cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing dan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar IPA Siswa ., Miftahur Wahida; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7008

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Kelurahan Kaliuntu tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 113 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Kaliuntu sebanyak 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 1 Kaliuntu sebanyak 33 siswa sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA berbentuk pilihan ganda dan kuesioner motivasi berprestasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, ANAKOVA 1 jalur, dan korelasi product moment. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 51,818 dengan Sig. 0,000
PENGARUH MODEL ACCELERATED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS VII KECAMATAN SAWAN ., I Gusti Ayu Utami Dewi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di Sekolah Dasar gugus VII Kecamatan Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang berjumlah 145 orang. Sampel penelitian diuji dengan menggunakan uji kesetaraan ANAVA A diperoleh yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Sinabun yang berjumlah 29 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Sinabun yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok kontrol Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes esai. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model accelerated learning dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (t hitung > t tabel, t hitung = 11,82 dan t tabel = 2,000).Kata Kunci : model accelerated learning, hasil belajar IPA This study aimed to determine differences in science learning outcomes between students who learned with accelerated model of interactive multimedia learning aided by students using the conventional model of fifth grade students in academic year 2013/2014 in cluster VII Elementary School District of Sawan . This research is a quasi-experimental study . The studyb population was all students in fifth grade elementary school, amounting to 145 people . Samples were tested by using ANOVA test of equality of A obtained by the fifth grade students of SD Negeri 2 Sinabun which totaled 29 people as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 3 Sinabun which amounted to 21 people as a control group learning outcomes data collected using essay tests . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics , namely t-test . The results of this study indicate that there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students who take accelerated learning model learning with a group of students who take lessons with the conventional model (t count>t table, of t count=11.82 and t table=2.000).keyword : model accelerated learning, the outcome science learning
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIP TIPE GRAMMAR BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS 1 ABIANSEMAL ., Ni Komang Eny Kencana Wati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3212

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan menulis karangan narasi antara siswa kelas V gugus 1 Abiansemal yang yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe Grammar berbantuan media gambar seri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal yang berjumlah 185 orang. Melalui teknik random sampling didapat 2 kelas yang masing-masing yang terdiri dari 31 dan 38 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis karangan narasi antara siswa kelas V gugus 1 Abiansemal yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe grammar berbantuan media gambar seri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (nilai thitung = 7,06 dan ttabel = 2,00) jadi thitung > ttabel. ). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil menulis karangan narasi antara model pembelajaran kooperatif tipe grammar berbantuan media gambar seri dengan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata hasil menulis karangan narasi siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe grammar berbantuan media gambar seri lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil menulis karangan narasi siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (83,7 > 57,3). Kata Kunci : Kooperatif Tipe Grammar, Hasil Menulis Karangan Narasi This research aimed to determine the significant differences of the writing narrative achievement by the students who are learned grammar type cooperative model aided by sequence pictures to the students who are learned using conventional learning model of the fifth grade elementary school students cluster 1 Abiansemal. This research was a quasi experimental research design with nonequivalent control group design. The populations in this study were all fifth grade students in cluster 1 Abiansemal totaled 185 students. The research sample was collected by random sampling technique which two classes and each class consist of 31 students and 38 students as the sample. These results indicated that there were significant differences between the students who are learned grammar type cooperative model aided by sequence pictures to the students who are learned using conventional learning model of the fifth grade elementary school students cluster 1 Abiansemal (tcount = =7,06 and ttabel = 2,00) so, tcount > ttabel. ) .Therefore, Ho was refused and Ha was accepted. This meant that there were significant differences result by the students who are learned narrative writing grammar type cooperative model aided by sequence pictures to the students who are learned using conventional learning model. The average result of the students who are learned grammar type cooperative model aided by sequence pictures was higher than the result of students who are learned narrative writing using conventional learning model (83,7 > 57,3).keyword : Grammar type cooperative, The result of narrative writing
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS ., I Kd Rizal Rahmadi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 3 Tukadmungga yang berjumlah 21 orang. Objek penelitian adalah motivasi dan hasil belajar IPS. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan metode tes yang dilaksanakan pada akhir siklus. Data dianalisis menggunakan teknik deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan (1) terjadinya peningkatan rata-rata presentase motivasi belajar IPS siswa. Dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan pada siklus I memperoleh rata-rata presentase motivasi belajar 75,61% dengan kategori cukup baik selanjutnya, penelitian siklus II memperoleh rata-rata presentase motivasi belajar 84% dengan kategori baik.(2) terjadinya peningkatan rata-rata presentase hasil belajar IPS siswa. Dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan pada siklus I memperoleh rata-rata presentase hasil belajar 71,15% dengan kategori cukup tinggi selanjutnya, penelitian siklus II memperoleh rata-rata presentase hasil belajar 81,15% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian siklus I ke siklus II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dikatakan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 3 Tukadmunggatahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : teams games tournament, motivasi, hasil belajar. This study aims to improve motivation and learning outcomes IPS by implementing cooperative learning model teams tournament games. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, evaluation / observation and reflection. The subjects were students of class V SDN 3 Tukadmungga totaling 21 people. The object of research is the motivation and learning outcomes IPS. Collecting data using questionnaires and methods of tests conducted at the end of the cycle. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. These results indicate (1) the increase in the average percentage of students' learning motivation IPS. Evidenced by a study conducted in the first cycle receives an average percentage of 75.61% with a motivation to learn good enough category next, study the second cycle obtain the average percentage of 84% with the motivation to learn both categories. (2) an increase in the average percentage IPS student learning outcomes. Evidenced by a study conducted in the first cycle receives an average percentage of 71.15% of learning outcomes with the next category is quite high, the second cycle study earned an average percentage of 81.15% of learning outcomes with high category. Based on the research cycle I to cycle II with the implementation of cooperative learning model teams tournament games said to improve motivation and learning outcomes IPS students of class V SDN 3 Tukadmunggatahun 2016/2017 lesson.keyword : teams tournament games , motivation , learning outcomes .
KONTRIBUSI SIKAP ILMIAH DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN BANYUASRI KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG Ndara Tanggu Renda, Ni Wyn. Ekan, Tjok Rai Partadjaja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.709

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi: (1) sikap ilmiah terhadap hasil belajar, (2) minat belajar terhadap hasil belajar, (3) secara bersama-sama antara sikap ilmiah dan minat belajar terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas V SDN di Banyuasri Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun  pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di Banyuasri Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun  pelajaran 2012/2013yang berjumlah 172 siswa. Sampel atau sensus dalam penelitian ini berjumlah 172 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur sikap ilmiahi dan minat belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat hasil belajar IPA siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat kontribusi yang signifikan sikap ilmiah terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 18,84%. (2) Terdapat kontribusi yang signifikan minat belajar terhadap hasil  belajar siswa dengan kontribusi sebesar 46,24%. (3) Secara bersama-sama terdapat kontribusi yang signifikan antara sikap ilmiah dan  minat belajar terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 47,06%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sikap ilmiah dan minat belajar sangat mempengaruhi hasil belajar IPA siswa.   Kata kunci:  sikap ilmiah, minat belajar, dan hasil belajar.
PengaruhModel Picture and Picture Dengan Penilaian Portofolio Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV ., I Gede Hery Suyasa Putra; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picturedengan penilaian portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancanganpost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalahsiswa kelas IVSD semester IIdi Gugus ISriwijaya Kecamatan Pakutatantahun pelajaran 2016/2017. Sebanyak 51 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial(uji-t).Hasil penelitian menunjukan bahwa,terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picturedengan penilaian portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thit = 5,534> ttab= 2,009).Kata Kunci : penilaian portofolio, hasilbelajar IPA,picture and picture This research is aimed to know the differences from the result of sainsstudies course learning between student who learnt by picture and picturelearning model with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. This research is a quasi-experiment with a plan of post-test only control group design. Population of this research was grade fourth students in the second semester of Cluster I Sriwijaya District of Pakutatan in academic year 2016/2017. There were 51 students chosen as the sample by using random sampling technique.The data which were analyzed in this research is the result of sains studies course domain cognitive which were gathered through objective test. The data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test).The results showed that, there were significant difference between the result of social studies course of the students who were attending learning process usingpicture and picturelearning model with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. It can be seen from the result of hypothesis test using t-test, with tarithmetic bigger than ttable(tarithmetic= 5,534> ttable= 2.009). So, picture and picturelearning model with on portfolio assessment is positive influential to the result of sains studies course grade fourth students in the second semester of Cluster I District Sriwijaya of Pakutatan in academic year 2016/2017.keyword : portfolio assessment, sains learning result, picture and picture
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PRODUK TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR SISWA ., I Nyoman Suarto; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk, (2) perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk setelah variabel gaya belajar dikendalikan, dan (3) kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar. Jenis penelitian ini adalah pre-exsperiment, dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas V SD No. 4 Banyuasri berjumlah 35 orang. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk menentukan populasi adalah sensus study, yang berati melibatkan seluruh siswa kelas V SD No. 4 Banyuasri. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pretasi belajar IPA siswa yang dikumpulkan dengan tes prestasi belajar IPA dalam bentuk pilihan ganda dan intrumen tes gaya belajar berbentuk gambar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik dekriptif dan ANAKOVA. Hasil penelitian hipotesis pertama menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara sebelum dan setelah dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk (Fhitung = 284,034 > Ftabel 3,30. Hipotesis kedua menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk setelah variabel gaya belajar dikendalikan (Fhitung = 453,009 > Ftabel 3,30). Hipotesis ketiga menunjukkan terdapat kontribusi gaya belajar pada data prestasi belajar IPA siswa (Rhitung = 0,607 > Rtabel = 0,344). Rata-rata nilai siswa setelah dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk adalah 86,87 yang tergolong pada kategori sangat tinggi, sedangkan rata-rata nilai siswa sebelum dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk adalah 60,61 yang tergolong pada kategori cukup. Kata Kunci : Pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk, prestasi belajar, dan gaya belajar This research aims to determine (1) the significant difference of science learning achievement before and after they are with scientific approach aided products assessment, (2) significant difference of science learning achievement before and after they are taught by using scientific approach aided product assessment after the variable of learning style is controlled, and (3) significant contribution of style toward science learning achievement. This kind of research is pre-exsperiment, that uses one group pretest posttest design design. The population of is research are all students in fifth grade V SD No. 4 Banyuasri that consists of 33 students. In this research the technique is used to determine the population is census study, it means it involves all students in five grade of SD No. 4 Banyuasri. The data that are acquired in this research are student’s achievement in the is science subjek that are collected through science learning achievement test are using optional and instrument learning style test with picture. Data analysis uses descriptive statistic and ANACOVA. First hypothesis research result shows there is significant difference in science learning achievement before and after the students are taught by using scientific approach aided product assessment (Fcount = 284.034> Ftable 3.30. Second hypothesis shows that there is significant difference of student science learning achievement after use scientic approach aided product assessment after the variabel of learning style is controlled (Fcount = 453.009> Ftable 3.30). Third hypothesis shows that there is contribution of learning style on the data of student science learning achievement (rhitung = 0.607> rtable = 0.344). The average student’s score after they are taught by using scientific approach aided product assessment is 86.87 that category sed into very high, mean while the averageof students score before they are taught by using a scientific approach aided product assessment is 60.61 that categorised into sufficient category. keyword : Scientific approach aided product assessment, academic achievement, and learning style
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 PEDUNGAN Ni Wyn. Suniasih, I Nym. Arya Kasuma D., I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1460

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian 1) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. 2) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. 3) untuk mengetahui secara simultan perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas VA berjumlah 41 siswa dan kelas VB berjumlah 43 siswa. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan kuesioner dan hasil belajar IPA menggunakan tes. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya perbedaan yang signifikan sikap ilmiah siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh thitung = 5,72. Untuk dan db = 82 diperoleh ttabel = 2,00. Berarti thitung = 5,72 > t(0,05,82) = 2,00.  2) adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh thitung = 3,49. Untuk  dan db = 82 diperoleh ttabel = 2,00. Berarti thitung = 3,49 > t(0,05,82) = 2,00. 3) secara simultan adanya perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh F = 21,274. Untuk . Berarti F = 21,274; p<0,05. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran learning cycle 5E terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 5 Pedungan. Kata kunci: Learning cycle 5E, Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar IPA. Abstract The purpose of this study was 1) to determine significant differences between students' scientific attitude that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. 2) to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. 3) to determine significant differences simultaneously scientific attitude and science achievement among students that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. The study population is the entire fifth grade students numbered 127 students. VA research sample that is class numbered 41 students and VB classes totaling 43 students. Data were collected with a scientific attitude questionnaire and the results of learning science using the test. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results showed 1) a significant difference scientific attitude of students that learned through learning model 5E learning cycle obtained t = 5.72. For and db = 82 obtained ttabel = 2.00. Mean t = 5.72> t (0,05,82) = 2.00. 2) there are significant differences science learning outcomes of students that learned through learning model 5E learning cycle obtained t = 3.49. For and db = 82 obtained ttabel = 2.00. Mean t = 3.49> t (0,05,82) = 2.00. 3) the simultaneous presence of significant differences of scientific attitude and science learning outcomes of students that learned through 5E learning cycle instructional model obtained F = 21.274. For . Mean F = 21.274, p <0.05. It can be concluded there are significant learning model 5E learning cycle of the scientific attitude and science learning outcomes fifth grade students of elementary school 5 Pedungan. Keywords: 5E Learning Cycle, Scientific Attitude and Science Learning Outcome
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SD GUGUS VI KECAMATAN ABANG KABUPATEN KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Wayan Juliani; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi kecendrungan gaya belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sampel penelitiannya yakni siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem tahun pelajara 2015/2016 yakni SDN 1 Pidpid, SDN 1 Nawa Kerti, dan SDN 1 Kesimpar yang berjumlah 51 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem menunjukkan bahwa (1) Gaya belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang dominan dimiliki siswa adalah gaya belajar visual, dengan sebaran hasil rata-rata persentase yaitu visual (46%), auditori (18%) dan kinestetik (35,33%). Gaya belajar siswa dalam pembelajaran Bagasa Indonesia termasuk dalam kategori baik dengan sebaran frekuensi dan persentase masing-masing yakni (31,4%) di kategori sangat baik, (54,9%) di kategori baik, (13,7%) di kategori cukup. (2) faktor yang mempengaruhi kecendrungan gaya belajar siswa yaitu faktor internal dan eksternal.Kata Kunci : gaya belajar siswa , pembelajaran Bahasa Indonesia This study aimed to describe students 'learning styles and the factors that influence the tendency of students' learning styles in learning Indonesian students of class V SD Cluster VI Abang District Karangasem regency. This research is a qualitative research. Namely research samples fifth grade students of elementary schools in Cluster VI Abang District Karangasem year 2015/2016 subject is SDN 1 Pidpid, SDN 1 Nawa Kerti, and SDN 1 Kesimpar which amounted to 51 people. Methods of data collection used the questionnaires, interviews and documentation. Data collected were analyzed using descriptive analysis. The results of the study on class V students in Cluster VI Abang District Karangasem regency showed that (1) the student's learning style in learning Indonesian dominant learning style of the students are visual, with the average yield spread namely visual percentage (46%), auditory (18%) and kinesthetic (35.33%). Learning styles of students in learning Indonesian included in both categories with a frequency distribution and percentage of each ie (31.4%) in the excellent category , (54.9%) in the category enough. (2) factors affecting the tendency of students' learning styles are internal and external factors. keyword : students' learning styles , learning Indonesian
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI 7 TIANYAR ., I Nyoman Gunawan; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching di kelas IV semester I SD Negeri 7 Tianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus dimana tiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan; dua pertemuan untuk tindakan dan satu pertemuan untuk tes. Subjek dalam penelitian ini adalah 48 orang siswa kelas IV semester I SD Negeri 7 Tianyar tahun pelajaran 2012/2013. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan observasi yang berupa diari guru. Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil tes pada saat sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Penelitian diambil dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa masih rendah yaitu kurang dari nilai rata-rata sebesar 52.40% dan ketuntasan belajar sebesar 22.92%. Sedangkan pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat 15.73% yaitu menjadi 68.13% dengan ketuntasan belajar sebesar 77.29%. Kemudian setelah diadakan tes pada siklus II, hasil belajar siswa meningkat 14.16% dari siklus I yaitu menjadi 82.29% pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkat dan ketuntasan belajar 85% telah tercapai dengan menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Kata Kunci : Model pembelajaran Reciprocal Teaching, hasil belajar siswa This study aims to improve student learning outcomes in Indonesian subjects after application of Reciprocal Teaching model of learning in the first half of the fourth grade Elementary School 7 Tianyar school year 2012/2013 . This research is designed classroom action research in two cycles where each cycle consists of three meetings , two meetings and one meeting for action to test . Subjects in this study were 48 fourth grade students of Elementary School first semester 7 Tianyar school year 2012/2013 . The instrument used to collect the data is in the form of tests and observations of teachers diary . Obtained from data collected during the test results before the action , the first cycle and second cycle . Research taken by quantitative descriptive analysis method and descriptive qualitative . The results showed student learning outcomes is still low at less than the average value of 52.40 % and 22.92 % of mastery learning . While in the first cycle , the average value increased by 15.73 % ie class be 68.13 % with 77.29 % of mastery learning . Then after the test is held on the second cycle , increased student learning outcomes 14:16 % of the first cycle that becomes 82.29 % in the second cycle with a passing grade of 100 % . This suggests that student learning outcomes in subjects Indonesian mastery learning can increase and 85 % have been achieved by applying a learning model Reciprocal Teaching keyword : Reciprocal Teaching Model learning , student learning outcomes

Page 12 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue