conventional Learning of the fourth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar in academic year 2013/2014. It shown from the result of the test ( thit = 6.418 > ttabel = 2.000 ) with db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) with standard of the significant is 5%. It can be seen from the differences between the average of experiment class which more satisfied than the control class (83.97 > 74.73). keyword : Promblem based instruction, audio visual, the results of learning, social subject.
ANALISIS DISIPLIN BELAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 SISWA KELAS V SD NEGERI 3 PENATIH ., Putu Ayu Triastini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5048

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan disiplin belajar, (2) mendeskripsikan hambatan disiplin belajar, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap disiplin belajar dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V SDN 3 Penatih. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Penatih sebanyak 44 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif secara umum menggunakan langkah dari Miles dan Huberman. Berdasarkan analisis data melalui observasi, triangulasi hasil wawancara guru dan siswa , serta kuesioner yang telah dilakukan, dan triangulasi teknik ketiga metode, maka diperoleh hasil penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah rata-rata nilai observasi dan kuesioner yaitu 3.63 dan 3.35. Setelah dikonversi, rata-rata nilai tersebut tergolong A- (sangat baik). Sedangkan dari wawancara hanya diperoleh 4 hal yang masih perlu dibina kedisiplinannya. Hambatan-hambatan yang dialami siswa diperoleh melalui hasil wawancara dari guru dan siswa yang sudah ditriangulasikan. Terdapat 10 hambatan, 4 hambatan yang berasal dari internal siswa dan 6 hambatan yang berasal dari eksternal siswa. Solusi yang dilakukan guru didapat dari wawancara, khususnya wawancara dari guru. Terdapat 10 solusi yang secara umum terdiri atas pemeriksaan tugas, pengawasan, serta teguran dengan cara menanamkan disiplin secara demokratis. Maka, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri 3 Penatih terkategori sangat baik. Kata Kunci : disiplin, hambatan, kurikulum 2013, pendekatan saintifik, solusi This descriptive reasearch was aimed to (1) described learning discipline, (2) described learning discipline obstacle, and (3) described solution of learning discipline in learning process theme Indonesian culture history with scientific approach on 2013 curriculum students in class V SD Negeri 3 Penatih. Subject from this reasearch was students in class V SD Negeri 3 penatih as many as 44 students. Collection data methode which was used were observation, interview, and quesioner. Data was analysed generally by steps from Miles and Huberman and used descriptive qualitative technique and quantitative technique. Based on data analyses through observtion, teacher and student interview triangulation, quesioner that had been done, and all methodes triangulation, so the result of this reasearch could be gained. Results of this reasearch were (1) discipline of students in class V SD Negeri 3 penatih was categorized excellent based on data analysis that has been done. Average of observation and quesioner which was gained 3.63 dan 3.35 classified to A- (excellent) and from teacher and student’s interview triangulation. Discipline obstacles are came from student’s internal as many as 4 aspects, and 6 aspects from student’s external. Solution was done by teacher was gained from interview, especially from teacher interview. There were 10 solutions which generally consisted of task checking, supervision and reprimand from teacher with democratically discipline method. So, from this reasearch could be concluded that discipline of student in class V SD Negeri 3 penatih was categorized excellent. keyword : discipline, obstacle, 2013 curriculum, scientific approach, solution.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V ., Ni Komang Atik Astiti; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang diajar dengan model VCT berbantuan media power point dan siswa yang diajar dengan tidak menggunakan model VCT pada siswa kelas V Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Buleleng.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Buleleng yang berjumlah 137 orang. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 30 butir soal.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data, diperoleh rata-rata hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih besar dibandingankan dengan rata-rata hasil belajar siswa kelompok kontrol.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasi belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan model VCT pada siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng ( thit> ttab = 2,850> 2,021). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VCT berbantuan media power pointberpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD gugus II Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : VCT, power point, hasil belajar The aimed of the study was to determine the significant difference between the students’ result of learning Civics with VCT model supported by power point and students who were nottaught with VCT model on grade V of second semester in academic year 2016/2017 at SD Gugus II Buleleng distric. The type of the research was quasi-experimental research. The population of this study was 137 students in grade V of second semester in academic year 2016/2017 at SD Gugus II Kecamatan Buleleng. The result of the data was collected by using 30 items in multiple choice test. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics analysis namely t-test. The result of data analysis shown the average of the students’ result in experimental group is bigger than control group. The result of this study indicates that there is significant differences between learning PKN using VCT rather than the group of students who were not taught Civics with VCT model in the Grade V at SD Gugus II Buleleng distric (thit> ttab = 2,850> 2,021). It can be concluded that learning process using VCT model suported by power point has a positive effect on the learning outcomes of Civics of Grade V at SD Group II Buleleng distric.keyword : VCT, power point, learning outcomes
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 5E (ENGAGEMENT, EXSPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD N 1 KESIMAN I.B Gd. Suryaabadi, Pt. Sela Yopiani, Md. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1230

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E (engagement, exsploration, explanation, elaboration, evaluation) berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di SD N 1 Kesiman. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N 1 Kesiman. Terdapat dua kelas yakni kelas VA dan VB. Seluruh siswa atau seluruh Populasi berjumlah 75 siswa. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling, namun dalam penelitian ini yang di random adalah kelas dan bukan setiap individu siswa. Data yang dianalisis adalah hasil belajar PKn siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar PKn siswa. Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda/objektif yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakanuji t (nilai Thit = 2,86 dan Ttabel = 2,00) jadi Thitung > Ttabel. ). Nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai oleh kelas eksperimen (VB) ialah 67,57. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai oleh kelas Kontrol (VA) ialah 61,29. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E berbantuan media grafis dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di SD N 1 Kesiman.   Kata kunci: Learning cycle 5E, media grafis, hasil belajar
Pengaruh Model Brain-Based Learning Berbantuan Media Diorama terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus VIII Sukawati Tahun Ajaran 2013/ 2014 ., Ni Putu Sri Pratiwi; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran Brain-Based Learning berbantuan media diorama dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus VIII Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus VIII Sukawati tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 187 siswa yang tersebar pada 7 sekolah. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Singapadu Tengah berjumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Singapadu Kaler yang berjumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Adapun nilai rata-rata post-test pada kelompok eksperimen sebesar 75,62, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 60,08. Berdasarkan hasil pengujian data post-test siswa diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Berdasarkan hal tersebut, maka data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan derajat kebebasan dk = n1 + n2 – 2 dan α = 5% = 0,05. Hasil analisis menunjukkan thitung = 5,2 dan ttabel = 2,01 untuk dk = 58 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (5,2 > 2,01) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Brain-Based Learning berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus VIII Sukawati tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Model Brain-Based Learning, media diorama, hasil belajar IPS The aimed of this study is to determine whether there is a significant difference in social study learning outcomes between students who followed Brain-based Learning Model assisted by diorama media with students who took conventional learning in fifth grade of SD Gugus VIII Sukawati 2-13/2014 academic year. This study was a quasi experimental used non-equivalent control group design. Populations in this study were fifth graders in SD Gugus VIII Sukawati 2013/2014 academic year amounted to 187 students spread in 7 schools. The samples used were fifth graders of SD Negeri 1 Singapadu Tengah amounted to 30 students as experimental group and fifth graders of SD Negeri 1 Singapadu kaler amounted to 31 students as control group. The collecting data methods that used were test. The average scores for the post-test in the experimental group is 75,62 while the control group is 60,08. Based on the result of students post-test data, experimental group and control group had been distributed normally and have a homogeneous variance. Under these conditions, the data were analyzed using the t-test. The criteria of examination was "if tcon > ttab so that H0 is rejected and Ha is received by degrees of freedom df = n1 + n2 – 2 and α = 0,05. The results of t-test analysis showed equal to 5, 2and the t-table is equal to 2,01 for df = 58 with a significance level of 5%. Based on the criteria of examination, tcon > ttab (5,2 > 2,01) so that H0 was rejected and Ha was received. Based on these results it can be concluded that there is significant difference Brain-Based Learning model assisted by diorama media to the social study learning outcomes of fifth graders of SD Gugus VIII Singapadu 2013/2014 academic year.keyword : Brain-Based Learning Model, Diorama media, Social study learning outcomes
IMPLEMENTASI PBL BERBANTUAN MEDIA GRAFIS DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA SD ., Ni Putu Juni Antari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7234

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD Negeri 21 Dangin Puri tahun ajaran 2015/2016 melalui implementasi model problem based learning berbantuan media grafis. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 21 Dangin Puri yang berjumlah 31 siswa dengan 16 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase rata-rata keaktifan belajar siswa pada siklus I adalah 77.97% tergolong kriteria cukup aktif dan pada siklus II adalah 82.58% tergolong kriteria aktif. Dengan demikian, persentase rata-rata keaktifan belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 4.61%. Selanjutnya, penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siklus I adalah 9,68% (3 siswa) dari 31 siswa memperoleh skor ≥ 3,18 (B+) dan pada siklus II adalah 74,19% (23 siswa) dari 31 siswa memperoleh skor ≥ 3,18 (B+). Ini menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi pengetahuan matematika meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 64,51%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi model problem based learning berbantuan media grafis dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD Negeri 21 Dangin Puri tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : keaktifan, kompetensi pengetahuan matematika, media grafis, problem based learning The purpose of this research are to improve the activeness and mastery of mathematics knowledge competency in V grade at SD Negeri 21 Dangin Puri 2015/2016 through the implementation of problem based learning model with graphics media. The subjects of this research are V grade of SD Negeri 21 Dangin Puri which total 31 students to 16 male and 15 female. This research was used classroom action research. The data collecting method used observation methods for the activeness and essay test for mastery of mathematics knowledge competency. The result of this study showed that average percentage of students' learning activeness in the first cycle was 77.97% classified as quite active and the second cycle was 82.58% classified as active. So that’s why, the students' learning activeness score increased from cycle I to cycle II of 4,61%. Mastery of mathematics knowledge competency in the first cycle was 9,68% (3 students) of ≥ 31 students obtained score of 3,18 (B+) and the second cycle was 74,19% (23 students) of 31 students obtained score ≥ 3,18 (B+). This showed that the mastery of mathematics knowledge competency increase from the first cycle to the second cycle of 64,51%. It can be concluded that the implementation of problem based learning model with graphics media can improve activeness and mastery of mathematics knowledge competency in V grade students of SD Negeri 21 Dangin Puri 2015/2016.keyword : activeness, mathematics knowledge competency, graphics media, problem based learning.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Pande Made Hendra Kesuma; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping dan siswa yang belajar dengan bukan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping pada siswa kelas V di SD Gugus Peliatan Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus Peliatan Kecamatan Ubud tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 128 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara mengundi secara acak populasi yang akan digunakan, pengundian dilakukan setelah semua populasi dinyatakan setara yang dihitung dengan uji kesetaraan.Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Peliatan yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas V SD Negeri 4 Peliatan yang berjumlah 39 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(8,72) > ttab(2,000), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping dan siswa yang belajar tidak dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan media mind mapping. Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa rata-rata ksperimen(24,54) > rata-rata kontrol(16,68), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran probem based learning berbantuan media mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus Peliatan Kecamatan Ubud.Kata Kunci : model pembelajaran, problem based learning, mind mapping, hasil belajar IPA The aims of this research is to know the difference of learn result of sains between students who are learning with problem based learning model supported by mind mapping media and students who learn by not use instructional model problem based learning model supported by mind mapping media in Five Grade students at Primary Schools Cluster Peliatan Tegallalang District, Gianyar Regency Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. Sampling using random sampling technique by randomly drawing the population to be used, the draw is done after all the equally declared population calculated by equality test.The population of this studied is all students of class Five in Cluster Peliatan Ubud District Academic Year 2016/2017 which amounted to 128 people. The sample of this research is the students of class five primary school of 3 Peliatan which amounted to 34 people and students of class five primary school of 4 Peliatan which amounted to 39 people. Student learned outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed use by descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it is found that tcount (8,25)> ttab (2.000), so it can be interpreted that there are significant difference of learning result of Social Science between student which is taught by problem based learning model supported by mind mapping media and student studying with using learn by non-instructional problem based learning model supported by mind mapping media. From the average count, it is known that average experiments(24,54) > average control(16,68), so it can be concluded that the application of learning by problem based learning model supported by mind mapping media influence on learning result of sains student of Five class in Cluster Peliatan Peliatan District.keyword : problem based learning model, mind mapping media, learn outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 3 TONJA TAHUN AJARAN 2014 / 2015 ., Putu Dewi Ariestuti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4098

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 3 Tonja tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Tonja Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 39 orang siswa. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pencatatan kegiatan sebelum tindakan atau pra siklus PTK diperoleh rata – rata keaktifan belajar siswa 6,97 dengan persentase 34,85 yang tergolong kurang aktif. Dan ketuntasan belajar ada pada 41,03% yang tergolong belum tuntas. Hasil analisis data menunjukkan rata-rata keaktifan belajar IPA pada siklus I =10,27 berada pada kriteria cukup aktif dan mengalami peningkatan sebesar 4,14 pada siklus II menjadi =14,41 tergolong pada kriteria aktif. Dan hasil belajar mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 10,00 % yaitu pada siklus I hasil belajar siswa 70,30 % dan pada siklus II mencapai 80,30 % yang berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan sebesar 23,08 % yaitu pada siklus I dari 76,92% menjadi 100% sehingga kriteria keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah melalui Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas VI SDN 3 Tonja Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : Kata kunci : pendekatan pembelajaran CTL, keaktifan, dan hasil belajar. Abstract This study aims to improve the activity and student learning outcomes through the implementation of the IPA approach Contextual Teaching and Learning (CTL) activity and results to improve science learning SDN sixth grade students in academic year 2014/2015 3 Tonja. This study uses classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class VI 3 Tonja SDN Academic Year 2014/2015 which consisted of 39 students. The research data on learning outcomes was collected using test methods and methods of observation. Data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis method. Recording the results of actions or events before PTK obtained pre-cycle average - average students' learning activeness 6.97 with 34.85 percentage are classified as less active. And mastery learning there at 41.03% which are not yet completed. The results showed an average activity of learning science in the first cycle = 10.27 are the criteria quite active and increased by 4.14 in the second cycle = 14.41 classified into the active criteria. And learning outcomes has increased from the first cycle to the second cycle of 10.00% which is in the first cycle of student learning outcomes and 70.30% in the second cycle reaches 80.30%, which is at the high criteria. Classical completeness also increased by 23.08% ie in the first cycle of 76.92% to 100% so that the defined success criteria have been achieved. Thus, the conclusion from this study is through Implementation Approach Contextual Teaching and Learning (CTL) can Increase Motivation and Learning Outcomes in Class VI IPA 3 Tonja SDN Academic Year 2014/2015.keyword : Keywords: learning approach CTL, liveliness, and learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MOODY DENGAN MEMANFAATKAN CERITA RAKYAT TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS IV SDN 1 UBUD Ign. I Wyn. Suwatra, Dw. A. Suardi Yanti, A. A. Gd. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.855

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat tentang kesulitan siswa dalam menulis karangan narasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, deskripsi keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelompok eksperimen dengan model pembelajaran Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat, dan perbedaan yang signifikan model pembelajaran Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat terhadap keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Ubud. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Jumlah keseluruhan populasi adalah 117 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVB yang berjumlah 39 orang dan siswa kelas IVC yang berjumlah 38 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes menulis terpadu berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa skor keterampilan menulis karangan narasi pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional cenderung sedang. Skor keterampilan menulis karangan narasi pada siswa yang mengikuti pembelajaran Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat cenderung tinggi. Dan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN 1 Ubud dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Kata kunci: moody, cerita rakyat, keterampilan menulis 

Page 11 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue